Gubernur NTB Didesak Segera Selesaikan Pekerjaan Infrastruktur Jalan Provinsi di Sanggar-Bima


Bima, Media Dinamika Global.Id.--
Polemik Pekerjaan Infrastruktur Jalan lintas Provinsi NTB di Wilayah Kecamatan Sanggar, kabupaten Bima kini menjadi sorotan Publik, hingga muncul mosis ketidakpercayaan masyarakat kepada H. Zulkieflimansyah, S.E.,M.Sc. Disapa akrab Bang Zul selaku Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).


Aktivis Asal Sanggar, Hendriwan mengatakan, terkait dengan polemik pekerjaan infrastruktur jalan provinsi NTB menjadi momok bagi masyarakat sanggar terutama masyarakat Desa Taloko yang menikmati hasil pekerjaan jalan tersebut tidak sesuai dengan harapan bersama. Kehadiran proyek yang puluhan milyar di wilayah sanggar untuk kebutuhan masyarakat sepenuhnya, namun alhasilnya masih banyak belum diselesaikan sepanjang jalan.

"Kehadiran mega proyek tersebut untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi fakta di lapangan pekerjaan diduga melenceng dari bestek/Gambar, menambrak regulasi dan prosedur yang berlaku," ungkapan Hendriwan yang memiliki akun Facebook "Panglima Sanggar", saat di wawancarai melalui Via WhatsAppnya. Jum'at, (2/12).

Lanjut, Hendriwan disapa akrab Hendri, Mega proyek ini bersumber dari Dana APBD Provinsi NTB yang dikerjakan Dinas PUPR Provinsi NTB dan pemenang tender PT. Lancar Sejati selaku Kontraktor Proyek serta  PT. Terasis Erojaya sebagai Konsultan proyek.

"Kami menduga bahwa pekerjaan proyek ini asal-asalan oleh pelaksana proyek," ujar Hendriwan disapa Akrab Hendri.


Proyek tersebut sangat disayangkan,    Sambung Hendri, H. Zulkieflimansyah, S.E.,M.Sc, segera mengambil sikap untuk menyelesaikan pekerjaan proyek infrastruktur jalan provinsi di Kecamatan Sanggar, pasalnya proyek tersebut banyak kejanggalan sesuai dengan hasil intivigasi kami di lokasi proyek.

"Kami meminta Gubernur NTB segera Adili dan Copot Ridwansyah dari jabatannya sebagai Kepala Dinas PUPR NTB diduga Otak Mafia Proyek Infrastruktur Jalan Provinsi NTB di wilayah sanggar," tegasnya.

Ditambahkannya, Kami sebagai Pemuda yang sadar dan peduli terhadap kemajuan daerah ini, baik berbentuk fisik maupun non fisik. Kritikan bukan membenci pemerintah NTB atau tidak mendukung program pemerintah, justru kritikan  kami sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah dan masyarakat NTB. Apapun bentuk program pemerintah kami mendukung tatapi ingat, jalankan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku, yakni jujur, adil dan transparan.

"Kami meminta juga Gubernur NTB turun tangan sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut, pasalnya ini musim hujan sejumlah rumah tergenang air banjir," harapan putra Sanggar ini.

Pemerintah Provinsi NTB, yakni Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, S.E., M. Sc. belum bisa dikonfirmasi awak ini. Hingga berita dipublikasikan. (Surya Ghempar).
Load disqus comments

0 komentar