Media Dinamika Global: Agama islam
Tampilkan postingan dengan label Agama islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Maret 2026

Safari Ramadan di Beriri Jarak, Gubernur NTB Ajak Keseimbangan Sosial dan Lingkungan


Mataram NTB, Media Dinamika Global.Id.- Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa ibadah puasa memiliki fungsi mendasar sebagai latihan menahan diri dan memperkuat kepedulian sosial. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Syiarul Islam At Thayyibi, Desa Beriri Jarak, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2).

Dalam tausiahnya, Gubernur mengutip makna kewajiban puasa sebagaimana juga diwajibkan kepada umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa puasa adalah mekanisme ilahiah untuk membentuk karakter manusia. 

“Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi latihan mengendalikan diri. Karena manusia ini makhluk yang terbatas, mudah tergoda, mudah berlebihan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh unsur kehidupan pada dasarnya memiliki batas. Air terbatas, udara terbatas, harta pun terbatas. Karena itu, keseimbangan harus dijaga. Jika manusia melampaui batas, maka yang terjadi adalah kerusakan, baik kerusakan alam, sosial, maupun mental. 

“Puasa melatih kita supaya tidak serakah, supaya tahu kapan harus berhenti,” katanya.

Gubernur juga menyinggung berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di NTB, sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan. Menurutnya, pembangunan harus berjalan seiring dengan kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa puasa membangun empati. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang belajar memahami kondisi saudara-saudaranya yang hidup dalam kekurangan. 

“Kalau kita mampu menahan diri, di situ lahir kepekaan untuk berbagi. Di situlah makna takwa itu tumbuh,” ungkapnya.

Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap penting, meskipun bukan satu-satunya prioritas. Jalan, jembatan, dan fasilitas publik merupakan prasyarat agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal. 

“Kita tidak boleh mengabaikan infrastruktur, karena tanpa akses yang baik, pertumbuhan akan terhambat,” ujarnya.

Namun ia mengingatkan, pembangunan fisik harus dibarengi pembangunan karakter dan kesadaran sosial. Infrastruktur memang membuka konektivitas dan mempercepat mobilitas, tetapi tanpa penguatan nilai dan pengendalian diri, kemajuan bisa kehilangan arah. Karena itu, menurutnya, keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan pembinaan batiniah menjadi kunci agar NTB tumbuh tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara moral dan spiritual.

Redaksi ||

Jumat, 27 Februari 2026

Remaja Manggenae Desa Doridungga Adakan Gelar Berbagai Macam Kegiatan Ramadhan di Masjid Attaqwa Kec, Donggo


Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pemuda manggenae desa Doridungga kecamatan donggo, Adakan/ melaksanakan kegiatan Ramadhan Ceria tahfiz atau penghafal Al Quran.

Program Ramadhan Ceria dalam rangka memeriahkan bulan suci puasa dipusatkan di Masjid Attaqwa, Manggenae kecamatan donggo Kabupaten bima, Kamis malam 26 Februari 2026.

"Ramadhan Ceria ini digelar dalam rangka memeriahkan Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini lancar dan kondusif penuh khidmat di mesjid attaqwa Manggenae kecamatan donggo.

Ia mengatakan peserta Ramadhan Ceria ini diikuti anak laki-laki dan perempuan yang duduk di bangku RA/ MIS hingga MTS pondok pesantren Al -Ikhlas donggo.

Selai memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah , kata dia, kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali potensi anak-anak dalam menghafal Al Quran dan kemampuan mereka dalam berdakwah.

"Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi muda cinta Al Quran serta berguna bagi bangsa. Peserta terbaik nantinya dipilih dan masuk program pembinaan, baik dai maupun tahfiz," kata firman.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat di Masjid Al-Taqwa Menggenae dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan. Adik" berkumpul mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keimanan, tetapi juga menjadi wadah untuk menumbuhkan bakat dan keberanian generasi muda.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum membangun karakter, mempererat ukhuwah, serta menanamkan kecintaan kepada masjid sejak dini. Dengan semangat kebersamaan, Masjid Al-Taqwa Menggenae terus berkomitmen melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak.

Melalui tema. "Bersama ramadan perkuat iman dan tumbuhkan bakat generasi. Penitia berubaya menghadirkan kegiatan yang edukatif dan inspiratif. Berbagai agenda seperti pembinaan keagaan. Latihan ceram. Hafalan ayat pendek. Hingga kegiatan krearif islami menjadi ruang bagi adik untuk mengasah kemampuan mereka. Disinilah generasi di bentuk bukan hanya cerdas secara intelektual. Tetapi juga kokoh dalam akhlak dan spiritualitas.

