Media Dinamika Global

Senin, 29 April 2024

Project Manager PRL Sukaryadi Bantah Tidak Melibatkan Artis Lokal, Kami Sudah Berkomunikasi


Bandar Lampung-Mediadinamikaglobal.id || Terkait tidak adanya musisi lokal dalam Perhelatan Pekan Raya Lampung (PRL) yang akan diselenggarakan pada Bulan Mei 2024 mendatang di PKOR Way halim, dibantah langsung Project Manager PRL 2024 sekaligus owner Optik Modern, Sukaryadi. 

Ia menjelaskan bahwa acara PRL sendiri sebenarnya belum dimulai, kita sudah berkomunikasi dengan artis lokal. Contohnya saja seperti The Potter. Mereka sudah deal. Sudah tanda tangan kontrak dan DP. Tiba-tiba mereka membatalkan sendiri. Namun kita tidak permasalahkan hal itu. Sejauh ini sudah ada musisi Lampung sebanyak 60 Band lokal mendaftarkan diri untuk tampil di PRL dan ada Band Lampung "Batas Senja" Yang telah masuk artis nasional. 

"Artinya, kita sudah melakukan penjajakan dan berusaha berkomunikasi dengan artis lokal. Tidak ada yang menyatakan kami tidak melibatkan artis lokal. Apalagi kami sudah menyediakan tempat bagi artis lokal yang ingin tampil, " tegas Sukaryadi

Oleh karena itu, Sukaryadi berpesan bagi masyarakat Lampung yang ingin berkunjung ke PRL, pihaknya sudah mempersiapkan tampilan yang berbeda dan lebih keren dari pukul 15.00-19.00 WIB. Nanti ada tampilan seperti gaya Eropa, Jepang, sangat keren acara nya. Selanjutnya kita menyediakan kuliner 80 tenda. Pengunjung bisa menikmati menu-menu makanan yang enak. 

"Untuk itu, pengunjung yang datang ke PRL bukan saja menikmati tampilan budaya dan pembangunan Lampung, namun kami akan memberikan pelayanan senyaman mungkin, " pungkasnya. 

Berita sebelumnya, tidak adanya musisi lokal dalam perhelatan Pekan Raya Lampung (PRL) yang akan diselenggarakan pada Bulan Mei 2024 mendatang di PKOR Way halim, Bandarlampung membuat anggota DPRD Lampung, Muhammad Djunaidi geram.

Bung Adi sapaannya, meminta Pemerintah Provinsi Lampung (Pemrov) Lampung harus bergerak cepat, khususnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi agar perhelatan PRL 2024 segera di evaluasi. Hal ini dikarenakan panitia hadirkan sejumlah musisi luar daerah untuk menghibur masyarakat Lampung dalam acara Pekan Raya Lampung (PRL) nantinya.

Berdasarkan postingan di Intagram @pekanrayalpg terdapat 11 musisi yang akan mengisi acara PRL.

Dari 11 musisi hanya satu musisi daerah, Andika Mahesa yang masuk dalam daftar.

Sementara sepuluh diantaranya musisi dari luar daerah Lampung seperti, Guyon Waton, J-Rock, Feel Koplo, Momo X Geisha, Denny Caknan, Wali Band, Ghea Yhobi, Jono-Joni Nadine Amizah, Endank Soekamti.

Melihat itu, Bung Adi marah lantaran banyak musisi Lampung yang tidak dilibatkan.

“Saya dikirim flyer pengisi acara PRL, melihat itu saya sangat kecewa, kenapa penyelenggara tidak memberdayakan musisi Lampung. Lampung juga banyak musisi hebat yang bisa memotivasi generasi muda di Lampung ini untuk menyalurkan bakatnya,” kata dia, Rabu (17/4/2024).

“Ini kan hajatnya orang Lampung, orang lampung datang ke PRL itu kan mau lihat hasil pembangunan lampung yang dipamerkan, mestinya jadi ajang unjuk prestasi bagi musisi dan seniman asal Lampung atau yang seniman yang mencintai lampung. Ini menunjukkan bahwa penyelenggara PRL yang sekarang ini tidak mencintai seniman dan musisi Lampung. Bahkan boleh jadi mengecilkan keberadaan musisi Lampung, kalo orientasinya cuma bisnis, ya jadi EO independent aja kayak si ucup pop pesta pora itu ” kesalnya

Dikatakanya grup band asal Lampung yang terkenal sudah terbilang banyak selain Andika Mahesa.

