Kepsek SDN Inpres Monggo Batah Dugaan Indikasi Gelapkan Dana Bos dan PIP, Bendahara Ngakuh Tidak Tahu Menau

 

Keterangan Foto: Kepala SDN Inpres Monggo.

Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN Inpres Monggo) membantah terkait dugaan Pemalsuan tanda tangan dan indikasi menggelapkan Dana Bos dan Dana PIP.

Kepala Sekolah SDN Inpres Monggo, Hafsah, S.Pd., SD menyampaikan, dengan adanya dugaan terkait pemalsuan tanda tangan dan indikasi  menggelapkan Dana PIP dan Dana Bos yang dibenarkan oleh Bendahara SDN Inpres Monggo itu tidak benar, bendahara juga jangan asbun.

"Tuduhan Bendahara itu tidak benar, pasalnya saya tak pernah melakukan hal yang demikian," ungkap kepala SDN Inpres Monggo di temui ruangan kerjanya.

Sambung Hafsah, setiap penerimaan dana PIP kami bersama wali murid selalu mendampingi langsung pada saat siswa dan siswi pencairan dan penerimaan dana PIP.

"Pencairan dana PIP dan dana Bos selalu ditandatangani oleh bendahara SDN Inpres Monggo," ujar Kepala Sekolah.

Disinggung, terkait pernyataan saudara Ilham itu tidak benar dan saya selaku Kepala sekolah selalu ada data kongkrit atas dugaan tersebut.

”Saya tidak gentar menghadapi terkait pertanyataan Ilham dan saya selalu bangga kepada mereka yang selalu menghidupkan demokrasi," terang Hafsah.

Lebih lanjutnya, saudara Ilham merupakan salah satu guru di sekolah dan mengajar di sekolah ini. Saudara Ilham sendiri juga yang meminta pengunduran diri untuk keluar dari sekolah ini.

"Kembali dia tegaskan, intinya semua dugaan itu tidak benar," tegasnya.

Sementara Bendahara, ST. Nurhayati S.Pd mengatakan, saya tidak tau persoalan tersebut, dan silakan tanyakan ke Ilham.

"Saya tidak tahu menau atas dugaan pemalsuan tanda tangan Dana PIP dan Dana Bos," ucapnya saat di wawancara beberapa awak media diruang lingkup SDN Inpres Monggo.

Disinggung, "Ia, intinya tidak pernah menyatakan bahwa kepsek melalukan pemalsuan tanda tangan palsu, itu urusan Ilham," tutupnya. MDG.001).

Load disqus comments

0 komentar