Media Dinamika Global

Sabtu, 18 Juli 2026

Hanguskan 1.956 Hektare Lahan Tambora, HMI Bima Desak Evaluasi Mitigasi dan Usut Tuntas Penyebab Kebaran

Kebid Lingkungan Hidup HMI Cabang Bima, Abduli, (Ist/Surya)

BIMA, Media Dinamika Global - Kebakaran hutan dan lahan yang menghanguskan sekitar 1.956 hektare savana di kawasan Taman Nasional Tambora, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini mendapatkan sorotan keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Cabang Bima, Abduli, menilai peristiwa tersebut menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat perlindungan kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi dan pengakuan internasional.

Menurutnya, Taman Nasional Tambora bukan hanya kawasan konservasi nasional, tetapi juga telah ditetapkan UNESCO sebagai bagian dari World Network of Biosphere Reserves atau Cagar Biosfer Dunia.

"Kebakaran yang melanda Tambora bukan sekadar hilangnya ribuan hektare savana. Kerusakan ini mengancam fungsi ekologis kawasan yang berperan menjaga keanekaragaman hayati, tata air, penyimpanan karbon, dan keseimbangan lingkungan di Pulau Sumbawa," ujar Abduli, Sabtu (18/7).

Ia menjelaskan, kawasan Tambora merupakan habitat berbagai satwa dilindungi seperti Kakatua Kecil Jambul Kuning, Nuri Kepala Merah, dan Rusa Timor, serta beragam flora khas Wallacea. Kerusakan akibat kebakaran, kata dia, membutuhkan waktu yang panjang untuk dipulihkan dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem.

Atas kondisi tersebut, HMI Cabang Bima mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan RI, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Balai Taman Nasional Tambora, serta pihak terkait lainnya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Tambora.

Abduli menegaskan evaluasi harus mencakup aspek pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan, hingga pemulihan pascakebakaran.

"Kami mendorong evaluasi total terhadap efektivitas patroli pencegahan, sistem deteksi dini hotspot, kesiapan personel dan sarana pemadaman, ketersediaan sumber air, hingga koordinasi antarinstansi. Kejadian ini tidak boleh terus berulang setiap musim kemarau," tegasnya.

Selain evaluasi mitigasi, HMI juga meminta aparat penegak hukum mengusut penyebab kebakaran secara transparan. Jika ditemukan unsur kesengajaan maupun kelalaian, proses hukum harus ditegakkan secara tegas sebagai bentuk perlindungan terhadap kawasan konservasi.

Menurut Abduli, status Tambora sebagai Cagar Biosfer UNESCO harus menjadi landasan untuk memperkuat tata kelola kawasan melalui pendekatan konservasi, peningkatan kapasitas masyarakat sekitar, serta dukungan anggaran yang memadai.

"Pengakuan UNESCO bukan hanya kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga. Tambora merupakan warisan ekologis yang penting bagi masyarakat Bima dan Dompu, Indonesia, bahkan dunia," katanya.

HMI Cabang Bima juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian kawasan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan jika menemukan indikasi munculnya titik api.

"Evaluasi sistem mitigasi kebakaran harus menjadi langkah nyata agar Tambora tetap lestari bagi generasi sekarang dan generasi mendatang," tutup Abduli.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah provinsi NTB belum memberikan tanggapan resmi hingga berita diterbitkan.

Redaksi |

Lima SMA Negeri di Mataram Kurang Siswa


Mataram, Media Dinamika Global.id.-- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB meminta masyarakat mengubah pola pikir terkait fenomena menumpuknya calon siswa di sekolah tertentu pada Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ini. Akibat penumpukan tersebut, sejumlah SMA Negeri di Kota Mataram justru dilaporkan sepi peminat.

Kepala Dinas Dikpora NTB, Syamsul Hadi, menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Mataram kini sudah merata dan didukung oleh guru-guru hebat di setiap sekolah. Ia pun menyarankan agar orang tua bersikap realistis demi pemenuhan hak pendidikan anak secara logis.

"Sebenarnya bagi kami favorit itu enggak ada. Itu sama saja kan. Tetapi masyarakat yang mengharapkan untuk dapat di sekolah tertentu kami sarankan untuk mengisi sekolah-sekolah yang belum terpenuhi kuotanya,” ujar Syamsul Hadi.(Sekjend MDG)

Yayasan Pendidikan Permata Sukma Sukses Gelar Seminar dan Umumkan Pemenang Gala Cerita Rakyat Bima 2026


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.— Yayasan Pendidikan Permata Sukma bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima serta Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nggusuwaru (UNSWA) sukses menyelenggarakan Seminar Cerita Rakyat Bima Tahun 2026 pada Kamis, 16 Juli 2026 di Aula H. M. Nur Latif Lantai 3, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima.

Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi, dosen, guru, mahasiswa, siswa, budayawan, pegiat literasi, serta masyarakat umum sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, dan mendigitalisasikan cerita rakyat Bima sebagai warisan budaya Dana Mbojo.

Dalam pemaparannya, N. Marewo, sastrawan dan budayawan Bima, menegaskan bahwa cerita rakyat merupakan warisan budaya yang harus dijaga keasliannya. Menurutnya, penulisan, penuturan, maupun digitalisasi cerita rakyat tidak boleh melenceng dari nilai-nilai sejarah agar identitas budaya Bima tetap terpelihara.

Sementara itu, Muhammad Humaidin, M.Pd selaku Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bima, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pelestarian budaya melalui pendokumentasian, pelestarian, dan digitalisasi cerita rakyat Bima sehingga dapat menjadi sumber belajar yang mudah diakses oleh masyarakat luas.

Pada kesempatan yang sama, Ahyansyah, selaku penerima Hibah Dana Indonesiana Tahun 2025, menjelaskan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan cerita rakyat Bima. Menurutnya, cerita rakyat tidak cukup hanya didokumentasikan dalam bentuk buku, tetapi juga harus dikembangkan dalam berbagai media digital agar dapat diwariskan kepada generasi masa kini dan masa depan.

Sebagai rangkaian kegiatan pelestarian budaya tersebut, Yayasan Pendidikan Permata Sukma juga mengumumkan para pemenang Gala Cerita Rakyat Bima 2026, sebuah lomba video bertutur cerita rakyat yang bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal melalui ruang digital.

Kategori Umum

(SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Mahasiswa, Guru, dan Masyarakat Umum)

A. Juara Utama

1. Juara I : Masita Tuljannah– SMPN 5 Kota Bima

2. Juara II: Intan Baiduri, S.Pd. – SDN 14 Sadia Kota Bima

3. Juara III : Siti Nurrahman– Universitas Nggusuwaru.

B. Juara Favorit.

1. Favorit Partisipasi Siswa : Nurul Inayah– MAN 1 Kota Bima

2. Favorit Partisipasi Mahasiswa : Sulistyani – Universitas Nggusuwaru

3. Favorit Partisipasi Guru : Aprelia Siscka Rosalinattanaleppy– SMK Annidah Al Islamy

4. Favorit Partisipasi Masyarakat : Juraini – Lampe, Kota Bima.

C. Kategori Anak (SD/MI)

 Juara Utama.

1. Juara I: Zidni Ilmi– MIN 6 Bima

2. Juara II: Alfath Arahman– SDN 56 Tolobali Kota Bima

3. Juara III : Muhammad Akbar– SDN 51 Rite Kota Bima.

D. Penghargaan Khusus.

Apresiasi Potensi Pendongeng Muda : Puspita Sari – SDN 55 Dara Kota Bima

1. Apresiasi Penyajian Cerita : Akifa Naila – SDN 27 Rabadompu Timur Kota Bima

2. Komunikator Cerita Terbaik : Khalidah Karimatunnisah – SD Negeri 2 Tente

 Para pemenang Juara I, II, dan III pada masing-masing kategori memperoleh uang pembinaan dengan rincian sebagai berikut:

 1. Juara I memperoleh uang pembinaan sebesar Rp1.000.000*l.

 2. Juara II memperoleh uang pembinaan sebesar Rp800.000.

3. Juara III memperoleh uang pembinaan sebesar Rp600.000.

Selain uang pembinaan, para pemenang juga memperoleh sertifikat penghargaan dan hadiah lainnya. Seluruh peserta akan menerima sertifikat penghargaan serta diundang mengikuti Pelatihan Bertutur Cerita Rakyat Bima yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Permata Sukma sebagai bagian dari program pelestarian budaya daerah.

Penyerahan uang pembinaan, sertifikat, hadiah, dan seluruh penghargaan akan dilaksanakan pada Workshop Cerita Rakyat Bima. Jadwal dan lokasi kegiatan akan diumumkan kemudian melalui media sosial resmi Yayasan Pendidikan Permata Sukma dan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nggusuwaru (UNSWA).

