Media Dinamika Global

Sabtu, 20 April 2024

Heboh, Nada Suara Petarung Brigjen TNI Dody Triwinarto Bikin Bahagia Ribuan Tumpah Ruah Rakyat Sulteng, Menyala Jenderal

PALU. Media Dinamika Global. Id.– Insya Allah PON XXI Aceh-Sumatera kita bisa meraih Sulteng Emas. Hal itu disampaikan Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Dody Triwinarto, S,IP., M.Han dalam acara Silaturahmi Rakyat Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Provinsi Sulawesi Tengah, pagi tadi yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Jalan Sam Ratulangi Palu, Sabtu (20/4/2024).

“Kami mohon doa restu Rakyat Sulawesi Tengah, pada bulan September mendatang kita akan bertarung di daerah Aceh dan Sumatera untuk membawa nama Provinsi Sulawesi Tengah,”tuturnya.

Danrem selaku ketua kontingen Sulteng PON XXI Aceh-Sumatera yang diberi amanah oleh Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura meyakini dengan dukungan doa Rakyat dan seluruh stakeholder Sulawesi Tengah pihaknya akan berjuang dengan maksimal untuk membawa dan mengharumkan nama baik Sulteng.

Selain itu, Memomentum Silaturahmi Rakyat Sulteng ini Danrem juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul fitri 1445 Hijriah Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh Masyarakat Sulteng.

Diketahui, Silaturahmi Rakyat Sulteng mengangkat tema “Berbagi Untuk Maslahat Bersama” wujud sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Provinsi Sulteng dan sesama antar umat beragama, menggandeng kelompok UMKM untuk memenuhi acara makan bersama 10.000 orang.

Rangkaian Acara 60 tahun Provinsi Sulawesi Tengah ini juga merupakan momen Halal Bihalal yang diawali dengan kegiatan senam sehat, makan bersama 10.000 orang, aksi donor darah dan pengecekan kesehatan gratis yang dimeriahkan oleh penampilan artis Ibu kota.

Pada kesempatan itu, Danrem juga turut menghibur Rakyat Sulteng dengan bernyanyi, ribuan Masyarakat menyambut dengan penuh rasa bahagia. Banyak netizen menyimak saat Sang Jenderal itu menyanyi, lantas memberi komentarnya, hampir semua memberikan pujian. Di antaranya kekaguman di balik sikap tegas Petarungnya ternyata punya sikap Humble, yakni saat melantunkan lagu-lagu Band Tipe-X.

Sebagai bagian dari masyarakat Sulteng, para jajaran Prajurit Petarung Korem 132/Tdl bersama keluarganya turut semarakan Silaturahmi Rakyat Sulteng, berbaur dan berinteraksi dengan seluruh lapisan Masyarakat. Nampak momen silaturahmi itu semakin semarak dengan dilaksanakannya undian berbagai doorprice manarik yang disediakan panitia.

Turut hadir, Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura, unsur Forkopimda Sulteng, Tokoh Agama, Tokoh pemuda, Tokoh Masyarakat serta seluruh elemen Masyarakat.(Penrem_132).

Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 0808/18 Panggungrejo Bantu Renovasi Rumah Warga Kurang Mampu

Blitar. Media Dinamika Global. Id.- Sertu Indro Widakdo Babinsa Koramil 0808/18 Panggungrejo bersama warga masyarakat, melaksanakan kegiatan kerja bakti dan gotong royong untuk membantu merenovasi rumah warga kurang mampu atas nama Bapak Muaji, bertempat di Dusun Serang II RT. 01 RW. 03 Desa Serang Kec. Panggungrejo Kab. Blitar, Sabtu (20/4/2024).

Sertu Indro Widakdo mengatakan,"Apa yang dilakukan secara bersama sama ini, semoga dapat membantu meringankan beban warga binaannya, karena kegiatan gotong royong bersama ini, merupakan bentuk kekompakan dan kebersamaan, sekaligus mencerminkan adanya kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Bati Tuud Koramil 0808/18 Panggungrejo Peltu Ali Masfudy saat ditemui ditempat terpisah menyampaikan," Kegiatan kerja bakti dan gotong royong ini, merupakan wujud bakti TNI kepada rakyat.

