Jumat, 12 Juni 2026
Polda NTB Dukung Nobar Piala Dunia 2026 Bersama TVRI, Masyarakat Diminta Tetap Tertib
Mataram, Media Dinamika Global — Polda NTB mengajak masyarakat menyukseskan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026, yang digelar bersama Polri dan TVRI di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta menjaga situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan, kolaborasi Polri dan TVRI dalam penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026 menjadi ruang berkumpul masyarakat, untuk menikmati pertandingan sepak bola dunia secara aman dan nyaman.
"Nobar Piala Dunia 2026 bersama Polri dan TVRI ini kami hadirkan, sebagai wadah hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Kami berharap seluruh kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh semangat persaudaraan," ujar Kombes Pol. Kholid, Jumat (12/6/2026), melalui siaran pers.
Menurutnya, antusiasme warga NTB cukup tinggi. Sejumlah titik nobar telah disiapkan di Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat hingga Dompu. Lokasi tersebut mencakup area komersial maupun nonkomersial, sehingga masyarakat dapat memilih tempat terdekat untuk menyaksikan pertandingan.
"Polri bersama TVRI ingin memastikan masyarakat dapat menikmati setiap pertandingan dengan suasana yang aman dan kondusif. Karena itu kami mengajak seluruh penonton menjaga ketertiban, selama kegiatan berlangsung," katanya.
Kombes Kholid mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi akibat perbedaan dukungan tim, menghindari tindakan yang berpotensi memicu keributan, serta tetap menghormati sesama penonton.
"Silakan mendukung tim favorit masing-masing, namun jangan sampai menimbulkan gesekan. Jadikan nobar ini sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan," ucapnya.
Selain itu, Polda NTB juga mengimbau panitia dan pengelola lokasi nobar untuk memperhatikan faktor keselamatan, kenyamanan, serta keamanan kendaraan para pengunjung.
"Kami mengajak masyarakat menjaga barang berharga, mematuhi aturan lalu lintas saat berangkat maupun pulang dari lokasi nobar, serta segera melapor kepada petugas atau melalui layanan 110, apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas," tegas Kholid.
Polda NTB memastikan jajaran kepolisian di seluruh wilayah, siap mendukung pelaksanaan nobar bersama Polri dan TVRI agar berlangsung aman, lancar, serta memberi pengalaman positif bagi masyarakat pencinta sepak bola di NTB.
"Mari kita sukseskan nobar Piala Dunia 2026 bersama Polri dan TVRI dengan menjaga keamanan, ketertiban, serta semangat persatuan. Keamanan menjadi tanggung jawab kita bersama," tutupnya.
Redaksi |
Wali Kota Bima Terima Silaturahmi Datuk Abdul Rashid Abdul Gani, Bahas Peluang Investasi Pertanian dan Bahas Pengelolaan Sampah
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wali Kota Bima menerima kunjungan silaturahmi dari Datuk Abdul Rashid Abdul Gani dalam rangka penjajakan peluang investasi di bidang pertanian serta membahas pengelolaan sampah di Kota Bima. Pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi mengenai potensi daerah sekaligus peluang kerja sama yang dapat mendukung pembangunan Kota Bima ke depan. Kamis, (11/06/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada Datuk Abdul Rashid Abdul Gani, beliau menjelaskan bahwa Kota Bima memiliki potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu andalan masyarakat.
“Selamat datang di Kota Bima. Kami berencana mengajak Datuk melihat langsung potensi produksi jagung yang dimiliki daerah ini. Kami berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama dan investasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Bima.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bima juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Bima adalah persoalan pengelolaan sampah. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Datuk Abdul Rashid Abdul Gani menjelaskan pengalaman pengelolaan sampah di Malaysia yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga menekankan pentingnya pendidikan dan perubahan pola pikir masyarakat sejak usia dini.
Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan pengelolaan sampah di Malaysia adalah membangun kesadaran anak-anak agar tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, pengelolaan sampah juga didukung oleh penggunaan mesin modern yang mampu menyortir dan memilah sampah secara otomatis dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Di Malaysia, pendidikan mengenai kebersihan lingkungan dimulai sejak dini. Selain itu, kami juga menggunakan teknologi AI untuk membantu proses pemilahan sampah. Bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan, terdapat sanksi berupa hukuman sosial selama satu minggu,” jelas Datuk Abdul Rashid Abdul Gani.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap potensi yang dimiliki Kota Bima. Menurutnya, daerah ini memiliki peluang besar untuk berkembang, baik di sektor pertanian maupun dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan.
