TRADISI WARGA DOMPU TOLAK CORONA COVID-19" NGAHA KAWIRI "


Mbawi Dompu NTB. Media Dinamika Global. Id. Secara medis, Pemerintah sudah mengambil berbagai langkah untuk mengurangi penyebaran COVID-19.  Masyarakat pun mengikuti anjuran pemerintah agar tidak tertular Virus tersebut.

Di beberapa Daerah, memutus mata rantai penyebaran COVID-19 gencar dilakukan oleh petugas penanganan bentukan pemerintah seperti halnya di kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.


Namun, ada cerita menarik lain di tengah masyarakat Dompu Khususnya di Desa Mbawi Kecamatan Dompu dalam menghadapi Corona.

COVID-19 di anggap sebagai wabah yang menyerang siapa saja tanpa pandang bulu. berbicara masalah wabah, Masyarakat Dompu Pada umumnya punya jurus tersendiri menghadapinya. Tidak hanya COVID-19,  kolera,demam berdarah, dan penyakit lainnya di anggap juga dapat ditangkal dengan pendekatan budaya melalui " NGAHA KAWIRI "

" Ngaha kawiri " atau makan bubur putih yang terbuat dari beras nasi adalah budaya yang sudah mengakar ratusan tahun, kebiasaan ini dipercaya bisa menolak bala atau menjauhkan dari marabahaya termasuk virus corona.

Acara " ngaha kawiri " umumnya di ikuti oleh anak-anak, tidak ketinggalan juga ibu-ibu sangat antusias , selain makan bubur juga dibacakan Doa-doa oleh mereka sebagaimana tuntunan dalam agama islam.

Adalah warga Desa Mbawi Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu , Nusa Tenggara Barat melaksanakan acara " ngaha kawiri ".

Kepala Desa Mbawi yang diwakili oleh Kepala urusan Tata Usaha & Umum Ibu FATIMAH SYAMSUDIN mengatakan:

" bahwa kegiatan ini berlangsung di awali dengan musyawarah Tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat sehingga acara " ngaha kawiri" terlaksana sesuai rencana" 

" ngaha kawiri" ini sudah tiga hari berturut-turut kami laksanakan mulai dari hari rabu tanggal 14/7/2021 sampai dengan hari ini jum,at tanggal 16/7/2021, dimana pada hari pertama dimulai dari ujung Desa kemudian hari kedua bertempat di tengah, tepat nya di depan kantor Desa Mbawi lalu Hari ini terakhir bertempat di Ujung tepatnya di Tempat pelelangan ikan (TPI)  Eks PT.SIERA.

Pantauan dilokasi, terlihat puluhan anak yang tinggal di dusun setempat secara bersama-sama menyantap bubur yang disajikan masing-masing.


Sebelum anak-anak ini menyantap bubur, mereka berdoa bersama yang di pimpin oleh Bapak H.M.ALI AMIN selaku yang di tuakan atau tokoh agama setempat.

Warga setempat berharap agar di jauhkan dari wabah dan bencana. apalagi, saat ini warga resah sejak kemunculan COVID-19 ini. 

Di kesempatan terakhir Ibu NURMI A.HAMID selaku warga setempat berharap: " SEMOGA SAJA VIRUS CORONA INI CEPAT BERLALU DI DAERAH KITA INI DAN KITA SEMUA DI JAUHKAN DARI BAHAYA VIRUS TERSEBUT. Ujarnya. Sumber: Suryadin Guru Gale.

Load disqus comments

0 komentar