Semoga Ramadan kali ini menjadi titik awal lahirnya generasi yang lebih kuat imannya, lebih luas ilmunya, dan lebih besar kontribusinya bagi agama, bangsa, dan daerah.


Sementara itu, ketua panitia pelaksana Firmansyah mengharapkan dari kegiatan Ramadhan Ceria tersebut lahir anak-anak yang cerdas dan islami serta menjadi generasi yang akan memajukan dusun manggenae desa Doridungga di masa mendatang.

"Kami juga berpesan kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak dari bahaya perkembangan zaman. Sebab, banyak generasi muda sekarang di berbagai daerah melakukan kegiatan melanggar aturan dan syariat Islam," kata Firmansyah.(Sekjend MDG)

Rabu, 25 Februari 2026

Kapolda NTB Buka Puasa Bareng Insan Pers, Angkat Filosofi “NTB”


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Suasana hangat terasa di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Rabu (25/2/2026) sore. Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. menggelar pembagian takjil dan buka puasa bersama pimpinan organisasi media, pemimpin redaksi, serta wartawan.

Kegiatan mulai pukul 16.30 Wita dihadiri Wakapolda NTB, Irwasda, para PJU, Kadis Kominfo Provinsi NTB, Ketua PWI NTB, ketua asosiasi media, hingga pimpinan redaksi.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB memperkenalkan diri dan perjalanan kariernya. Ia juga menyebut asal kelahirannya dari Rembang.

“Nama NTB bukan hanya Nusa Tenggara Barat. Bagi saya, NTB itu Niatkan bekerja untuk kesejahteraan masyarakat, Transparan, dan Berkah dunia akhirat,” ujar Irjen Pol. Edy Murbowo.

Kapolda juga mengajak seluruh hadirin memaknai Ramadhan, sebagai momentum kepedulian sosial, serta memperkuat kolaborasi demi menjaga situasi tetap kondusif.

Sebelumnya, Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin mewakili organisasi pers, menyampaikan apresiasi atas komunikasi yang terjalin baik dengan Polda NTB.

“Kami siap terus bersinergi dalam pemberitaan sekaligus peningkatan kompetensi wartawan di NTB,” ucapnya.

Menjelang azan magrib, tausiyah singkat disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Janapria, Lombok Tengah. Pesan yang dibawakan mengajak seluruh peserta memperkuat keikhlasan dan kebersamaan.

Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama. Momentum ini memperlihatkan kedekatan Polda NTB, dengan insan pers serta komitmen menjaga ruang publik tetap sehat dan produktif selama Ramadhan.

Redaksi ||

Safari Ramadhan 1447 H Di Palibelo, Wakil Bupati Bima Mohon Doa Dan Dukungan Masyarakat ‎


Bima, Media Dinamika Global.id.-- ‎Pemerintah Kabupaten Bima kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang  kedua dipusatkan di Masjid Al-Huda, Desa Teke, Kecamatan Palibelo, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan Pemerintah Daerah dalam mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

‎Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, dalam kunjungan tersebut menyerahkan Al-Qur’an kepada pengurus masjid sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan kehidupan keagamaan.

‎ Dalam sambutannya, Wakil Bupati memohon doa dan dukungan masyarakat agar Bupati dan Wakil Bupati Bima beserta seluruh jajaran pemerintah daerah senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah kepemimpinan dengan adil dan bertanggung jawab.

‎Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan Kabupaten Bima agar tetap menjadi daerah yang damai, menjunjung tinggi persaudaraan, serta saling menasihati dalam kebaikan.

‎Menurutnya, Ramadhan tahun ini memiliki nilai istimewa karena bertepatan dengan bulan Februari, bulan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bima oleh Presiden Republik Indonesia. Momentum tersebut menjadi refleksi atas satu tahun masa kepemimpinan yang telah dijalankan.

‎Wakil Bupati secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan dalam perjalanan pemerintahan selama satu tahun terakhir. Ia mengakui masih terdapat harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terealisasi.

