Bima. Media Dinamika Global.Id_Tuntut pembebasan 8 warga yang di tahan pasca aksi demo Kantor Desa Keli Kecamatan Woha yang berakhir ricuh pekan lalu, Ibu-Ibu lakukan pemblokiran jalan dengan membakar ban di tengah jalan. Pada hari rabu tanggal (26/02).
Sejumlah ibu-ibu lakukan aksi pemblokiran jalan, Buntut penahanan 8 warga keli yang diduga terjadinya kericuhan pasca aksi demo kantor desa yang dilakukan oleh Perkumpulan Mahasiswa Keli (PMK) beberapa waktu yang lalu, Sejumlah keluarga warga yang ditahan memblokir jalan dengan membakar ban. Menuntut keluarganya untuk segera dibebaskan.
Salah satu Istri keluarga yang ditahan, Ati, Mengatakan, Terpaksa melakukan Pemblokiran jalan karena menuntut keluarganya untuk segera di bebaskan, karena persoalan itu terjadi antara Pemerintah Desa dengan Mahasiswa, Lalu kenapa masyarakat yang tidak tahu menahu dilibatkan dalam persoalan ini. "Ini urusan pemerintah Desa dengan Mahasiswa, Kenapa masyarakat yang menjadi korban dan ditahan". Tanyanya.saat ditanya oleh media ini ditempat pemblokiran jalan.
Ati Menegaskan, Jika keluarganya tidak segera dibebaskan akan tetap melakukan pemblokiran jalan, karena memang keluarganya ditahan sudah hampir seminggu tanpa ada kejelasan. Ujarnya.(mdg/04).