“Perlu kita tahu di Lampung ini ada The Potters, ada Hijau Daun, ada Batas Senja, ada Shilla Musik, ada juga yang kalo ngobrol sama saya pake bahasa lampung itu si Tri Suaka. selain itu untuk Koplo dangdut di Lampung juga ada Kipas Tua, Mualana Ardiyansyah, penyanyi dangdut primadona pantura asal ambarawa juga ada si Nathalia. Kemudian juara bintang pantura Indosiar ada yang asal Lampung Vindi Artika asal metro. Ada juga dj Abdi, ada penyamyi kesukaan saya Tam Sanjaya Kipas Pulas, ada juga si Putra penyampai khasa, ada khairudin cikdin dan banyak sekali penyanyi di Lampung ini” ujarnya.

Oleh karena itu, harusnya penyelengara membuat kombinasi untuk mengenalkan penyanyi asal lampung.

“Misalnya Deni Caknan itu kan nyanyi lagu jawa. Sebelum dia tampil kan bisa itu Tam Sanjaya atau khairudin cik din muncul. Lalu sebelum guyon waton muncul bisa si Putra nyanyiin penyampai khasa. Kemudian sebelum si Jono Joni kan bisa dije remik dinda acil orang lampung muncul.

Jadi PRL ini juga bisa jadi ajang mengenalkan bahasa Lampung dan musik Lampung ke pengunjung,” ucapnya.

Anggota fraksi Demokrat itu menilai dengan banyaknya musisi luar mengisi acara PRL mencerminkan Pemprov Lampung dan penyelenggara tidak peduli terhadap seni dan bakat putra-putri daerah Lampung.

“Gak bener ini harusnya putra-putri daerah Lampung yang sudah sukses di dunia musik kasih panggung, ini justru tidak dilibatkan saya selaku penncinta seni budaya lampung sangat kecewa dengan Pemprov dan penyelengara PRL ini,” tegasnya.

“Bagaimana penyanyi Lampung mau maju kalau tidak didukung dan dilibatkan pemrov dalam acara-acara besar begini,” sambung pria yang kerap disapa Bung Adi itu.

Sebagai anggota DPRD Lampung Bung Adi minta PRL mengevaluasi penyanyi yang mengisi acara nantinya. “Saya harap di evaluasi kalau tidak bahaya ini,” pungkas pendiri Laskar Lampung ini.( Fs/Red) 

Lebih Keren, PRL 2024 Siap Digelar Bagi Masyarakat Lampung.

Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Dalam Menyambut HUT Provinsi Lampung yang ke-59. Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan menggelar event terbesar yakni, Pekan Raya Lampung (PRL) yang biasa diselenggarakan setiap tahun sekali. 

PRL sendiri akan diselenggarakan pada 22 Mei-10 Juni 2024 mendatang di PKOR Way Halim Bandarlampung. 

Project Manager PRL 2024 sekaligus owner Optik Modern, Sukaryadi mengatakan bahwa PRL akan lebih keren, dan sudah siap digelar. Ada beberapa perusahaan telah siap ikut serta dalam acara ini. Makanya kita di awal bulan April kemarin sudah melakukan teknikal meeting. 

"Alhamdulillah stan sudah mencapai 75-80 persen dan sudah clos (tutup). Kita harapkan perhelatan PRL tahun ini akan lebih baik dari kemarin. Karena kita sudah pernah menjalani acara ini pada tahun sebelumnya. Artinya kinerja kami betul-betul sudah mantap, " ujar Sukaryadi

Ia menghimbau bagi pengunjung atau pedagang yang ingin masuk ke PRL silahkan meramaikan acara ini. Event ini keren, karena antusias masyarakat sangat luar biasa bertepatan hari libur dan kita akan menampilkan banyak artis, baik ibukota maupun lokal. Semua sudah melakukan kontrak, tinggal tampil. 

