Proyek Jembatan Talang Air di Sori Campa Asal-asalan, AP3 dan Simaju NTB Gedor BWS NT I


MATARAM-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pemerhati Pembangunan ( AP3-NTB) dan Simaju NTB melakukan demonstrasi di BWS NT I Satker PSDA. Rabu, (1/12/2021).

Aksi tersebut menuntut pertanggungjawaban BWS NT 1 dan pelaksanaan proyek berinisial F asal Dompu atas ketidakberesan pengerjaan proyek jembatan talang air di aliran sori campa di Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Pimpinan Simaju NTB, Sangaji SH dalam orasinya menilai BWS NT I melepas tangan terhadap proyek yang dikerjakan oleh pemenang tender.

" Itu pelaksana proyek tidak becus. BWS harus dievaluasi karna tidak ada pengawasan", ucapnya

BWS NT I seharusnya melakukan evaluasi mendalam dan memanggil pelaksana proyek supaya diberikan efek jera. Sehingga hasil proyek tidak asal-asalan.

"BWS NT I jangan pelihara kontraktor atau pelaksana proyek berotak mafia. Kalau tidak kami minta pimpinan BWS NT I diganti", tegasnya.

Sementara itu, Aris Firdaus ketua AP3 NTB menerangkan bahwa proyek di sori campa tersebut tidak sesuai juklas dan juknis proyek. Hasil proyek secara kasat mata itu jauh dari ekspektasi.

Padahal proyek jembatan talang air tersebut merupakan satu paket proyek senilai 2 Miliar dengan proyek perbaikan fasilitas irigasi di kecamatan Madapangga akibat bencana banjir beberapa waktu lalu.

"Yakin dan percaya, itu proyek asal-asalan dan hanya menghabiskan anggaran negara. Banjir musim hujan ini, roboh lagi itu", kata Aris.

Aris menegaskan jika tidak ada tindak lanjut BWS NT I atas tuntutan massa aksi, maka mereka akan terus melakukan aksi berjilid-jilid sampai BWS NT I di evaluasi oleh Gubernur NTB, Kapolda NTB, BPK NTB , dan Lembaga Pengawas lain karna menghidupkan mafia proyek.

"Dasar kami turun jelas, fakta di lapangan kongkrit. Intinya BWS dan Kontraktor atau Pelaksana proyek harus dievaluasi dan bertanggungjawab", pungkasnya.

Dalam aksi tersebut, massa aksi tidak diterima baik oleh BWS NT I karna tidak berkompeten untuk menjelaskan dan membuka data pelaksanaan proyek.(MDG.001).

Load disqus comments

0 komentar