Kaum Milenial Sape Lambu siap Menangkan Mujahid Abdul Latief Menuju Senayan, Gender Bersuara


Bima, Media Dinamika Global Id ~ Berkolaborasi antara pemuda dan pemudi penuh semangat, sebagai tema " Kaum Milenial Sape dan Lambu siap Menangkan Mujahid Abdul Latief Menuju Senayan", Calon Legislatif (Caleg) Nomor Urut 2 DPR RI. Dari, partai Gerindra Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa. Mujahid Abdul Latief. segenap dalam rapat malam ini adalah memperkuat team yang sudah dibentuk.

Ruslan, Mengatakan saat diwawancarai wartawan di kedai Terapung desa Bugis kecamatan sape, dirinya. Beserta dkk akan memperjuangkan demi memenangkan calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR-RI) Mujahid Abdul Latief. Lolos menduduki Senayan. 

Mengenali caleg berkualitas agar tak salah pilih di pemilihan umum ( Pemilu) 2024. Apalagi sudah dilakukan dalam tahapan pengumuman daftar calon tetap (DCT) dan dilanjutkan masa kampanye.

Hingga pelaksanaan hari pemungutan suara yang jatuh pada 14 Februari 2024, para peserta pemilu diberi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, program, dan citra diri mereka kepada publik.

Perlu diketahui profesi anggota legislatif dinilai terhormat oleh banyak kalangan, termasuk masyarakat. Dengan mengemban peran sebagai wakil rakyat, anggota legislatif memiliki otoritas yang signifikan dalam menentukan roda pembangunan. Ungkap Ruslan, pada hari Minggu (17/09/2023) malam.

Jika melihat peran dan kedudukannya, maka tidak sembarangan politikus yang layak duduk di posisi itu. Tentu, harus ada kriteria tepat yang diberlakukan oleh negara dan partai politik dalam meloloskan seseorang menjadi calon anggota legislatif (caleg).

Kriteria yang dimaksud caleg harus memiliki kapasitas, wawasan luas dan kemampuan kepemimpinan yang mumpuni. Selain itu, memiliki moralitas atau akhlaqul karimah yang merupakan pondasi dalam mengemban amanat dari masyarakat, Bebernya Pemuda Sape.

Lanjut Ruslan. Caleg juga harus punya kemampuan finansial. Kebutuhan biaya menjadi konsekuensi logis bagi calon anggota legislatif. Biaya yang dimaksud bukan untuk menyuap masyarakat, namun untuk akomodasi kegiatan kampanye dan sosialisasi di wilayah dapil nya.

Terakhir, "popularitas. Masyarakat jangan sampai membeli kucing di dalam karung. Untuk itu, masyarakat harus bisa memahami calon yang betul-betul mewakili rakyat untuk dipilih. Pungkasnya.

kriteria tersebut harus melekat pada caleg dan dipahami juga oleh masyarakatnya agar pemilu menghasilkan produk yang berkualitas.

Mewakili Pemuda/Pemudi Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Superman, menyampaikan. Semangat kontestasi politik Pemilu Serentak Tahun 2024 ini, rupanya semakin diwarnai dengan penajaman pemaparan progam kerja tentu saja untuk menjaring dukungan suara dari masyarakat pemegang hak pilih.

Begitupun halnya. Nampak membuat Tim lebih Sukses dan terus bergerak dalam melakukan penajaman program tersebut, untuk ditawarkan pada masyarakat hingga di desa-desa terpencil sekalipun. 

Seperti di Desa Sumi, merupakan salah satu desa masih terisolir di kecamatan Lambu Tampak masyarakatnya sangat memberikan merespons kuat pada Pak Mujahid tersebut.

Hal itu dikemukakan Koordinator kecamatan (Korcab) Tim Pemenangan milenia Sape Lambu pada awak media ini, di sela-sela dirinya sedang memperkuat Tim Milenial. Tutur Suparman.

Tim Milenial di kecamatan Lambu yang sudah dibentuk beberapa bulan lalu, untuk lebih mempertajam pemenangan untuk mewakili masyarakat Indonesia lebih khususnya se-pulau Sumbawa. 