“Saya melihat Bima memiliki potensi yang sangat besar. Dengan sumber daya yang ada dan dukungan pemerintah daerah, peluang pengembangan investasi di sini sangat menjanjikan,” ungkapnya.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih luas antara Pemerintah Kota Bima dan investor, guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menghadirkan solusi inovatif bagi pengelolaan lingkungan yang lebih baik.(Sekjend MDG)
Wakil Wali Kota Bima Hadiri Gelar Karya dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Kota Bima
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., menghadiri kegiatan Gelar Karya dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Kota Bima yang berlangsung di halaman SMP Negeri 3 Kota Bima. Kegiatan ini merupakan momentum istimewa dalam menandai berakhirnya masa pendidikan tingkat menengah pertama bagi siswa SMP Negeri 3 Kota Bima. Kamis, (11/6/2026).
Hadir dalam kegiatan ini Asisten III Sekretariat Daerah Kota Bima, Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, Camat Rasanae Timur, dan Lurah Kumbe, serta orang tua/wali murid siswa SMP Negeri 3 Kota Bima,
Acara pelepasan ini berlangsung semarak dan penuh khidmat. Kehadiran Wakil Wali Kota Bima disambut meriah dengan tari penyambutan oleh para siswa-siswi SMP Negeri 3 Kota Bima, kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan seni dan penampilan karya kreatif yang mencerminkan bakat, dan potensi yang dimilki oleh siswa-siswi SMP Negwri 3 Kota Bima.
Dalam laporannya, Kepala SMP Negeri 3 Kota Bima, Rusdin, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam, atas kehadiran Wakil Wali Kota Bima. Menurutnya kehadiran Wakil Wali Kota Bima merupakan bentuk nyata perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Bima terhadap kemajuan dunia pendidikan, khususnya dunia pendidikan yang ada di wilayah Kota Bima.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang telah berhasil menyelesaikan studinya dengan baik. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusinya dalam mendidik dan membimbing siswa-siswinya.
“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya sampaikan selamat kepada anak-anakku yang hari ini telah menyelesaikan studinya dengan baik", ujarnya. Saya juga apresiatif kepada seluruh guru, dan tenaga kependidikan yang telah mencurahkan segala ilmu, pikiran, dan tenaganya dalam mengajar, dan mendidik siswa-siswinya,” lanjut Feri Sofiyan.
Ia juga menegaskan bahwa prosesi pelepasan ini, bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari langkah baru menuju jenjang yang lebih tinggi. Karena itu, para siswa diharapkan terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta membangun kreativitas dan inovasi guna menghadapi tantangan, dan kemajuan zaman yang semakin dinamis.
Wakil Wali Kota juga memberikan apresiasi terhadap berbagai karya dan penampilan seni yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan para guru dalam mengembangkan kemampuan peserta didik, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pada bidang seni, kreativitas, dan karakter.
“Karya yang ditampilkan hari ini menjadi bukti bahwa pendidikan di SMP Negeri 3 Kota Bima ini, tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu pengetahuan semata, tetapi juga mendorong lahirnya generasi yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepercayaan diri untuk berkarya,” ungkapnnya.
Pada kesempatan itu pula, Wakil Wali Kota Bima juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menjaga dan membimbing anak-anak di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya berbagai bentuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perjudian, minuman keras, hingga praktik perundungan yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Untuk itu, ia mengajak seluruh orang tua murid yang hadir, untuk memperkuat pengawasan, pendampingan, dan komunikasi dengan anak-anak agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
“Jagalah anak-anak kita dari segala bentuk penyakit sosial, seperti narkoba, perjudian, minuman keras, dan perundungan. Masa depan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” pesannya.
Kegaiatn ini diakhiri dengan pemberiaan penghargaan kepada siswa-siswi yang berhasil meraih sepuluh besar terbaik, dan tahun ini SMP Negeri 3 Kota Bima berhasil melepaskan sebanyak 67 siswa dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.
Ini merupakan sebuah capaian yang menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah, orang tua, dan Pemerintah Kota Bima, dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, dan cerdas, serta diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bima kedepan.(Sekjend MDG)
Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Kebugaran, Wali Kota Bima Gelar Gowes Bersama
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Pemerintah Kota Bima kembali menggelar kegiatan gowes bersama sebagai bagian dari upaya meningkatkan kebugaran, sekaligus mempererat silaturahim, dan kebersamaan di lingkungan kerja Pemerintahan Kota Bima. Jum'at, (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada Jum'at pagi ini, diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan komunitas pecinta olahraga sepeda di Kota Bima.
