Open Turnamen Pencak Silat "RAUF Cup 2026", saat Menampilkan Laga Jawara Atlet Silat Internasional - Media Dinamika Global

Kamis, 22 Januari 2026

Open Turnamen Pencak Silat "RAUF Cup 2026", saat Menampilkan Laga Jawara Atlet Silat Internasional


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Hesti Mahasiswa terbaik STIKES Yahya Bima, atlet pencak silat juara 1 Asian Games tanun 2018 dan kontingen PSBT. selamat bertanding Mahasiswa terbaik BEM STIKyabi,  atlet juara 1 Asean University Games Indonesia tahun 2022, menjadi tamu spesial pada pembukaan open turnamen "RAUF Cup" Pencak Silat Sejak mulai Tanggal 23-25 Januari 2026.

  "Sukseskan PPPS 2025(Revisi Aturan)"

Menariknya, atlet pencak silat internasional ini turut menjadi inspirasi Usia Dini II, Pra Remaja, Remaja, Dewasa, (Full Prestasi) peserta lomba, saat mereka tampil dalam laga jawara pada pembukaan open turnamen yang berlangsung di Gelanggang Olahraga sport Hall Gor Panda Kabupaten Bima itu.

Tidak hanya itu saja, open turnamen pencak silat yang harus didukung penuh oleh Bupati dan wakil Bupati Bima, DPRD Provinsi NTB Abdul Rauf Fraksi Partai Demokrat, dihadiri langsung Wakil Sekretaris Jenderap PB IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Pusat,  Sport Hall Gor Panda Kabupaten Bima.

“Pencak silat bukan hanya olahraga. Pencak silat adalah warisan budaya, ilmu kedewasaan, dan jalan untuk melatih budi pekerti. Seorang pesilat sejati tidak diukur dari kerasnya pukulan, tetapi dari jernihnya pikiran, tenangnya sikap, dan hormatnya kepada lawan,” ujar Abdul Rauf dalam sambutannya.

Menurut Abdul Rauf mantan DPRD kabupaten bima Dua Periode itu, setiap jurus mengajarkan keseimbangan, setiap langkah mengajarkan kehati-hatian, dan setiap pertarungan mengajarkan kerendahan hati. Inilah yang membuat pencak silat tetap hidup dan diterima dunia, karena ia adalah seni yang membentuk manusia menjadi lebih baik.

“Saya berharap adik-adik atlet dari kabupaten Bima dan seluruh daerah dapat menyerap semangat, teknik, dan etos bertanding dari dua pesilat dunia tersebut. Kepada seluruh atlet yang akan bertanding, saya titip pesan. Bertandinglah dengan tenang, berusahalah dengan sungguh-sungguh, dan hormatilah lawanmu. Ingatlah bahwa gelanggang ini adalah tempat dimana kekuatan diuji, tetapi karakterlah yang menentukan siapa yang benar-benar menjadi juara. Pesilat sejati tidak meninggikan diri saat menang, dan tidak merendah saat kalah. Yang dijaga adalah kehormatan dan etika bertanding,” ungkap Abdul Rauf.


Terakhir Abdul Rauf DPRD Provinsi NTB Fraksi Partai Demokrat, berpesan kepada wasit dan juri tentang penegakkan keadilan selama pertindingan berlangsung. 

“Keputusan anda akan menentukan marwah turnamen ini. Biarkan atlet bertanding dengan bebas, dan pastikan setiap hasil ditentukan oleh kemampuan, bukan oleh keberpihakan. Open turnamen ini menggerakkan energi Bima NTB pada umumnya, menghidupkan umkm, memperkuat sektor jasa, dan menghidupkan semangat sportivitas di tengah masyarakat. Kabupaten Bima tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menjadi ruang bertemunya budaya, olahraga, dan persaudaraan,” pungkas Abdul Rauf. (Sekjend MDG).

Comments


EmoticonEmoticon