"Terkait harga tiket sendiri, kalau hari biasa sebesar Rp15 sampai 20 ribu. Tetapi kalau ada artis kemungkinan tiket dibawah Rp50 ribu. Karena biaya artis tidak sedikit, bisa mencapai Rp150 sampai Rp200 juta. Kalau tiket sebesar Rp15 ribu tidak ketutup, nonton konser saja bisa lebih dari itu. Nantinya ada artis Denny Caknan, NDX, Wali Band, Tipe X dan lainnya, " kata Sukaryadi

Sukaryadi juga menjelaskan bagi petugas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Lampung maupun petugas anjungan kabupaten/kota akan kita kasih free masuk ke PRL. Petugas anjungan kabupaten/kota sebanyak 20 sampai 25 orang. Nantinya petugas tidak memakai id card lagi. Namun lebih keren, petugas pakai tiket online yakni loket.com, karena ini untuk menghindari kalau pakai id card bisa digandakan. 

"Mungkin disaat pembukaan PRL pasti banyak yang hadir. Yang penting memakai seragam dinas, akan kita berikan free masuk gratis. Setelah itu selanjutnya bagi petugas dari anjungan maupun OPD sudah disediakan melalui online loket.com, nanti di scan dan sudah bisa masuk ke PRL, " pungkasnya. ( Fs/Red)

Pj Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan Serta ASN Tulang Bawang Halal Bihalal Bersama Gebernur Lampung Arinal Djunaidi.

Bandar Lampung -Mediadinamikaglobal.id || Masih dalam Suasana Idul Fitri 1445 H Tahun 2024, Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi Menggelar Acara Halal Bihalal bersama Segenap Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota serta jajaran ASN Se - Provinsi Lampung di Lapangan Korpri Bandar Lampung, Senin (29/04/2024).

Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaidi dalam sambutannya, Mengucapkan Selamat idul Fitri 1445 H Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf lahir dan batin. 

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparatur yang telah bertugas selama arus mudik sehingga semuanya dapat berjalan sukses dan lancar. 

"Selamat hari raya idul Fitri 1445 H tahun 2024 Masehi. Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin " Buka Gubernur Lampung Ir Arinal Djunaedi

"Melalui momentum ini, lanjut Arinal saya juga juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparatur yang telah bertugas selama arus mudik sehingga semuanya dapat berjalan sukses dan lancar" Jelas Bapak Gubernur Lampung yang dalam kesempatan ini didampingi oleh ketua TP PKK Provinsi Lampung ibu Riana Sari Arinal
Sementara itu Pj. Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, MM yang juga sekaligus menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung berkesempatan menyampaikan laporan beserta pidato sambutannya. Pj Bupati Tulang Bawang kelahiran Krui Pesibar ini juga mengucapkan Selamat Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faidzin Mohon maaf lahir dan batin kepada Gubernur Lampung , Forkopimda Provinsi Lampung, Undangan yang hadir pada acara tersebut serta kepada seluruh masyarakat Lampung khususnya Kabupaten Tulang Bawang.

"Saya atas Nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengucapkan Taqobbalallhu Minna Wa Minkum Minal Aidzin Wal Fa'idzin, mohon maaf lahir dan bathin atas segala kesalahan dan kekhilafan, baik selama menjalankan tugas kedinasan maupun sebagai pribadi dalam kegiatan sehari hari", Ucap Pj. Bupati Tulang Bawang.

Qudrotul ikhwan juga mengajak para hadirin untuk bersemangat menjalankan tugas dalam memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat, karena sejatinya masyarakat tentu ingin mendapatkan pelayanan yang baik, cepat, tepat berkualitas dan Profesional. 

Usai sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan Tausiyah dari Ustadz Asep Kholis Nurjamil. Kemudian dirangkai dengan acara bersalam-salaman dengan Gubernur Lampung yang didampingi oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal.

Dalam kesempatan ini Pj Bupati Tulang Bawang Bapak Qudrotul ikhwan hadir dengan didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang ibu Herlinawati Qudrotul, SH beserta Pj. Sekdakab., Ketua DWP , Seluruh Staf Ahli Bupati, Seluruh Asisten, Inspektur, Kasat Pol PP, Kepala BPKAD, Kepala Bappeda, Kadis Kesehatan, Kadis Lingkungan Hidup Kadis nakertrans, Kadis PMPKK, Kadis PMPTSP, Kadis PU, Kadis Perkim, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Perdagangan, Kadis Sosial, Kadis PP & KB, Kadia PP & PA, Kadis Pariwisata, Sekwan DPRD, Plt Direktur RSUD Menggala, Plt Kadis Pertanian, Plt Kadis Pendidikan, Kabag Tapem, Kabag Kesra, Kabag Hukum, Kabag Adbang, Kabag Umum, Kabag Organisasi, Kabag Protokol.( Fs/Red)

Gelar Kompetisi Band Presisi 3 Season di Acara CFD, AKBP James, Pendaftaran Gratis.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.id || Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) setempat Kembali Menggelar Kegiatan Car Free Day (CFD) di Taman Panda, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Minggu (28/04/2024) pagi.

