Media Dinamika Global

Selasa, 28 Juli 2026

Menu Sehat Hari Ini, SPPG Bima Sape Naru UD. Lilis Sajikan Sate Ayam, Sayur, dan Buah


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, 29 Juli 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui Dapur UD. Lilis kembali menghadirkan menu makanan sehat dan bergizi bagi para penerima manfaat pada Rabu (29/7/2026).

Dalam penyajian menu hari ini, SPPG Bima Sape Naru menyediakan hidangan yang terdiri dari nasi putih, sate ayam, tumis kacang panjang, kerupuk, serta buah kelengkeng. Menu tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi dengan mengutamakan keseimbangan nutrisi, cita rasa, dan kualitas makanan.

Penyediaan makanan bergizi ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi para penerima manfaat dalam mendukung kesehatan serta menunjang aktivitas sehari-hari. Beragam menu yang disajikan juga menjadi bentuk komitmen SPPG Bima Sape Naru dan Dapur UD. Lilis dalam menghadirkan layanan makanan yang sehat, aman, dan berkualitas.

Melalui program penyediaan menu harian bergizi, SPPG Bima Sape Naru terus berupaya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi seluruh penerima manfaat yang mendapatkan layanan tersebut.(Team.MDG.03)

Ayam Bumbu Bali hingga Buah Anggur, Menu Bergizi SPPG Bima Sape Parangina 2 Dapur Istiqomah


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 29 Juli 2026 – SPPG Bima Sape Parangina 2 melalui Dapur Istiqomah kembali menyajikan menu bergizi seimbang bagi para penerima manfaat pada Rabu (29/7). Penyediaan menu harian ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menu yang disajikan pada hari ini terdiri atas nasi putih sebagai sumber karbohidrat, ayam bumbu Bali sebagai sumber protein hewani, sayur tumis yang berisi wortel, labu siam, dan kol sebagai sumber vitamin dan serat, tempe kecap sebagai pelengkap protein nabati, serta buah anggur sebagai sumber vitamin dan antioksidan.

Kombinasi menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang sehingga dapat memberikan energi, menjaga kesehatan, dan menunjang aktivitas para penerima manfaat. Selain memperhatikan kandungan nutrisi, cita rasa makanan juga menjadi perhatian agar menu yang disajikan tetap lezat dan disukai.

SPPG Bima Sape Parangina 2 melalui Dapur Istiqomah terus berupaya menghadirkan menu yang bervariasi setiap hari sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan makanan bergizi, aman, dan berkualitas. Dengan penyajian menu yang seimbang, diharapkan para penerima manfaat dapat memperoleh asupan nutrisi yang optimal guna mendukung kesehatan dan produktivitas.

Program penyediaan makanan bergizi ini menjadi salah satu langkah nyata SPPG Bima Sape Parangina 2 dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui pelayanan yang berkesinambungan dan berorientasi pada kebutuhan penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Dapur Adiba SPPG Bima Sape Parangina 1 Sajikan Menu Sehat dan Bergizi bagi Penerima Manfaat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 29 Juli 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina 1 melalui Dapur Adiba kembali menyalurkan makanan bergizi kepada para siswa pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemenuhan gizi yang bertujuan mendukung kesehatan, pertumbuhan, serta meningkatkan semangat belajar peserta didik.

Menu yang disajikan pada hari ini terdiri atas nasi putih, telur katsu, tahu goreng, sayur sup, dan susu plain Frisian Flag Nutribrain Omega. Susunan menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak dengan mengombinasikan sumber karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan kalsium.

Melalui penyediaan makanan bergizi secara rutin, SPPG Bima Sape Parangina 1 bersama Dapur Adiba berupaya memastikan para siswa memperoleh asupan nutrisi yang seimbang sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan kondisi tubuh yang sehat, aktif, dan penuh semangat.

Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi tumbuh kembang anak sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik sejak usia sekolah.(Team.MDG.03)

Perkuat Keamanan Lingkungan, Kapolres Bima Kota Sosialisasikan Pembaruan Peran Poskamling se-Kecamatan Wawo

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Pemerintah Kecamatan Wawo bersama Kepolisian Resor Bima Kota menggelar pelatihan sekaligus sosialisasi peningkatan kemampuan Kepala Satuan Pengamanan Lingkungan (Kasatkamling) se-Kecamatan Wawo. Kegiatan berlangsung di Ruang Kantor Pemerintah Kecamatan Wawo, dihadiri langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S. I. K., M. M , Camat Wawo Syarifudin Bahsyar,S.Sos, Kapolsek Wawo Iptu Iksan,SH beserta jajaran Polsek Wawo, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah, para Kepala Desa, Kasi trantib Satpol. PP Kec. Wawo Ahmad, S. Sos beserta anggota, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh perempuan setempat.

