Media Dinamika Global

Kamis, 09 April 2026

Polda Lampung Gelar Bakti Kesehatan Operasi Katarak dan Pterigium Gratis, Ini Jadwalnya.

 
Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Polda Lampung melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar bakti kesehatan berupa pelayanan operasi mata katarak dan pterigium secara gratis bagi masyarakat.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Program sosial tersebut dibuka untuk umum dengan tujuan membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata namun terkendala biaya.

Kegiatan akan dilaksanakan di RS Bhayangkara Tingkat III Biddokkes Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas penglihatan warga.

“Melalui bakti kesehatan ini, Polda Lampung ingin memberikan akses layanan operasi mata secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud pengabdian Polri dalam momentum Hari Bhayangkara,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Adapun tahapan kegiatan meliputi:
• Pendaftaran: 10 Februari hingga 21 Mei 2026
• Skrining atau seleksi pasien: 21–22 Mei 2026
• Pelaksanaan operasi: 6 Juni 2026

Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di RS Bhayangkara TK III Biddokkes Polda Lampung.

Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui kontak yang telah disediakan, yakni Romauli (081379201596), Endang Suhendra (081532403372), dan Ranty (082289781101).

Selain itu, informasi juga dapat diakses melalui media sosial resmi RS Bhayangkara Ruwajurai dan Biddokkes Polda Lampung.

Yuni mengimbau masyarakat yang memiliki gangguan penglihatan akibat katarak atau pterigium agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera mendaftar dan mengikuti tahapan skrining, sehingga bisa mendapatkan pelayanan operasi secara gratis,” tambahnya.( Fs/Red) 

Antisipasi Lonjakan Angkutan Ternak Jelang Idul Adha, Pemprov NTB Tambah Dermaga dan Buffer Zone


Mataram, Media Dinamika Global – Menjelang Idul Adha pada Mei mendatang, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan angkutan ternak yang diperkirakan kembali memadati jalur penyeberangan Pelabuhan Kayangan–Pelabuhan Poto Tano. Selain membentuk satuan tugas, pemerintah juga menyiapkan perluasan area parkir penyangga dan mengusulkan penambahan dermaga operasional.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ervan Anwar, mengatakan langkah tersebut diambil untuk mencegah penumpukan truk pengangkut ternak yang setiap tahun terjadi menjelang Hari Raya Kurban.

“Satgas dibentuk agar pengaturan di lapangan berjalan lebih optimal. Kami sudah berkoordinasi dengan asosiasi peternak dan instansi terkait agar distribusi ternak berlangsung lancar dan terukur,” kata Ervan di Mataram, Rabu, 8 April 2026.

Menurut dia, Dishub NTB telah menyiapkan perluasan buffer zone atau area penyangga parkir di sekitar pelabuhan. Area tersebut akan digunakan untuk menampung kendaraan pengangkut ternak sebelum masuk ke kawasan pelabuhan, sehingga antrean tidak meluas ke jalan utama.

“Buffer zone kami perluas agar kendaraan tidak menumpuk di dalam pelabuhan. Ini menjadi bagian dari mitigasi kemacetan yang hampir selalu terjadi menjelang Idul Adha,” ujarnya.

Pengaturan distribusi juga dilakukan sejak dari daerah asal ternak. Dishub NTB menggandeng Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mengatur jadwal keberangkatan ternak dari wilayah sentra, terutama Bima dan Sumbawa Besar.

“Kalau pengiriman sudah diatur dari hulunya, maka kepadatan di pelabuhan bisa dikendalikan. Jadi pengaturan tidak hanya dilakukan di pelabuhan, tetapi sejak ternak diberangkatkan dari daerah asal,” kata Ervan.

Selain itu, Dishub NTB mengusulkan penambahan dermaga operasional di lintasan penyeberangan Kayangan–Poto Tano. Saat ini, lintasan tersebut dilayani dua dermaga. Pemerintah daerah mengusulkan agar jumlahnya ditambah menjadi tiga untuk mengantisipasi peningkatan arus orang, kendaraan, dan ternak.

Usulan itu telah disampaikan kepada PT ASDP Indonesia Ferry selaku pengelola pelabuhan.

“Penambahan dermaga masih dalam proses usulan ke ASDP. Dari dua dermaga yang ada sekarang, kami usulkan menjadi tiga agar kapasitas layanan meningkat,” ujar Ervan.

Dishub NTB juga menyiapkan alternatif pengangkutan melalui program tol laut. Jalur ini dinilai dapat mengurangi beban penyeberangan di pelabuhan sekaligus mempercepat distribusi ternak ke Pulau Jawa.

