Hari Pertama Masuk Kerja Usai Mutasi Jabatan, Fathul Gani: Terima Kunjungan Bupati Dompu


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id.--
Beberapa hari lalu, pada hari Selasa tanggal, 31 Mei 2022, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE.,M.Sc memutasi 12 pejabat eselon II dan 33 pejabat eselon III. Drs. Fathul Gani, M.Si selaku Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB yang baru, kini di hari pertama masuk kerja di tugas yang baru menerima kunjungan Silahturahmi Bupati Dompu, Kader Jaelani di ruangan kerjanya. Kamis, (3/6) sere.


Drs. Fathul Gani, M.Si merupakan Sosok-sosok Pria yang dikenal Humanis ini mengucapkan, Terimakasih kepada Kader Jailani selaku Bupati Dompu, yang meringankan langkah kaki untuk berkunjung silaturahmi dengan kami Dinas Pertanian dan perkebunan NTB.

"Kami apresiasi kepada Bupati Dompu dan Alhamdulillah hari ini merupakan hari pertama saya masuk kerja di tugas baru atau dinas yang baru," ungkapan Fathul Gani yang menggantikan Muhammad Riadi, SP,. M.Ec.Dev selaku Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB yang lama.

Sambungnya, kehadiran Bupati Dompu merupakan anugerah hingga lewat diskusi atau percakapan secara langsung bersinergi untuk membangun daerah Nusa Tenggara Barat pada umumnya, lebih utama untuk daerah kabupaten Dompu.

"Kami Apresiasi Bupati Dompu memiliki inisiatif dan konsep yang jelas dalam membangun daerah Dompu maju, kreatif, dan Mandari dengan simbol "Ngghi Rawi Pahu", terang Fathul Gani sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB.


Sementara Bupati Dompu, Kader Jaelani mengatakan, kehadiran kami berjuang untuk masyarakat dompu pada umumnya, terutama sekali di sektor pertanian dan perkebunan sewalaupun masih beberapa persoalan di tengah-tengah masyarakat kabupaten Dompu belum maksimal, kami dipemerintah Dompu tetap berusaha dan berkerja keras agar masyarakat Dompu memanilisir keadaan Dompu.

"Kami sedang berjuang bagaimana Dompu kedepannya agar bisa memiliki gudang, satu desa, satu gudang," ucap Kader Jaelani.

Kader Jaelani menjelaskan, Satu Desa, satu gudang untuk menampung hasil tani para petani, baik itu jagung, Pagi, dan lain-lainnya agar masyarakat lebih ekstrim ketika nantinya pemasaran harga jagung atau harga gabah itu tidak maksimal atau harganya rendah,  masyarakat bisa menyimpan untuk menunggu harga pemasaran jagung menengah maupun tinggi.

"Kita do'akan bersama semoga Dinas terkait bisa membantu sesuai petunjuk teknisnya," terang Bupati Dompu.

Lanjut Fathul Gani, insyaallah petunjuk teknisnya, nanti ada Kabid masing-masing akan agar bagaimana semua berkerja sesuai dengan tugasnya.

"Kami terutama saya akan berusaha membantu dimana kita bisa terinferensi sesuai dengan kebijakan dan kewenangan kami di Dinas ini," pungkas Fathul Gani. (MDG.01).
Load disqus comments

0 komentar