MILAD Ke IX, IMTAM Gelar Dialog Publik "Deklarasi Kabupaten Tambora"


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id.--
Panitia pelaksana Milad Ikatan Mahasiswa Tambora Mataram (IMTAM) melaksanakan kegiatan milad untuk mengenang kembali hari lahirnya Ikatan Mahasiswa Tambora Mataram yang ke IX dan di sertai dengan dialog publik dengan tema "Perlukah Kabupaten Tambora Di Deklarasikan". Untuk memperluas Wacana akan Deklarasinya kabupaten Tambora. 
Kegiatan tersebut di Aula terbuka Taman budaya (TB) provinsi NTB. Kamis (14/04/22).

Dedi Setiawan selaku Ketua Panitia  pelaksana menyampaikan, dilihat dari berbagai aspek Tambora sangat diperlukan sekali untuk dijadikan sebagai kabupaten dengan tema“Adapun tema yang kami angkat yaitu Perlukah Kabupaten Tambora Di Deklarasikan". Dan dilihat dari berbagai aspek kehidupan masyarakat Tambora sangat memerlukan sistem pemerintahan kedepannya di kecamatan Tambora.

"Dari sisi sentral administrasi yang sangat jauh masyarakat Tambora harus pergi ke kabupaten Bima dan melewati Dompu untuk membuat KTP, Akta kelahiran dan lain-lainnya," ungkapannya.

Menurut dia, melihat dari segi historisnya atau sejarah bahwa Tambora lebih dulu ada di bandingkan Bima, dari berbagai aspek tersebut,  Kabupaten Tambora sangat diperlukan untuk Dideklarasikan dan layak.

"Masyarakat Tambora sangat membutuhkan pelayanan administrasi secara cepat dan tidak jauh," terangnya.

Pimpinan Umum Ikatan Mahasiswa Tambora Mataram (IMTAM) M. Rohul Akbar menyampaikan historis perkembangan IMTAM dari jaman ke jaman. "Historis IMTAM ini dulunya hanya sebuah organisasi yang kecil dan beranggotakan hanya beberapa orang saja dan dari jaman ke jaman anggotanya semakin bertambah sehingga kualitas kader pun semakin meningkat dan selalu aktif".

"Kader-Kader IMTAM mampu tampil di panggung-panggung besar dan bahkan sekarang IMTAM sedang melakukan konsulidasi dan membentuk Kabupaten Tambora," bebernya M. Rohul Akbar.

Sementara M. Kadafi menegaskan Tambora lebih dulu ada di bandingkan Bima dan jikalau Tambora tidak di deklarasikan maka Tambora bukan bima.

“Tambora saat ini sangat dikenal sebagai daerah buang dari sudut pandang kebutuhan ekonomi maupun administrasi, saya lihat juga di sisi eksekutifnya dari tahun ke-tahun orang diluar dari tanah Tambora yang memimpin," tegasnya.

Disamping itu Irwan Saputra Selaku Ketua Ikatan Mahasiswa Bima (IMBI) Mataram sangat mendukung penuh akan deklarasinya kabupaten Tambora.

“Tema yang di angkat oleh teman-teman Tambora ini adalah salah satu teropong bagaimana kemajuan Tambora kedepan," ungkapannya.

Melihat beberapa SDM dan SDA yang dimiliki oleh kecamatan Tambora maka, dikemudian hari dalam kegiatan penyatuan konsepsi pikiran mampu melahirkan beberapa hal yang di harapkan oleh teman-teman Tambora,  termasuk deklarasikan kabupaten Tambora pastinya konsep dan pikiran sudah disiapkan dalam menjawab kebutuhan Tambora dan salah satunya dibagian administrasi.

"Melalui dialog Milad IMTAM ke IX ini mampu melahirkan kader-kader yang militansi, yang banyak memberikan kontribusi penuh terhadap kecepatan Tambora kedepannya," jelasnya.

Lanjut Dia, kita mengetahui secara bersama sumber daya alam yang di miliki oleh tambora sangat menopang ekonomi Daerah dalam artinya sampai sekarang keterlibatan pemerintah daerah terhadap kecamatan Tambora sama sekali tidak pernah dilirik.

"Semoga dari beberapa pikiran mahasiswa Tambora untuk menjadikan kabupaten Tambora semoga terwujudkan dan saya mendukung Penuh Deklarasi Tambora," pungkasnya. (MDG.01).
Load disqus comments

0 komentar