Kegiatan gowes ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, hadir pula, orang nomor dua di Pemerintah Kabupaten Bima, yakni, dr. H. Irfan Zubaidy, yang ikut meramaikan berlangsungnya gowes.
Gowes kali ke dua, bulan ini, sedikit berbeda dengan kali pertama, gowes kali ini, titik startnya di Kantor Wali Kota Bima, dengan menempuh rute yang melintas sepanjang jalan kota, menuju area perbatasan Kota Bima, dan Kabupaten Bima, istrahat sebentar, sebelum kembali dan finis di Kantor Wali Kota Bima. Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WITA ini, berlangsung penuh semangat serta antusias dari seluruh peserta.
Selain menjadi sarana olahraga, menjaga kebugaran dan kesehatan jasmani, kegiatan gowes bersama ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi, kebersamaan, dan komunikasi antar perangkat daerah.
Untuk itu, Wali Kota Bima berharap, bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan produktivitas dan kinerja aparat pemerintah, dan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dan solidaritas di lingkungan Pemerintah Kota Bima.
Gowes minggu ini, Wali Kota Bima, didampingi oleh sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota Bima, antara lain, Sekda Kota Bima, Staf Ahli, Asisten Setda, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kebag, Camat, serta komunitas pecinta olah raga sepeda.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bima terus mendorong tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sekaligus membangun kebersamaan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang solid, produktif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.(Sekjend MDG)
Wali Kota Bima Siapkan Perluasan PKH Daerah, Penerima Ditargetkan Naik Jadi 2.000 Keluarga pada 2027
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Pemerintah Kota Bima mulai menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Daerah Tahun 2026 kepada 1.200 keluarga penerima manfaat. Program bantuan sosial yang menjadi salah satu janji politik pemerintah daerah itu diluncurkan melalui pencairan perdana di kawasan utara Alun-alun Lapangan Serasuba, Kamis, 11 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bima, A. Rahman H. Abidin, menyatakan pemerintah berencana memperluas cakupan penerima manfaat pada tahun depan. Jika kondisi keuangan daerah memungkinkan, jumlah penerima PKH Daerah akan ditambah sekitar 800 keluarga sehingga total penerima mencapai 2.000 keluarga.
“Pemerintah ingin memastikan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program ini. Kami akan terus berupaya memperluas jangkauan bantuan sebagai bagian dari strategi pengurangan kemiskinan,” kata Rahman dalam sambutannya.
Program PKH Daerah disiapkan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum memperoleh bantuan sosial dari pemerintah pusat. Sasaran utamanya adalah warga kategori desil 1 hingga desil 5, termasuk lanjut usia, penyandang disabilitas, dan keluarga miskin yang memenuhi persyaratan.
Menurut Rahman, penetapan penerima dilakukan melalui tahapan verifikasi berjenjang, mulai dari usulan masyarakat di tingkat kelurahan, pengecekan lapangan, hingga validasi oleh Dinas Sosial. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Pada tahun ini, setiap keluarga penerima memperoleh bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan yang dicairkan setiap triwulan melalui sistem perbankan. Pemerintah menggandeng BRI sebagai mitra penyalur guna menjamin proses pencairan berlangsung aman dan transparan.
Kepala BRI Cabang Bima menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menilai PKH Daerah menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat rentan sekaligus mendorong tata kelola bantuan yang lebih akuntabel melalui layanan perbankan.
Dalam acara tersebut, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, menyerahkan secara simbolis buku tabungan dan bantuan kepada lima perwakilan penerima manfaat.
Rahman mengingatkan agar bantuan yang diterima digunakan untuk kebutuhan prioritas keluarga seperti pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok sehari-hari. Ia menegaskan bantuan sosial tidak boleh dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sarana untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“Bantuan ini harus menjadi penyangga ekonomi rumah tangga sekaligus langkah menuju kehidupan yang lebih mandiri,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bima berharap PKH Daerah menjadi instrumen tambahan dalam upaya menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Untuk itu, Rahman mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, pendamping sosial hingga masyarakat, memperkuat kolaborasi dalam mendukung program pengentasan kemiskinan di daerah.
Peluncuran program tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, jajaran staf ahli dan asisten, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta pihak BRI sebagai mitra penyalur bantuan.(Sekjend MDG)
MAN 2 Kota Bima Ukir Prestasi Gemilang di Tingkat Provinsi, Dua Siswi Tembus 30 Besar Lomba Resensi Buku se-NTB
Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Kabar membanggakan kembali datang dari MAN 2 Kota Bima. Dua peserta didik berhasil mengharumkan nama madrasah setelah lolos dan terpilih sebagai 30 Besar Peserta Kategori Pelajar SMA/Sederajat pada Lomba Resensi Buku Koleksi Perpustakaan Tingkat Pelajar se-Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB.
