Kenang Tragedi Kanjuruhan Malang, Polsek Parado Gelar Do'a Bersama di Event Parado Cup 2022


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id. Kepolisian Sektor Parado Polres Bima Polda NTB, menggelar do’a bersama guna mengenang dan ikut berbelasungkawa atas korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang Provinsi Jawa Timur, Selasa (4/10/22) Pukul 15.30 Wita.

Do’a bersama tersebut dilakukan sebelum dimulainya pertandingan antara tim dalam Turnamen Sepak Bola "Parado Cup 2022" yang dihelat di Lapangan Sepak Bola Desa Kuta, Parado.

Menurut Kapolsek Parado, Iptu Ilham Suwito, SH, lewat Kasi Humas Polres Bima, do’a bersama tersebut selain digelar untuk mengenang dan ikut berbela sungkawa atas korban tragedi terkait, juga dimaksudkan agar event “Parado Cup 2022” berjalan dengan aman dan lancar.

Selain itu, lanjutnya juga dimaksudkan untuk mengingatkan para Official Tim dan suporter serta Panitia Pelaksana agar tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi pada Minggu (2/10/22) tidak terulang.

 “Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan kita tentunya sangat tidak menginginkan sebuah event yang mengedepankan sportifitas dan menyuguhkan hiburan, tidak berakhir menjadi sebagai sebuah tragedi,” ujar Ilham.

Karena itu diimbaunya kepada semua pihak agar bisa saling menjaga agar event “Parado Cup” bisa berjalan aman, tertib dan lancar tanpa adanya gangguan dan perselisihan, baik antar pemain maupun antar suporter yang dapat menimbulkan terjadinya kerusuhan.

Selain personil Polsek Parado beserta Bhabinkamtibmas jajarannya yang bertindak sebagai pihak pengamanan, do’a bersama itu diikuti oleh Panitia Turnamen Sepak Bola "Parado Cup 2022", para pemain sepak bola beserta Official Tim dan Suporter.

Terpisah, Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K., mengatakan, tragedi di Kanjuruhan Malang itu dapat dijadikan sebagai intropeksi bersama. Baik bagi kepolisian dan TNI, Panitia Penyelengara, Klub Sepak Bola, dan suporter agar dapat bersinergi dalam menjaga keamanan, khususnya pagelaran olah raga. (MDG 002)

Load disqus comments

0 komentar