Foto : Sambutan Camat Wawo
Syarifudin Bahsyar, S. Sos

Dalam sambutannya, Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos., menyampaikan kebahagiaannya atas kunjungan Kapolres Bima Kota yang telah melaksanakan berbagai agenda di Kecamatan Wawo, mulai dari penanaman jagung serempak, silaturahmi, hingga panen perdana. Ia menilai kedatangan pimpinan Polres Bima Kota memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat Wawo.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang terjalin antara jajaran TNI, Polri, Pemerintah Desa, serta elemen masyarakat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul di wilayah. Berkat kerja sama tersebut, Kecamatan Wawo kini menjadi salah satu wilayah yang tergolong aman di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Terkait kegiatan Poskamling yang kini telah berubah nama menjadi Satuan Pengamanan Lingkungan, Camat Wawo menyampaikan tujuannya tetap sama, yaitu menciptakan rasa aman, damai, dan nyaman bagi seluruh warga.

"Kegiatan ini bukan semata-mata untuk kepentingan kepolisian, melainkan untuk kita semua. Apabila lingkungan aman dan nyaman, kita bisa bekerja dan mencari nafkah dengan tenang. Namun belakangan ini semangat pelaksanaan Poskamling mulai menurun, maka melalui kegiatan ini kami berharap semangat tersebut kembali bangkit," ujar Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos. Rabu (29/7/2026) Pukul 09.00 Wita. 

Foto : Sambutan Kapolres Bima Kota
AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S. I. K., M. M

Sementara itu, Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pembaruan nama dan peran Poskamling kini telah memiliki landasan hukum yang lebih kuat, sehingga ke depannya dapat digaungkan kembali dengan semangat yang baru.

"Kecamatan Wawo dikenal sebagai salah satu kecamatan yang paling aman di wilayah ini. Hal ini harus terus dipertahankan. Kami tidak mungkin bekerja sendiri. Masyarakatlah yang paling dahulu mengetahui apa yang terjadi di lingkungannya. Informasi yang cepat dan tepat menjadi kunci pencegahan terjadinya gangguan keamanan," tegasnya.

Kapolres Bima Kota menekankan pentingnya pendekatan pencegahan dan penyuluhan lebih utama dibandingkan penindakan. Melalui peran bersinergi antara aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, berbagai potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.

"Apabila ada hal-hal yang mengarah pada pelanggaran, berikan peringatan dan nasihat. Pendekatan sosial dan kekeluargaan lebih utama dilakukan agar kedamaian tetap terjaga. Selama saya menjabat di sini, Kecamatan Wawo tergolong kondusif, hal ini berkat kerja sama dan sinergi kita semua," tambahnya.

Selanjutnya, Kapolres Bima Kota memberikan beberapa arahan penting:

1. Memperkuat sinergi antara Polsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pemerintah Desa agar penanganan potensi gangguan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

2. Melaksanakan patroli rutin, terutama pada malam hari. Apabila menghadapi situasi yang tidak mampu ditangani sendiri, segera laporkan kepada aparat.

3. Mengutamakan pencegahan melalui pendekatan sosial dan nasihat kepada masyarakat, serta bersikap humanis dan profesional dalam bertugas.

4. Memanfaatkan sarana komunikasi seperti grup WhatsApp untuk memperlancar penyampaian informasi antar aparat dan unsur masyarakat.

Di samping penyuluhan, dalam kesempatan tersebut Kapolres Bima Kota juga menyerahkan piagam penghargaan, piala, serta satu set perangkat suara kepada Dusun Mbani, Desa Pesa, Kecamatan Wawo. Penghargaan ini diberikan atas prestasi meraih Juara 2 Lomba Satkamling Tingkat Polda NTB dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan dan dedikasi warga Dusun Mbani dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K.M.M., juga menegaskan pentingnya peran Tiga Pilar (Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas) sebagai garda terdepan pengamanan di tingkat desa. Ia berharap sosialisasi ini dapat diteruskan hingga ke pelosok desa, sehingga semangat menjaga keamanan lingkungan semakin menguat dan Kecamatan Wawo senantiasa aman, tertib, dan sejahtera. (MDG05)  

SPPG Bima Sape Sangia 02 Ambarata Sajikan Menu Bergizi Seimbang bagi Penerima Manfaat


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 29 Juli 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Sangia 02 Ambarata kembali menyiapkan menu makan bergizi bagi para penerima manfaat pada Rabu (29/7/2026). Penyediaan makanan bergizi ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi serta meningkatkan kesehatan dan semangat belajar.

