Seminar KKN Tematik Wiradesa - STIE Bima Tahun 2021 di Kelurahan Sambinae Kota Bima


Sambinae Kota Bima. Media Dinamika Global. Id. Seminar KKN Tematik Wiradesa - STIE Bima Tahun 2021 Dengan Tema : Pelatihan dan Pendampingan dalam menggunakan Jejaring Sosial bagi UMKM. Melakukan Sosialisasi terkait dengan Penggunakan Jejaring Sosial Bagi UMKM. Hadir dalam acara oleh Disperindag Kota Bima, Lurah Sambinae,Dosen Pembimbing, dan Narasumber lainnya. Acara tersebut dimulai sejak Pukul 16.36 Wita hingga selesai pada Sabtu,04/09/2021.

Dengan Tema : "Melalui Sosialisasi dan Pendampingan dalam Menggunakan Jejaring Sosial bagi UMKM " kemudian Usaha Mikro Kecil Menengah tentunya memiliki Tujuannya dan salah satu tujuan itu adalah dapat dan Mampu Memasarkan Produk-produk dengan melakukan penjualan demi peningkatan Ekonomi Masyarakat lebih-lebih dapat meningkat Usaha para Konsumen,dari UMKM ada jamu,jamur,Kapsul,dan Pedagang asongan.

Hadir juga dari Diskoperindag Kota Bima Bapak Edirahman,SE,Lurah,LPM,KT,PKK Sambinae dan Masyarakat UMKM dan seluruh Peserta KKN Tematik Tahun 2021.

Lurah Sambinae Drs.Amiruddin dalam acara itu mengatakan Rasa Hormatnya kepada Para Mahasiswa dan Mahasiswi, para Dosen,dan Kepada Kadisperindag Kota Bima yang sempat hadir. Dalam kesempatan itu beliau apresiasi terhadap kegiatan Mahasiswa KKN STIE yang sudah mensosialisasikan pentingnya berwirausaha dengan membangun Usaha UMKM,misalnya potensi untuk Usaha sangat menjanjikan di sini seperti Jamur dan Pepaya California. Ungkapnya.

Edirahman,SE selaku Penyuluh Perindag  Kota Bima mungungkapkan salam Hormatnya atas ketidak hadiran Pak Kadis,  seyogya hadir Kadisnya tetapi beliau meWakilkan kepada saya, perlu dijelaskan bahwa di diskoperindag terdiri dari 3 Kementerian yaitu  Koperasi Perindustrian , Perdagangan,UMKM. Kemudian terkait dengan Penerima UMKM sebentar lagi akan dicairkan.Databasenya lebih pada bagaimana di Prioritaskan pada Kelurahan, lalu Kelurahan itu yang akan mengusulkan pada Dinas terkait karena mereka lebih memahami sikon Masyarakat nya. Kemudian pengembangan Usahanya lebih fokus pada Keadaan iklim dan kebutuhan Masyarakat sekitarnya. Ungkapnya

Lanjutnya,bahwasanya UMKM ini bisa diterapkan asalkan Bisa berkoordinasi dengan Kelurahan setempat. Dan paling penting adalah bagaimana Masyarakat UMKM dapat berusaha baik Usaha Kecil,Menengah,dan Usaha Makronya. Beliau mencontohkan Srikaya bisa di jadikan Minuman atau Jus untuk di Minum/Komsumsi.

Selain itu,ada juga Obyek Wisata yang harus dimanfaatkan seperti Menggunakan Mata Air sebagai Sumber Pendapatan yang dapat menghasilkan keuntungan bagi para UMKM. Juga banyak hal yang dapat menghasilkan Keuntungan. Beberapa Kelurahan seperti Kelurahan Pane dan Nae serta Di Taman Amahami kami fasilitasi mereka dengan Simpanan lalu Kemudian kami punya Kegiatan pada Setiap Minggu. Ungkapnya.

Herman,SE berbicara masalah Koperasi dengan memanagement anggotanya berjumlah 25 orang dulu dan sekarang berjumlah 9 orang. Dengan 9 orang saja bisa membuat sebuah Koperasi. Dengan modal Koperasi ada 2 yaitu Simpanan Pokok,dan Wajib. Terkait dengan Simpanan Pokok besar dan kecil tergantung Rapat Kesepakatan anggota itu sendiri dan berapa pun besarnya Keuangan itu tergantung juga pada Anggota.Kemudian selanjutnya keuntungan,laba tergantung Pengurusnya.

Dibagian lainnya salah satu Dosen Pembimbing Ismunandar,SE.MM memberikan Pemaparannya terkait dengan Penguasaan Teknologinya.ada beberapa Tips diantara para Pengusaha harus memiliki Medsos agar bisa dan mudah berkomunikasi,berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. Misalnya di Sambinae ini banyak pada Produksi Jamur,dan Pepaya. Fungsinya banyak.

Dengan menggunakan Medsos mempermudah untuk mempromosikan Usaha Dagang kita,misalnya saja difoto lalu Kemudian di Aploud agar kemudian para Konsumen banyak Yang Meminatinya dan yang terakhir adalah Omzet perhari kita dapat kita hitung sendiri. Katanya

Sementara itu melalui Media ini Della Saputri salah satu Mahasiswi pada semester 7 di Kampus STIE Bima mengungkapkan sebelum kita Lakukan Rapat terlebih dahulu kita akan tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan Mencuci Tangan dengan Hand Sanitizer dan memberikan Masker pada Pintu Utama Kelurahan. Selain itu,dijelaskan pula tentang apa tujuan,siapa saja yang hadir,dan juga siapa saja Narasumbernya.

Tetapi yang pasti kita memiliki Tujuan agar UMKM kita di Kelurahan Sambinae ini bisa menjadi Entertainer. Memulai dari yang paling kecil hingga menjadi UMKM Makro. Disini dapat saya jelaskan bahwa selama ini kami sudah memantau bagaimana Masyarakat UMKM yang menjadi Skala Prioritas misalnya saja ada Semacam Jamur yang dapat menghasilkan Minuman berupa Jus juga yang paling menarik adalah adanya Pepaya California yang dapat menghasilkan Uang. Ungkapnya

Sementara itu Pelaku UMKM Sambinae Siti Asni sangat antusias dengan adanya kegiatan ini, sehingga kami akan lebih meningkatkan lagi Usaha-usaha ini menjadi lebih baik dan berdaya saing lagi. Contohnya selama ini kami belum pernah mengunggah Usaha Dagang kami lewat Medsos,insyaallah akan terapkan sistem seperti itu.

Meskipun dalam Usaha kami mengalami Penurunan ditengah adanya Pandemi Covid-19 ini. Tetapi untuk Omzet setiap hari Cukup untuk Keluarga. Yang pasti kami coba akan promosikan lewat Medsos biar lebih Laris dengan memasang Harganya di dalam Label itu sendiri. Tuturnya.(Team MDG).
Load disqus comments

0 komentar