Media Dinamika Global

Jumat, 12 Juni 2026

NTB Geser Fokus, Inovasi Harus Hadirkan Solusi


Mataram, Media Dinamika Global – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan bahwa inovasi daerah tidak boleh berhenti pada penciptaan program baru atau mengejar penghargaan semata. Inovasi harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat serta menjawab berbagai persoalan pembangunan secara lebih cepat, tepat, dan berdampak.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/06/26).

Menurut Sekda, esensi inovasi dalam pemerintahan adalah memperbaiki kualitas pelayanan publik dan mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta mengubah cara pandang dari sekadar mengejar jumlah inovasi menjadi membangun inovasi yang memberikan manfaat nyata.


“Inovasi bukan bicara tentang mendapatkan penghargaan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih baik, lebih cepat, lebih mudah, lebih efisien, dan lebih berdampak bagi masyarakat. Penghargaan hanyalah instrumen untuk mengukur sejauh mana inovasi itu berjalan,” tegas Abul Chair.

Ia menilai NTB telah memiliki banyak inovasi yang lahir dari berbagai perangkat daerah. Namun ke depan, kualitas, keberlanjutan, dan dampak inovasi harus menjadi perhatian utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi tahun sebelumnya, terdapat sejumlah aspek yang masih perlu diperkuat, di antaranya replikasi inovasi, penguatan dokumentasi dan bukti dampak, pemanfaatan testimoni masyarakat, penguatan unsur kebaruan, serta hilirisasi inovasi melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Untuk itu, Sekda meminta seluruh kepala perangkat daerah mengambil peran aktif sebagai penanggung jawab inovasi di instansi masing-masing dan memastikan proses pengembangan inovasi dilakukan secara terencana, terdokumentasi, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan awal, saat ini teridentifikasi sekitar 150 inovasi yang berkembang di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB selama periode 2024–2025.

Menurut Aryadi, sesuai arahan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, inovasi yang akan diangkat sebagai unggulan pada IGA 2026 adalah transformasi kebijakan pengentasan kemiskinan dari Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) menuju Program Desa Berdaya.

Program tersebut dinilai mencerminkan perubahan pendekatan pembangunan dari pola bantuan yang bersifat sektoral menuju pemberdayaan masyarakat yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis potensi desa.

“Pak Gubernur menginginkan inovasi yang kita tampilkan benar-benar mencerminkan ikhtiar besar NTB dalam mengatasi kemiskinan. Karena itu, transformasi dari JPS menuju Desa Berdaya menjadi salah satu inovasi strategis yang akan kita dorong sebagai model pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat,” jelas Aryadi.

Ia menambahkan, pada tahun 2025 NTB mencatat nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 73,23. Tahun ini, Pemprov NTB menargetkan peningkatan nilai hingga mencapai 76 sesuai target yang telah ditetapkan dalam RPJMD.

Lebih dari sekadar mengejar peningkatan indeks, inovasi daerah diharapkan menjadi instrumen penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, hingga percepatan reformasi birokrasi.

Melalui penguatan budaya inovasi di seluruh perangkat daerah dan dukungan kepemimpinan yang kuat, Pemerintah Provinsi NTB optimistis mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah inovatif di tingkat nasional.

“Pada akhirnya yang kita ukur bukan banyaknya inovasi yang dibuat, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat dari inovasi tersebut,” pungkas Sekda.

Redaksi |

Provinsi Lampung Kembali Raih Opini WTP, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Terima LHP Atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025. Dengan diraihnya WTP ini berarti Lampung tercatat mendapatkan WTP 12 kali berturut turut.

Hal tersebut terungkap dalam dalam Rapat Paripurna Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung, yang berlangsung di Gedung DPRD Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Jum'at 12 Juni 2026.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Perencanaan, Evaluasi, dan Kebijakan Pemeriksaan Keuangan Negara BPK RI Novy Gregory Antonius Pelenkahu kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar. 

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 telah selesai disusun dan telah diaudit sesuai prosedur oleh BPK RI sesuai batas waktu maksimal yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

"Hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Opini BPK RI tersebut adalah hasil kerja keras kita semua, baik dari OPD selaku entitas akuntansi, OPD selaku entitas pelaporan dan DPRD sebagai pihak legislatif," ujar Gubernur Mirza.

