Surya Gempar : Abdul Muis, S.Ip., M.Ak Kedepankan Tali Silaturahmi

Foto : Abdul Muis, S.Ip., M.Ak saat hadir di Diskusi Publik diselenggarakan PW SEMMI NTB.

Mataram, Media Dinamika Global.Id --
Pada kesempatan ini Abdul Muis, S.Ip., M.Ak hadir di Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Nusa Tenggara Barat (PW NTB) Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI). Diskusi ini berlangsung di Kedai Tujuh (7). Minggu, (13/11/22).


Syuryadin, S.Pd.I mengatakan, kehadiran Abdul Muis, S.Ip., M.Ak di Diskusi Publik Ini untuk memperkuat tali silaturahim antara Mahasiswa dan aktivis dan lain-lainya, beliau selalu membicarakan tentang Kemajuan NTB 5 sampai dengan 10 tahun kedepannya.

"Mahasiswa dan Aktivitas harus mampu menerawang kemajuan NTB 5 Samapi dengan 10 tahun kedepan, sehingga kita akan mengetahai apa yang harus kita siapkan dan apa yang harus kita benahi," ungkap Syuryadin disapa Surya Gempar.

Lanjutnya, Mahasiswa Dan aktivis pula harus mampu memberikan gagasan-gagasan ilmiah yang mampu membangun NTB, sehingga tidak ada lagi kekurangan-kekurangan dalam pembangunan maupun pemberdayaan.

"Mahasiswa dan aktivis adalah pemuda, pemuda harus jadi garda terdepan untuk membangun daerah dan negara Indonesia yang kita cintai bersama," tuturnya.

Salah satu Aktivis Juwaedin yang ada di tempat yang sama mengatakan, setelah berdiskusi dengan abangnda Abdul Muis S.ip M.Ak banyak sekali ilmu yang kita petik, sala satunya strategi untuk membangun NTB 5 tahun sampai dengan 10 tahun kedepannya.

"Beliau adalah sala satu sosok Panutan bagi generasi Kec. Lambu yang memupuk para generasi untuk bisa memandang lebih jauh lagi tentang masa depan," ucapnya.

Endri pemuda asal sanggar mengatakan, Abdul Muis S.ip M.Ak adalah salah satu putra terbaik dimiliki kecamatan Lambu, kini memiliki pengalaman banyak di tanah rantauan, tertunya menjadi inspirasi bagi kami di Mataram ini.

"Kami termotivasi ketika beliau memberikan pandangan disetiap pertemuan di meja kopi bahkan ditengah jalan pun tetap berpesan yang baik "Jangan pernah putus asa dalam menuntut ilmu", Ilmu itu mahal dan tidak sembarang orang memiliki," pungkas pria kelahiran sanggar ini. (MDG.01).
Load disqus comments

0 comments