NASIB TKW ASAL DOMPU DITELANTARKAN SPONSOR PT.AKBAR PUTRA MANDIRI DI DUBAY


Dompu NTB. Media Dinamika Global. Id.Suami dari TKW Asal Dompu yang telah di telantarkan oleh PT yang telah mensponsornya menuju Ke Dubay.Pada Tanggal 11 Bulan September Tahun 2020 IKA PUSPITA Berangkat Dari Dompu NTB Menuju Dubay Melalui Sponsor PT. AKBAL PUTRA MANDIRI Yang Berkantor Di Duren Sawit RT 008 / RW 003 Jakarta Timur.Selama Seminggu Pihak Sponsor Menempatkan TKW Tersebut di Kantor Ejent Dubay Kemudian Dijemput Oleh Majikannya Di Dubay Dan Bekerja Selama 6 Bulan.

IKA PUSPITA yang merupakan Korban ditelantarkan oleh PT Sponsor hingga sekarang terhitung Setelah 6 Bulan di kembalikan lagi Oleh Majikannya Ke Kantor Ejent Dubay Sampai dengan Sekarang Sehingga Nasib TKW tersebut Ngambang belum jelas statusnya. Dan saat ini Pihak suaminya meminta agar PT tersebut bertanggungjawab terhadap Istrinya yang telah di telantarkan oleh PT itu.


IBRAHIM Alias GOS Selaku Suami dari IKA PUSPITA kecewa Dengan Bapak YADIN M.SAFRIADIN Direktur PT. AKBAL PUTRA MANDIRI selaku Sponsor Yang sampai dengan hari ini tidak ada kejelasan terkait dengan status istrinya.

Saat ini, Ibrahim mengaku pihaknya telah meminta PT Akbar Putra Mandiri untuk segera menyelesaikan masalah ini. Sehingga kabar TKW terlantar tidak berkembang kemana-mana dan menimbulkan kegaduhan.
Ini tentunya akan kita akan cari Informasi dengan akurat. Saya minta harus segera ditindak lanjuti oleh PT.itu. Bebernya.

Lanjutnya,Sudah Berapa kali saya menghubungi PT tersebut Namun Tidak bisa di hubungi " dan saya akan menggunakan hak hukum saya untuk Melaporkan PT tersebut Ke Pihak yang berwajib Apabila Dalam Waktu Dekat ini Pihak Sponsor Tidak Mau mengurus Istri Saya"

" Sekali lagi Saya minta dengan hormat Kepada Pak YADIN Untuk Segera Memperjelas Status Istri Saya ". Pungkasnya

Sementara di sisi lainnya diharapkan kepada Pemerintah Indonesia melalui Menakertrans dan BNP2TKI agar ikut andil untuk menyelesaikan persoalan ini agar tidak mencederai sitem di Indonesia. Sumber: Bang Suryadin.(Tim MDG).

Load disqus comments

0 komentar