Jembatan Penghubung Parado yang Putus Mulai Dikerjakan


Parado Bima. Media Dinamika Global. Id.- Jembatan penghubung parado yang roboh pada Selasa (11/10/2022) beberapa waktu lalu, kini terlihat ada aktifitas perbaikan. Informasi yang berhasil dihimpun media ini bahwa kegiatan pembangunan kembali jembatan ( Deker versi PUPR, Red.) Berkat adanya informasi masyarakat Parado dan Pemerintah setempat serta pemerintah Daerah yang tertuju pada Pemerintah Propinsi, dalam hal ini PUPR.

Reses anggota Dewan Propinsi yang kebetulan melintasi jembatan putus pada saat itu juga memberikan andil dalam proses pebangunan jembatan ambruk tersebut.

Salah satu petugas lapangan PUPR Propinsi NTB Cabang Bima, Arifin yang dikonfirmasi media ini pada saat pengerjaan proses pembangunan kembali jemabatan tersebut, menjelaskan bahwa, beberapa hari yang lalu dirinya mendapat perintah dari Kepala Kantor PUPR di Mataram untuk segera melakukan pembelian bahan untuk keperluan pembangunan jembatan di Parado.

"Alhamdulillah setelah mendapat perintah dari pimpinan, kami langsung melakukan rangkaian proses pembangunan jembatan ini, dan mengenai besaran anggaran untuk itu kami tidak tau, karena sifatnya Bencana Alam, jadi sesegera mungkin ditanggapi. Jadi kami hanya melaksanakan perintah tugas dan anggarannya Dianas yang mengatur," jelas Arifin di Parado.

Arifin juga menjanjikan bahwa proses pembanguna jembatan atau deker dengan ukuran lebih kurang, Panjang 4,5 meter, Lebar 2,5 meter dan kedalaman atau tinggi sekitar 4 meter tersebut akan selesai paling lama 5 hari ke depan, "Sampai hari ini,Selasa( 15/11/2022,Red.)

Kegiatan kami sudah berjalan selama tiga hari, Alhamdulillah bahan sudah terkumpul semua disini, tinggal beton untuk nanti menyusul," Tambah Arifin.

Untuk sementara ini telah dibuka akses jalan disebelah selatan jembatan dengan panjang sekita 30 meter sebagai jalan alternatif selama pengerjaan jembatan.


Beberapa warga parado yang melintas di sekitar area jembatan yang sempat diwawancarai Media ini pada Selasa (15/11/2022) menyampaikan perasaan senang dan terima kasih mereka atas tanggapan Pemerintah dengan segera dibangunnya jembatan itu, karena selama tidak berfungsinya jembatan itu, masyarakat parado merasa sangat terpuruk dan terisolir

"Kami merasa sangat senang dan berterima kasih kepada Pemerintah atas jembatan ini, ini adalah kebutuhan utama kami, kami sangat merasa terpuruk sekali atas rusaknya jembatan ini, " Beber Mister di Parado.(Nas MDG)
Load disqus comments

0 komentar