BP2MI Akan Gandeng LSM Dan Wartawan Bongkar Modus Jejaring Penyaluran TKI Ilegal ke Luar Negeri.


Jakarta. Media Dinamika Global Id.  Baru - baru ini Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengungkap modus perusahaan penyalur pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal dalam merekrut para calon PMI yang akan bekerja di luar negeri secara ilegal. Perusahaan-perusahaan ilegal itu mengirimkan calo untuk mendatangi setiap desa dengan iming-iming gaji yang besar. Jum'at, (30/09/22).

"Bagaimana modus operasi di lapangan dalam hal pengiriman pekerja secara ilegal, siapa aktor-aktor yang terlibat, siapa berperan sebagai apa, kalau ingin digambarkan begini. Calo datang ke setiap desa untuk membujuk warga desa terkait pekerjaan yang menggiurkan dengan gaji yang sangat menjanjikan," kata Kepala BP2MI, Benny Rhamdani dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan juli lalu. 

Senada yang di ungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Media Independen Online (MIO) Indonesia Sukirman, SH Di wawancara Oleh Media ini mengatakan bahwa Ntb terutama Bima dan Dompu merupakan salah satu Kantong TKI sasaran para calo Perekrut Penyaluran TKI Ilegal ke luar negeri. 

"Saya meminta kepada seluruh jajaran Polres Polda Ntb agar perketat pengawasan dalam jejaring Penyalur TKI Ilegal" tegas Sukirman, saat di wawancara jumat (30/9/2022). 

Dia menambahkan, ada beberapa LSM mengatakan bahwa di bima ada oknum Oknum yang Sengaja Bermaen mengirim TKI Ilegal ke negara luar dengan Paspor jakarta dan Bima ungkapnya Kepada Media ini.

Kepala BP2MI Benny mengatakan calo tersebut terus berusaha keras jika tawaran gaji besar tidak mempan menarik hati para calon PMI. Mereka memakai jurus kedua, yakni menggandeng oknum kepala desa setempat untuk memanipulasi dokumen.

"Jika pengaruh dari calo untuk mempengaruhi warga negara agar dia ikut menjadi pekerja kurang terlalu kuat, biasanya dia menggandeng oknum kepala desa sebagai alat legitimasi sekaligus oknum kepala desa ini akan diajak kerjasama untuk melakukan manipulasi dokumen," katanya.

Tak berhenti di situ, Benny menyebut para calo menghalalkan segala cara dengan mendatangi institusi pemerintahan di kabupaten atau kota. Hal itu dilakukan juga untuk memanipulasi dokumen.

"Kalau manipulasi dokumen di tingkat desa, masih ada dokumen di tingkat atasnya maka dia akan menggandeng oknum-oknum yang ada di intitusi pemerintahan katakan kabupaten untuk melakukan manipulasi dokumen," ucapnya.

Benny menambahkan, mereka juga akan bekerja sama dengan oknum yang bekerja di bandara dan pelabuhan untuk mengamankan pintu masuk dan keluar. Tentu, kata Benny, oknum yang bekerja sama itu adalah mereka yang memiliki wewenang untuk bisa meloloskan para PMI Ilegal.

"Kemudian dia akan bekerja sama dengan oknum-oknum tertentu yang memiliki kekuasaan, oknum yang memiliki kekuasaan untuk menerbitkan prasyarat jati diri misalnya atau oknum yang akan mengamankan di setiap pintu keluar, baik pelabuhan maupun bandara, tidak perlu saya jelaskan lagi oknum siapa, oknum yang memiliki kekuasaan untuk meloloskan setiap PMI akan keluar dan setiap pintu baik bandara maupun pelabuhan," ungkap Benny.

Ketua DPD MIO Indonesia Kota Bima Sukirman, SH dengan mengajak kepada seluruh masyarakat agar jangan percara calo-calo yang membujuk warga untuk kerja di luar negeri dengan janji gaji besar padahal itu hanyalah modus. 

"Jika di temukan oknum-oknum tersebut silahkan laporkan kepada Kepolisian setempat supaya terduga pelaku di tangkap" tutupnya. (MDG 005)

Load disqus comments

0 komentar