Suryadin ( Guru Gale ): Mendambakan Pemimpin Impian Dari Perspektif Pe-Mimpi


Opini. Media Dinamika Global. Id. Dahulu Kesultanan Dompu Menganut Sistim Monarki Absolut, Dimana Raja/Sultan Mengendalikan Semua Lembaga Dibawahnya. Pun Suksesi Kepemimpinan Berada Pada Jalur Keturunan Raja Atau Sultan Saja.


Namun Falsafah " NGGUSU WARU " ( Delapan Sudut ) Sebagai Konsensus Dalam Suksesi Memilih Pemimpin, Hadir Sebagai Resolusi Bersama Yang Mekanismenya Diatur Oleh Lembaga Bentukan Sultan, Para Rato dan Qadhi/Ulama Yaitu Majelis syara; Hadat Dan Hukum Dibawah Kendali Sultan.


Local Genius " NGGUSU WARU " ( Delapan Sudut ) Mensyaratkan Calon  DUMU DOU Atau AMA RASA ( Pemimpin ) Yang Akan Menjadi HAWO RO NINU ( Pengayom ), Mutlak Memiliki Sifat-sifat Unggul Dan Teruji, Dalam Kesehariannya Sebagai SANINU DODO BA DOU MA MBOTO ( Cermin/Teladan Bagi Masyarakat ).


Delapan Syarat Kepemimpinan NGGUSU WARU Disamping Mewujudkan Marwah Kesultanan Dompu Yang Mengusung Kepentingan Memenuhi hajat Hidup Rakyat, Namun Utamanya Sebagai Landasan Vital Yang Dijiwai Dari Nilai-nilai Luhur Dan Sikap Mental Kepribadian DOU DOMPU ( Orang Dompu ) Dalam Memberikan Kepercayaan Kepada Pemimpin Yang Bertanggung Jawab Mengendalikan Pemerintahan Yang BUSI RO MAWO WATU SARA.


Dalam Ajaran Islam Dikenal Dengan Negeri Idaman BALDATUN TOYYIBATUN WA RABBUN GAFUR ( Negeri Yang Menjaga Penuh Kebaikan Perilaku Manusianya Dan Kebaikan Ulamanya Sehingga Terwujud Negeri Makmur Dan Subur Namun Tidak Lupa Bersyukur ).


Semoga Masih Relevan Untuk Era Apatis, Pragmatis, Praktis Saat Ini, Tetap Optimis.


Dompu, 10 November 2021 


Suryadin ( Guru Gale )


#Lurah #Senior #DedyArsyik

Load disqus comments

0 komentar