Kampus Jadi Ladang Bisnis?, Rektor Kampus Elkatarie Lotim Diduga Jual-Beli Skripsi dan Wisuda Tanpa Kuliah - Media Dinamika Global

Minggu, 04 Januari 2026

Kampus Jadi Ladang Bisnis?, Rektor Kampus Elkatarie Lotim Diduga Jual-Beli Skripsi dan Wisuda Tanpa Kuliah


Lombok Timur, Media Dinamika Global.Id — Dunia pendidikan tinggi kembali diguncang isu serius. Kampus yang seharusnya menjadi ruang pengembangan intelektual dan moral mahasiswa kini diduga menjadi ladang bisnis berkedok akademik.

Lembaga aktivis NTB, Ucok mengatakan bahwa Rektor Kampus Elkatarie Lombok Timur (Lotim) diduga terlibat praktik jual-beli skripsi serta wisuda tanpa proses perkuliahan dan diduga kuat telah terjadi penyimpangan sistematis di lingkungan kampus.

Menurut dia, proses akademik diduga tidak dijalankan sebagaimana mestinya, sementara kelulusan mahasiswa disebut-sebut bisa “dipermudah” dengan imbalan Rp.5 juta sampai Rp.10 juta.

“Jika itu benar, ini adalah pengkhianatan terhadap dunia pendidikan. Kampus bukan tempat transaksi gelar, apalagi pabrik ijazah,” tegas Ucok aktivis NTB dalam keterangannya kepada sejumlah media, Senin (05/01/25).

Aktivis NTB menyebutkan, sejumlah mahasiswa diduga dapat menyelesaikan studi tanpa mengikuti perkuliahan secara penuh. Bahkan, skripsi yang seharusnya menjadi karya ilmiah mahasiswa dapat diperoleh tanpa proses penelitian yang sahih. 

"Hal ini dinilai mencederai nilai akademik dan merugikan mahasiswa yang menempuh proses secara jujur," tuturnya.

Lebih jauh, kata Ucok bahwa praktik tersebut diduga melibatkan oknum internal dan eksternal kampus. Jika tidak segera diusut, ia khawatir kampus akan kehilangan legitimasi akademik dan kepercayaan publik.

“Atas dugaan ini, Ucok mendesak LLDIKTI, Kementerian Pendidikan Tinggi, serta aparat penegak hukum untuk turun langsung melakukan audit dan investigasi menyeluruh,” ujarnya.

Ucok juga menegaskan bahwa pengawasan negara terhadap perguruan tinggi swasta harus diperketat agar tidak terjadi komersialisasi pendidikan yang merusak masa depan generasi bangsa.

"Kami akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dikbud provinsi NTB dan Mapolda NTB. Besok hari Senin langsung masukan aksi di Polresta Mataram," tegasnya.

Pihak Rektor Kampus Elkatarie Lotim belum bisa dikonfirmasi, hingga berita dipublikasikan. (*)

Comments


EmoticonEmoticon