Media Dinamika Global

Senin, 29 April 2024

Ribuan Sahabat Hanan dan Masyarakat Lampung Nobar Sepak Bola Bersama Hanan Rozak.

Bandar Lampung -  Mediadinamikaglobal.id || Ir H. Hanan A. Rozak Bakal Calon Gubernur Lampung 2024-2029 Bersama Ribuan Sahabat Hanan Dan Masyarakat Lampung Nonton Bareng ( Nobar) Sepak Bola Semi Final Antara Indonesia Melawan Uzbekistan Dalam Gelaran Piala Asia U-23 Yang Berlokasi Di Ballroom Hotel Horison Kota Bandar Lampung, Senin Malam, 29 April 2024.

Ribuan Penonton Baik Sahabat Hanan Maupun Masyarakat Lampung Memadati Ruangan Ballroom Hotel Horison,. 1500 Lebih Penonton Nobar Bersama Hanan Rozak Bakal Calon Gubernur Lampung Hingga Membludak Ke Luar Ballroom. 

Kapasitas Kursi dan Ruangan Yang Disiapkan Oleh Panitia Tidak Dapat Menampung Antusias Masyarakat Lampung Untuk Menyaksikan dan Nobar Bersama Hanan Rozak. Terpantau Juga Di Lokasi Selain Mempersiapkan Tempat duduk Panitia Dalam. Acara Nobar Mempersiapkan Makanan Dan Minuman Seperti Snack, Teh dan Kopi Bagi Penonton serta Doorprize Bagi Penonton Yang Bisa Menjawab Pertanyaan. 

Dalam Sambutannya, Bakal Calon Gebernur Lampung Ir. H. Hanan Rozak Menyampaikan, Kelak Bila Saya, Di Amanah kan dan Di Percaya Oleh Masyarakat Lampung Menjadi Gubernur Lampung, Saya Akan Berkomitmen Akan Memperhatikan Dunia Olahraga Sepak Bola di Lampung.l, Ujar Hanan Rozak. 

"Lampung memiliki 2600 Lapangan Sepak Bola, Pelatih nasional Bapak Rahmad Darmawan. Lampung pernah Mendapatkan Medali Emas di Tahun 1981 serta Memiliki Club Profesional Nasional Seperti, Jaka Utama, Lampung Putra, PSBL dan Badak Lampung. Hanan Menambahkan

Di Provinsi Lampung Dunia Sepak Bolanya perlu dikembangkan, dan Diberikan Perhatian Khusus sehingga lima tahun kedepan memiliki club sepak bola di Laga 1.

Lampung Maju adalah Lampung modern, aman, jinawi, unggul dan Lampung Lebih Baik lagi Seperti harapan masyarakat Lampung Sehingga Lampung akan Menjadi Daerah atau Provinsi Yang Bisa Kita Banggakan Dan Bangkit Dalam Dunia Persepakbolaan Di Indonesia. 
"Pesan Saya Walau Malam ini Kita Sudah Saksikan Pertandingan Sepakbola bahwa Indonesia Kalah Melawan Uzbekistan dengan Skor Dua Kosong, Kita Harus Tetap Semangat Berlatih dan Bersyukur Atas Posisi Kita sudah Sampai posisi semi-final walau harus kalah dengan Uzbekistan, Tim Sepak bola Kita Harus kerja keras berlatih untuk kedepan demi menebus Kekalahan Kita Malam ini, tutup Hanan Rozak.( Fs/Aj/Red) 

Polresta Mataram Amankan Nobar Semi Final AFC U23 Di Wilayah Hukumnya


Mataram-NTB, Media Dinamika Global.Id.- Polresta Mataram Polda NTB melaksnakan pengamanan kegiatan kegiatan Nonton Bareng semi Final Piala AFC U23 antara Indonesia VS Uzbekistan di wilayah hukum Polresta Mataram. Senin, (29/04/2024) malam.