Dalam kegiatan Car Free Day (CFD) kali ini, setelah pelaksanaan senam bersama dan jalan sehat yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir, juga diselenggarakan festival band yang diberi nama Kompetisi Band Presisi Season 1.

"Minggu pagi, kami dari Polres berkolaborasi dengan Pemkab Tulang Bawang kembali menggelar Car Free Day (CFD) di Taman Panda, Kelurahan Menggala Selatan. Dalam Car Free Day (CFD) kali ini juga diselenggarakan festival band," kata Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK, Senin (29/04/2024).

Lanjutnya, Kompetisi Band Presisi yang kami gelar ini akan berlangsung dalam 3 season, dan tiap season kuota festival band yang mengikuti maksimal 10 peserta. Masing-masing peserta wajib membawakan lagu "Sang Bumi Ruwa Jurai' sebagai bentuk penghargaan terhadap kearifan lokal, dan membawakan 1 lagu bebas.
"Syarat utama untuk mengikuti Kompetisi Band Presisi wajib berdomisili di Kabupaten Tulang Bawang, dan pendaftaran gratis tanpa dipungut biaya dengan langsung menghubungi Diaz di nomor WhatsApp (WA) 0813-7320-7313," papar perwira peraih Adhi Makayasa Akpol 2004.

Kapolres menerangkan, dalam Kompetisi Band Presisi Season 1 yang kami gelar di acara Car Free Day (CFD) diikuti oleh tiga peserta yakni Menggala Akustik Band, NVD Band, dan Sanggar Ragem Atei Wawai.

"Ada empat orang juri yang telah kami siapkan untuk melakukan penilaian, tiga orang juri merupakan pihak dari eksternal dan satu orang juri dari pihak internal Polri. Para juri yang telah ditunjuk ini, merupakan mereka yang berkompeten dibidangnya masing-masing," terang perwira dengan melati dua dipundaknya.

AKBP James menambahkan, pemenang dari Kompetisi Band Presisi akan diambil peringkat 1, 2 dan 3 secara global, serta pemenang tersebut juga akan tampil di acara puncak peringatan Hari Bhayangkara Polres Tulang Bawang pada 1 Juli 2024 nanti. ( Fs/Red)

Minggu, 28 April 2024

Tak Kembalikan Uang Pinjaman, Oknum Brimob Bripka Inisial G akan Dilaporkan ke DirPropam Polda NTB, Ini Tanggapan Provos

Bima, Media Dinamika Global Id ~ Berdasarkan narasumber mengatakan, awalnya. Salah satu oknum Kepolisian berpangkat Bripka betugas di mako Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor. Dompu, mendatangi rumah untuk meminta pinjaman uang 150.000.000 ( seratus lima puluh juta rupiah dijanjikan akan mengembalikan 200.000.000 (dua ratus juta rupiah), jangka waktu satu bulan.

Selaku sebagai korban atas nama Hasan, diwakili oleh keponakannya atas Ocos. Menyampaikan saat diwawancarai wartawan media ini, bahwa kami meminta kepada bapak Danki Brimob dan agar mempertemukan kita dengan oknum berinisial Ag guna mengembalikan uang tersebut. 

Kami sudah melakukan yang terbaik untuk saling mempercayai karena ini bukan Bank ataupun rentenir dengan sewenang-wenang terhadap pihak korban, Ungkap Ocos.

Mengingat dari perjanjian tersebut, kini sudah beberapa bulan melewati janji yang ditandatangani di atas materai 10.000 oleh Oknum Brimob Ag dengan Hasan dan dua orang menjadi saksinya pada tanggal (11/07/2023) tahun lalu.

Tambah Ocos. Kami sangat menghargai institusi kepolisian, oleh karena itu menyeret-nyeret nama kesatuan Brimob, sekiranya dapat ditanggapi oleh atasan sebagai mana mempertanggung jawabkan kebenarannya.

