Butuh Perhatian Pemerintah, Balita Muntah Darah asal Tambe Tanpa BPJS


BIMA-NTB, Media Dinamika Global.id --- Diduga infeksi Lambung Naila Zakiah Umur 3 bulan, Muntah Darah, keluar Darah di Hidung, dan buang air besar berdarah tidak punya BPJS pihak keluarga minta bantuan Pemerintah asal Desa Tambe, kecamatan Bolo, kabupaten Bima, Senin (08/06/2021)

Nailah Zakiah adalah anak Pertama dari pasangan Suami Istri Zaharudin (24) dan Hayatun Nufus (23) yang menikah satu tahun yang lalu di karuniai anak perempuan. 

Zaharudin menceritakan bahwa di ketahui anaknya muntah darah, keluar Darah di hidung dan keluar darah bersama BAB, sekitar satu bulan yang lalu pas di gendong oleh istrinya pada keduaman istrinya di Desa Bre kecamatan Pali Belo sa'at di tinggal oleh Suaminya yang kerja, Akhirnya melihat kondisi anaknya, Hayatul Menelpon suaminya yang lagi bekerja sebagai Buru jagung di Desa Parado, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima," tuturnya. 


Sa'at di terpon menceritakan pada suaminya bahwa anak pertama muntah darah,keluar darah di hidung dan BAB darah,Mendengar itu suminya pulang menuju Desa Bre untuk membawa anaknya ke puskesmas Pali Belo.

Setelah di Cek kondisi anaknya pihak puskesmas menyarankan untuk ke Dokter spesialis anak dan akhirnya Pasutri lansung membawa ke Dokter yang ada di Desa Tente. 

Berdasarkan hasil pemeriksaaan Dokter yang ada di di Desa Tente Kecamatan Woha,Bima bahwa anaknya mengalami infeksi lambung dan harus di rawat secara intens. 

Mendengar itu ayah kandunya mencoba melakukan cek di RSUD Bima sa'at di tanya oleh petugas, pihak keluarga menyampaikan bahwa anaknya terjadi infeksi pada perutnya," tutur Zaharudin saat ditanya oleh Media di kediaman Desa Tambe. 

Pihak RSUD menyuruh bahwa anaknya harus nginap, mendengar itu keluarga khawatir dengan biayanya yang mahal dan tidak mempunyai BPJS. 

Kondisi keluarga yang baru membangun bahtera rumah tangga menjadi tantangan yang luar biasa yang di hadapi oleh pasutri asal Desa Tambe ini. 

Selain tidak Punya BPJS dia juga sangat kekurangan bahkan sehari harinya hanya numpang makan pada rumah orang tuanya karna selama sebulan hanya bisa memikirkan anaknya bagaimana cara mengobati tampa adanya biaya,Sementara ini adalah anak pertama kami. 

"Ia, Berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bima dan Dermawan untuk bisa membantu kami membuatkan BPJS untuk anak kami,agar anak saya Bisa sembuh dan kembali normal Lagi, karna ini adalah anak satu satunya kami," pungkasnya sambil menangis dan Khawatir melihat kondisi anakya yang di gendong di kediamanya. (MDG RED. 08)

Load disqus comments

0 komentar