Aksi Serentak 2 Juni, Presidium PPS Dompu Desak Prabowo Cabut Moratorium Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa - Media Dinamika Global

Senin, 01 Juni 2026

Aksi Serentak 2 Juni, Presidium PPS Dompu Desak Prabowo Cabut Moratorium Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa

Ketua Aliansi Presidium PPS Dompu, Ilham Yahyu, (Ist/Surya)

Dompu, Media Dinamika Global – Perjuangan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) memasuki babak baru. Aliansi Presidium PPS Kabupaten Dompu memastikan akan menutup total akses jalan di perbatasan Desa O'o dan Desa Mangge Asi Dompu sebagai bentuk tekanan politik kepada pemerintah pusat, Presiden RI Prabowo Subianto.

Ketua Aliansi Presidium PPS Dompu, Ilham Yahyu, menegaskan aksi yang melibatkan lebih dari 500 massa itu merupakan bentuk kekecewaan terhadap lambannya respons pemerintah pusat terhadap aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa yang telah diperjuangkan selama puluhan tahun.

"Kami mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mencabut moratorium pemekaran daerah dan memerintahkan Kemendagri mengajukan RPP Desartada ke DPR RI untuk segera dibahas," tegas Ilham dan juga Koordinator Umum Aksi saat Wawancara sejumlah Wartawan. Senin (01/05/26).

Menurutnya, aksi penutupan jalur strategis tersebut merupakan langkah terakhir untuk menunjukkan keseriusan masyarakat Pulau Sumbawa yang hingga kini belum mendapatkan kepastian politik dari pemerintah pusat.

Menariknya, kata dia, gerakan ini mendapat dukungan penuh dari 30 anggota DPRD Dompu lintas fraksi dan partai politik yang telah menyerahkan pernyataan dukungan secara tertulis.

"Pemerintah kabupaten Dompu, Bupati Dompu dan Wakil Bupati Dompu juga harus hadir langsung sebagai amino masyarakat Dompu pada umumnya.

Aliansi PPS menilai pemerintah tidak boleh terus membiarkan aspirasi pemekaran mengendap tanpa kepastian. Jika tuntutan tidak direspons, gelombang aksi dipastikan akan terus meluas di berbagai wilayah Pulau Sumbawa.

Redaksi: Surya Ghempar.

Comments