Semoga Bapak Danki Brimob dan Provos Secepatnya Memfasilitasi Kami dan Oknum Brimob tersebut, apabila tidak ada respon baik. Akan dilaporkan secara resmi kepada DirPropam Polda NTB. Pungkasnya Ocos 

Menanggapi saat dikonfirmasi oleh wartawan melalui via WhatsApp pada hari Senin tanggal [29/4 13.02] Provos Brimob Dompu: Selamat siang pak Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami khususnya saya sebagai pengemban fungsi provos di Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor.

Pada kesempatan ini mewakili pimpinan dan kesatuan ingin menyampaikan kepada bapak terkait masalah pinjaman uang anggota kami a.n. Bripka Ag kepada Bapak Hasan yang dimana sebelumnya saya sudah pernah berkomunikasi baik dengan Bapak Hasan ataupun Pak Ocos.

Lanjut Provos, permasalahan tersebut sudah diatensi oleh pimpinan dan kesatuan, namun saat ini kami belum bisa mempertemukan kedua belah pihak karena setelah adanya pengaduan tersebut Bripka Ag dalam kondisi sakit. Ucap Provos 

Selanjutnya, menjalani pengobatan dan masih menjalani rawat jalan pada RSUP NTB sampai dengan saat ini, terkait kondisinya tersebut saya juga sudah sampaikan kepada Bapak Hasan serta Pak Ocos. 

Apabila Bripka Ag sudah kembali masuk dinas kami dari kesatuan akan secepatnya menginformasikan dan memfasilitasi untuk mempertemukan kedua belah pihak guna membahas permasalahan yang sedang dihadapi mungkin untuk saat ini itu yang bisa saya sampaikan ke bapak mohon permaklumannya terima kasih 

Baik pak terima kasih atas bantuannya pak, Kami dari kesatuan selalu bersikap terbuka dalam penanganan dugaan adanya pelanggaran/permasalahan yang melibatkan anggota kami dan hal tersebut pasti akan kami tindaklanjuti baik untuk diselesaikan secara kekeluargaan atau sesuai dengan ketentuan peraturan perundang"an yang berlaku. Tutupnya 

 

Pendampingan Panen Padi oleh Danpos Asakota Koramil Rasanae Bersama Kelompok Tani Lanco Gaja di Jatibaru


Kota Bima. Media Dinamika Global-id. Pelda Arif Risnandar, Danpos Asakota, bersama anggota Posramil Asakota, Koramil 1608-01/Rasanae, mengadakan kegiatan pendampingan panen padi di lahan pertanian yang terletak di RT 03 RW 01, Kelurahan Jatibaru,Kecamatan Asakota,Kota Bima. Senin, (29/04/24).

Kegiatan pendampingan ini melibatkan kelompok tani Lanco Gaja, yang memiliki lahan padi seluas 55 are. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Koramil 1608-01/Rasanae dalam mendukung dan memfasilitasi aktivitas pertanian di wilayah mereka, khususnya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani.

Pelda Arif Risnandar menuturkan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung para petani di wilayah kami, dan pendampingan seperti ini merupakan salah satu cara kami untuk memastikan bahwa proses panen dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya maksimal.”


Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerjasama dan koordinasi antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut. Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Lanco Gaja mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan yang diberikan dan merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Koramil.

Kegiatan pendampingan panen padi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi kelompok tani Lanco Gaja, tetapi juga untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut. (Ombus MDG)

LPB Dari Loteng Menuju NTB 1, Kuliah Kedokteran Gratis Anak Yatim Penghafal Al-Qur’an


Media Dinamika Global-id. H. Lalu Pathul Bahri, S. IP, M. AP (LBP) adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kini sedang menjabat Bupati Lombok Tengah.

LPB lahir 31 Desember 1969 adalah Bupati Lombok Tengah periode 2021–2024.

Pada Minggu Malam 28 April 2024 lakukan Road show di DPC Partai Gerindra Kota Bima dalam bingkai Halal Bi Halal yang di gelar di Villa Lam-Lam Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

Ratusan pendukung dan simpatisan Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Bima ikuti pidato politik LPB penuh Khidmat.

Terungkap dalam pidato politik LPB dari sekian banyak bentuk pengabdiannya sebagai Bupati Lombok Tengah adalah berikhtiar di bidang pendidikan dengan fokus utamanya.