Yayasan Pendidikan Permata Sukma menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam Gala Cerita Rakyat Bima Tahun 2026. Menjadi bagian dari kegiatan ini merupakan kontribusi nyata dalam mendokumentasikan, mengenalkan, dan melestarikan cerita rakyat Bima kepada generasi masa kini dan masa depan. Tidak semua peserta memperoleh gelar juara, namun seluruh peserta adalah pemenang dalam upaya menjaga warisan budaya Dana Mbojo.

Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan. Bagi peserta yang belum memperoleh juara, diharapkan tetap semangat untuk terus belajar, berkarya, dan kembali berpartisipasi pada Gala Cerita Rakyat Bima tahun berikutnya.

Melalui Seminar dan Gala Cerita Rakyat Bima 2026 diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, budayawan, pegiat literasi, dan masyarakat dalam menjaga, mendokumentasikan, serta mendigitalisasikan cerita rakyat Bima sebagai warisan budaya yang akan terus hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

"Mari bertutur, berkarya, dan melestarikan budaya Bima melalui ruang digital."

Penyelenggara:

Yayasan Pendidikan Permata Sukma 

Bekerja Sama dengan

Dinas Perpusipda Kota Bima 

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)

Universitas Nggusuwaru bima.(Sekjend MDG)

Penutupan MPLS Ramah SMP Negeri 2 Kota Bima Berlangsung Meriah


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – SMP Negeri 2 kota bima secara resmi menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung di sekolah ini dihadiri oleh Pengawas Sekolah Binaan, Ketua Komite, SMPN 2, para guru, orang tua siswa, serta seluruh peserta didik, khususnya murid baru kelas I.


Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia MPLS, yang menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan MPLS selama beberapa hari dapat terlaksana dengan baik, aman, dan lancar. Menurutnya, MPLS tahun ini dirancang agar anak-anak dapat mengenal lingkungan sekolah dengan cara yang menyenangkan, membangun rasa percaya diri, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sejak hari pertama menjadi siswa SMPN 2 kota bima, Sabtu 18 juli 2026.




Kepala SMP Negeri 2 kota bima H. Muhammad S.pd, mengatakan, rangkaian MPLS bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mulai dari mengenal fasilitas, tata tertib, hingga budaya sekolah.(Sekjend MDG)

INGIN KERJA KE LUAR NEGERI? PT BALI PESONA ABADI AJAK WARGA DOMPU TEMPUH JALUR RESMI, CEGAH TPPO DAN JAMIN PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN


Dompu, Media Dinamika Global.id.– Masyarakat Kabupaten Dompu yang memiliki impian bekerja di luar negeri kini tak perlu lagi mengambil risiko melalui jalur ilegal. 

PT Bali Pesona Abadi, perusahaan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berlokasi di Jalan Lintas Calabai, Desa Konte, Kecamatan Kempo, hadir memberikan solusi melalui proses penempatan yang resmi, legal, aman, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Sabtu (18/7/2026).

Kehadiran PT Bali Pesona Abadi menjadi harapan baru bagi masyarakat yang ingin meningkatkan taraf hidup melalui pekerjaan di luar negeri. Perusahaan ini tidak hanya memfasilitasi proses keberangkatan, tetapi juga berkomitmen melindungi calon pekerja migran dari praktik perekrutan ilegal dan ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang masih menjadi perhatian serius.

Melalui jalur resmi, setiap calon pekerja migran akan mendapatkan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari konsultasi, pengurusan dokumen, pelatihan, hingga proses penempatan di negara tujuan. Seluruh tahapan dilakukan secara profesional sehingga memberikan kepastian hukum, perlindungan hak-hak pekerja, dan rasa aman bagi keluarga yang ditinggalkan.

Kepala Cabang PT Bali Pesona Abadi, Junaidi atau yang akrab disapa Pak Jon, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan mengutamakan keselamatan setiap calon pekerja migran.

"PT Bali Pesona Abadi hadir untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Kami menyediakan layanan penempatan yang legal dan resmi agar seluruh calon pekerja migran memiliki dokumen lengkap, status yang jelas, serta memperoleh perlindungan sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Pak Jon.

Ia menjelaskan, PT Bali Pesona Abadi saat ini membuka kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan dengan usia 21 hingga 43 tahun, sesuai ketentuan penempatan di masing-masing negara tujuan.

