Bima NTB. Media Dinamika Global.id. --Setelah sebelumnya disambut dengan Drum band ponpes so sanao, Masyarakat desa Wadukopa-Kecamatan Soromandi, Selasa menyapa (18/9/2025) Pukul 20.00 WITA dihelat sesi Ngopi Bareng di lapangan desa Wadukopa kecamatan Soromandi.
Tiba di tempat acara, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Ketua TP.PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati dr. H.Irfan Zubaidy dan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny Anita H. Irfan, Ketua DWP Persatuan Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi, SE, Camat Soromandi, beserta para Pejabat teras Pemerintah Kabupaten disambut Tarian Wura Bongi monca dan Drum band anak-anak MTS so sanao.
Selama Ngopi Bareng, pentas hiburan diisi tampilan Grup Drum band Mts so sanao, tari-tarian, kasidah rebana, Tarian Doku, ceramah agama anak-anak Da,i cilik, pembca puisi.
Dalam acara Ngopi Bareng camat Soromandi,kades Se kecamatan Soromandi, Guru Guru sekolah,Serta muspika setempat.
Karyadin tersebut, beberapa pelaku wirausaha UMKM diberikan kesempatan untuk memaparkan produk baik makanan, produk kerajinan maupun obat herbal dan mendapatkan arahan Bupati dan Wakil Bupati.
"Terima kasih atas sambutan penuh semangat dan luar biasa dari masyarakat Desa Wadukopa kecamatan Soromandi terhadap Program Selasa Menyapa yang terus berjalan". Ungkap Bupati.
Kegiatan Selasa Menyapa di kecamatan Soromandi mengalami perubahan pola dengan berupaya menghidupkan dan melibatkan secara aktif UMKM.
"Banyak hal yang bisa ditingkatkan antara lain pendapatan masyarakat, akses pemasaran di sekeliling tempat kegiatan. Inilah yang ingin kita kembangkan di kecamatan lainnya". Terang Bupati yang disambut meriah warga Wadukopa kecamatan Soromandi.
Klarifikasi Fakta Pengangkatan 14.077 PPPK di Kabupaten Bima
Teman-teman, mari luruskan fakta. Pengangkatan 14.077 tenaga honorer menjadi PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bima bukan hasil perjuangan Bupati lama Umi Dinda.
Keberhasilan ini terjadi di masa kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan. Seluruh proses pengajuan ke BKN, penyusunan data base honorer, dan koordinasi DPRD serta BKD dilakukan pada periode mereka menjabat.
Puluhan tahun penantian honorer R2, R3, dan R4 akhirnya terwujud. Nama-nama mereka resmi diterima BKN, dan kabar bahagia ini dirasakan langsung oleh guru dan tenaga teknis yang telah mengabdi bertahun-tahun.
Mari kita hargai fakta dan kerja nyata. Keberhasilan ini adalah buah kerja keras pemerintah saat ini, bukan masa lalu. Jangan sampai klaim sepihak mengaburkan sejarah perjuangan honorer di Kabupaten Bima.
👏 Terima kasih Bupati Ady Mahyudi & Wakil Bupati dr. H. Irfan atas dedikasinya!
Senada dengan Bupati, pada kegiatan yang diselingi diskusi lepas dengan para pelaku UKM tersebut, Wakil Bupati meminta agar para pelaku UMKM memfokuskan pada perluasan akses pasar dan melakukan koordinasi intensif dengan OPD terkait seperti Dinas Koperasi dan Dinas Perindag". Imbuh Wabup dr. H. Irfan.(Sekjend MDG)