Ia menambahkan,"Sebagai Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, dengan tujuan untuk membantu mengatasi kesulitan warga, hal ini juga merupakan implementasi dalam pembinaan teritorial yang harus dilaksanakan, guna meningkatkan kedekatan dan keakraban yang lebih baik lagi dengan warga," jelasnya.

Lebih lanjut Peltu Ali Masfudy menuturkan," Kehadiran Babinsa dalam membantu warga masyarakat, merupakan bentuk kepedulian dalam mengatasi kesulitannya, di samping itu, kegiatan ini juga memiliki nilai positif dan dapat dijadikan sebagai bagian dari ibadah,"tutupnya (Dim0808).

Gercep Bantu Masyarakat, Pos Haumeniana Satgas Yonkav 6/Naga Karimata Bantu Evakuasi Rumah

Batnes,NTT. Media Dinamika Global. Id.- Gerak Cepat laksanakan Evakuasi, Pos Haumeniana Satgas Yonkav 6/Naga Karimata membantu Evakuasi rumah Masyarakat yang ambruk akibat dari pergeseran tanah di Desa Batnes, Ke. Musi, Kab. TTU, Prov. NTT. (20/4/24)

Sigap tangani Kesulitan Masyarakat, Dan SSK II Lettu Kav M Buchori Fauzi bersama anggota SSK II terjun langsung ke lapangan untuk melaksanakan evakuasi terhadap rumah milik Bapak Lusianus Koa yang terkena bencana longsor. Berdasarkan keterangan Dan SSK II, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi akhir-akhir ini yang menyebabkan tanah di sekitar rumah Bapak Lusianus bergerak atau longsor.

Sebelum terjadinya kejadian, telah terlihat beberapa indikasi pergerakan tanah yang mulai terjadi. Indikasi tersebut diketahui dari adanya retakan tanah sepanjang 100 hingga 200 meter di sepanjang rumah beliau.

Tanpa pikir panjang, Dan SSK II segera bergerak cepat untuk mengerahkan personel untuk segera membantu Bapak Lausianus mengevakuasi rumah yang rusak akibat bencana alam tersebut.

"Reaksi cepat merupakan ciri khas Prajurit Naga Karimata. Satgas Yonkav 6/Naga Karimata harus sigap dan tanggap dalam mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Karena tugas tersebut menjadi tanggung jawab kami di satgas untuk membantu menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. " ungkap Dansatgas Yonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han.

Sehat Bugar Dan Ceria, Begini Keseruan Senam Bersama Di Korem 132/Ttdl

PALU. Media Dinamika Global. Id.- Sehat bugar dan ceria, inilah soliditas yang dikemas dalam senam bersama TNI-Polri, dan Karyawan Bank BCA Palu serta Persit dan Jalasenastri di Halaman Makorem 132/Tdl, Kota Palu, Jumat (19/4/2024).

Kasrem 132/Tdl, Kolonel Inf Antonius Totok Chrishardjoko S.I.P., mengatakan bahwa kegiatan senam pagi ini selain untuk menjalin silaturahmi juga untuk meningkatkan kebersamaan, soliditas dan kekompakan prajurit TNI-Polri dan Instansi terkait lainnya.

“Hal yang terpenting dari senam pagi ini juga adalah tubuh menjadi bugar dan dapat menciptakan suasana kerja yang produktif dan kreatif,”kata Kasrem.

Sementara itu, Kepala Bank BCA KCU Palu, I Gede Bratha Astawa mengungkapkan bahwa pihaknya pertamakalinya melaksanakan senam di pagi hari. Olehnya itu, pihaknya sangat mendukung positif kegiatan yang telah di adakan oleh Korem 132/Tdl.

“Saya ucapkan terimakasih, ini memang di BCA belum pernah ada, apalagi pagi-pagi sebelum bekerja kita bisa olahraga itu sangat luar biasa,”ungkapnya.