Kami sangat optimis untuk dapat memenangkan Pak Mujahid di Kecamatan Lambu, terangnya. Sembari menutup ( Aryadin)

Tak kala saing dengan kaum pemuda. Seorang gender ini begitu mempunyai kemampuan untuk membuat sebuah ikhtiar untuk cetak prestasi dikancah demokrasi.

Putri kecamatan Sape. Immade Shesilia, Team Gender. Dirinya Memberikan komentar Plus. Pemilu ini akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan kembali wakil rakyat yang dipercayainya. Supaya tidak salah pilih, masyarakat diminta untuk mencermati seluruh calon pemimpin selama masa sosialisasi dan kampanye.

Rekam jejak calon anggota legislatif akan menjadi bahan bagi pemilih untuk menentukan kepada siapa mandat hendak diberikan. Proses selektif dari pemilih ini semestinya juga dilakukan partai politik dalam mengajukan calon anggota legislatifnya. Ungkap Immade Shesilia. 

Lanjut Shesilia. Di tengah banyaknya calon, pemilih harus benar-benar selektif, baik terhadap calon Presiden dan Wakil Presiden maupun calon anggota legislatif di tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, maupun DPD.

Hal itu penting, supaya proses demokrasi berjalan dengan baik dan masyarakat mampu menjadi pemilih yang baik.

Menurut Gender ini. Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Immade Shesilia, pemilih perlu melakukan pencermatan terhadap calon legislatif supaya nantinya. Parlemen diisi oleh para wakil rakyat yang memang diharapkan.

Untuk itu, pemilih melakukan penyaringan dari sisi caleg petahana atau calon baru. Misalnya, pemilih merasa selama ini caleg petahana tidak memberikan perhatian kepada wilayahnya, mungkin saatnya mencari sosok yang baru. Cetusnya 

Selain itu, pemilih perlu juga mengenali caleg yang sesuai aspirasi politik pribadi. Di tengah banyaknya calon, tidak mudah untuk mengenali satu per satu caleg. Untuk mempermudah pencermatan, pemilih bisa mulai mengenali caleg yang dirasa sejalan dengan aspirasi politik pemilih secara pribadi.

Setelah mengetahui aspirasi politik pribadi, pemilih dapat mencermati program dan gagasan yang ditawarkan oleh caleg. Langkah tersebut harus diimbangi dengan pengamatan rekam jejak calon. Jangan sampai, program yang ditawarkan hanya berupa janji tanpa adanya realisasi. Ujar Aktivis Gender ini.

Tidak hanya itu, pemilih juga harus cermat terhadap kasus hukum yang mungkin saja menjadi rekam jejak caleg. Pastikan caleg yang akan dipilih adalah caleg yang memilik rekam jejak yang baik, peduli terhadap isu lingkungan hidup, tidak pernah terjerat kasus korupsi atau terkait kasus hukum lainnya.

Selain itu, pilih caleg yang tidak pernah terlibat tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan tidak melakukan praktik politik uang dalam mengkampanyekan dirinya. Dengan begitu, pemilih punya banyak pertimbangan dalam menentukan pilihannya, imbuhnya 

Mencari rekam jejak caleg di era digital seperti saat ini tidak sulit. Pemilih bisa dengan mudah mencari tahu riwayat hidup calon wakil rakyat melalui media daring atau mencermati pernyataan-pernyataan caleg di sejumlah pemberitaan.

Untuk memudahkan pemilih mengakses informasi tentang peserta pemilu, maka para caleg harus menyediakan Media informasi yang lengkap dan mudah. Gagas Immade.

Pemerintah juga secara netral bisa menyediakan fasilitas untuk mendukung penyelenggara pemilu memberikan informasi tentang profil peserta pemilu secara adil dan setara untuk diakses dengan mudah oleh pemilih.

Proses pendidikan politik tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi terwujudnya masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai persoalan politik serta memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara.

Pendidikan politik diperlukan bukan saja bagi para pemilih yang kurang atau belum memiliki pemahaman tentang persoalan politik, melainkan juga bagi pengurus parpol agar memiliki pengetahuan tentang persoalan politik yang mewadahi.

Hal ini menjadikan pentingnya pendidikan politik bagi rakyat. Semoga kita tidak salah memilih para wakil rakyat di Pemilu 2024. Salam amanah. Pungkasnya.( Aryadin) 

Load disqus comments

0 comments