Polsek Madapangga Kawal Aksi Unjukrasa FSMM di Wilayah Hukumnya


Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id --Aksi Unjukrasa Forum Solidaritas Masyarakat Madapangga (FSMM) di wilayah hukumnya, tepatnya di depan Kantor KUPTD Dikpora dan kantor camat Madapangga, kabupaten Bima, pada Senin (13/09/2021) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kapolsek Madapangga Iptu Ruslan mengatakan kepolisian Resor Madapangga mengawal aksi unjukrasa dari Forum Solidaritas Masyarakat Madapangga (FSMM) yang bertindak Sebagai Koordinator lapangan Muhammad Aris Firdaus dan Jendral lapangan Sdra Muhammad Danial Thompson dengan masa aksi 10 orang.

"Perangkat masa aksi yang di gunakan yakni, Megaphone dan Ban Bekas," ungkapan Kapolsek Madapangga.

Masa aksi menurut :

1. Meminta Bupati Bima untuk segera mengevaluasi dan memecat secara tidak hormat Kadis Dikbudpora dan Kabid PAUD karna dinilai sengaja membiarkan praktek pemotongan dana PAUD untuk kegiatan yang tidak urgent. 

2. Meminta kepada inspektorat dan pihak kepolisian untuk menghukum oknum-oknum yang terlibat dalam praktek bejat pemotongan dana PAUD. Sejumlah Rp 2.000.000,00 (Dua juta rupiah) dengan dalih untuk pelatihan diklat PAUD Provinsi,namun setelah kami melakukan kordinasi dengan Kadis Dikbudpora kabupaten Bima tidak tahu menahu terkait pemotongan tersebut.

3. Meminta transparansi dana hasil pemotongan dana PAUD tersebut agar diketahui dan dikonsumsi publik hasil busuk praktek jahat oknum-oknum Dikbudpora Kabupaten Bima dan Dikbudpora Kecamatan Madapangga.

Sambung Iptu Ruslan, masa aksi melaksanakan orasi secara bergantian di depan kantor KUPTD Dikpora Kecamatan Madapangga dan membakar ban bekas.

"Masa aksi ingin melakukan penyegelan kantor KUPTD tersebut, namun di berikan pemahaman dan tidak jadi melakukan penyegelan," tutur Kapolsek Madapangga.

Masa aksi bergeser di depan kantor camat madapangga Kab Bima untuk melakukan orasi bergantian dan masa aksi melakukan audensi terbuka bersama KUPTD Dikpora dan Camat madapangga di depan kantor camat.

Tanggapan KUPTD Dikbupora Madapangga, Syarifuddin, mengatakan akan bertanggung jawab kalau memang benar ada anggota saya yang nelakukan pemotongan dan dana bos dan akan melakukan tindakan tegas.

"Kami tidak pernah melakukan konspirasi jahat terkait pemotongan PAUD tersebut," ucapnya.

Lebih lanjutnya, Paud adalah sebuah lembaga yang sifatnya independen dalam arti diluar kedinasan dan kami sangat terbatas dalam pengetahuan, kami di tingkat Paud hanya sebagai pengontrol kalau masalah biaya kami tidak tahu," jelasnya.

Semetara tanggapan Camat Madapangga, Muhamad Saleh, S.Sos., M.Ap menyampaikan, Kalau ada bukti - Bukti bahwa ada oknum-oknum yang main jahat tersebut tolong beritaukan kepada kami biar kami pertanyakan dan kalaupun benar ada oknum seperti itu kami akan bersurat ke Dinas Dikbupora kabupaten bima biar ditindaklanjuti.

"Kalaupun benar ada unsur silahkan laporkan ke pihak kepolisian," pungkas Camat Madapangga.

Lanjut masa aksi mengucapkan terimakasih, kepada camat dan KUPTD Dikpora kecamatan madapangga yang sudah mau mendengarkan aspirasi kami.

Masa aksi membubarkan diri dengan keadaan aman terkendali.(MDG.**).

Load disqus comments

0 komentar