Selain pengamanan Polresta Mataram juga berpartisipasi menggelar Nonton Bareng yang terbuka untuk masyarakat bertempat di Lapangan Apel Mapolresta Mataram yang dihadiri langsung oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol Dr Ariefaldi Warganegara SH SIK MM CPHR CBA didampingi Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH, pejabat utama Polresta Mataram, personel Polresta Mataram dan masyarakat.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengamanan yakni Taman Jangkar Jl. Yos Sudarso Lingk. Sukaraja Barat Kel. Ampenan Tengah Kec. Ampenan, diselenggarakan oleh Aliansi Suporter Lombok, jumlah penonton sekitar 700 orang, Teras Udayana Kota Mataram diselenggarakan oleh Pemkot Mataram, dengan jumlah penonton sekitar 5.000 orang.

Kemudian Lapangan Futsal Gelanggang Mataram diselenggarakan oleh Pemprov NTB, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih kurang 300 orang pengunjung, Lapangan Mapolresta Mataram Jalan Langko no 17 Ampenan Kota Mataram dengan jumlah penonton sekitar 500 orang, Posko pemenangan Bang ZUL Jln. Gajah Mada Mataram/ Depan Kampus 2 UIN Mataram dengan jumlah penonton sekitar 60 orang.

Berikut Halaman belakang Polsek Narmada dengan jumlah penonton sekitar 100 orang, Siglo Sky Lounge Jl. Panca Usaha No 21 Lingkungan Banjar Mantri Kel. Cilinaya Kec. Cakranegara dengan jumlah penonton 250 orang.

Cafe Nangkring Lingkungan Banjar Mantri Kel. Cilinaya Kec. Cakranegara dengan jumlah penonton sekitar 50 orang, Simpang 3 Karang Tapen (belakang Mataram Mall) Jl. Panca Usaha Kel. Cilinaya Kec. Cakranegara dengan jumlah penonton sekitar 150 orang, Dusun Dopang Tengah Desa Dopang Kec. Gunungsari dengan jumlah penonton sekitar 50 orang dan Lapangan Malomba Kec. Ampenan dengan jumlah penonton sekitar 1.500 orang.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Dr Ariefaldi Warganegara SH SIK MM CPHR CBA saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan Nonton Bareng ini merupakan Tim kebanggaan bangsa Indonesia U23 Garuda Muda  pada Semifinal Piala Asia U23 Tahun 2024 yaitu menghadapi Timnas Uzbekistan U23 yang dimenangkan oleh Timnas Uzbekistan U23 dengan skor 2 - 0.

"Nonton Bareng yang dilaksanakan di Polresta Mataram untuk ikut berpartisipasi terbuka bagi masyarakat sekaligus memberikan beberapa hadiah helm gratis apabila berhasil menjawab pertanyaan", ucapnya.

Dari seluruh rangkaian kegiatan pengamanan  nonton bareng terpantau ada 11 tempat lokasi di wilayah hukum Polresta Mataram berakhir pada pukul 00.16 wita berjalan dengan aman, lancar dan kondusif, terangnya.

"Kegiatan sebagai momentum bentuk dukungan dan memberikan semangat kepada tim squad Garuda Muda Merah Putih yang sedang memperebutkan posisi final melawan Uzbekistan walaupun kalah ini menjadikan pengalaman untuk lebih lagi berlatih menghadapi event internasional kedepannya", tutupnya.


Himbau Kamtibmas, BKTM Gandeng Babinsa Tatap Muka Bersama Warga


Dompu-NTB, Media Dinamika Global.Id._ Sosok Bhabinkamtimas bareng Bhabinsa Desa Kadindi tak pernah menyia-nyiakan Waktu untuk selalu turun menemui warganya, baik dalam suka maupun duka, sembari memberikan himbauan Kambtimas kepada seluruh warga yang di temuinya.

"Kegiatan kunjungan warganya hari ini Senin pagi ( 29/4/ 2024 ) sekitar Pukul 09 .30 wita s/d selesai bertempat di dusun 

Malaka manis Desa Kadindi Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu," papar BKTM sambil tersenyum ketika di ajak ngobrol ringan dengan awak media.

