Nahyar Munkar : Lestarikan Gotong Royong Bagian Dari Budaya Leluhur Kita Semua


Ule. Media Dinamika Global. Id. Salah Budaya dan Tradisi Kita saat ini adalah melakukan Kegiatan Gotong Royon secara bersama antara semua Komponen, Tak ayal saat ini warga Lingkungan Mekarbaru Kelurahan Ule yang di hadiri oleh Ketua RT, RW, LPM,KT,dan Organisasi Masyarakat lainnya. Kegiatan ini sebagai upaya melestarikan budaya leluhur kita di samping juga sebagai upaya meminimalisir rentan banjir akhir-akhir ini sehingga pemerintah Kelurahan Ule bersama unsur Lembaga di tingkat kelurahan bersama warga pada Ahad,05/12/2021 sekitar Pukul 07.45 Wita.

Dalam kegiatan ini selain Lurah Ule juga hadir Para Crewnya,yang dimulai dari Ketua RT,RW,LPM,KT,TKBM,Bhabinkamtibmas, Babinsa,dan Organisasi Masyarakat lainnya. Sangat jelas antusiasme Masyarakat sangat tinggi terbukti masing-masing membawa Alat sendiri-sendiri disamping ada alat yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kelurahan Itu sendiri,Alat-alat dimaksud dapat beruoa Cangkul,Skoop,dan lainnya yang mendukung Jalannya Kegiatan itu sendiri.

Pamtauan langsung Media ini sekitar Pukul 07.45 Wita pagi ini Bapak Kepala Kelurahan Ule Nahyar Munkar,S.Pd mengungkapkan bahwa Kegiatan Gotong Royong ini sebagai upaya untuk Melestarikan Budaya serta Kebiasaan dari para Leluhur kita terdahulu. Budaya ini sering kali membuat seseorang berhasil dalam mengentaskan Masalah apa saja,sebesar apapun Masalahnya, seberat apapun Pekerjaan,jika ada kalimat gotong Royong pasti semuanya dapat di selesaikan. 

Lurah Ule Nahyar Munkar yang sosoknya menjadi sangat Familiar dan Murah senyum menambahkannya bahwa kegiatan ini juga berdasarkan arahan Bapak Walikota Bima setiap 05/12/2021 untuk terus dan gencar melakukan kegiatan Gotong Royong seperti ini.

Amanat ini kami sudah sampaikan ke setiap Para Ketua RT dan RW agar di Musim Hujan ini kita harus giat untuk melakukan Gotong Royong sebab selama ini kita memahami betapa pentingnya makna Gotong Royong sebagai bagian dari Budaya dan Tradisi para Leluhur kita terdahulu. Saya ambil satu contoh yang paling kecil yaitu saat Musim Hujan seperti tentunya kita harus melihat bagaimana Lingkungan seperti Parit,Drainase,Got,dan Selokan yang sejak lama tidak terpantau keadaannya.

Maka untuk hal semacam itu,diperlukan adanya kerjasama dan kekompakan dari kita semuanya. Karena secara jujur saja,ini semuanya merupakan Musibah yang tidak dapat dielakkan lagi,namun demikian Allah SWT tidak akan merubah Nasib suatu Kaum kecuali Kaum itu sendiri yang merubahnya.


Semoga amal perbuatan kita pada hari dapat di ijabah oleh Allah SWT sehingga anak cucu kita kedepannya jauh lebih sadar tentang apa Makna yang sebenarnya Gotong Royong itu sendiri. Mari kita Jadikan Lingkungan kita menjadi Lingkungan yang Baldatun Thayibatun Warabbun Gafur. Harapnya.(Din MDG).

Load disqus comments

0 komentar