Media Dinamika Global

Selasa, 30 April 2024

Pesta Sabu-sabu, 3 Muda-Mudi Digrebek Polsek Siak Hulu


SIAKHULU- 3 orang Pemuda-Pemudi yang sedang pesta Sabu-sabi digrebek Polsek Siak Hulu, dari tangan mereka berhasil diamankan barang bukti bruto 0,24 Gram, Kamis (25/4/2024) sekira pukul 13.30 WIB. 


Mereka ditangkap di Jl. Sumber Sehat Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. “Awalnya kita mendapatkan informasi bahwa ada sepasang kekasih yang kumpul kebo atau tanpa ikatan pernikahan,” jelas Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Siak Hulu AKP Asdisyah Mursyid, Selasa (30/04/2024). 


Ketiga pelaku yaitu MH (28), PA (24) warga Kecamatan Siak Hulu dan seorang perempuan berinisial NI (21) warga Marpoyan, Kota Pekanbaru. “Mereka pemakai Narkoba secara bersama-sama dan kumpul kebo ini membuat sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar,” tambah Kapolsek. 


Awalnya penangkapan pelaku ini, berkat laporan dari masyarakat bahwa di jalan Sumber Sehat Desa Pandau Jaya terdapat sepasang muda mudi yang tinggal serumah tanpa ikatan pernikahan dan sudah meresahkan masyarakat. 


“Tim langsung bergerak bersama dengan ketua RT mendatangi rumah tersebut, setelah didatangi kedalam rumah terdapat dua orang laki-laki dan seorang perempuan sedang berada didalam rumah dengan MH dan PA,” terangnya AKP Asdisyah. 


Melihat kedatangan petugas pelaku MH membuang sebuah bungkusan kearah dapur dan setelah di geledah ditemukan satu bungkus kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu serta satu alat hisap buah bong. 


“Pelaku dilakukan interogasi diketahui bahwa narkotika jenis sabu tersebut dibeli di wilayah Pangeran Hidayat Pekanbaru MH dan PA seharga Rp. 100.000,- dan dipakai bersama-sama di rumah tersebut,” Ucap Kapolsek. 


Selanjutnya ketiga pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Siak Hulu guna pengusutan lebih lanjut. “Dan mereka kita jerat Pasal 114 ayat ( 1 ) Jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” Pungkas Kapolsek.

DPRD Bengkalis Terima Dua Ranperda Dari Bupati Bengkalis



BENGKALIS – Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah disampaikan, Bupati Bengkalis diwakili Wakil Bupati H. Bagus Santoso mohon masukan serta saran dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis supaya segera menyetujui dan ditetapkan, Senin 29 April 2024, di ruang rapat sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis.

Dua Ranperda dimaksud yaitu Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 46 tahun 2021 tentang Pembentukan Perseroan Daerah PT. Bumi Laksamana Jaya.

Berikutnya Ranperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bengkalis.

Dalam penyampaian pidato Bupati Bengkalis dibacakan Wabup H. Bagus Santoso mengatakan, dalam rangka mewujudkan tata kelola perusahaan daerah yang lebih baik, terinci dan terarah, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terbaru, maka perlu dilakukan perubahan regulasi atas Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 46 tahun 2021 tentang Pembentukan Perseroan Daerah PT. Bumi Laksamana Jaya, berdasarkan kewenangan atribusi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada saat ini.


Lanjut Bupati, adapun substansi perlu dilakukannya perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 46 tahun 2021 tentang Pembentukan Perseroan Daerah PT. Bumi Laksamana Jaya tersebut, yang mana secara Yuridis, Perseroan Daerah PT. Bumi Laksamana Jaya sebagaimana tertuang dalam Perda Kabupaten Bengkalis nomor 46 tahun 2021, kekuatan hukumnya sudah sangat tidak relevan lagi saat ini, karena telah lahirnya sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan yang baru terkait dengan BUMD dan penyelenggaraan perseroan daerah PT. Bumi Laksamana Jaya. sebagaimana dijelaskan dengan ketentuan baru tentang BUMD pada pasal 402 ayat (2) UU No. 23 tahun 2014.


“Substansi selanjutnya, mengapa kita perlu melakukan perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 46 tahun 2021, karena secara sosiologi, perseroan daerah PT. Bumi Laksamana Jaya belum memberikan kontribusi dalam penerimaan daerah, selain masih terdapatnya tata kelola perusahaan yang kurang baik. oleh karenanya, agar perseroan daerah PT. Bumi Laksamana Jaya ini kedepannya benar-benar dapat terkelola secara baik,” tuturnya.