Adapun negara tujuan penempatan meliputi:

Hong Kong

Taiwan

Singapura

Malaysia

Pak Jon juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan ke luar negeri melalui jalur nonprosedural yang berisiko menimbulkan persoalan hukum, penipuan, hingga eksploitasi.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Dompu untuk datang langsung ke PT Bali Pesona Abadi. Gunakan jalur resmi agar seluruh proses penempatan berjalan sesuai hukum, sehingga hak, keselamatan, dan perlindungan pekerja migran benar-benar terjamin," tegasnya.

Melalui kehadiran PT Bali Pesona Abadi, diharapkan semakin banyak masyarakat Dompu memilih jalur resmi saat ingin bekerja ke luar negeri. 


Selain memberikan rasa aman bagi calon pekerja migran dan keluarganya, langkah tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam mencegah TPPO serta mewujudkan penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, legal, profesional, dan bermartabat.(Sekjend MDG)

Duduk Bersama Kapolri Rangkul Ojek Online dan Pecalang Sebagai Mitra Strategis Jaga Kamtibmas di Bali


Bali, Media Dinamika Global.id.-- Suasana hangat tampak dalam Silaturahmi Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7). Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., duduk bersama komunitas ojek online dan pecalang, menegaskan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menyebut pecalang dan komunitas ojek online sebagai mitra strategis atau "sabuk kamtibmas" Polri.

Pecalang dinilai menjadi penjaga kearifan lokal yang selama ini menjaga harmoni sosial masyarakat Bali, sementara pengemudi ojek online dengan mobilitas tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lapangan. Kapolri berharap sinergi yang semakin erat melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan dapat memperkuat stabilitas kamtibmas sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terus Berkomitmen Mengabdi Menjalankan Tugas Untuk Masyarakat serta peduli melayani Indonesia.(Sekjend MDG)

Jumat, 17 Juli 2026

Belajar Interaktif, MPLS SDN 1 Melayu Kota Bima Hadirkan Program "Sahabat Online"


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Memasuki hari keempat, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 1 Melayu Kota Bima semakin semarak. Hari ini, suasana di luar ruang kelas berubah menjadi lebih dinamis melalui peluncuran program inovatif bertajuk "Sahabat Online" . 

?Dalam program ini, peserta didik diajak untuk berinteraksi dengan teknologi pendidikan terkini. Fokus utama kegiatan hari ini adalah sesi gamification , di mana para siswa memainkan berbagai permainan edukatif yang diproyeksikan langsung melalui papan Interactive Flat Panel (IFP).

Para siswa tampak antusias saat menyentuh langsung layar lebar IFP untuk menyelesaikan tantangan logika dan permainan interaktif lainnya. Penggunaan teknologi ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur, tetapi juga untuk membiasakan siswa dengan media pembelajaran berbasis digital yang interaktif dan kolaboratif.

"Melalui program Sahabat Online ini, kami ingin menunjukkan bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan. Penggunaan IFP membuat siswa lebih aktif dan semangat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan MPLS," ujar Nasrullah, S.Pd., salah satu tenaga pendidik yang memandu kegiatan tersebut.

?Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik bagi siswa dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang modern, sekaligus membangun kedekatan antara siswa dengan teknologi sebagai sahabat belajar mereka di masa depan.(Sekjend MDG)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima Ikut Ambil Bagian dalam MPLS RAMAH SDN 1 Melayu Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima juga ikut serta dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) RAMAH di SDN 1 Melayu Kota Bima Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini mendukung program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) dengan memberikan edukasi kepada peserta didik baru tentang pentingnya makan sehat dan bergizi sebagai bekal untuk tumbuh sehat, aktif, dan berprestasi.

Selain itu, peserta didik diajak mengenal fasilitas sekolah beserta pemanfaatannya, termasuk Kebun Sirih Puan sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, ketahanan pangan, dan pola hidup sehat sejak dini.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan peserta didik baru semakin termotivasi untuk membiasakan pola hidup sehat, memanfaatkan fasilitas sekolah secara optimal, serta mengamalkan nilai-nilai 7 KAIH dalam kehidupan sehari-hari.(Sekjend MDG)

GAKADA BIDOM Kecam Aksi Anarkis Oknum Official di Kantor KONI NTB, Jangan Cederai Perjuangan Atlet dengan Premanisme

Ketua GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global – Gabungan Kawula Bima-Dompu (GAKADA BIDOM) Pulau Lombok mengecam keras aksi anarkis yang diduga dilakukan sejumlah oknum official cabang olahraga Drum Band saat menyampaikan protes terkait hasil pertandingan Porprov XII NTB 2026 di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat.

