Aktivis Bima: Diduga Kasus Bansos Kabupaten Bima Dipolitisasi


Bima, Media Dinamika Global.Id.- Salah satu aktivis Bima menyayangkan lambannya penanganan Kasus Bansos Kabupaten Bima yang ditangani oleh pihak Kejari Raba Bima dan dinilai dipolitisasi. Hal ini disampaikan Bram pada awak media ini. Rabu, 30/3/22.


Kata dia, terkait kasus bansos tersebut sudah ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, tapi dugaan kami seolah kasus ini di frontier atau dipolitisasi," ungkapan Bram, Bram juga Mantan Anggota Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Cabang Bima.

Lanjut dia, Selain itu yang kami sayangkan adalah sikap dari kepala Daerah Bupati Bima belum ada ketegasan menindak serta melakukan rotasi untuk oknum-oknum melakukan tindak pidana korupsi atas bantuan sosial yang sudah terbukti dari hasil audit BPKP 2,3 Miliyar.

"Dugaan keterlibatan kepala dinas sosial kabupaten Bima tidak pernah disentuh," ujarnya penuh dengan nada tinggi.

Kasus tersebut bergulir sejak 2020 ketika adanya peristiwa kebakaran yang menimpa di tiga kecamatan, yaitu kecamatan Belo, Sape, dan Palibelo, salah satunya termasuk Desa kelahiran saya Desa Renda kecamatan Belo dan saya tahu betul simulasi atau skema bentuk bantuannya seperti apa.

"Dinas sosial kabupaten Bima turun di masyarakat hanya memberikan bantuan berupa makanan, pakaian seala kadar, selebihnya belum ada santunan, dan lain-lain," tuturnya.
Ditambahkannya, Dirinya mengajak semua pihak untuk berpartisipasi, bersama-sama;dalam mengawal serta solidaritas secara sadar nilai keadilan di Negara Indonesia ini. 

"Kasus ini merupakan masalah  kerakyatan yang sudah terjolimi oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab," ajaknya.

Pihak-pihak terkait belum bisa dikonfirmasi, hingga berita ini dipublikasikan. (MDG.01).
Load disqus comments

0 comments