‎Meski demikian, sejumlah program prioritas telah dilaksanakan, salah satunya program “Selasa Menyapa”, yakni komitmen turun langsung dan bermalam bersama masyarakat di desa-desa. Program ini telah dilaksanakan di 18 kecamatan dan 32 desa sebagai upaya mendengar langsung aspirasi masyarakat serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan.

‎Sementara itu, dalam tausiyahnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, H. Mujiburrahman, S.Ag, menekankan pentingnya mensucikan diri lahir dan batin di bulan Ramadhan. Ia menyampaikan bahwa Ramadhan dan Al-Qur’an merupakan dua cahaya yang harus dimanfaatkan dengan memperbanyak membaca, mengkaji, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

‎Kegiatan Safari Ramadhan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima Fatahullah, S.Pd, para pimpinan OPD lingkup Pemkab Bima, para Kepala Bagian Setda Bima, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Bima, Camat Palibelo beserta unsur Muspika Kecamatan, para alim ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Ucap Suryadin S.S. M.Si Setda kabupaten Bima.(Sekjend MDG)

Selasa, 24 Februari 2026

Berkeliling ke Pasar Tanjung Lombok Utara, Gubernur Miq Iqbal Pastikan Stabilitas Harga Bapok Selama Puasa dan Langkah Antisipasi Jelang Lebaran


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id.-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama jakaran OPD terkait berkeliling ke Pasar Tanjung,; Kabupaten Lombok utara, Rabu (25/2/2026). 

Hal itu dilakukan dalam upaya memastikan kondisi harga-harga bahan pokok di Pasar, serta mengamati perkembangan harga terutama di bulan puasa, hingga mengantisipasi kondisi harga-harga menjelang lebaran.

“Setelah kita kunjungi, walau cabai relatif di sini masih tinggi, di atas harga HET, tetapi relatif stabil di angka 100 ribu, ada yang 90 ribu," jelasnya.

Sebagai intervensi harga selain melakukan sidak harga bersama tim Satgas Pangan, Pemprov NTB juga melaksanakan pasar murah disejumlah titik lokasi di kabupaten kota.

“Yang jelas kita juga bikinkan pasar murah untuk intervensi pasar, barang-barang yang memang dari Bulog, itu ada beras, minyak kemudian ada gula. Kita jual dengan harga standar supaya bisa ikut mempengaruhi pasar,” jelas Miq Iqbal sapaan karib Gubernur NTB.

Lebih lanjut, Gubernur Miq Iqbal mengatakan, salah satu penyebab pasang surutnya harga bapok terutama cabai dikarenakan masalah cuaca yang mengakibatkan permintaan lebih tinggi dibanding produksi.

“Kondisi cuaca juga berpengaruh, Demandnya lebih tinggi daripada suplay yang jelas ada kelangkaan sehingga harga naik," ungkap Miq Iqbal. 

Direktur Penganeka Ragaman Konsumsi Pangan, Badan Pangan Nasional Rinna Syawal,

Mengatakan, adanya Perbedaan harga karena perbedaan pasokan, dimana ketika ada yang pasokannya cukup, akan kemudian terdistribusi ke pedagang tercukupkan.

Rinna juga menambahkan selain pasokan berbeda juga ada pengaruh dengan rantainya panjang, seperti lombok tengah kita menemukan ada fakta.

“Cabai yang diproduksi di Lombok Tengah ternyata tidak langsung ke pasar, tapi dijual dulu ke Lombok Timur, Lombok Timur balik lagi ke Lombok Tengah, sehingga harganya lebih tinggi,” jelas Rinna. 

Redaksi ||

Gerakan Zakat NTB, Gubernur Tekankan Momentum Penguatan Komitmen Optimalisasi Pengelolaan Zakat


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Gubernur Nusa Tenggara Barat menghadiri kegiatan NTB Berzakat yang dirangkaikan dengan Talk Show Gerakan Zakat NTB yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) NTB. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah. Selasa (24/2/26).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia berdasarkan World Giving Index. Capaian tersebut menunjukkan kuatnya budaya berbagi dan semangat filantropi yang telah mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

“Setiap kegiatan charity di Indonesia hampir selalu dipenuhi antusiasme dan dukungan donasi yang besar. Ini bukan hal yang mudah ditemukan di banyak negara lain. Semangat berbagi ini harus terus kita jaga dan perkuat,” ujar Gubernur.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap Gerakan Zakat NTB, Gubernur NTB menyerahkan infak pribadi sebesar Rp30 juta. Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTB juga turut menyerahkan infak sebesar Rp20 juta. Kontribusi tersebut diharapkan dapat menjadi teladan serta memotivasi berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan zakat di NTB.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB, serta berbagai mitra strategis seperti NTB Syariah, DPR, Jamkrida, dan GNE. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penguatan peran zakat bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan dukungan penuh terhadap upaya memasyarakatkan zakat melalui berbagai inovasi program yang inklusif. Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan acara ini yang dinilai unik karena menghadirkan isu zakat, infak, dan sedekah di ruang publik yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.