Aksi yang terjadi usai munculnya keberatan terhadap hasil pertandingan tersebut menjadi sorotan publik setelah beredar informasi adanya tindakan membentak, mengintimidasi, hingga melempar meja saat proses penyampaian aspirasi berlangsung.

Ketua GAKADA BIDOM Pulau Lombok, Arif Kurniadin, menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan pertandingan harus diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan jalur hukum yang berlaku, bukan dengan tindakan yang mengarah pada kekerasan maupun perusakan.

“Jika memang ada dugaan kecurangan, manipulasi nilai, atau rangkap jabatan yang merugikan atlet, maka persoalan itu harus diperjuangkan secara serius melalui mekanisme yang sah. Namun tindakan anarkis, arogan, dan destruktif tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun,” ujar Arif, Sabtu (18/7/26).

Menurutnya, perjuangan membela atlet yang merasa dirugikan justru akan kehilangan legitimasi apabila dibarengi tindakan yang melanggar norma dan etika olahraga. Ia menilai aksi emosional tersebut berpotensi mengalihkan perhatian publik dari substansi persoalan yang sedang dipersoalkan.

“Masyarakat ingin mengetahui kebenaran terkait dugaan pelanggaran dalam pertandingan, bukan menyaksikan tindakan yang dapat mencederai semangat sportivitas,” katanya.

GAKADA BIDOM juga menegaskan bahwa tindakan segelintir oknum tidak boleh dikaitkan dengan identitas masyarakat Bima dan Dompu secara keseluruhan. Menurut mereka, masyarakat Bima-Dompu dikenal menjunjung tinggi nilai kehormatan, etika, dan keberanian dalam menyampaikan pendapat secara santun.

“Kami menolak segala bentuk tindakan arogan yang dapat menimbulkan stigma negatif terhadap masyarakat Bima dan Dompu. Jangan sampai ulah individu mencoreng nama baik daerah dan masyarakat yang selama ini menjaga nilai-nilai kebersamaan,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, GAKADA BIDOM menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mendesak oknum pelatih maupun pendamping yang terlibat dalam aksi anarkis untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada KONI NTB dan masyarakat. Kedua, meminta pihak yang keberatan terhadap hasil pertandingan agar fokus mengawal proses hukum dan mekanisme organisasi, termasuk melalui Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) maupun Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI).

Mereka menegaskan bahwa dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan pertandingan tetap harus diusut secara transparan dan profesional. Namun seluruh proses harus dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan konflik yang lebih luas.

“Jika memang ada kecurangan, bongkar dengan data dan bukti. Tempuh jalur hukum dan organisasi yang tersedia. Jangan sampai perjuangan atlet tercoreng oleh tindakan yang justru merugikan semua pihak,” pungkas Arif.

Redaksi |

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Keamanan dan Keselamatan


Bima.NTB.MediaDinamika Global .id 18 Juli 2026 – Babinsa Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan, ketertiban, dan keselamatan warga.

Di Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Sertu Jafar melaksanakan Komsos pada pukul 09.00 Wita. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau warga agar terus membantu dan bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus menjalin komunikasi yang baik, saling menghormati, menghargai, serta segera melaporkan setiap permasalahan yang terjadi agar dapat ditangani dengan cepat oleh pihak berwenang.




Sementara itu, di Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Serka Sahrul melaksanakan Komsos pada pukul 09.30 Wita. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing, menghindari perselisihan maupun keributan, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga diimbau segera menghubungi aparat apabila terjadi permasalahan hukum atau gangguan keamanan.

Pada pukul 10.00 Wita, Serda Ikhsan melaksanakan Komsos di Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan para nelayan agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang belakangan kurang bersahabat. Ombak tinggi dan angin kencang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan saat melaut. Oleh karena itu, warga diimbau menunda aktivitas mencari ikan hingga kondisi cuaca kembali membaik demi mengutamakan keselamatan.

Di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Serka Khairuddin melaksanakan Komsos pada pukul 10.30 Wita. Ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran. Warga diminta memastikan kompor telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya kebakaran.

Melalui kegiatan Komsos ini, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang semakin baik antara aparat teritorial dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di lingkungan masing-masing.(Team.MDG.03)