Rapat Internal DPRD Kabupaten Bima Semakin mencuat Ke Publik Ramdin Sebut Rafidin Penakut
Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana politik di internal DPRD Kabupaten Bima mendadak memanas setelah aksi saling sindir antar anggota dewan mencuat ke publik lewat media sosial.
Aksi ini bermula saat anggota DPRD Bima, Rafidin, mengunggah sebuah video singkat melalui akun Facebook pribadinya (@rafidin bima). Dalam unggahan tersebut, ia mengkritik tajam kebiasaan para legislator yang kerap terlambat menghadiri agenda resmi kantor.
Rafidin membeberkan bahwa jadwal Rapat Paripurna seharusnya dimulai pukul 09.00 WITA sesuai surat undangan. Namun, hingga pukul 10.00 WITA, suasana ruangan rapat masih tampak lengang tanpa kehadiran peserta maupun anggota dewan lainnya.
"Agenda rapat paripurna di undangan pukul 09.00 pagi, tapi sampai pukul 10.30 ruangan masih kosong," ujar Rafidin dalam narasi videonya yang memperlihatkan deretan kursi dewan yang belum terisi.
Video kritik tersebut cepat menyebar hingga diunggah ulang oleh beberapa akun lokal. Sontak, unggahan ini memicu reaksi keras dari sesama anggota DPRD Bima, Ramdin. Through kolom komentar pada unggahan ulang video tersebut, Ramdin melontarkan sindiran menohok yang menyerang balik Rafidin.
Ramdin menilai aksi kritis Rafidin hanya tajam saat menyerang sesama rekan di parlemen, namun tumpul ketika berhadapan dengan pihak eksekutif.
"Karena bang Rafidin enggak akan berani kritik eksekutif (Ady Irfan) sehingga dia tajam sesama dewan," tulis Ramdin dalam komentarnya.
Aksi saling sindir secara terbuka di media sosial ini langsung menyita perhatian publik Bima. Banyak warganet menyayangkan sikap para wakil rakyat yang saling serang di ruang digital, sekaligus mengkritik tingkat kedisiplinan anggota DPRD Bima dalam menjalankan tugas-tugas legislasi.(Redaksi II)






