Usai senam, peserta sarapan bersama dengan hidangan bubur kacang ijo, terbangun suasana keakraban dan kekeluargaan. (Penrem_132).

Waowww,,, Gara-gara Sarung Dan Sandalnya Ketinggalan Di Lokasi, Kini Pelaku Mendekam Di Polsek Sape


Sape Bima NTB.Media Dinamika Global.id (Jum,at.19/04/2024) Satu orang pelaku dari komplotan yang biasa Keliaran tengah malam dengan inisial (K) yang saat ini Berdomisili di Desa Na,e (Rumah Istrix) yang mana sebelumnya Pelaku ini asli warga dari Dusun Naru Desa Naru Barat Kecamatan Sape kemarin malam berhasil di tangkap sama Polisi Masyarakat (Polmas) Desa Naru Barat" Sahbudin" 

Sebelumnya Pelaku ini berhasil masuk di rumah warga Dusun To,i Desa Rasabou Kecamatan Sape (Munawir) seorang pengusaha Air Galon isi ulang dengan Mengambil sejumlah uang dan HP

Namun Nasib sial yang menimpa Maling tersebut Setelah kabur karena pemilik rumah mulai curiga dan bangun, pelaku langsung kabur akan tetapi Sarung dan Sandal Jepit Warna Hijau sempat ketinggalan.

Esok harinya Korban langsung melapor kepada Kepala Desa Naru Barat terkait  dengan Masalah tersebut terutama Barang bukti sarung dan sandal pelaku yang Ketinggalan di teras rumah korban.

Sesuai keterangan dari anak pemilik rumah tersebut,saat pelaku masuk rumah anak pemilik rumah sempat melihat dua orang pelaku, satu orang yang masuk kedalam rumah dan satu orang menunggu di luar.

Walaupun tidak jelas karena gelap,akan tetapi pemilik rumah mencurigai ciri ciri pelaku yang memang sudah menjadi kebiasaan pelaku.

Kepala Desa Naru Barat (Sri Mulyati,SE) langsung menginformasikan kepada Kepala Dusun Naru Dan Polmas untuk segera menyelidikan pemilik Sarung dan Sandal Jepit tersebut,dan Alhamdulillah Berdasarkan penyelidikan yang intens dan keterangan dari Saksi termasuk ibu Pelaku bahwa membenarkan bahwa Sarung tersebut merupakan miliknya.

Selang beberapa menit kemudian Seorang Polisi Masyarakat (POLMAS)

 "Sahbudin" berhasil menangkap dan mengamankan Pelaku saat sedang asik duduk santai dengan teman-temannya di Dusun Na,e Desa Na,e Kecamatan Sape.

Pantauan awak media saat pelaku ditangkap sama Polisi Masyarakat Naru Barat dan diserahkan kepada Polisi dalam hal ini Bhabinkamtibmas Desa Naru Barat,pelaku tersebut sempat dihakimi oleh warga dengan memberinya hadiah beberapa pukulan.

Namun setelah pelaku menerima beberapa kali hantaman tersebut, pelaku berhasil diamankan dan langsung dinaikan di atas motor polisi untuk di gelandang ke Polsek Sape.

Setelah dilakukan interogasi oleh Penyidik, Pelaku dengan Menyesal telah mengakui semua atas perbuatannya termasuk Sarung dan Sandal tersebut adalah miliknya,namun polisi sedang melakukan penyelidikan dan mengungkap karena dicurigai ada keterlibatan pihak lain atau sejenis komplotan mereka,akan Tetapi Pelaku yang inisial  (K) ini belum mengakui bahwa ada keterlibatan rekannya yang lain, pelaku tetap mengakui bahwa aksinya tersebut hanya dilakukan sendirian,akan tetapi anak korban membantahnya di depan penyidik bahwa bukan satu orang tapi ada dua orang.. tutur anak pemilik rumah.

Saat digelandang ke Polsek Sape, nampak terlihat banyak masyarakat yang ikut ke Polsek guna memastikan  bahwa pelaku segera diproses dan mengungkap komplotannya,karena aksi mereka ini sangat meresahkan warga Sape.