“Zakat tidak boleh menjadi isu yang eksklusif. Zakat harus menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Ketika zakat menjadi budaya bersama, maka dampaknya akan sangat besar bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.

Melalui kegiatan NTB Berzakat dan Talk Show Gerakan Zakat NTB ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat semakin meningkat, sehingga pengelolaan zakat di NTB semakin optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, MA, memaparkan capaian pendistribusian dan pendayagunaan zakat tahun 2025 dalam kegiatan NTB Berzakat.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, BAZNAS NTB telah menyalurkan manfaat zakat kepada 38.612 jiwa di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.

Jumlah tersebut mencakup bantuan konsumtif bagi fakir dan miskin sesuai ketentuan delapan asnaf, sekaligus penguatan program pendayagunaan dan pemberdayaan ekonomi. BAZNAS NTB mendorong mustahik untuk bertransformasi menjadi pelaku usaha melalui program ultra mikro dan mikro. 

“Hingga saat ini, hampir 400 mustahik telah diberdayakan melalui program ekonomi produktif berbasis zakat,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa komunikasi dan sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) terus diperkuat, sehingga NTB memperoleh dukungan berbagai program nasional seperti lumbung pangan, Z-Mart, hingga beasiswa bagi mahasiswa.

“Seluruh dana yang dihimpun, tegasnya, dikelola dan disalurkan secara amanah dan penuh tanggung jawab, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat NTB,” tutupnya.

Redaksi ||

Gelegar Lentera Ramadan 2026 Digelar Roadshow Keliling Daerah, Perkuat UMKM dan Syiar Keagamaan


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi menggelar Gelegar Lentera Ramadan 2026 dengan konsep baru berupa roadshow keliling kabupaten/kota. Kegiatan ini dibuka di Taman Alun-Alun Tioq Tata Tunaq, Lombok Utara pada Rabu, 25 Februari 2026, sebagai upaya memperluas dampak ekonomi dan syiar Ramadan ke seluruh daerah.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa pelaksanaan event Ramadan tahun ini berbeda dibandingkan sebelumnya karena menekankan pemerataan manfaat bagi pelaku UMKM. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan Ramadan lebih terpusat di satu lokasi, kini semangat pemberdayaan ekonomi rakyat didistribusikan ke berbagai kabupaten/kota agar lebih banyak pelaku usaha lokal merasakan dampak langsung perputaran ekonomi selama bulan suci.

“Semangat pemberdayaan UMKM yang sebelumnya ada dalam Pesona Khazanah Ramadan dan terpusat di kawasan Islamic Center Hubbul Wathan harus didistribusikan ke daerah-daerah, sehingga UMKM dari kabupaten/kota lainnya juga turut merasakan,” ujar Gubernur NTB. Selasa (24/2/26).

Gelegar Lentera Ramadan 2026 akan dilaksanakan secara bertahap dimulai dari Lombok Utara pada 25 Februari hingga 1 Maret 2026, kemudian berlanjut ke Kota Bima pada 2–3 Maret 2026, dilanjutkan ke Lombok Tengah pada 4–8 Maret 2026, dan ditutup kembali di kawasan Islamic Center Hubbul Wathan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor bersama Bank NTB Syariah, sekaligus menghadirkan ruang syiar keagamaan dan hiburan religi bagi masyarakat.

“Kami bermitra dengan Bank NTB Syariah untuk event ini. Berkah Ramadan harus sampai ke keluarga-keluarga pelaku UMKM. Oleh karena itu kami juga mengundang penceramah dan artis nasional, salah satunya Opick. Masyarakat dapat happynya, UMKM dapat barokahnya,” jelasnya.