Sebagai bentuk kegiatan pada kesempatan ini Bhabinkamtibmas menghimbau kepada warga binaan agar membantu tugas" Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta Bhabinkamtibmas juga menghimbau kepada masyarakat agar menjaga lingkungan tempat tinggal, tidak membuang sampah sembarangan untuk mengantisipasi terjadinya genangan air mengingat saat ini masih musim hujan, ingat bhabinkamtibmas pada warganya.

Selain itu ia Menghimbau kepada masyarakat apabila ada permasalahan atau kejadian jangan bermain hakim sendiri atau memblokir jalan namun segera di laporkan kepada Kepolisian terdekat, supaya tidak menimbulkan efek domino yang panjang.

Selanjutnya hasil yang dicapai saat Bhabinkamtimas temui warganya adalah terciptanya hubungan yang baik antara Bhabinkamtibmas dengan warga binaan dan dengan hadirnya Bhabinkamtibmas serta bhabinsa memberikan rasa aman dan nyaman di tengah tengah kegiatan sosial kemasyarakatan, janjinya sambil bercanda dengan warga.

Kegiatan tatap muka sambil melakukan edukasi warga untuk menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif dan hal-hal lainya selaliu damai dan tentram, pungkasnya.

(Surya Ghempar).

Pastikan situasi Aman, Giat patroli rutin di wilayah Polsubsektor Kawasan Lakey


Dompu-NTB, Media Dinamika Global.Id._ Pastikan situasi keamanan dan ketertiban di kawasan obyek wisata Lakey beach kondusif. Senin( 29 April 2024 ) sekiraPukul 16.00 s/d selesai, dan kegiatan patroli tersebut berlangsung di pinggir pantai Lakey desa Hu'u Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu.

Kapolsubsektor Lakey menjelaskan pada awak media, bahwa ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan dalam patroli kali ini antara lain.  Melaksanakan giat patroli rutin guna menjaga kamtibmas di wilayah Polsubsektor kawasan lakey, Memberi pesan” kamtibmas kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain dan bersama sama menjaga kerukunan disekitar wilayah Polsubsektor Lakey.

Kemudian ia juga  memberikan himbauan kepada  masyarakat  untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar wilayah Polsubsektor sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberi himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan jika ada tanda-tanda yang tidak kondusif agar segera melaporkan kepada piket Polsubsektor Lakey paparnya. 

Sedangkan hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah, Masyarakat berterima kasih atas giat yang dilaksanakan baik dari pihak Polri dan  Pesan pesan kamtimbmas diterima baik oleh masyarakat, serta Terwujudnya hubungan yang harmonis antara Polri dengan masyarakat.

Giat patroli Polsubsektor lakey berjalan aman, lancar dan situasi masih kondusif serta terkendali, pungkasnya.

(Surya Ghempar).

Korupsi Miliaran Terkuak, PWI Krisis Integritas Dan Kastanya Hancur Total


Palopo. Media Dinamika Global. Id.- Korupsi Miliaran Terkuak, PWI Krisis Integritas Dan Kastanya Hancur Total

_Oleh: Sarifuddin_

Kasus korupsi yang terjadi di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ternyata nyaris mencapai kepastian, dan peristiwa itu menyadarkan kita bahwa korupsi memang sudah terstruktur dan massif di organisasi binaan Dewan Pers itu. Hal ini sebagaimana dilansir dari tulisan Abdul Aziz dari Yogyakarta yang berjudul: ‘Oknum PWI Pelaku Korupsi adalah Para Bajingan Berkedok Wartawan’.

Berdasarkan tulisan rekan Abdul Aziz tersebut, dalam tulisan ini kita akan membahas betapa bangsatnya oknum petinggi PWI. Mereka memanfaatkan jabatan untuk menjadikan dirinya seolah punya ‘kasta lebih tinggi’, dengan menjadi gerombolan koruptor dan menjual integritas kewartawanan. Kita juga akan membahas urgensi perubahan dalam organisasi dan intern Dewan Pers untuk melindungi integritas jurnalis dan kebebasan pers.