Dengan perolehan tersebut, maka Pemerintah Provinsi Lampung telah dua belas (12) kali berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Tentu saja hal ini bukan hanya prestasi namun merupakan bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan Pengelolaan Keuangan yang baik dan sesuai perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI adalah pengakuan tertinggi atas kualitas pengelolaan keuangan daerah. WTP bukan sekadar penghargaan, melainkan fondasi moral dan penguat kualitas tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Memperkuat kepercayaan publik dan menjadi modal penting untuk
pembangunan daerah yang lebih baik.

"Opini WTP bukan merupakan tujuan akhir. Lebih dari itu, WTP adalah instrumen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Pemerintah juga tetap fokus pada penciptaan kesejahteraan masyarakat sebagai tugas utamanya," jelasnya.

Kita sadari bersama bahwa opini WTP terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 yang diberikan oleh BPK RI pada hakekatnya merupakan suatu pencapaian serta tanggung jawab atas kinerja Pengelola Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung yang selama ini kita lakukan.  

Meraih WTP adalah sebuah pencapaian, namun mempertahankannya membutuhkan komitmen berkelanjutan. Inovasi dalam sistem informasi, penguatan SDM, dan budaya akuntabilitas yang tertanam di seluruh lini pemerintahan daerah. 

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menjadikan WTP sebagai momentum untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Opini WTP adalah cerminan dari kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mengelola keuangan negara. Ini adalah bukti nyata bahwa amanah rakyat telah dijalankan dengan baik, transparan, dan akuntabel.
Mari terus jaga dan tingkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kesempatan yang baik ini, Gubernur Mirza mengucapkan terima kasih kepada Ketua BPK RI serta BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung yang telah melakukan pemeriksaan terhadap tanggung jawab dan pengelolaan keuangan daerah.

serta rekomendasi-rekomendasi yang sangat berharga dan sebagai solusi dalam rangka meningkatkan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan daerah, khususnya penatausahaan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah secara lebih baik lagi. ( Fs/Red) 

Kamis, 11 Juni 2026

SPPG Bima Sape Sangia 03, Dapur Aji Irwan Salurkan Menu Rapelan Sekolah Bergizi pada Jumat, 12 Juni 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, SPPG Bima Sape Sangia 03 bersama Dapur Aji Irwan menyalurkan menu rapelan sekolah bergizi kepada peserta didik pada Jumat (12/6/2026). Penyaluran ini mencakup makanan basah serta menu kering untuk kebutuhan konsumsi siswa selama satu hari kegiatan rapelan sekolah.

Menu basah yang dibagikan terdiri dari kentang goreng, dimsum ayam, tahu isi, sambal, serta buah apel sebagai pelengkap. Seluruh menu tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa dengan pembagian porsi besar dan porsi kecil sesuai ketentuan yang berlaku.



Selain menu basah, juga disalurkan menu kering sebagai bagian dari paket rapelan sekolah satu hari. Program ini disesuaikan untuk memastikan seluruh peserta didik mendapatkan jatah konsumsi yang merata, baik dalam porsi besar maupun porsi kecil.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari layanan konsumsi sekolah yang rutin dilaksanakan guna mendukung kebutuhan siswa selama kegiatan belajar di sekolah.(Team.MDG.03)

Meriah, Kapolda Riau Ajak Komunitas Ojol Nobar Piala Dunia 2026 di Mako Brimob Polda Riau


Pekanbaru – Satuan Brimob Polda Riau menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Korea Selatan melawan Rep Ceko bersama komunitas ojek online (ojol) dan masyarakat di Mako Satuan Brimob Polda Riau, Jumat (12/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Hery Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., Karo SDM Polda Riau Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., Dir Intelkam Polda Riau Kombes Pol. Wimboko, S.I.K., M.Si., Kabidpropam Polda Riau Kombes Pol. Harissandi, S.I.K., M.H., Ketua Ojol Kamtibmas Presisi, Arianto Aritonang dan mitra ojek online Pekanbaru 


Nobar ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan baik antara Polri dan masyarakat.


Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini merupakan wujud kedekatan Polri dengan masyarakat melalui momentum olahraga yang digemari berbagai kalangan. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi yang positif untuk mempererat kebersamaan dan membangun sinergitas.


