KOMITE PIMPINAN KABUPATEN SERIKA TANI DAN NELAYAN (KPK STN DOMPU)


Dompu. Media Dinamika Global. Id. Mulai merespon Persoalan Dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Tahun Anggaran 2018.  yg di kucurkan sejumlah satu Meliar lebi. Tahun 2019 satu meliar lebih, kedinas Pertanian Dan Perkebunan Kab. Dompu. Hasil dari investigasi dan advokasi yg dilakukan oleh anggota Serikat Tani dan Nelayan. Terjadi dugaan tindakan Mancrea. 

Dinas pertanian dan perkebunan kab. Dompu mengelolah / mengunakan dana bagi hasil cukai hasil tembakau dengan memprogram pengadaan alsintan traktor roda dua, alsintan  traktor roda empat, mesin pompa air, alat perajang tembakau. Yang dimana alsintan tersebut didugakuat telah diperjual belikan oleh oknum dinas pertanian kab. Dompu. Kepada oknum masyarakat. 

Dugaan kejahatan jual beli alsintan di dinas pertanian dan  perkebunan yg dilakukan oleh oknum pegawi dinas dengan modus Operandi. 

Oknum pegawai dinas merancang sedemikian rupa strategi jahatnya dengan cara mengatur menunjuk secara langsung nama kelompok tani yg bisa mereka manfaatkan secara administrasi. Untuk menjadi bahan Usulan permintaan Alsitan dan menjadikan nama kelompok tani tersebut sebagai bahan laporan secara administrasi ketika pada akhir tahun diperiksa oleh lembaga audit baik Inspektorat, BPKP dan BPK. sehingga mereka lolos secara administrasi. 

Nama kelompok tani yg dimanfaatkan tersebut hanya sebagai modus untuk memberikan celah dan ruang tindakan kejahatan. Yg dimana  hasil dari pengusulan memakai nama kelompok tani yg mereka usulkan, melalui ferifikasi ugal ugalan di dinas karena semuanya telah diatur sedemikian rupa. 

Disatu sisi oknum masyarakat yg diduga sebagai calon pembeli alsintan sudah di siapkan dan di atur oleh oknum dinas bahkan serah terima barang dari dines ke pihak kelompok diduga telah diatur sedemikian rupa untuk meloloskan dokumen administrasi penyerahan barang. Agar terhindar dari dugaan kejahatan. 

Harapan saya terhadap pemerintahan yg baru yg dipimpin oleh bupati bapak Kader Jaelani bisa lebih progres untuk mengawal memantau Anggaran APBN. APBD. yang dikucurkan ke dinas pertanian sehingga asas Pemanfaatan anggaran tersebut bisa tepat sasaran. Untuk mempermudah jalannya proses pertanian petani lewat bantuan alsintan. Sehingga mempercepat proses betani para kelomok tani dan secara langsung pula akan mempercepat proses peningkatan ekonomi para petani. Sekaligus akan mempercepat peningkatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah lewat sektor pertanian. Semuanya akan terkolerasi dengan sendirinya. 

Surio Sulistio

Pimpinan Serikat Tani dan Nelaya. 

Tetap kuat dan PRIMA

MENANGKAN PANCASILA.(MDG 029).

Load disqus comments

0 komentar