Di awal tulisannya, Abdul Aziz membuka tabir kasus korupsi yang menimpa organisasi wartawan tertua di Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Tulisan itu menyadarkan kita bahwa dalam organisasi yang dibentuk untuk melindungi kepentingan umum dan menjunjung tinggi integritas jurnalis, justru ada oknum yang memanfaatkan jabatannya demi keuntungan pribadi.

Penulis merinci betapa kasta PWI seolah-olah lebih tinggi daripada para wartawan lainnya. Di beberapa dinas pemerintahan misalnya, kantor-kantor dinas memasang tulisan "Hanya Pemegang KTA PWI yang Boleh Masuk". Hal ini juga jelas terlihat dari penampilan para anggota PWI yang merasa lebih superior daripada wartawan yang tidak tergabung di PWI.

Abdul Azis mengeksplorasi fakta bahwa korupsi di tubuh PWI pusat tidak main-main, yaitu dalam jumlah bermilyar-milyar rupiah. Bahkan, dia juga menyitir bahwa para bangsat PWI ini menjadi pelindung para koruptor di berbagai level pemerintahan.

Kita melihat bahwa para oknum anggota PWI ini disebut sebagai bajingan, super bangsat, dan penghancur negara Republik Indonesia oleh masyarakat yang geram terhadap kehadirannya. Penulis memaparkan betapa para oknum anggota PWI ini hanya bersorban nama islami tetapi tidak lebih dari maling tengik.

Abdul Aziz menggambarkan figur wartawan Kompas, Hendri Ch Bangun, mantan Wakil Ketua DP yang merupakan Ketua Umum PWI, sebagai dedengkot bajingan koruptor karena terbukti melakukan kejahatan korupsi uang rakyat miliaran rupiah. Di sini, kita mengeksplorasi fakta bahwa rencana mengkorupsi uang hibah BUMN yang digawangi Erick Tohir adalah bagian dari rekayasa Ketua Umum PWI peternak koruptor Hendry Ch Bangun si dedengkot bajingan koruptor itu.

La, dalam tulisannya Abdul Aziz menegaskan urgensi perubahan dalam organisasi PWI dan pembinanya, Dewan Pers (DP). PWI dan DP harus diberantas sebagai organisasi yang telah merusak integritas jurnalis dan kebebasan pers. Penulis merujuk pada pasal 6 Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, bahwa pers bertugas memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Di bagian akhir, penulis itu mengajak organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dan elemen bangsa lainnya untuk melaporkan temuan-temuan kejahatan terstruktur dan masif yang dilakukan PWI atas dana hibah BUMN. Artikel tersebut menuntut untuk mengadili dan memenjarakan para koruptor. Penulis ini menekankan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menuntut pengembalian hasil kejahatan korupsi para gerombolan koruptor tersebut, tapi juga memproses hukum mereka semua.

Kini, hampir tak ada lagi yang dapat diharapkan dari organisasi pers uzur di Indonesia itu untuk kemajuan bangsa. Organisasi pers yang semestinya menjadi juru penerang bagi jalan sebuah bangsa telah berubah menjadi penjarah dan penggarong uang rakyat demi kepentingan pribadi dan kelompoknya. Pada poin ini, PWI tidak lebih baik dari kelompok warga lainnya. PWI mengalami krisis integritas oleh ulah pengurus dan anggotanya sendiri. Bahkan, PWI kini berada pada kasta paling rendah dan buruk di mata masyarakat. Mereka adalah koruptor bajingan berbaju wartawan tanpa harga diri dan martabat sama sekali. (*)

_Penulis adalah pemerhati masalah media dan publikasi, tinggal di Palopo_

Polda NTB Gelar FGD Bahas Isu Sentral Terkait Harga Jagung Di Pasaran


Mataram-NTB,. Media Dinamika Global.Id._  Jagung merupakan salah satu komoditi andalan Nusa Tenggara Barat (NTB). Berdasarkan data yang dihimpun, NTB menjadi penghasil ke 4 nasional. Menindak lanjuti isu Sentral Terkait anjloknya harga Jagung, Polda NTB bersama Forkopimda Provinsi NTB dengan mengundang berbagai kelompok masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan petani Jagung NTB menggelar Focus Grop Discussion (FGD), Senin (29/04/2024).

