Kantor Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Lombok tengah yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah,Dr. HM. Nursiah,S.Sos,M.Si


Lombok Tengah. Media Dinamika Global. Id. Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Ali baal Masdar didampingi pimpinan DPRD Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Lombok tengah yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah,Dr. HM. Nursiah,S.Sos,M.Si, Selasa,30/03/21

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat langsung aktivitas tentang pelayanan LTSA serta untuk mengetahui sistem penganggaran pemerintah daerah pada LTSA, Terlebih lagi LTSA Lombok Tengah merupakan salah satu LTSA percontohan bagi daerah lain.

Wakil Bupati dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan, Terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Barat beserta Pimpinan DPRD Sulbar yang telah memilih Kabupaten Lombok Tengah sebagai Lokasi Kunjungan kerja menyangkut LTSA.

Keberadaan LTSA sangat membantu masyarakat yang akan keluar negeri dan pemerintah telah memberikan pelayanan satu pintu untuk para tenaga kerja dalam mengurus semua persyaratan untuk bekerja kenegara tujuannya,imbuh Wabup.

Dalam kesempatan lainnya Gubernur Sulawesi Barat mengucapkan Terima kasih atas penghormatan dan penyambutan nya di Lombok Tengah atau di Kantor BP2MI ini. Semoga hubungan baik antara keduanya bisa berjalan sebagaimana yang di harapkan oleh kita semuanya. Juga kami atas nama Pemerintah mengucapkan permohonan maaf karena telah merepotkan Bupati dan Wakil Bupati Lombok. Ini kami lakukan semata-mata untuk mendapatkan keseriusan dan kedisiolinan Pemerintah dalam hal mereka garasi berbagai Permasalahan yang terjadi saat ini. 

Dengan kondisi Bangsa Indonesia saat ini yang sedang terpuruk akibat adanya Pandemi Covid 19 ini menyebabkan Masyarakat banyak yang mengacu nasibnua ke luar Negeri. Tentunya memiliki dasar atau falsafah nya, kekurangan ekonomi menjadi urutan pertama mereka berangkat keluar Negeri sebab di Indonesia sendiri banyak sekali Para Pekerja yang di PHK dan bahkan Perusahaan yang gulung tikar atau Bangkrut. Pungkasnya.(MDG 035).

Load disqus comments

0 komentar