Media Dinamika Global

Jumat, 31 Juli 2026

Sekolah Rakyat Mengangkat Mimpi Anak-anak Dari Keluarga Rentan, Gubernur Mirza: Sekolah Rakyat Jadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan Antar Generasi.


Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam acara Open House Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Lampung di kawasan Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat 31 Juli 2026.

Di hadapan ratusan orang tua dan calon siswa, Gubernur Mirza mengingatkan bahwa pendidikan adalah jalan paling nyata untuk memutus rantai kemiskinan.

"Kalau derajat keluarga mau naik, kuncinya satu, anak harus lebih pintar daripada orang tuanya," ujarnya.

Gubernur Mirza menilai Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan layanan pendidikan gratis, tetapi menjadi ruang yang membuka kesempatan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan mereka.

"Tahun lalu Sekolah Rakyat dimulai dengan menerima 71 siswa SMA dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Mereka dipilih melalui proses pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH), benar-benar anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan," ungkapnya.

Ia menjelaskan sebagian besar siswa angkatan pertama berasal dari keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi sehingga terancam putus sekolah. 

Sebagian bahkan telah bekerja membantu orang tua sebagai buruh, pekerja kebun, maupun pekerjaan non formal lainnya.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kelompok anak tersebut karena pendidikan merupakan jalan paling efektif untuk mengangkat derajat keluarga.

"Kalau ingin menaikkan martabat sebuah keluarga, anak-anaknya harus memperoleh pendidikan yang lebih baik daripada orang tuanya. Karena itu negara hadir melalui Sekolah Rakyat untuk memberikan kesempatan yang sebelumnya tidak mereka miliki," katanya.

Setelah satu tahun berjalan, hasil pembinaan mulai terlihat. 

Gubernur Mirza menyebut sejumlah siswa telah menunjukkan perkembangan signifikan, mulai dari kemampuan berbahasa Inggris, bahasa Jepang, hingga bahasa Arab, yang sebelumnya sulit dijangkau anak-anak dari latar belakang serupa.

Perkembangan tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kesempatan yang sama disertai pendidikan berkualitas mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

"Program yang baik akan mengangkat derajat anak-anak ini. Mereka bukan hanya mengangkat derajat keluarganya, tetapi juga akan mengangkat derajat Provinsi Lampung dan Indonesia," ujarnya.

Gubernur Mirza mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada anak-anak selama menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.

Ia juga berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh.

"Kalian bukan hanya membawa harapan orang tua, tetapi juga harapan masyarakat Lampung. Masa depan daerah ini ada di pundak generasi muda yang sedang dipersiapkan hari ini," katanya.

Gubernur Mirza menitipkan pesan kepada 401 siswa yang kini menjadi bagian dari Sekolah Rakyat agar belajar dengan sungguh-sungguh karena mereka memikul harapan keluarga sekaligus masyarakat Lampung.

Ia berharap nilai-nilai falsafah hidup masyarakat Lampung, seperti Piil Pesenggiri, Nemui Nyimah, Sakai Sambayan, dan Nengah Nyappur, turut menjadi bagian dari kehidupan di lingkungan sekolah.

"Anak-anak ini harus tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial, dan kelak kembali membangun daerahnya," tegasnya.

Suasana Open House semakin hangat ketika Gubernur Mirza berbincang dengan salah seorang siswa angkatan pertama, Muhammad Ridwan Pratama.

Ridwan yang merupakan putra seorang buruh bengkel asal Sukaraja, Bandar Lampung tersebut menceritakan bagaimana kehidupannya berubah setelah bersekolah di Sekolah Rakyat.

Ia mengaku kini memiliki banyak teman, mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari karate hingga renang, serta mulai mengembangkan cita-citanya menjadi seorang chef.

 "Senang banget, bahagia," ujar Ridwan ketika ditanya mengenai pengalamannya selama belajar di Sekolah Rakyat.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Lampung Asis Prasetyo menjelaskan bahwa sekolah yang semula hanya menyelenggarakan jenjang SMA kini berkembang menjadi Sekolah Rakyat Terintegrasi dengan tiga jenjang pendidikan, yakni Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA).