Selanjutnya Bupati Kasmarni menyampaikan, Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Kabupaten Bengkalis. sebagaimana diketahui bersama bahwa berdasarkan kondisi geografis, morfologi, hidrometeorologi dan demografi yang komplek di daerah ini, membuat Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana alam dan non alam seperti kejadian angin puting beliung, banjir, karhutla, abrasi pantai, korban tenggelam, dan kejadian lainnya, yang dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda serta berdampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan daerah.


“Selama ini dalam pengelolaannya, kita selalu berfokus pada operasi tanggap darurat setelah bencana terjadi, demikianlah juga penganggaran untuk penanggulangan bencana, kita masih berfokus kepada kebutuhan operasi tanggap darurat, dan kalaupun ada anggaran yang berdampak pada pengurangan resiko bencana, biasanya anggaran tersebut bersifat parsial dan memiliki dampak sampingan dari penggunaan anggaran, yang ditambah pula dengan masih belum optimal serta terkoordinirnya dengan baik peran lembaga non pemerintah untuk ikut serta dalam mengurangi dampak kerusakan dan kerugian akibat bencana,” jelas Kasmarni.


Oleh karenanya, agar dapat lebih mengoptimalkan serta dapat melakukan pengendalian dan penanggulangan bencana di Kabupaten Bengkalis dengan lebih efektif, efesien dan berkelanjutan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka di daerah harus membuat suatu kebijakan melalui Peraturan Daerah sebagaimana dijelaskan pada pasal 5 Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah.


Untuk itu tambah Bupati, dalam rangka melaksanakan amanat undang-undang sebagaimana tersebut, kebijakan utama yang perlu dlakukan adalah dengan menyusun peraturan daerah yang dapat menjadi landasan hukum dan acuan secara spesifik bagi di daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.


“Sehubungan hal tersebut, bersama ini kami sampaikan rancangan peraturan daerah tentang penanggulangan bencana daerah kehadapan bapak/ibu anggota dewan yang terhormat untuk dapat dibahas nantinya melalui pansus yang akan dibentuk, dengan tujuan, melalui rancangan peraturan daerah yang kelak menjadi peraturan daerah ini, dapat menjadi landasan yuridis yang kuat bagi kita pemerintah kabupaten bengkalis, agar dalam penyelenggaraan penanggulangan nantinya dapat berjalan secara komprehensif, terarah, terpadu dan terkoordinasi serta profesional, khususnya dalam melindungi masyarakat dari ancaman resiko dan dampak bencana,” katanya.


Dan yang tak kalah pentingnya, kelahiran Ranperda Penanggulangan Bencana daerah ini, selain untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari resiko dan ancaman bencana, juga menjadi langkah positif Pemerintah Kabupaten Bengkalis, untuk membangun partisipasi, kemitraan, semangat gotong royong, kesetiakawanan dan kedermawanan semua pihak untuk ikut dalam penanggulangan dampak bencana, dengan menerapkan prinsip yang cepat dan tepat, prioritas, koordinasi dan keterpaduan, berdaya guna dan berhasil guna, transparansi dan akuntabilitas, kemitraan, pemberdayaan, non diskriminatif.


Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis Sofyan, dengan dihadiri 25 anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.


Ikut hadir pada kesempatan tersebut Sekda Bengkalis, Staf Ahli Bupati Bengkalis serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(Rls)

3 Fakta dari Kekalahan Timnas Indonesia Vs Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U23 2024


Dinamikaglobal - Doha - Timnas U23 Indonesia tumbang 0-2 di tangan Tim Uzbekistan dalam semifinal Piala Asia U23 2024.

Laga timnas U23 Indonesia vs Uzbekistan dalam jadwal Piala Asia U23 2024 bergulir di Stadion Abdullah bin Khalifa pada Senin (29/04/2024).

Dua gol Uzbekistan yang bersarang ke gawang timnas U23 Indonesia dikemas oleh Husain Norchaev (68’) dan Pratama Arhan (86’ gol bunuh diri).

Terdapat 3 fakta dari kekalahan timnas U23 Indonesia dari Uzbekistan.

1. Catatan apik di Stadion Abdullah bin Khalifa terputus

Kekalahan dari Uzbekistan membuat catatan manis selalu menang timnas U23 Indonesia di Stadion Abdullah bin Khalifa terhenti.

Sebelumnya, timnas U23 Indonesia menang dalam dua laga fase grup menghadapi Australia dan Yordania di Stadion Abdullah bin Khalifa. Satu kemenangan lainnya yang dikemas timnas U23 Indonesia di stadion berkapasitas 12.000 penonton itu saat menumbangkan Korea Selatan melalui babak adu penalti.


2. Rizky Ridho terkena kartu merah

Dalam laga kontra Uzbekistan, Rizky Ridho mendapatkan kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap Jasurbek Jaloliddinov.

