Pengusaha Visioner Sekaligus Pemilik Makanan Bergizi Gratis (MBG) H. Kasnun Mengawal Standar Kualitas Tidak Main Main di Kec, Wawo - Media Dinamika Global

Minggu, 25 Januari 2026

Pengusaha Visioner Sekaligus Pemilik Makanan Bergizi Gratis (MBG) H. Kasnun Mengawal Standar Kualitas Tidak Main Main di Kec, Wawo


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Semangat untuk mewujudkan generasi emas Indonesia benar-benar berdenyut dari Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima. H. Kasnun, pengusaha visioner sekaligus pemilik usaha MBG “Uma Lengge”, menegaskan komitmennya dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan standar kualitas yang tidak main-main. Senin (26/01/26)

Bukan sekadar menjalankan kewajiban kontrak, H. Kasnun secara terbuka menyatakan siap diaudit oleh tim independen kapan saja. Hal ini ia lakukan demi menjamin bahwa setiap porsi makanan yang sampai ke tangan siswa memiliki kandungan gizi yang melimpah dan higienis.

Transparansi Harga dan Kualitas Premium

Di bawah bendera Uma Lengge, H. Kasnun menerapkan manajemen yang transparan terkait pembiayaan. Meskipun harga yang dipatok sangat kompetitif, ia menjamin tidak ada penurunan kualitas bahan baku:

Kategori PAUD hingga Kelas 3 SD: Rp 8.000,- per porsi.

Kategori Kelas 4 hingga SMA Sederajat: Rp 10.000,- per porsi.

“Kami tidak perlu merasa khawatir untuk diperiksa. Justru kami mengundang tim independen untuk melihat langsung. In Syaa Allah, menu yang kami sajikan di Uma Lengge melebihi ekspektasi standar yang ada. Ini adalah amanah besar bagi kami untuk anak-anak di Wawo,” ujar H. Kasnun dengan penuh keyakinan.Satu hal yang menarik dari layanan Uma Lengge adalah prinsip keadilan dalam sepiring makanan. H. Kasnun menjelaskan bahwa seluruh siswa, tanpa memandang jenjang pendidikan, mendapatkan jenis lauk-pauk dan buah-buahan yang sama kualitasnya.

Perbedaan hanya dilakukan secara saintifik berdasarkan kebutuhan kalori usia:

Siswa PAUD – Kelas 3 SD: Porsi nasi 1,5 centong.

Siswa Kelas 4 SD – SMA: Porsi nasi 2 centong.

Langkah ini diambil setelah berkonsultasi dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN), memastikan setiap anak mendapatkan asupan energi yang pas untuk menunjang aktivitas belajar mereka di sekolah.Kekuatan 48 Relawan: Gotong Royong untuk Gizi, Keberhasilan operasional Uma Lengge di Wawo ditopang oleh struktur tim yang solid. Saat ini, terdapat 3 karyawan inti MBG yang bahu-membahu dengan 48 orang relawan lokal yang memiliki dedikasi tinggi.

H. Kasnun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim lapangan ini. Ia berharap kerja keras mereka menjadi ladang amal dan keberkahan. “Semoga seluruh tim relawan dan karyawan diberikan kesehatan dan umur panjang. Mereka adalah pahlawan di balik layar yang memastikan distribusi makanan tetap tepat waktu dan bersih,” tambahnya.

Dengan standar tinggi yang diterapkan di Kecamatan Wawo, usaha MBG Uma Lengge milik H. Kasnun kini menjadi barometer baru bagi implementasi program gizi nasional di wilayah Nusa Tenggara Barat. Sebuah langkah nyata dari pengusaha lokal untuk masa depan bangsa yang lebih sehat dan cerdas.(Sekjend MDG)

Comments


EmoticonEmoticon