“Melalui kegiatan nobar piala dunia 2026 ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Sepak bola menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan semua kalangan, termasuk saudara-saudara kita para pengemudi ojek online,” ujar Kombes Pol I Ketut


Perwakilan komunitas Gojek Pekanbaru turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Riau dan jajaran Satbrimob Polda Riau atas perhatian yang diberikan kepada para mitra ojol.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar di Mako Satbrimob Polda Riau ini. Selain menjadi hiburan bagi para driver, kegiatan seperti ini membuat kami merasa lebih dekat dengan Polri. Kami berharap sinergi dan komunikasi yang baik ini dapat terus terjalin ke depannya,” ujar perwakilan Gojek Pekanbaru.


Sepanjang pertandingan berlangsung, suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat dari para peserta yang bersama-sama menyaksikan jalannya laga Korea Selatan kontra Rep Ceko. Sorak sorai dan dukungan terhadap tim favorit masing-masing menambah kemeriahan acara yang berlangsung tertib, aman, dan kondusif.


Kegiatan nobar ini juga menjadi bagian dari upaya Polda Riau dalam membangun hubungan humanis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan kemasyarakatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sportivitas yang ditunjukkan dalam ajang Piala Dunia dapat semakin memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Riau.

SPPG Istiqomah Sape Parangina 2 Sajikan Menu Bergizi pada Jumat, 12 Juni 2026


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Istiqomah Sape Parangina 2 kembali menyediakan menu makanan bergizi bagi para penerima manfaat pada Jumat (12/6/2026).

Menu yang disajikan hari ini terdiri atas nasi putih sebagai sumber karbohidrat, ayam kecap sebagai lauk utama, sayur tumis wortel, buncis, dan labu siam yang kaya vitamin dan serat, serta tempe krispi sebagai tambahan sumber protein nabati. Sebagai pelengkap, penerima manfaat juga mendapatkan buah apel.

Pihak SPPG Istiqomah Sape Parangina 2 menyampaikan bahwa penyediaan menu bergizi dan seimbang ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi serta menjaga kesehatan para penerima manfaat.

Dengan kombinasi karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan, menu yang disajikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian sekaligus mendukung pola makan sehat dan seimbang.

"Salam sehat dari SPPG Istiqomah Sape Parangina 2. Semoga menu yang disajikan hari ini dapat memberikan manfaat dan mendukung kesehatan para penerima manfaat," demikian disampaikan dalam informasi menu harian yang dirilis pada Jumat pagi.(Team.MDG.03)

Penuhi Kebutuhan Gizi Penerima Manfaat, SPPG Bima Sape Naru.UD.Lilis Siapkan Menu Berkualitas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Naru melalui UD Lilis kembali menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sehat, bergizi, dan berkualitas bagi para penerima manfaat pada 12–13 Juni 2026. Penyediaan menu tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya peserta program MBG.

Pada menu basah yang disajikan Jumat (12/6), penerima manfaat mendapatkan hidangan berupa nasi putih, ayam crispy, sayur tumis, sambal geprek, serta buah salak. Kombinasi menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Sementara itu, untuk menu kering sekolah yang akan didistribusikan pada Sabtu (13/6), SPPG Bima Sape Naru menyediakan dua jenis paket. Paket kecil berisi apel, jeruk siem, dan salak. Sedangkan paket besar terdiri atas apel, jeruk wogan, dan jeruk siem.

Selain menu sekolah, tersedia pula menu kering kategori 3B yang didistribusikan selama 12–13 Juni 2026. Paket kecil berisi satu buah apel, satu buah jeruk wogan, dua buah jeruk siem, dan dua buah salak. Adapun paket besar terdiri atas satu buah apel, satu buah jeruk wogan, dua buah jeruk siem, serta empat buah salak.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa penyediaan menu yang beragam dan bernutrisi merupakan bentuk komitmen dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Melalui menu yang sehat dan seimbang, diharapkan kebutuhan gizi penerima manfaat dapat terpenuhi dengan baik sehingga mampu menunjang kesehatan, pertumbuhan, dan aktivitas sehari-hari.

Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang lebih sehat, kuat, dan produktif. Dengan dukungan berbagai pihak, SPPG Bima Sape Naru terus berupaya menghadirkan menu yang bermanfaat dan berkualitas bagi seluruh penerima manfaat.(Team.MDG.03)

Sekda NTB: ASN Bukan Sekadar Bekerja, Tapi Mengabdi


Mataram, Media Dinamika Global – Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Abul Chair, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya dituntut menjalankan tugas administratif, tetapi harus hadir sebagai pelayan masyarakat yang bekerja dengan komitmen, loyalitas, dan militansi dalam mendukung pembangunan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Pengambilan Sumpah dan Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/06/26).

Menurut Sekda, pengambilan sumpah dan janji bukan sekadar proses administratif dalam perjalanan karier seorang ASN, melainkan momentum untuk meneguhkan integritas, tanggung jawab, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.

“Seorang ASN harus memiliki tiga karakter utama, yaitu komitmen, loyalitas, dan militansi. Komitmen untuk menjaga konsistensi dalam bekerja dan melayani masyarakat, loyalitas kepada organisasi dan negara, serta militansi dalam menghadapi berbagai tantangan dengan semangat yang tidak mudah menyerah,” tegasnya.

Abul Chair menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB saat ini terus mendorong berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut mencakup penguatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan, pembangunan desa berdaya, perluasan kesempatan kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan daya saing daerah.

Menurutnya, keberhasilan berbagai agenda pembangunan tersebut sangat bergantung pada kualitas aparatur yang menjalankannya.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan kelembagaan yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengimplementasikannya. Karena itu, ASN harus terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” ujarnya.

Sekda juga mengingatkan bahwa tuntutan pelayanan publik saat ini semakin tinggi seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya harapan masyarakat terhadap birokrasi. Karena itu, ASN dituntut lebih adaptif, profesional, responsif, dan berorientasi pada hasil.

Ia menegaskan bahwa setiap aparatur harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“ASN adalah pelayan masyarakat. Ukuran keberhasilan kita bukan hanya menyelesaikan pekerjaan administrasi, tetapi sejauh mana kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Abul Chair mengajak seluruh ASN untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap NTB dan Indonesia melalui kerja nyata serta pengabdian yang tulus. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan aparatur yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga mampu berkolaborasi, menjaga integritas, dan membangun budaya kerja yang sehat.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Kita membutuhkan ASN yang mampu bekerja sama, berkolaborasi, menjaga integritas, dan menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga meminta para pimpinan perangkat daerah untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, dan pengembangan kompetensi pegawai agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.

Menutup sambutannya, Abul Chair menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pegawai yang telah mengucapkan sumpah dan janji sebagai PNS. Ia berharap momentum tersebut menjadi penguat integritas sekaligus pengingat bahwa status sebagai ASN adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang hari ini mengucapkan sumpah dan janji. Jadilah ASN yang profesional, berakhlak, berintegritas, dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar membangun NTB Makmur Mendunia,” pungkasnya.

Redaksi |

Nasi,Telur Katsu,Tempe,dan Susu Lengkapi Menu Hari ini di SPPG Parangina 1 Adiba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bima Sape Parangina 1 Adiba kembali menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sehat dan seimbang bagi peserta didik pada Jumat (12/6/2026). Menu yang disiapkan hari ini terdiri dari nasi putih, telur katsu, sayur sop, tempe kecap, dan susu.

Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi harian peserta didik dengan mengombinasikan berbagai sumber nutrisi penting. Nasi putih menjadi sumber karbohidrat sebagai penyedia energi, telur katsu menyediakan protein hewani yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, sementara tempe kecap menjadi sumber protein nabati yang kaya manfaat bagi kesehatan.

Selain itu, sayur sop yang disajikan mengandung berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh, sedangkan susu melengkapi kebutuhan gizi dengan kandungan kalsium dan nutrisi lainnya yang mendukung pertumbuhan tulang dan perkembangan anak.

Penyediaan menu bergizi seimbang ini merupakan bagian dari komitmen Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan peserta didik. Asupan gizi yang cukup diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi belajar, menjaga kebugaran tubuh, serta menumbuhkan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

Melalui program ini, SPPG Bima Sape Parangina 1 Adiba terus berupaya memastikan peserta didik memperoleh makanan yang sehat, aman, dan bergizi sebagai investasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.(Team.MDG.03)

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Gencarkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Main Hakim Sendiri


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di wilayah desa binaan masing-masing pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan imbauan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Pada pukul 09.45 WITA, Babinsa Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Sertu Jafar, melaksanakan Komsos bersama warga binaan. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan serta membangun hubungan dan komunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Warga juga diimbau untuk menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran yang berpotensi merusak keharmonisan sosial. Sertu Jafar menegaskan, apabila terjadi permasalahan, masyarakat diminta tidak bertindak sendiri dan segera melaporkannya kepada aparat atau pemerintah setempat agar dapat diselesaikan dengan baik.