Menu yang disajikan hari ini terdiri atas nasi putih, ayam kecap, sayur tumis yang dipadukan dengan wortel, kol, dan jagung, tempe krispi, serta buah salak sebagai pelengkap.

Kombinasi menu tersebut dirancang untuk memberikan asupan gizi yang seimbang, meliputi karbohidrat, protein hewani, protein nabati, vitamin, mineral, dan serat. Diharapkan, konsumsi makanan bergizi secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan, mendukung pertumbuhan dan perkembangan, serta meningkatkan konsentrasi dalam kegiatan belajar.

SPPG Bima Sape Sangia 02 Ambarata berkomitmen untuk terus menghadirkan menu yang bervariasi, sehat, dan berkualitas guna mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi bagi seluruh penerima manfaat.(Team.MDG.03)

75 Siswa se-Kecamatan Wawo Mulai Latihan Paskibra, Siap Meriahkan HUT Kemerdekaan RI

BIMA, Mediadinamikaglobal.id – Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus mendatang, sebanyak 75 siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kecamatan Wawo tengah mengikuti pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra). Kegiatan ini melibatkan peserta dari SMAN 1 Wawo, SMAN 2 Wawo, serta sejumlah sekolah di lingkungan kecamatan setempat.

Saat diwawancarai awak media, salah satu pelatih, Serda Budiman, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan sejak saat itu guna membentuk mental, fisik, dan kedisiplinan para peserta.

"Sama halnya dengan kecamatan maupun kabupaten lain di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kecamatan Wawo juga akan memeriahkan peringatan hari kemerdekaan pada 17 Agustus nanti. Untuk itu, kami mulai melatih kedisiplinan, mental, dan fisik anak-anak sejak sekarang. Kalau bukan kita yang mendidik penerus bangsa ini, siapa lagi?" ujar Serda Budiman.Selasa (28/7/2026). 

Pelatihan direncanakan berlangsung selama 21 hari dengan jadwal latihan rutin dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari.

Sementara Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo, Ismail, S. Pd, disampaikan bahwa peran yang diemban meliputi koordinasi, pembinaan, hingga pengawasan pelaksanaan kegiatan. Mulai dari penyusunan jadwal agar tidak mengganggu jam belajar, memastikan pelatihan sesuai aturan dan standar pendidikan, penyediaan perlengkapan dasar, hingga pemantauan kehadiran dan perkembangan peserta. Pihaknya juga terus menjalin kerja sama dengan kepala sekolah serta orang tua agar kegiatan berjalan aman, didukung penuh, dan tidak memberatkan siswa.

Terkait harapan dari kegiatan ini, Ia berharap siswa tidak hanya pandai berbaris, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan cinta tanah air. Semoga mereka mampu menjadi petugas upacara yang baik di sekolah masing-masing, bahkan kelak dapat mewakili Kecamatan Wawo dalam ajang seleksi tingkat Kabupaten maupun Provinsi. Nilai-nilai yang didapat semoga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan mereka siswa yang berprestasi dan berguna bagi nusa dan bangsa.

Pesan khusus pun disampaikan kepada seluruh peserta latihan tetap semangat, jaga kesehatan, dan imbangi latihan dengan belajar yang rajin. Jadikan kegiatan ini sebagai wadah membentuk diri menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin, dan bertanggung jawab.

"Ingat, tugas mengibarkan bendera adalah kehormatan besar yang harus dijaga dengan kesungguhan hati. Kami dari Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo akan terus mendukung dan memantau kegiatan ini agar berjalan lancar dan melahirkan generasi yang berkarakter Pancasila."tutupnya.

Pantauan langsung awak media dilapangan para pelatih Paskibra Kec. Wawo dari berbagai instansi, yakni Polsek Wawo, Koramil 1608-06/Wawo, Satpol. PP dan ada juga dari beberapa perwakilan guru. (MDG05)  

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Kegiatan "Kongkow-Kongkow" untuk Perkuat Kamtibmas di Desa Binaan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id 29 Juli 2026 – Dalam upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan "Kongkow-Kongkow" di desa binaan masing-masing pada Selasa malam (28/7).

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi Babinsa untuk berdialog langsung dengan warga sekaligus menyampaikan berbagai imbauan terkait keamanan lingkungan, kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta pentingnya menjaga kebersihan dan persatuan di tengah masyarakat.

