Wow, Banyak Paud di Madapangga Kejar Anggaran, Siswanya Tak Sesuai


Kabupaten Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id -- Saat Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Bima Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Zunaidin, S.Sos, MM, bersama KUPTD Madapangga turun cek lokasi dengan adanya informasi banyaknya siswa tak sesuai dilapangan dan bangunannya tak memungkingkan yang dilaporkan Paud dan TK serta PKBM di wilayah kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima mengejar Anggaran, pada Rabu (11/8/21) di beberapa desa, seperti di Desa Tonda, Woro, Ncandi dan Monggo. 

"Saat di Desa Woro, Ia kaget saat disampaikan oleh salah satu kepala lembaga bahwa data siswa Dapodik dimiliki lembaga itu 60 siswa," siang Rabu saat itu. 

Kata dia, apakah benar siswanya 60 orang dengan posisi keberadaan Paudnya yang jauh dari pemukiman dan di desa tersebut ada tiga Paud masa seperti data siswanya.

Disisi lain, bangunannya terlihat tak memadai semakin kadis kecewa. Pasalnya, anggaran negara diduga kuat dimanipulasi melalui Siswa fiktif selama ini," tandasnya. 

"Akibat kondisi ini, Ia menegaskan Paud yang berani memberikan data siswa fiktif akan diberhentikan apabila kalau memang siswanya itu tak ada," imbuh Zunaidin.

Sementara itu, Usrah SH alias Andre menyampaikan sedari awal pihak Dinas harus mendata dengan jelas dan teliti dong, mana Paud yang ada siswa atau tidak sehingga anggaran negara tak sia sia atau hanya untuk memperkaya diri lembaga saja," cetus Usrah.

Menurut dia, sedari awal pihak dinas telah diingatkan akan hal ini. Bahkan di beberapa pemberitaan telah diekspose, kok masih ada Paud dengan siswa fiktif menerima anggaran. Apalagi ini terjadi di wilayah kelahiran kadis itu sendiri yakni Madapangga," jelas Andre. 

"Ia menduga pihak Dinas ada persekokolan demi meloloskan Paud Paud yang ngga ada siswa demi keuntungan orang orang tertentu," tutur Direktur BCW Usrah.(RED.MDG.**).

Load disqus comments

0 komentar