Saat ini, jumlah peserta didik telah mencapai 401 siswa, terdiri atas 60 siswa jenjang SD, 150 siswa SMP, serta 191 siswa SMA.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Asis mengatakan bahwa selain menggunakan Kurikulum Nasional, Sekolah Rakyat memberikan penguatan melalui sistem pendidikan berasrama yang berfokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta pengembangan potensi peserta didik.

Seluruh kebutuhan pendidikan siswa dipenuhi, mulai dari tempat tinggal, seragam, perlengkapan sekolah, konsumsi, hingga dukungan pembelajaran digital.

Sekolah Rakyat juga menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi dan radikalisme.

Menurut Asis, lingkungan yang aman menjadi syarat utama agar siswa dapat tumbuh secara optimal.

Berbagai kegiatan pengembangan diri juga menjadi bagian dari kehidupan siswa, mulai dari matrikulasi, literasi, penguatan karakter, kepemimpinan, pembelajaran berbasis proyek, hingga beragam ekstrakurikuler seperti pencak silat, futsal, pramuka, paskibra, PMR, English Club, tari, hadrah, paduan suara, dan handball.

Para guru juga rutin melakukan home visit ketika masa libur untuk memastikan perkembangan siswa tetap terjaga.

Melalui Open House tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap para orang tua semakin memahami sistem pendidikan yang diterapkan di Sekolah Rakyat sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

Dengan mengusung semangat "Cerdas Bersama, Tumbuh Setara", Sekolah Rakyat diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya generasi unggul yang tidak hanya mampu mengubah masa depan keluarganya, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Lampung dan Indonesia.(Fs/Red) 

Pemdes Baru Bersama Mahasiswa KKN UMMat Kelompok 55 Gelar Turnamen Sepak Bola Antar-RW, Meriahkan Semangat Persatuan dan Sportivitas

Foto bersama Kades, Anggota DPRD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, (Ist/Surya)

SUMBAWA, Media Dinamika Global - Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai Lapangan Desa Baru, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, saat Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-RW se-Desa Baru, Jumat (31/7/2026).

Ratusan warga memadati lapangan untuk menyaksikan pembukaan turnamen yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus pesta olahraga masyarakat desa. Sorak sorai para pendukung dan semangat para pemain semakin menyemarakkan suasana sejak awal acara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., Ketua TP PKK Desa Baru, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Daerah Pemilihan V Sri Wahyuni, Sekretaris Desa beserta jajaran Pemerintah Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Baru.

Turnamen ini diselenggarakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Baru Syafruddin, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

"Saya atas nama Pemerintah Desa Baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Ibu Sri Wahyuni, Mahasiswa KKN Kelompok 55 Universitas Muhammadiyah Mataram, panitia pelaksana, Karang Taruna, para pemuda, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga turnamen ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.

Menurut Kades, turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan generasi muda. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, saling menghormati, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung," ungkapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar hingga partai final dan mampu melahirkan pemain-pemain berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Desa Baru di tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan hingga tingkat yang lebih tinggi.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan turnamen ini dengan menjaga kebersamaan, ketertiban, dan semangat persaudaraan," tambahnya.

Usai menyampaikan sambutan, Kepala Desa Baru secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-RW se-Desa Baru yang ditandai dengan tendangan pertama sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Sementara itu, Ketua KKN UMMAT Kelompok 55 Desa Baru, Nova Pauzan Amri, mengatakan bahwa turnamen sepak bola ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial, olahraga, dan pemberdayaan pemuda.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Baru. Semoga turnamen ini dapat menjadi agenda positif yang terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang," katanya.