Di Desa Kowo, Sertu Sahfundi melaksanakan patroli dan berdiskusi bersama warga pada pukul 19.25 WITA. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan, terutama pada malam hari. Warga juga diimbau agar segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada pemerintah desa, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Selain itu, Babinsa mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mencegah berbagai penyakit.




Sementara itu, di Desa Rai Oi, Serka Sahlan melaksanakan kegiatan serupa pada pukul 19.49 WITA. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga keamanan lingkungan. Babinsa juga mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba dan mengajak para pemuda menghindari perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Serka Khairuddin menggelar kegiatan kongkow-kongkow pada pukul 20.00 WITA. Dalam dialog bersama warga, ia mengimbau masyarakat agar peduli terhadap keamanan lingkungan, mewaspadai orang-orang yang baru datang ke wilayah desa, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengajak warga untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah dan kekeluargaan.

Selanjutnya, di Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Koptu Makmun melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama warga pada pukul 20.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat menjaga komunikasi dan hubungan yang harmonis, menghindari segala bentuk pelanggaran hukum, serta segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat terkait agar dapat diselesaikan dengan cepat dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Melalui kegiatan kongkow-kongkow ini, Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara aparat teritorial dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Sekolah di Kabupaten Bima Menghambat Proses KBM Akibat Mafia Jual Beli Jabatan Kepsek Pasca Rotasi Mutasi


Bima, Media Dinamika Global.id.-- Hak konstitusional untuk memperoleh pendidikan tidak boleh direduksi oleh konflik kepentingan apapun (konflik of interest), apalagi sampai terjadi penyegelan sekolah yang menghambat kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa yang belakangan ini terjadi pada beberapa sekolah di Kabupaten Bima akibat konflik rebutan jabatan Kepsek pasca rotasi-mutasi. 

Ditengah konflik rotasi-mutasi jabatan yg berlangsung, si TOMI, Kabid Mutasi Badan Kepagawaian Daerah ini dengan entengnya berlindung di atas narasi "hanya menjalankan perintah Bupati". Seolah-olah dengan perintah Bupati keputusan menjadi benar secara hukum dan sah secara administratif. Lalu untuk apa jabatan anda sebagai Kabid Mutasi BKD beserta seluruh kewenangan, fungsi, dan tanggung jawab yang melekat pada jabatan tersebut? Jika logikanya hanya karena perintah atasan, berarti anda hanya kurir jabatan yang mengantar titipan. 

Kewenangan penataan aparatur itu jugalah melekat pada fungsi jabatan mu TOMI. Karena itu, kebijakan harus objektif dan terukur berdasarkan data, asesmen kompetensi, dan pertimbangan objektif yang harusnya disajikan oleh mu kepada Bupati, bukan tunduk buta pada tekanan atasan.(Sekjend MDG)

Wujud Kepedulian Mahasiswa KKN UM Bima: Gelar Edukasi Gizi dan Pengobatan Gratis untuk Lansia Wenggo


KOTA BIMA, Media Dinamika Global.id. — Berkomitmen memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Posko 3 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) sukses menggelar Seminar Edukasi Underweight serta Pelayanan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis bagi Lansia, pada hari selasa 27/07/2026 Pukul 09.00 WITA.

Berlokasi di RT 11 Lingkungan Wenggo, Kelurahan Penanae yang juga menjadi pusat Posko KKN kegiatan ini disambut antusias oleh sekitar 80 warga dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli gizi dari Puskesmas Penanae, Indriyani Ramadhani, S.K.M. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menjaga status gizi seimbang serta menerapkan pola hidup sehat guna mencegah kondisi underweight (berat badan kurang) yang sering kali terabaikan.

Selain edukasi gizi, warga lansia mendapatkan akses pelayanan kesehatan gratis secara lengkap, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga konsultasi medis mendalam agar penyakit dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.


Turut hadir mendukung penuh acara tersebut, Lurah Penanae, Adhar Hajairin, S.Pd., yang mengapresiasi kepekaan dan kerja keras para mahasiswa KKN UM Bima dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan warganya.

Ketua Posko 3 KKN UM Bima, Ayub Priadin, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di sekitar posko bertujuan mendekatkan layanan kesehatan langsung ke jantung pemukiman warga.

 


"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat medis sesaat, tetapi juga membangun kesadaran jangka panjang bagi warga Wenggo untuk rutin memeriksakan kesehatan. Ini adalah langkah awal memperkuat sinergi antara mahasiswa KKN, tenaga kesehatan, dan pemerintah kelurahan demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan mandiri," ujar Ayub Priadin.


Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN UM Bima membuktikan bahwa pengabdian masyarakat dapat dikemas secara konkret, tepat sasaran, dan membawa perubahan positif bagi kualitas hidup warga, khususnya para lansia di Lingkungan Wenggo.

~Oriza Sativa Nabatiyah Amiruddin - Wartawati MDG

Tugu Batas Hutan Lindung HL 24 Diduga Hilang, Penimbunan Mangrove Sei Pelunggut Disorot


Batam – Dugaan pelanggaran hukum lingkungan kembali mencuat di kawasan hutan mangrove Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. 

‎Selain aktivitas penimbunan yang terus berlangsung, Tugu Batas Kawasan Hutan Lindung Pasar Ikan I HL 24 bertuliskan "Dilarang Mengganggu Milik Negara" diduga telah lenyap dari lokasi yang kini menjadi area penimbunan.

‎Hilangnya tugu batas tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai status kawasan yang sedang dikerjakan. Sebab, tugu batas hutan merupakan aset negara yang berfungsi sebagai penanda resmi batas kawasan hutan dan tidak boleh dipindahkan, dirusak, maupun dihilangkan tanpa dasar hukum.

‎Menanggapi informasi tersebut, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam, Lamhot M. Sinaga, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

‎"Akan kami cek ke lapangan terkait dugaan hilangnya tugu batas tersebut," ujar Lamhot saat dikonfirmasi.

‎Terkait pihak yang menguasai lahan melalui PL atau HPL di lokasi tersebut, Lamhot mengaku belum mengetahui perusahaan yang memiliki hak atas lahan dimaksud.

‎"Kalau soal siapa pemilik PL atau HPL, kami belum mengetahui perusahaan apa karena itu bukan kewenangan kami," tegasnya.

‎Sementara itu, berdasarkan hasil investigasi di lapangan, aktivitas penimbunan kawasan mangrove diduga dikerjakan oleh PT Anetra Dikdaya Semesta sebagai kontraktor pelaksana. Namun legalitas proyek tersebut masih menjadi sorotan karena diduga belum memenuhi berbagai persyaratan perizinan sebagaimana diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan.

‎Saat dikonfirmasi, seorang perwakilan PT Anetra Dikdaya Semesta berinisial "A" menjelaskan bahwa perusahaan hanya bertindak sebagai pelaksana pekerjaan.

‎"Kami hanya sebagai kontraktor pelaksana, Bang. Saya masih berada di Malaka, Malaysia, membawa keluarga berobat. Silakan hubungi bapak ini," ujarnya sembari memberikan nomor kontak seseorang berinisial "Z" yang disebut sebagai salah satu ketua organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Sagulung.

‎Hasil penelusuran juga menemukan dugaan bahwa material tanah yang digunakan untuk menimbun kawasan mangrove berasal dari lokasi di belakang kawasan Candi Bentar, dekat Kantor Lurah Sei Inti, Kecamatan Sagulung. 

‎Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan apakah kegiatan pengambilan tanah (Cut and Fill) telah mengantongi izin sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

‎Secara hukum, setiap kegiatan reklamasi maupun penimbunan di kawasan pesisir dan mangrove wajib memenuhi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup beserta perubahan melalui UU Cipta Kerja, serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.

‎Selain itu, kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan wajib memiliki Persetujuan Lingkungan berupa AMDAL atau UKL-UPL sesuai skala kegiatan sebelum memperoleh persetujuan atau perizinan berusaha. Pengambilan material tanah juga harus memenuhi perizinan teknis dan ketentuan yang berlaku.

‎Apabila terbukti kegiatan dilakukan tanpa persetujuan lingkungan maupun izin yang dipersyaratkan, pelaku dapat dikenakan sanksi administratif, perdata hingga pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

‎Atas temuan dugaan hilangnya tugu batas kawasan hutan lindung serta aktivitas penimbunan yang masih berlangsung, masyarakat mendesak Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau, BP Batam, Balai Pengelolaan Hutan, dan instansi terkait untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

‎‎Pemeriksaan diharapkan tidak hanya menelusuri legalitas reklamasi, dokumen persetujuan lingkungan, dan izin cut and fill, tetapi juga mengungkap penyebab hilangnya tugu batas kawasan hutan lindung serta pihak yang harus bertanggung jawab apabila ditemukan adanya unsur pidana.

‎Publik kini menantikan langkah tegas pemerintah dan aparat penegak hukum guna memastikan perlindungan kawasan mangrove sebagai ekosistem yang dilindungi negara serta menjamin penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. (Tim)