Masyarakat Naru Barat dan Na,e Sangat mengapresiasi dan bangga kepada Polisi Masyarakat (POLMAS) Naru Barat yang sudah dengan gesit Langsung menangkap pelaku tersebut yang kemudian diserahkan kepada pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut.

Saat ini Pelaku beserta barang Bukti (Sarung+ Sandal) telah di amankan di Polsek Sape, pelaku sempat meminta ma,af dan menyesali atas perbuatannya,namun nasi sudah terlanjur jadi bubur, sepenuhnya kita serahkan kepada Pihak kepolisian Polsek Sape.

(Arif Sape/MDG.04)

Jumat, 19 April 2024

Mansyur, M. Pd : Dinda Menjajah Bima Selama 10 Tahun


Opini. Media Dinamika Global. Id.- Salah satu Tokoh Sentral Pendidikan Alumni Pasca Sarjana Mansur, M. Pd Menilai bahwa Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri atau yang biasa di sapa Dinda ini, telah Menjajah Kabupaten Bima Selama 10 Tahun. Pasalnya selama ini, tidak ada masalah yang dapat diatasi secara cepat dan tepat, justru masalah yang sangat besar, bahkan ironisnya tidak ada penyelesaian yang sifatnya restoratif Justice. Karena itu, dalam Tulisan ini saya sengaja mengupas masalah selama ini. (20/04).

Dijelaskannya bahwa Sadar atau tidak dalam situasi politik akhir-khir ini keberadaan iklim politik kabupaten Bima berubah secara drastis, dengan kehadiran sosok perempuan dari Dompu yang hanya karena dinikahi oleh Raja Bima, kini justru mengendalikan pola permainan. 

Rakyat dan aktivis hanya dijadikan benteng pertahanan Indah Dhamayanti Putri (IDP), setelah meninggalnya sang suami H. Fery Zulkarnain (Alm), dan roh kekuasaan di kendalikan oleh Wakilnya Bupati H. Syafrudin.

Marajut pada awal-awal proses pencalonannya sebagai kepala Daerah Bima dan ditengah hangat-hangatnya persiapan calon Bupati pada tahun 2014, Sejumlah tokoh intelektual dan partai politik justru mendorong Dinda sapaan akrabnya IDP sebagai calon Bupati Bima, hingga akhirnya memenangkan pertarungan. 

Semenjak itu, Dinda mengendalikan sepenuh kebijakan di wilayah pemerintahannya, sehingga para kerabat, keluarga dekatnya mulai berdatangan dari Dompu dan mengisi semua ruang penting birokrasi di Bima. Penjajahannya di mulai dari saat itu dan berlangsung hingga sekarang dan akan terus berlanjut hingga bertahun-tahun yang akan datang, dan kita mesti bersatu dalam melawan sistem Nepotisme yang bernuansa penjajahan ini. 

Pada masa kepemimpinannya, muncul slogan Bima RAMAH sebagai Visi misinya. Namun, itu hanya seperti kisah mitologis Yunani "tidak berwujud nyata". 

Kemudian apa program Dinda selama menjabat menjadi Bupati Bima baik priode pertama maupun periode keduanya?, ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Bima pada umumnya. Disisi lain, Relawan Pro Dinda (Prodi), mengaku semua tokoh intelektual ada disitu, kenapa tidak mampu memberikan masukan kepada Dinda. 

Pola kepemimpinan model begini sama halnya seperti yang di lakukan oleh Ratu Atut, yang lambat laut kekuasaannya akan runtuh dan dirinya berakhir di penjara, jangan beranggap baik-baik saja dan jangan mengaku berkuasa sehingga mampu memobilisasi semua instrumen, karena hidup di ruang publik tidak menjaminan kenyaman baik di saat kekuasaan lemah maupun saat kekuasaan semakin tinggi. 