Dengan terselenggaranya turnamen ini, Pemerintah Desa Baru bersama Mahasiswa KKN UMMAT berharap olahraga dapat menjadi media pemersatu masyarakat sekaligus mendorong lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola yang mampu membawa nama baik Desa Baru di berbagai ajang kompetisi.

Redaksi |

SDN 21 Tolomundu Kota Bima Gelar Upacara Bendera di Halaman Sekolahnya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Suasana Senin pagi di SDN 21 Tolomundu diawali dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan mengikuti setiap rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih dan kecintaan terhadap tanah air, Senin 27 juli 2026.

Lebih dari sekadar rutinitas, upacara bendera menjadi ruang pembelajaran karakter. Di sinilah peserta didik belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta pentingnya menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Melalui amanat pembina upacara sekaligus PLH Pak Ahmad, S.Pd , peserta didik diajak untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat belajar, menjaga sikap, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi pribadi yang berintegritas dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semoga semangat yang tumbuh dari setiap pelaksanaan upacara menjadi bekal bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi demi masa depan yang lebih baik.


Langkah kecil yang dimulai dari kedisiplinan hari ini akan menjadi pondasi lahirnya generasi yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air .(Sekjend MDG)

Selamat Ulang Tahun H. Mori Hanafi DPR RI Fraksi Partai Nasdem


NTB, Media Dinamika Global.id.-- Selamat Ulang Tahun Bapak H. Mori Hanafi Mori Hanafi , Anggota Komisi V DPR RI sekaligus Ketua DPW Partai NasDem NTB.

Terima kasih atas dedikasi, kerja nyata, dan ketulusan Bapak H. Mori Hanafi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat NTB. 

Semoga selalu diberikan kesehatan, keberkahan umur, serta kekuatan dalam memimpin dan membawa kemajuan untuk kita semua. Aamiin.

Terus bergerak melayani rakyat dan mewujudkan Restorasi Indonesia!


Penyegelan SDN 1 Kale'o Dibuka, TNI Imbau Persoalan Diselesaikan Lewat Jalur Resmi


BIMA.NTB.Media Dinamika Global.id– Penyegelan ruang Kepala SDN 1 Kale'o, Desa Kale'o, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, yang diduga dipicu penolakan sebagian masyarakat terhadap pergantian kepala sekolah baru, berhasil dibuka oleh anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape, Senin (27/7).

Pembukaan penyegelan dipimpin Danposramil Lambu, Pelda Binhamtoro, bersama tiga personel setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya penyegelan yang dilakukan dengan memasang kayu secara menyilang pada pintu ruang kepala sekolah.

Berdasarkan kronologi, sekitar pukul 14.30 Wita, Babinsa Desa Kale'o menerima informasi dari warga terkait penyegelan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Posramil Lambu tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 Wita untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan.




Sekitar pukul 15.30 Wita, personel Koramil bersama guru dan orang tua murid membuka penyegelan agar aktivitas sekolah tidak terganggu. Usai pembukaan, aparat memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi menghambat proses belajar mengajar.

Masyarakat juga diminta menempuh mekanisme resmi apabila masih terdapat keberatan terhadap pergantian kepala sekolah. Penyelesaian persoalan tersebut diharapkan dilakukan melalui pemerintah daerah dan instansi terkait agar tidak berdampak pada dunia pendidikan.

Kegiatan pembukaan penyegelan selesai sekitar pukul 15.50 Wita. Selanjutnya, personel Posramil Lambu meninggalkan lokasi setelah memastikan situasi dalam keadaan aman dan tertib. Hingga pukul 16.10 Wita, kondisi di SDN 1 Kale'o terpantau kondusif.

Dari hasil pemantauan di lapangan, penyegelan diduga merupakan bentuk penolakan sebagian masyarakat terhadap kepala sekolah yang baru. Aparat menilai tindakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta kelancaran proses belajar mengajar apabila tidak segera ditangani.