Selanjutnya, pada pukul 10.20 WITA, Babinsa Desa Buncu, Serka Khaeruddin, melaksanakan Komsos bersama warga desa binaan. Dalam arahannya, ia mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk terus memberikan teladan dalam menjaga situasi kamtibmas. Menurutnya, peran para tokoh sangat penting dalam mencegah terjadinya tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera melaporkan setiap permasalahan kepada aparat yang berwenang.

Pada pukul 10.40 WITA, Babinsa Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Serka Khairuddin, menggelar Komsos dengan warga binaannya. Ia mengimbau masyarakat agar terus bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Selain itu, warga diajak untuk mempererat komunikasi, saling menghormati, menghargai, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap permasalahan yang terjadi di lingkungan desa juga diharapkan segera dilaporkan kepada pemerintah desa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.


Sementara itu, pada pukul 11.00 WITA, Babinsa Desa Jia, Kecamatan Sape, Serma Nasruddin, melaksanakan Komsos dengan warga desa binaan. Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, termasuk perbuatan main hakim sendiri yang bertentangan dengan hukum dan berpotensi menimbulkan persoalan baru. Ia mengajak seluruh warga untuk selalu bertindak bijak dalam menghadapi setiap permasalahan sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan Komsos yang rutin dilaksanakan, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap terjalin sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan kehidupan sosial di wilayah binaan masing-masing.(Team.MDG.03)

Polsek Kawasan Pelabuhan Tano Intensifkan KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas


Sumbawa Barat, Media Dinamika Global – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pelabuhan, personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KPL) Tano melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Kamis malam (11/6/26).

Kapolsek KPL Tano menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), serta menekan potensi gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, terutama di kawasan Pelabuhan Poto Tano yang menjadi gerbang utama lalu lintas orang dan barang menuju dan dari Pulau Sumbawa.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap orang, kendaraan, serta barang bawaan yang melintas di area pelabuhan. Pemeriksaan difokuskan pada upaya pencegahan peredaran minuman keras, senjata tajam, senjata api, narkotika, bahan peledak, barang muatan ilegal, hingga kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen resmi.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan teguran kepada pengemudi angkutan umum, baik bus maupun kendaraan lainnya, yang tidak sesuai dengan peruntukannya demi menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jasa transportasi.

Petugas turut memberikan imbauan kepada sopir maupun kondektur angkutan umum agar tidak mengangkut penumpang di atas atap kendaraan karena berisiko tinggi membahayakan keselamatan penumpang selama perjalanan.

Tidak hanya itu, masyarakat pengguna jasa penyeberangan juga diingatkan untuk melakukan pembelian tiket secara online guna mempercepat proses pelayanan dan menghindari antrean di area pelabuhan.

Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, IPTU Anak Agung Made Subrata, mengatakan bahwa kegiatan KRYD merupakan langkah preventif yang secara rutin dilakukan jajaran kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di kawasan objek vital dan pintu masuk wilayah.

"Pelabuhan Poto Tano merupakan gerbang utama keluar masuk orang dan barang menuju maupun dari Pulau Sumbawa. Oleh karena itu, pengawasan dan pemeriksaan secara berkala terus dilakukan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang berbahaya, barang ilegal, serta mencegah potensi tindak kriminalitas yang dapat mengganggu situasi kamtibmas," ujar IPTU Anak Agung Made Subrata.

Ia menambahkan, selain melakukan pemeriksaan dan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna jasa penyeberangan maupun para pengemudi angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan serta mematuhi ketentuan yang berlaku.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan selama menggunakan jasa transportasi dan penyeberangan. Kepatuhan terhadap aturan tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jasa lainnya. Melalui kegiatan KRYD ini, kami berharap situasi kamtibmas di kawasan Pelabuhan Poto Tano dan wilayah Kabupaten Sumbawa Barat secara umum tetap aman, tertib, dan kondusif," tambahnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Redaksi |