Pelanggaran bermula saat Rizky Ridho tengah membuang bola, tetapi kaki bek Persija Jakarta itu tampak mengenai area vital Jaloliddinov. Selanjutnya, wasit memberikan kartu merah langsung kepada Rizky Ridho setelah melihat tayangan Video Assistant Referee (VAR). Dengan demikian, Rizky Ridho mesti menerima kenyataan absen membela timnas U23 Indonesia dalam perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 2024.


3. Uzbekistan pertahankan catatan tanpa kebobolan

Kemenangan melawan timnas U23 Indonesia membuat Uzbekistan menjadi tim yang belum pernah kebobolan dalam Piala Asia U23 2024.

Sejauh ini, Uzbekistan selalu menuai clean sheet dalam lima laga dan mampu mengemas total 14 gol di Piala Asia U23 2024.

Deputi Sarpras Siskom Basarnas Pusat Buka Acara Pelatihan Potensi SAR Pertolongan Permukaan Air.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Deputi Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Basarnas Membuka Acara Kegiatan Pembinaan potensi SAR melalui Pelatihan Teknik Pencarian dan Pertolongan di Permukaan Air ( Water Rescue) bagi potensi SAR Provinsi Lampung pada Kamis (30/04/2024).

Pelatihan yang melibatkan 50 orang peserta ini berasal dari Tim Reaksi Cepat BPBD baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, Damkarmat, PMI, Tagana, Pramuka, Forum Rescue Relawan Lampung dan Organisasi lainnya yang bergerak di Bidang SAR yang ada di Provinsi Lampung. 

Hadir dalam acara pembukaan yang dilaksanakan di Gedung Pramuka Kwarda Lampung ini Deputi Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Basarnas Marsekal Muda TNI Fachrizet, S.Sos., Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah, S.Sos. beserta jajaran, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana beserta jajaran, Kadis Damkar Kota Bandar Lampung, Ketua IDI Lampung Selatan, GM PT. Bukit Asam, Ketua PMI Provinsi Lampung, Ketua RAPI Lampung, Ketua Forum Rescue Relawan Lampung, Ketua Forum Pencegahan Resiko Bencana Lampung, Perwakilan Korem 043 Garuda Hitam, Perwakilan Lanal Lampung, Perwakilan Lanud M Bun Yamin, Perwakilan Brigif 4 Marinir/BS, Perwakilan Dirpolair Polda Lampung dan tamu undangan lainnya.
Dalam Sambutannya pak Deputi menyampaikan bahwa pelatihan ini dimaksudkan dalam rangka untuk memberikan kompetensi bidang Pencarian dan Pertolongan agar memiliki kemampuan teknis yang dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi SAR terutama di wilayah perairan. Pembinaan SDM Potensi SAR yang diselenggarakan ini merupakan program yang dilaksanakan setiap tahun di seluruh wilayah kerja Basarnas, termasuk pelatihan teknis di permukaan air yang sedang kita laksanakan di Kantor Basarnas Lampung merupakan bagian dari pengendalian SDM Potensi SAR dalam memberikan pengetahuan dan kemampuan yang memadai.

“Jadi kita akan melatihkan potensi SAR ini bagaimana dia bisa menolong orang ketika terjadi musibah di permukaan air. Dengan keterbatasan personil dari Basarnas sendiri yang harus mengcover seluruh wilayah Provinsi Lampung, tentunya kita butuh orang-orang yang mempunyai kompetensi sesuai dengan yang Basarnas miliki.”, kata pak Deputi.

“Harapannya kehadiran kita ketika terjadi bencana menjadi lebih cepat, dengan banyaknya potensi response time yang kita capai bisa lebih cepat jadi tujuannya seperti itu. Jadi ini ada 50 orang yang kan kita latih selama 7 hari ke depan.”, tambah Deputi.
“Ke depan kita akan melaksanakan ini secara kontinu, sehingga potensi SAR kita yang terdaftar di Kantor SAR juga menjadi lebih banyak. Dengan banyaknya potensi yang berkemampuan di permukaan air tentunya ada musibah jadi cepat ditangani jadi itu Harapan kita.”, tutup Deputi. ( Fs/Red )

Jelang Purna Tugas, Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti Bantu Masyarakat Bangun Masjid



Sintang - Menjelang purna tugas, Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti semakin aktif membantu pembangunan sarana prasarana bagi warga perbatasan. Kemanunggalan TNI dan rakyat tercermin dengan apa yang dilakukan oleh anggota Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti Pos Koki 3 / Nanga Bayan bersama warga melaksanakan karya bhakti membangun Masjid Nurul Hidayah di Desa Nanga Bayan, Kec. Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalbar. Senin (29/04/2024).