Koramil 1608-03/Sape menegaskan akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya guna mengantisipasi terulangnya aksi serupa. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga situasi keamanan sekaligus menjamin kegiatan pendidikan di SDN 1 Kale'o tetap berjalan normal.(Team.MDG.03)

Pemkot Bima Bantah Ada Pemangkasan Anggaran Proyek RSUD, Sebut Saja Murni Cacat Prosedur Hukum


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima membantah tudingan adanya pemangkasan anggaran dalam proyek rehabilitasi Ruang Kantor Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima. Pemerintah menegaskan persoalan yang terjadi bukan berkaitan dengan pengurangan nilai anggaran, melainkan kesalahan administratif yang berujung pada pembatalan proses pemilihan penyedia.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, mengatakan informasi yang menyebut Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) memangkas anggaran proyek senilai Rp950 juta merupakan narasi yang tidak sesuai fakta.

Menurut Hasyim, persoalan bermula ketika nilai paket yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) berbeda dengan nilai pada DPA. Dalam SiRUP, paket rehabilitasi tercatat senilai Rp399.855.000 sehingga proses pengadaan dilakukan melalui metode pengadaan langsung karena nilainya berada di bawah batas Rp400 juta sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 beserta perubahannya.

Perbedaan itu baru diketahui setelah proses pemilihan penyedia selesai, kontrak ditandatangani, dan pekerjaan pembongkaran telah dimulai. Dari hasil evaluasi diketahui data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang menjadi dasar proses pengadaan tidak sesuai dengan DPA yang sah. Kondisi tersebut mengakibatkan metode pengadaan berubah dari yang semestinya melalui tender menjadi pengadaan langsung.

Hasyim menjelaskan, karena ditemukan cacat prosedur dalam proses pemilihan penyedia, Kepala Bagian PBJ mengambil keputusan membatalkan hasil proses pemilihan sebagai bagian dari kewenangan yang dimiliki berdasarkan tugas dan fungsi jabatan.

Pemerintah Kota Bima juga menegaskan bahwa keputusan tersebut telah dipaparkan secara terbuka dalam rapat kerja bersama Komisi I DPRD Kota Bima pada Selasa, 28 Juli 2026. Dalam forum itu dijelaskan kronologi, dasar hukum, serta alasan pembatalan proses pengadaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hasyim mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Menurut dia, penyampaian informasi yang utuh penting dilakukan agar polemik mengenai proyek rehabilitasi Ruang Kantor Manajemen RSUD Kota Bima dipahami secara proporsional dan tidak menyesatkan opini publik.

Buatkan berita media online lanjutan tanggapan Pemkot bersumber dari rilis. Penekanan rilis Pemkot. (Sekjend MDG)

Dugaan Paket Narkotika Jenis Sabu sabu Yang di Sembunyikan di dalam Tahu Isi


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Aksi nekat seorang pemuda yang hendak mengantarkan makanan untuk salah seorang tahanan di Mapolres Bima Kota, Jumat (31/7/2026), berujung gagal setelah petugas menemukan dugaan paket narkotika jenis sabu-sabu yang disembunyikan di dalam tahu isi goreng.

Peristiwa tersebut terungkap saat petugas jaga melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang hendak dibawa masuk ke ruang tahanan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan bagi setiap barang atau makanan yang akan diberikan kepada tahanan.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan paket sabu-sabu dan disembunyikan di dalam tahu isi yang dibawa pemuda tersebut. Petugas kemudian langsung mengamankan pemuda yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia masih menjalani interogasi guna mengungkap asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Temuan itu menjadi bukti bahwa upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam ruang tahanan dapat dilakukan dengan berbagai modus, termasuk menyamarkannya melalui makanan. Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Bima Kota. Polisi masih mendalami barang bukti yang ditemukan serta menelusuri dugaan jaringan atau keterlibatan pihak lain di balik upaya penyelundupan tersebut.(Sekjend MDG)

MAHASISWA KKN UNSWA BIMA BERKOLABORASI DENGAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KOTA BIMA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dalam rangka mendukung program kerja Mahasiswa KKN UNSWA Bima di Kelurahan Jatibaru, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bima siap memberikan dukungan melalui layanan Perpustakaan Keliling (PUSLING), Tunggu Aku (Sabtu Minggu Baca Buku), dan JELITA (Jemput Literasi dan Wisata Edukasi).