Pada pembukaan di Lombok Utara, rangkaian kegiatan diisi dengan festival UMKM lokal yang menghadirkan berbagai produk masyarakat, tausiyah Ramadan, serta lomba keagamaan anak seperti pildacil, adzan, dan tahfidz Al-Qur’an. Selain itu, masyarakat juga akan disuguhkan penampilan religi dari Opick serta tausiyah dari Ustadz Faris BQ, yang turut memperkuat nuansa spiritual selama Ramadan. Kegiatan ini juga diramaikan oleh penampilan artis lokal dan berbagai hiburan religi yang dikemas edukatif dan inspiratif.

Melalui Gelegar Lentera Ramadan 2026, Pemerintah Provinsi NTB berharap tercipta keseimbangan antara penguatan nilai spiritual masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal. Event ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun kegiatan berbasis budaya dan religi yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi daerah serta pemerataan aktivitas ekonomi antarwilayah di Nusa Tenggara Barat.

Redaksi ||

Minggu, 16 November 2025

Qori Tilawah dan Qiraat Dewasa Utusan Kecamatan Woha Raih Juara pada MTQ Kabupaten Bima ke-XXVIII di Kecamatan Wera.


Ustadz Syahrul Ramadhan, Spdi dan Ustadz Irwan, Mpdi. Juara Qiraat dan Tilawah Mtq Tingkat Kabupaten Bima.



Bima – Media Dinamika Global.id
Kecamatan Woha kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kecamatan Wera. Dua peserta terbaiknya berhasil meraih gelar Juara I pada dua cabang bergengsi, yakni Tilawah Dewasa dan Qiraat Dewasa.




Adapun para juara tersebut adalah:
Ustadz Irwan, M.Pd.I – Juara I Tilawah Dewasa dan Ustadz Sahrul Ramadhan, S.Pd – Juara I Qiraat Dewasa juga.

Kedua qori tampil maksimal dengan kualitas bacaan yang memukau, sehingga mampu mengharumkan nama Kecamatan Woha di tingkat kabupaten. Prestasi ini menjadi bukti komitmen, kedisiplinan, serta dedikasi tinggi mereka dalam seni membaca Al-Qur’an.

Camat Woha, Irfan HM. Nor, S.Sos, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan serta menginspirasi generasi muda agar lebih mencintai Al-Qur’an.

“Seluruh masyarakat dan pemerintah Kecamatan Woha memberikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kedua qori terbaik ini. Semoga pencapaian mereka membawa keberkahan dan mendorong semangat baru dalam syiar Al-Qur’an,” ujarnya.(Mdg/04)


Senin, 10 November 2025

Kafilah Kecamatan Woha Ikut Ramaikan Pawai Ta’ruf MTQ Ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Bima di Desa Tawali Kecamatan Wera.



Wera, Bima. Media Dibamika Global.Id_Kafilah Kecamatan Woha turut ambil bagian dalam Pawai Ta’ruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 tingkat Kabupaten Bima yang digelar di Desa Tawali, Kecamatan Wera, pada hari senin  tanggal (10/11). Kegiatan ini menjadi ajang pembuka sekaligus momentum mempererat ukhuwah islamiyah antar-kecamatan se-Kabupaten Bima.


Rombongan Kafillah Kecamatan Woha tampil semarak dengan mengenakan busana bernuansa islami khas daerah, membawa spanduk dan atribut yang menampilkan semangat religius serta kekompakan warga Woha. Antusiasme peserta terlihat sejak awal pawai yang menempuh rute utama Desa Tawali menuju arena utama MTQ.


Camat Woha, Irfan HM.Nor, S.Sos, yang turut hadir mendampingi peserta, menyampaikan rasa bangga atas partisipasi dan semangat masyarakat Woha dalam mendukung kegiatan syiar Islam tersebut.


“Kami sangat mengapresiasi semangat para peserta yang dengan penuh kebersamaan ikut meramaikan pawai ini. MTQ bukan hanya lomba membaca Al-Qur’an, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.


Sementara itu, pelaksanaan MTQ ke-28 Kabupaten Bima tahun ini diikuti oleh seluruh kecamatan dengan berbagai cabang lomba, seperti Tilawah, Tahfidz, Syarhil, dan Fahmil Qur’an. Acara pembukaan direncanakan berlangsung meriah dengan penampilan kafilah dari 18 kecamatan di Kabupaten Bima.


Kafillah Kecamatan Woha berharap melalui kegiatan ini, semangat membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.


“Kami ingin membawa semangat Woha sebagai kecamatan yang religius dan berprestasi,” tambah salah satu peserta.(Mdg/04)