Tiket Terbatas, Sejumlah Wartawan MCI Sempat Adu Mulut dengan Panitia


Mandalika-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Pasca usai Jumpa Pers Menteri Komunikasi dan informatika  RI, Bapak Jonny G. Plate di Media Cencer Indonesia (MCI) dan sejumlah media dan wartawan yang tergabung dalam MCI itu. Saat pembagian tiket untuk masuk ke area sirkuit Mandalika, namun tiket masuk hari terakhir event MotoGP Madalika terbatas. Minggu, (20/3).

Sejumlah wartawan tidak terima kalau sebagian wartawan masuk, yang lainnya tidak boleh masuk. Pasalnya, tiket masuk event terakhir MotoGP Mandalika 2022 terbatas.

Wartawan Barometer99.com yang bergabung di MCI mewakili teman-teman media lainnya, Syarif mengatakan, Medis center Indonesia (MCI) tidak profesional pasalnya, Media dan wartawan di MCI yang hadir 200 lebih orang, namun tiket hanya 100 saja.

"Ini seolah-olah membatasi kebebasan pers dan pers tidak bisa dibatasi begitu dong," ungakapannya.

Sambung Syarif, kami hanya minta kebijakan pihak Kominfo RI agar tidak membatasi tugas wartawan, tentunya kami sudah di lindungi oleh undang-undang Pers.

"Kami meminta jangan anak tirikan sebagian wartawan, Kalau begitu caranya lebih baik, kita tunda saja Tiket 100 itu," tandasnya.


Sementara Panitia Kominfo Media Center Indonesia (MCI), Yudi mengatakan, Kominfo memberikan tiket kepada agar sampaikan kepada teman-teman media dan wartawan.

"Tidak ada kewenangan kami panitia terkait, kami hanya pendistribusian saja," ungkapan.

Lanjutnya, kemarin Alhamdulillah dapat tiket 200, tapi hari ini hanya 100 saja. kami berusaha lagi komunikasi bahwa wartawan banyak kalau Tiket tidak cukup hanya 100 orang.

"Maka panitia membagikan tiket berdasarkan registrasi awak pada saat datang Wartawan di MCI," ujarnya.

Ditambahkannya, kalau teman-teman tidak terima, silahkan teman-teman semua, karena ini bukan kewenangan kami," tuturnya.

Akhirnya kesepakatan bersama, semua wartawan tidak boleh masuk walaupun tiket sudah dibagikan oleh panitia, intinya tidak yang boleh masuk satu pun wartawan tanpa terkecuali.

Pihak Kominfo berkompeten belum bisa dikonfirmasi, hingga berita dipublikasikan.

(Surya Ghempar).
Load disqus comments

0 komentar