Di bidang pendidikan, LPB menguraikan program beasiswa bagi anak yatim yang menghafal Al-Qur’an di Lombok Tengah.

“Saya melihat kondisi Lombok Tengah di masa depan, dan sangat dibutuhkan adanya ketersediaan dokter-dokter handal untuk melayani rakyat sehingga saya programkan kuliah gratis anak yatim piatu penghafal Al-Qur’an” ungkapnya.

Tenaga Dokter sangatlah urgen bagi LPB dalam membangun SDM Lombok Tengah, karena dokter memiliki ilmu yang mampu diajarkan kepada generasi-generasi penerus cita-cita luhur Bangsa dan Negara.

Dalam menyekolahkan yatim piatu penghafal Al-Qur’an, LPB tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melainkan meminta sedekah kepada aparatur sipil negara (ASN) di Lombok Tengah untuk menyisihkan gajinya Rp 5.000 atau seikhlasnya dalam setiap bulan.

“Lumayan itu kami dapat Rp 130 juta sampai Rp 140 juta. Kemarin satu tahun setelah dikumpulkan dan ada pula rezeki dari Baznas kami dapat Rp 2 miliar dalam setahun,” jelas LPB yang disambut Tepuk Tangan Ratusan Simpatisan Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Bima.

Lanjut LPB bahwa keberadaan mereka dikuliahkan di Universitas Mataram dan Universitas Al Azhar yang telah bekerja sama dengan Pemkab Lombok Tengah.

LPB pun menyampaikan bahwa saat ini selaku Bupati Lombok Tengah sudah menyiapkan lahan di dekat Bypass BIL Mandalika yang akan dibangunkan sebagai tempat pengabdian para dokter.

“Ada tanah kita bangunkan klinik. Sebenarnya sih rumah sakit namun biar tidak terkesan sombong bahasanya. Bangunkan klinik yang dimana nantinya anak yatim-piatu digratiskan berobat, dan dipasang speaker dzikir tiap sudut klinik” ungkap LPB.

Pada sejunlah wartawan media online lokal dan regional, LPB ungkapkan pembangunan klinik yatim membutuhkan anggaran hingga puluhan miliar dengan taksiran hingga 40 miliar lebih kurangnya

Dirinya mengaku tidak ragu dan tidak takut untuk merealisasikan cita-cita luhurnya,

“Saya punya keyakinan pasti akan selalu datang rezeki yang datangnya entah darimana kalau kita urus anak yatim piatu” ujarnya.

Tidak sekedar itu, di Lombok Tengah menurut LPB telah mengangkat pegawai satu orang per desa yang khusus mengupdate data anak-anak yatim dan mereka inilah petugas sensus para yatim piatu secara faktual.

LPB juga telah memberikan umrah gratis kepada 25 orang hafidz pondok pesantren dalam setiap tahun.

Kabupaten Lombok Tengah telah menjalankan program beasiswa yang berasal dari infaq dan sedekah para pegawai negeri sipil untuk anak yatim penghafal al-Quran.

“Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada anak yatim yang menghafal al-Quran di Lombok Tengah untuk mendapatkan beasiswa gratis” katanya.

Dimasa yang akan datang para dokter-dokter dari penghafal al-Qur’an ini akan dibangunkan klinik yang akan bekerja di sana dan merawat para anak yatim, kaum jompo dan yang kurang mampu.

Untuk itu LPB ungkapkan sudah menandatangani MoU kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Universitas Dr. Soetomo yang dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah dan segenap civitas academica Universitas Dr. Soetomo setahun yang lalu.

Ditanya soal upaya-upaya yang sudah dilakukan dan direalisasikan di Kabupaten Lombok Tengah apakah akan memperluas wilayah Nusa Tenggara Barat Apabila Terpilih jadi Gubernur NTB Periode 2024-2029 ?

“Insya Allah kalau Tuhan Berkehendak” Ungkap LPB mengakhiri wawancaranya.

Hadir dalam acara Halal Bi Halal itu Rombongan DPD Partai Gerindra Propinsi NTB, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima Khalid Bin Walid dan Jajaran PAC Gerindra se Kota Bima, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bima Drs. H. Dahlan M. Noer. M. Pd dan jajaran PAC nya, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota dan Kabupaten Bima serta ratusan simpatisan dan Loyalitas Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Bima. (Tim MDG)