Sub-kontraktor Menghilang, Haerullah Tuding Telah Terjadi Konspirasi


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.Id. Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bangunan Pengendalian Banjir di Kecamatan Monta Kabupaten Bima, diduga ada konspirasi Pihak PT. Waskita dengan Konsultan Pengawas dan Sub-kontraktor. Jum'at, (05/11/22)

Dugaan tersebut diperkuat dengan apa yang telah dilakukan oleh PT. Waskita pada saat ini, pihaknya telah melakukan pembayaran berdasarkan laporan yang tidak sesuai dengan Volume pekerjaan atau hasil dilapangan.

Pada item pertama juga sudah banyak bermasalah yang dilakukan oleh Pihak Sub-kontraktor ini, dan sudah saya laporkan, akan tetapi Pihak PT Waskita memberikan lagi item kedua, dan inilah yang bermasalah, karena pengerjaan baru 30 meter, sementara pencariannya sudah 100 %, 

Hal ini seperti yang disampaikan oleh suplier material DAS Sakuru, Haerullah melalui media ini, kamis (03/11) kemarin.

Dikatakannya lagi, artinya Pihak PT Waskita, memberikan pembayaran Opnam ini, tidak berdasarkan volume pengukuran pekerjaan, maka saya katakan dengan jelas, bahwa jangankan kualitas pekerjaan yang dilihat oleh Pihak PT. Waskita, volume pekerjaan saja mereka tidak tau.

Dan ini baru 30 meter pekerjaan, pembayarannya sudah 100 %, wajar saja oknum berinisial SYT selaku Sub-kontraktor tersebut kabur, karena uang sudah ada di tangannya. Pungkas Haerullah.

Lanjut Haerullah, maka kuat dugaan saya bahwa, ada kongkalikong antara pihak pengawas pengukur dan pelaksana Sub-kontraktor, dan parahnya lagi Pihak PT Waskita hanya menerima laporan diatas meja, tanpa melihat kebenaran dari fisik maupun volume pekerjaan.

Dari dulu sudah saya hadang pekerjaan ini, meminta pihak PT. Waskita untuk selalu berada di lapangan, bahkan sudah tiga kali, bukan saja kualitas yang di lihat, tapi berdasarkan laporan masyarakat ada banyak pembongkaran-pembongkaran dilakukan.

Akibat kurangnya pengawasan dilakukan oleh PT. Waskita, sehingga terjadinya pencairan yang tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

Mirisnya lagi, pihak subkontraktor setelah menerima uang langsung menghilang, karena selama 3 minggu tidak ada di lokasi pekerjaan, begitupun kita hubungi lewat handphone susah. Tutu Haerullah. 

Sejauh berita ini dituturkan, pihak Subkon belum bisa dihubungi (MDG 002)

Load disqus comments

0 komentar