Kolaborasi ini sejalan dengan program mahasiswa KKN yang berfokus pada peningkatan minat baca, penguatan budaya literasi, serta edukasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan remaja di wilayah Kelurahan Jatibaru.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan hadir berbagai kegiatan literasi yang mampu menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, serta menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Mari bersama-sama menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, ruang berbagi pengetahuan, dan penggerak budaya literasi di tengah masyarakat.

 "Perpustakaan Hadir, Literasi Tumbuh, Masyarakat Maju".

 Redaksi: Sekjend MDG

Kamis, 30 Juli 2026

Balai Karantina Lampung Musnahkan Bibit Sawit Ilegal, Simak Penjelasan Kepala Balai karantina Indonesia.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.id || Badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Indonesia Provinsi Lampung Laksanakan Kegiatan Pemusnahan Bibit Sawit Ilegal ( Palsu) sebanyak 75.992 benih bibit sawit Ilegal atau palsu berlokasi di halaman kantor badan Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Jumat 31 Juli 2026.

Dalam Konferensi Persnya, Kepala Badan Karantina Indonesia ( Barantin) H. Abdul Kadir Karding Menyampaikan, Negara Tak Boleh Kalah, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui balai Karantina Lampung berhasil menggagalkan peredaran 75.992 butr bibit kelapa sawit ilegal yang hendak dikirim ke berbagai daerah di Indonesia.

Pengungkapan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menyelamatkan petani dan industri sawit nasional dari potensi kerugian ekonomi yang diperkirakan mencapai nilai 42 miliar per tahun.

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi petani dari praktik perdagangan bibit ilegal yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga mengancam kesehatan perkebunan nasional.

"Kembali saya tegaskan bahwa negara tidak boleh kalah, negara tidak boleh lengah. Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Namun bagi siapa saja yang dengan sengaja melanggar, kami akan bertindak tegas.

Jika terdapat unsur pidana, proses hukum akan kami tempuh sesuai peraturan yang berlaku," tegas Karding
Selanjutnya, Karding mengatakan, 75.992 butir bibit kelapa sawit ilegal tidak hanya terlihat sebagai tumpukan benih. Jika seluruhnya berhasil ditanam, jumlah tersebut cukup untuk mengisi sekitar 500 hektare lahan perkebunan.

Masalahnya, petani baru mengetahui bibit itu palsu setelah menghabiskan waktu 3-4 tahun untuk merawatnya hingga memasuki masa produksi. Saat itulah kerugian sebenarnya muncul, hasil panen rendah, bahkan tanaman bisa tidak berbuah sama sekali.

"Berdasarkan perhitungan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi sekitar Rp3,5 millar per bulan atau sekitar 42 miliar per tahun," terang Karding.

Pengungkapan kasus berlangsung pada 11 Februari hingga 10 April 2026. Selama kurun waktu itu, petugas Karantina Lampung menahan sebanyak paket yang berisi 75.992 butir kelapa sawit di Terminal Kargo Bandara Raden Intan bandar lampung.

Pemeriksaan awal menemukan sejumlah kejanggalan pada kemasan maupun sertifikat yang mengatasnamakan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS).

Selain itu, seluruh paket diketahui tidak dilengkapi dokumen karantina maupun dokumen persyaratan lain yang diwajibkan dalam lalu lintas bibit tanaman. 

Hasil penelusuran menunjukkan bibit telsebut dipasarkan melalui berbagai platform perdagangan daring, seperti TikTok Shop, Snopee, lokopedia, dan Lazada.

