Tak Terima Ditegur, Pria di Tolouwi Dibacok Hingga Dilarikan Ke Puskemas

Gambar : (Jufrin) Korban lagi terbaring di Puskesmas Monta.

Bima, Media Dinamika Global.Id._ Jufrin, Laki-laki, 45 tahun Warga Desa Tolouwi Kecamatan Monta merupakan Korban Penganiayaan serta Pembacokan dilakukan oleh Diduga Pelaku berinisial USM, laki-laki, 34 tahun, asal Desa Tolouwi, kecamatan Monta hingga korban dilarikan ke Puskesmas Monta, kecamatan Monta kabupaten Bima.

Kejadian tersebut bertempat di Tolouwi, hari Kamis, (30/3/23) sekitar pukul 19.30 Wita.

Keluarga Korban, Sri Wahyuningsih, S.Pd menceritakan, berdasarkan informasi dari beberapa keluarga kami, pada saat Jufrin dan istrinya mendatangi diduga pelaku untuk memberitahukan sekian kali kepada diduga pelaku agar mengikat sapi karena sapi diduga pelaku sering kali masuk di ladang/kebun dan memakan jagung korban.

"Tak terima dikasih tahu, akhirnya pelaku memukul korban berkali-kali dengan mengunakan tangan, kaki, terus menggunakan Kayu, dan membacok korban pakai parang sebanyak 2 dua kali dibagian kepala," cerita Ayu sapaan akrabnya, saat wawancara awak Media di kediamannya, Jum'at, (31/3/23).

Lanjutnya, selain memukul dan membacok korban, pelaku juga mengancam istri korban mengunakan parang, lalu istri korban teriak, akhirnya warga datang membantu dan membawa Korban ke Puskesmas Monta.

"Atas kejadian yang menimpah keluarga kami, maka kami meminta kepada pihak Kepolisian Polsek Monta dan Polres Kabupaten Bima segera tangkap pelaku," ujarnya. 

Dia menegaskan, apabila Pelaku tidak ditangkap maka kami sebagai keluarga akan mengambil langkah lain.

"Kami akan balas darah dengan darah,"  tegasnya.

Foto : Korban (Korban) dan Anak Kandung Korban (Solawati).

Senada disampaikan oleh salah satu Anak Kandung Korban, Solawati mengharapkan kepada Pihak Penegak Hukum atau Kepolisian agar segera tangkap pelaku.

"Kami minta Polisi memberikan Hukuman kepada pelaku sesuai dengan perbuatannya," harap Putri Korban.

Pantauan awak Media ini, Korban masih dalam perawatan Medis di Puskesmas Monta, hingga Kini Korban belum sadarkan diri.

Pihak Puskesmas masih dalam upaya dikonfirmasi.

Sementara, Kapolsek Ipda Takim membenarkan, telah terjadi penganiayaan hingga pembacokan di Desa Tolouwi.

"Dan Keluarga korban sudah melapor ke Polsek dan laporan sudah diterima oleh Polsek," ucap Kapolsek saat dikonfirmasi melalui telepon via WhatsApp, Jum'at, (31/3/23).

Ditambahkan Kapolsek, maaf Pak kita lagi di lokasi Desa Tolouwi atau TKP, Pungkasnya singkat. (MDG.Dj).

Load disqus comments

0 comments