Dua siswi berprestasi tersebut adalah Fakhirah Wardatun Shabrina (X-2) dan Raisha Risky Fadhila (X-1). Keberhasilan keduanya menjadi bukti nyata bahwa budaya literasi yang terus dikembangkan di MAN 2 Kota Bima mampu melahirkan generasi muda yang unggul, kritis, dan berdaya saing.
Yang lebih membanggakan, MAN 2 Kota Bima tercatat sebagai satu-satunya Madrasah Aliyah Negeri di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berhasil meloloskan peserta didiknya dalam ajang bergengsi tersebut tahun ini. Prestasi ini menjadi catatan istimewa sekaligus mengukuhkan eksistensi MAN 2 Kota Bima sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan literasi peserta didik.
Lomba Resensi Buku Koleksi Perpustakaan merupakan salah satu ajang kompetitif yang bertujuan meningkatkan minat baca, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menulis pelajar di seluruh NTB. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, hanya peserta-peserta terbaik yang berhasil melaju ke tahap berikutnya.
Atas capaian tersebut, Fakhirah dan Raisha berhak mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembekalan secara luring di Kota Mataram sebagai bagian dari tahapan lanjutan kompetisi. Kegiatan ini akan menjadi wadah penguatan kapasitas sekaligus persiapan menuju tahap penilaian berikutnya.
Kepala MAN 2 Kota Bima, Hj. Muslihah, S.Pd Lia Muslihah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih kedua siswi tersebut. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berkarya.
Prestasi ini juga tidak lepas dari peran guru pembina Rozali Jauhari Alfanani , M.Pd yang senantiasa memberikan pendampingan, motivasi, dan bimbingan selama proses kompetisi berlangsung. Semangat kolaborasi antara peserta didik, guru, dan madrasah menjadi kunci lahirnya berbagai prestasi yang terus mengharumkan nama MAN 2 Kota Bima di tingkat daerah maupun nasional.
Selamat dan sukses kepada Fakhirah Wardatun Shabrina dan Raisha Risky Fadhila. Teruslah melangkah, berkarya, dan menginspirasi. MAN 2 Kota Bima kembali membuktikan bahwa madrasah mampu menjadi rumah lahirnya generasi literat, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
"Madrasah Hebat, Bermartabat. Tradisi Prestasi, Prestasi Tanpa Henti."(MDG 2.1)
Keluhan Jalur Prestasi SMA Unggul Muncul, Disdik Lampung Tegaskan Seleksi Berdasarkan Empat Komponen Penilaian.
Rektor universitas Muhammadiyah Bima Terima Silaturahmi Pimpinan Bank Syariah Denpasar, dan BSI Bima Bahas Sinergi dan Penguatan Layanan Keuangan Syariah
Kota Bima, Media Dinamika Global.id.—Rektor UM Bima menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan Bank Syariah Denpasar (BSI) di ruang kerjanya. Rombongan BSI dipimpin oleh Area Manager Denpasar, Tito Indratno, didampingi oleh Pimpinan KC BSI Bima Kartini Galih Bagus Nugraha, Pimpinan KC Bima Gajah Mada Arfandi Abdullah, dan Pimpinan KCP Bima Soekarno-Hatta Samsul Anam.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Civitas akademika UM Bima turut didampingi oleh rektor universitas Muhammadiyah Kota Bima.
Dalam pertemuan tersebut, pihak BSI menyampaikan apresiasi kepada UM Kota Bima atas dukungan yang selama ini telah terjalin, serta menyampaikan harapan untuk memperkuat kolaborasi strategis ke depan. Area Manager BSI Denpasar, Tito Indratno, menjelaskan bahwa BSI merupakan hasil penggabungan dari tiga bank syariah nasional, yaitu BNI Syariah, BRI Syariah, dan Mandiri Syariah, dan saat ini telah masuk dalam daftar Top Ten Global Islamic Banks.
Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah Beyond Banking, termasuk layanan Bank Emas, yang memungkinkan masyarakat melakukan jual beli serta cicilan logam mulia berbasis prinsip syariah. BSI juga mengusulkan kerja sama untuk menghidupkan kembali keberadaan BSI Agen di Kota Bima sebagai upaya memperluas inklusi keuangan syariah di tingkat masyarakat.