Keturunan kerajaan, seperti Dae Ade, Dae Fera setiap kontestan politik tidak pernah menang, baik mengikuti pemilihan walikota maupun mengikuti calon anggota Dewan, bukan mereka tidak punya basis masa, justru mereka yang memiliki basis masa, karena justru mereka keturunan sah dari keturunan kerajaan Bima, maka Dinda menjegalnya, pertanyaan sederhana "Kenapa bisa gagal ketika Dae Ade dan Dae Fera calon apapun,?“ karena tidak akan ada matahari kembar dalam istana”, dan itulah yang di jaga oleh Dinda sampai detik ini, dan begitulah kehawatirannya secara politik dan kekuasaan. "Sungguh Picik ". 

Realisasi dari Bima RAMAH yang menjadi substansial dalam kepemimpinannya pun gagal total, infrastruktur rusak dimana-mana sampelnya di Kecamatan Donggo tepatnya di Desa Mpili, Desa Wadukopa - Desa Kala. Sementara itu di sektor suprastruktur banyak kita jumpai gedung-gedung sekolah yang tidak terurusterurus dan itu menjadi Prestasinya dalam memimpin Bima.(MDG024)

Baharuddin, SH : Dibalik Penundaan Pengumuman Calon Sekda Kab.Bima, Ada Intervensi Penguasa, Ia Sesalkan


Bima NTB. Media Dinamika Global. Id.- Salah satu Pemerhati dan Atau Tokoh Masyarakat Kabupaten Bima Menyesalkan adanya Dugaan Penundaan Pengumuman Calon Sekda Kab.Bima, ini Pertanda Adanya Intervensi Penguasa yang ada di Kabupaten Bima dalam Hal ini Bupati Bima. Diyakini bahwa Dugaan tersebut setelah adanya Hasil Penilaian yang dilakukan oleh Team yang ada di Provinsi NTB yang Nilainya diperoleh Orang lain, selain yang diinginkan oleh mereka (Red). Sabtu, 20 April 2024.

Berdasarkan Hasil Wawancara Dengan Salah Seorang Pemerhati dan atau Tokoh Masyarakat Kab Bima yang juga Mantan Ketua Komisi 1 DPRD Kab.Bima Baharuddin, SH Menyesalkan Sikap Pansel yang mengotak-atikan Nilai Seleksi Calon Sekda Kab. Bima yang di Ikuti Oleh 3 Orang Calon yang menjadi Bumbunya Media Sosial saat ini.

Dikatakannya, bahwa kaitan dengan carut- marut Calon Sekda Kabupaten Bima, Bukan Rahasia lagi, kenyataannya setelah dilakukan Tes di Tingkat Provinsi NTB, yang didukung oleh Penguasa tersebut justru memperoleh Nilai paling Rendah yaitu di urutan ketiga, dan paling atas adalah orang yang tidak didukung oleh Penguasa, karena melihat hal itu Pemerintah Kabupaten Bima NTB langsung Mengambil alih dengan Melakukan Seleksi pada Tingkat Lokal dan di tingkat Lokal inilah Penguasa bisa Mengotak-atikan Nilai tersebut.

Lalu pertanyaan Saya adalah Ada Apa Bupati Bima Terlambat Mengumumkan Nama untuk menjadi Sekda Definitif. Padahal Hasil Seleksinya sudah lama sekali ?

Ini, patut Diduga kuat Bahwa Bupati Bima mengarah ke Nepotisme atau yang disebut KKN, padahal Nama yang mereka usul itu Nilainya di Provinsi NTB sangat rendah, sementara hasil Nilainya di Kabupaten Bima sangat Tinggi. Sangat rusak Negeri ini lebih khususnya Bima, karena adanya Unsur Manipulatif hingga terjadi adanya unsur KKN.

Yang terakhir saya harap kepada Pemerintah dalam hal ini, untuk melakukan Audit Investigasi terhadap masalah yang terjadi di Kabupaten Bima yang Nilai-nilai Eksistensinya masih minim sekali. Kesalnya.

Hingga Berita ini dipublikasikan, masih menunggu Konfirmasi Para Pihak.(MDG024).