Dalam keterangan tertulisnya, Dan SSK 3 Koki Nanga Bayan Lettu Arm Junaidi mengucapkan “Menjelang purna tugas pengabdian kami di tapal batas ini, selain menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI-Malaysia, kami TNI juga membantu masyarakat melalui kegiatan karya bhakti, dimana di masa akhir penugasan ini kami akan lebih berfokus membantu pembangunan sarpras yg kiranya dapat berguna dalam membantu masyarakat perbatasan,” ucapnya.

“Ini juga sebagai upaya dalam membantu kesulitan warga dan semoga dengan terselenggaranya kegiatan karya bhakti TNI ini semakin mempererat kebersamaan Prajurit TNI dan warga di wilayah perbatasan RI- Malaysia, bahkan dapat menumbuhkan rasa saling peduli terhadap sesama,” tambahnya.

Harapan warga dari beberapa orang yang dimintai tanggapan tentang pembangunan masjid tersebut, bahwa dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang melaksanakan ibadah di Masjid Nurul Hidayah.

“Pembangunan Masjid ini, sudah lama terbengkalai sehingga Pos Koki Nanga Bayan bersama warga saling bahu membahu untuk melaksanakan karya bhakti,” ungkap Bapak Alkadri selaku imam Masjid Nurul Hidayah saat dikonfirmasi.

Seperti penekanan Dansatgas Pamtas RI - Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti Mayor Arm Ady Kurniawan , M.Han., tugas pokok Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-Malaysia, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap-tiap pos masing-masing. (Armed 10/Bradjamusti)

Pj Gubernur Miq Gita Terima Silaturahim Ketua Umum KORMI


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id._ Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi M. Si., menerima kunjungan Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman bersama rombongan, bertempat di Ruang Tamu Utama kantor Gubernur NTB, Mataram, (29/5/25).

Kunjungan tersebut dalam rangka persiapan pelaksanaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB 2025 mendatang sebagai tuan rumah.

Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur menyampaikan selamat datang di NTB Ketua Umum KORMI Nasional bersama rombongan. Ia menyatakan siap mendukung dan support kegiatan nantinya baik dari tranportasi akomodasi hotel, terlebih semua venue yang akan digunakan dalam proses pelaksanaannya.

"Semua fasilitas olahraga baik di eks bandara Selaparang, Lapangan TNI di Gebang, lapangan Forkompimda di Polda dan lain sebagainya bisa digunakan untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan kegiatan," ungkapnya.

Selain itu, Miq Gita meminta segera menyusun panitia penyelenggara di pusat, agar menjadi acuan di daerah sehingga menjadi acuan dalam pembentukan panitia penyelenggara.

Turut hadir, Pj Gubernur didampingi Kepala Dinas Dispora bersama Sekdis dan jajarannya dan tamu undangan lainnya.

(Surya Ghempar).

MELALUI COFFE MORNING, LAPAS PEKANBARU SIAP TINGKATKAN PELAYANAN DAN EVALUASI KINERJA



Pekanbaru – Ada banyak sekali cara untuk membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Tidak hanya membuat forum-forum resmi, bisa juga dengan duduk bersama setelah pelaksanaan apel pagi atau biasa disebut juga coffee morning.

Hal itu yang terjadi pagi ini, Selasa (30/04/2024). Jajaran Pejabat Struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar evaluasi kinerja. Tidak hanya itu saja, dalam kegiatan santai di ruang kerja Kasubsi Bimaswat Lapas Pekanbaru, mereka juga menyusun strategi peningkatan pelayanan dan starategi deteksi dini.

Para Pejabat Struktural yang turut hadir adalah Kasi Binadik Ismadi, Ka. KPLP Aris Yulianta, Kasi Administrasi Kamtib Harles Marbun, dan jajaran tenaga kesehatan Klinik Pratama Lapas Pekanbaru. Pejabat struktural tampak antusias memberikan masukan-masukan yang membangun demi kemajuan Lapas Pekanbaru.

Dalam kegiatan ini banyak sekali hal-hal yang dibahas, mulai dari tentang penyuluhan kesehatan per blok untuk ditingkatkan lagi, kegiatan pencegahan dan deteksi dini seperti razia rutin ataupun insidentil, menjadwalkan kembali kegiatan senam rutin pasca Bulan Ramadhan, sampai dengan melaksanakan perekrutan kembali kader kesehatan.

"Kita tetap memegang teguh janji kita, yaitu berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh warga binaan dan masyarakat. Selain itu, kegiatan coffe mornig itu juga bertujuan meningkatkan komunikasi antar seksi maupun subseksi sehingga sinergitas yang sudah terbentuk baik akan terjaga dan dapat menyelesaikan setiap tugas pokok dan fingsinya secara cepat tepat dan sesuai target kinerja yang telah ditentukan,” ucap Ismadi dalam mengawali kegiatan.