Selanjutnya, paket dikirim menggunakan jasa ekspedisi J&TExpresS dan Lion Parcel dengan harga sekitar Rp1.300 per butir, jauh di bawah harga bibit resmi PPKS yang berkisar 8.300 per butir. 

Perbedaan harga yang mencolok tersebut menjadi salah Satu indikasi kuat adanya dugaan peredaran bibit sawit ilegal. Untuk memastikan keaslian bibit, Karantina Lampung melakukan penelusuran bersama perusahaan jasa ekspedisi dan sejumlah pihak terkait. Hasil pendalaman menemukan bahwa pengirim menggunakan identitas palsu, isi paket disamarkan sebagai barang lain, lokasi pengiriman berpindah-pindah, serta paket diantar langsung ke loket ekspedisi guna menghindari pelacakan.

Verifikasi yang dilakukan bersama PT Bina Sawit Makmur, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), PT Dami Mas Sejahtera, dan Balai Pengawasan dan Pengujian Mutu Benih (BP2MB) Provinsi Lampung memastikan bahwa bibit yang diamankan merupakan bibit palsu, termasuk seluruh dokumen yang menyertainya.
Karding menegaskan,

Peredaran bibit sawit ilegal bukan sekadar persoalan pemalsuan produk. Bibit yang tidak melalui pemeriksaan karantina berpotensi membawa hama dan penyakit berbahaya yang dapat menyebar ke kawasan perkebunan, menurunkan produktivitas tanaman, bahkan menyebabkan kegagalan panen. Dalam pengungkapan kasus, Karantina Lampung juga berkoordinasi dengan Direktorat Intelijen Keamanan Polda Lampung untuk menelusuri pelaku di balik peredaran bibit sawit ilegal.

Hasil penyelidikan mengindikasikan adanya keterkaitan antarakun penjual di marketplace yang mengarah pada dugaan satu jaringan yang dikendalikan secara terpusat.

Tim gabungan telah mengantongi perkiraan lokası pelaku dan hingga kini masih melakukan verifikasi lapangan. Sementara itu, sejak 10 April 2026 tidak lagi ditemukan pengiriman bibit sawit ilegal, meski proses penyelidikan terhadap jaringan pelaku masih terus berlangsung.

Badan Karantina Indonesia akan terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tanaman dan melindungi pertanian nasional dari praktik perdagangan bibit ilegal.(Fs/red) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas, Kesehatan, dan Keselamatan


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 31 Juli 2026 – Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus memperkuat komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat di desa binaan masing-masing pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan, kesehatan, serta keselamatan warga.

Di Desa Soro, Kecamatan Lambu, Serka Masykur melaksanakan Komsos bersama masyarakat mulai pukul 08.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau warga untuk selalu menjaga kesehatan pribadi dan keluarga dengan menerapkan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit.

Selain itu, Serka Masykur juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, sehingga tidak terjerumus dalam praktik judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminal lainnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dengan melaporkannya kepada aparat berwenang atau pemerintah desa.

Sementara itu, pada pukul 09.00 WITA, Serka Abdul Hafit selaku Babinsa Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, melaksanakan Komsos dengan warga binaan. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui komunikasi yang baik antarwarga serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum. Menurutnya, setiap permasalahan hendaknya segera dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat diselesaikan secara cepat dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.




Di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Serda Ikhsan melaksanakan Komsos pada pukul 09.30 WITA. Dalam arahannya, ia mengimbau para nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut mengingat kondisi cuaca yang belakangan ini kurang bersahabat. Angin kencang dan gelombang tinggi dinilai dapat membahayakan keselamatan, sehingga warga disarankan menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali membaik.

Selanjutnya, Serka Sahrul yang bertugas sebagai Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, melaksanakan Komsos pada pukul 09.45 WITA. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing, mempererat hubungan antarsesama, serta menghindari perselisihan dan tindakan main hakim sendiri. Apabila terjadi permasalahan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat yang berwenang agar dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, keamanan lingkungan, serta keselamatan dalam beraktivitas. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.(Team.MDG.03)