“Kami berharap sinergi dengan UM Kota Bima terus diperkuat, agar kehadiran BSI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dukungan pemerintah sangat penting dalam memperluas layanan dan literasi keuangan syariah di daerah,” ujar Tito Indratno.
Rektor universitas Muhammadiyah bima Bima menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan bahwa UM Bima terbuka terhadap kolaborasi yang mendukung kemajuan daerah, termasuk sektor keuangan berbasis syariah. Ia juga menyoroti potensi besar Kota Bima, khususnya pada sektor pariwisata alam yang masih perlu dikembangkan secara optimal dan aman.
“Kami menyadari banyak potensi wisata alam yang belum tergarap maksimal, karena keterbatasan infrastruktur dan faktor keamanan. Kolaborasi antara universitas Muhammadiyah bima dan sektor keuangan seperti BSI sangat dibutuhkan dalam mempererat sinergi, kolaborasi untuk UM bima, bersama membangun masa depan dan penguatan ekonomi,” ungkap rektor universitas Muhammadiyah bima.
Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret antara UM Bima dan Bank Syariah Denpasar dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal dan penguatan literasi keuangan syariah bagi masyarakat.(MDG 2.1)
NTB Geser Fokus, Inovasi Harus Hadirkan Solusi
Mataram, Media Dinamika Global – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa inovasi daerah tidak boleh berhenti pada penciptaan program baru atau mengejar penghargaan semata. Inovasi harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat serta menjawab berbagai persoalan pembangunan secara lebih cepat, tepat, dan berdampak.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/06/26).
Menurut Sekda, esensi inovasi dalam pemerintahan adalah memperbaiki kualitas pelayanan publik dan mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta mengubah cara pandang dari sekadar mengejar jumlah inovasi menjadi membangun inovasi yang memberikan manfaat nyata.
“Inovasi bukan bicara tentang mendapatkan penghargaan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih baik, lebih cepat, lebih mudah, lebih efisien, dan lebih berdampak bagi masyarakat. Penghargaan hanyalah instrumen untuk mengukur sejauh mana inovasi itu berjalan,” tegas Abul Chair.
Ia menilai NTB telah memiliki banyak inovasi yang lahir dari berbagai perangkat daerah. Namun ke depan, kualitas, keberlanjutan, dan dampak inovasi harus menjadi perhatian utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Berdasarkan hasil evaluasi tahun sebelumnya, terdapat sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat, di antaranya replikasi inovasi, penguatan dokumentasi dan bukti dampak, pemanfaatan testimoni masyarakat, penguatan unsur kebaruan, serta hilirisasi inovasi melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Untuk itu, Sekda meminta seluruh kepala perangkat daerah mengambil peran aktif sebagai penanggung jawab inovasi di instansi masing-masing dan memastikan proses pengembangan inovasi dilakukan secara terencana, terdokumentasi, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan awal, saat ini teridentifikasi sekitar 150 inovasi yang berkembang di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB selama periode 2024–2025.
Menurut Aryadi, sesuai arahan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, inovasi yang akan diangkat sebagai unggulan pada IGA 2026 adalah transformasi kebijakan pengentasan kemiskinan dari Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) menuju Program Desa Berdaya.
Program tersebut dinilai mencerminkan perubahan pendekatan pembangunan dari pola bantuan yang bersifat sektoral menuju pemberdayaan masyarakat yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis potensi desa.
“Pak Gubernur menginginkan inovasi yang kita tampilkan benar-benar mencerminkan ikhtiar besar NTB dalam mengatasi kemiskinan. Karena itu, transformasi dari JPS menuju Desa Berdaya menjadi salah satu inovasi strategis yang akan kita dorong sebagai model pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat,” jelas Aryadi.
Ia menambahkan, pada tahun 2025 NTB mencatat nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 73,23. Tahun ini, Pemprov NTB menargetkan peningkatan nilai hingga mencapai 76 sesuai target yang telah ditetapkan dalam RPJMD.
Lebih dari sekadar mengejar peningkatan indeks, inovasi daerah diharapkan menjadi instrumen penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, hingga percepatan reformasi birokrasi.
Melalui penguatan budaya inovasi di seluruh perangkat daerah dan dukungan kepemimpinan yang kuat, Pemerintah Provinsi NTB optimistis mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah inovatif di tingkat nasional.
“Pada akhirnya yang kita ukur bukan banyaknya inovasi yang dibuat, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat dari inovasi tersebut,” pungkas Sekda.
Redaksi |