Hadir pada kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Lombok Raya tersebut Kapolda NTB, Pj. Gubernur NTB, Danrem 162/WB, Ketua DPRD NTB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram,  Kabinda NTB, Kemenag NTB, Kajati NTB, Ketua Pengadilan Negeri NTB, Kadis Ketahanan Pangan NTB, Pimpinan wilayah Bulog NTB, sejumlah Rektor Perguruan Tinggi di NTB, para Akademisi bidang Pertanian, ekonomi, dan perdagangan, serta kelompok mahasiswa dan masyarakat NTB. 

Dalam keterangannya pada saat di wawancara awak Media Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Umar Faroq SH.,M.Hum., menegaskan bahwa menghadapi permasalahan orang banyak seperti ini tentu dibutuhkan ide-ide dan masukan banyak pihak karena situasi ini tentu bukan terjadi dengan sendirinya melainkan ada latar belakang.

“Inilah yang perlu kita diskusikan bersama-sama dengan semua pihak terkait termasuk TNI Polri yang nantinya mengawal dan mengawasi kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Biasanya setiap komoditi akan mempengaruhi harga bila mana terjadi lonjakan seperti halnya saat ini. erlu dipastikan apakah anjloknya harga jagung akibat dari dampak panen raya seperti kebanyakan komoditi lainnya.

Peran kepolisian dalam menjaga gejolak masyarakat akibat isu sentral terkait jagung ini tentu melakukan berbagai upaya, terlebih dengan adanya Satgas Pangan di Polda NTB tentu akan melakukan pengecekan, pengawasan serta melakukan berbagai tindakan untuk mencegah terjadinya penyelewengan terkait tata niaga jagung ataupun pangan lainnya di NTB.

Ia berharap melalui FGD yang dilaksanakan dapat memberikan sedikit pemahaman kepada kita semua serta memberikan solusi yang barangkali dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya petani jagung.

(Surya Ghempar).

Pemdes Bajo Adakah Rapat Pembentukan Panitia Lomba Desa


Bajo Soromandi. Media Dinamika Global. Id.- Pemerintah desa bajo ( pemdes ) kecamatan Soromandi kabupaten Bima menggelar rapat koordinasi pembentukan panitia lomba desa tingkat kecamatan Soromandi 

Kegiatan berlangsung di gedung desa bajo balai pertemuan umum, Selasa 29-Apri-2024.

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 60 orang yang notabene adalah para kepala dusun, ketua RT ibu-ibu PKK Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Acara persiapan pembinaan lomba desa sekecamatan soromandi yang diselenggarakan oleh pemerintah desa bajo bapak arahim dan PKK desa bajo beserta camat Soromandi yang dihadiri oleh bapak danramil/05 Donggo kapten Safrudin dan bapak Polsek Soromandi iptu Ruslan Agus beserta masyarakat.

Kepala desa bajo bapak A.Rahim, S.E menyebutkan berharap yang terpilih sebagai panitia lomba desa agar bisa melaksanakan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawabnya.

Ketua panitia pelaksanaan bapak arahim/kades bajo, pemdes Bajo, wakil ibu sekdes, sekertaris ksip Andhika. 

Selanjutnya seksi-seksi administrasi muspika desa bajo, dan muspika kecamatan Soromandi.

Kemudian Seksi-seksi pelengkapan ibu-ibu PKK desa bajo. Ketua PKK ibu meriam dan elemen anggota PKK.(Ujang72).