Kapal tol laut yang disiapkan memiliki kapasitas hingga 500 ekor ternak dalam satu kali pelayaran. Selain itu, rute pengiriman juga diubah. Bila sebelumnya kapal berlayar dari Bima menuju Pelabuhan Tanjung Priok, kini diarahkan ke Pelabuhan Tanjung Perak.

“Perubahan rute ini diharapkan mempercepat perpindahan ternak dari NTB ke Pulau Jawa karena waktu tempuh menjadi lebih singkat,” katanya.

Dishub NTB juga telah berkoordinasi dengan pemilik kapal dan pemerintah pusat untuk memastikan kesiapan armada. Salah satu yang dibahas ialah perpanjangan masa docking kapal khusus ternak agar tetap dapat beroperasi selama masa puncak pengiriman.

Pemerintah Provinsi NTB juga menyatakan siap mengajukan surat resmi kepada kementerian terkait apabila diperlukan, terutama untuk mendukung regulasi dan memperkuat sosialisasi kepada pelaku usaha angkutan ternak.

Redaksi |

DPD Partai PAN Gelar Muscab Ke-VI tahun 2026 Momen Melahirkan Pemimpin Cabang Yang Berintegritas dan Visioner


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Muscab VI PAN Kabupaten Bima, Momentum Lahirkan Pemimpin Visioner dan Memperkuat Struktur Partai di Tingkat Akar Rumput

Muscab PAN-VI Kabupaten Bima 

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI tahun 2026. Agenda ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus melahirkan pemimpin cabang yang berintegritas dan visioner.

Pelaksanaan Muscab VI diawali dengan kegiatan konsolidasi dan penyamaan visi bagi calon formatur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-kabupaten bima. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Paruga Na,e Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Ketua DPD PAN Kabupaten Bima, Muhammad Aditya Ardin menegaskan bahwa proses konsolidasi menjadi tahapan krusial dalam menentukan kualitas kepemimpinan di tingkat cabang se-kabupaten bima.

“Kami ingin memastikan calon ketua DPC memiliki integritas, visi, dan komitmen yang jelas untuk membesarkan PAN di kabupaten bima” ujar Aditya Ardin, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, Muscab VI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat struktur partai di tingkat akar rumput.

“Melalui Muscab ini, kami berharap lahir pemimpin cabang yang membawa energi baru serta mampu memperkuat soliditas partai,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, DPD PAN Kabupaten Bima menunjuk sejumlah tokoh sebagai tim penguji. Mereka terdiri dari Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP).

Sementara itu, Ketua BPOK Muscab VI, Hamdan SH, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai instrumen untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel. Salah satunya adalah formulir fakta integritas yang wajib ditandatangani seluruh calon formatur DPC.

“Formulir ini menjadi komitmen tertulis agar para calon menjalankan amanah sesuai aturan partai dan menjaga marwah organisasi,” kata pria yang biasa disapa Dagon.

Dengan persiapan yang matang dan keterlibatan aktif seluruh pengurus, Muscab VI DPD PAN Kabupaten Bima diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi.

“Tak hanya memperkuat konsolidasi internal, agenda ini juga diharapkan mampu meneguhkan komitmen PAN sebagai partai yang dekat dengan masyarakat serta responsif terhadap dinamika daerah,” tegasnya.(Sekjend MDG)

Babinsa Oi Maci Koramil 1608-03/Sape Kawal Pembelian Gabah Petani oleh Bulog


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Desa Oi Maci, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Serka Sahrul, melaksanakan kegiatan pengawalan dan pendampingan pembelian gabah petani oleh Bulog, Kamis (9/4/2026) pukul 14.35 Wita.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kelompok Tani So Lano, Desa Oi Maci, dengan harga pembelian gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Dalam kegiatan ini, total gabah yang berhasil diserap mencapai 8.105,95 kilogram.



Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Gudang Bulog, Babinsa Desa Oi Maci, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Oi Maci, serta anggota Kelompok Tani So Lano.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan memastikan proses pembelian gabah berjalan tertib, transparan, dan aman, serta memberikan kepastian harga bagi para petani.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan dalam kondisi aman. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penyerapan hasil panen petani sekaligus memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat di wilayah Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

(Team.MDG.03)

Serda Aladin Babinsa Parangina Koramil 1608-03/Sape Kawal Pembelian Gabah Petani oleh Bulog


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id , Babinsa Desa Parangina Koramil 1608-03/Sape, Serda Aladin, melaksanakan pengawalan dan pendampingan dalam kegiatan pembelian gabah petani oleh Bulog di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Kamis (9/4/2026) pukul 15.00 Wita.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kelompok Tani So Tolo Mba'a, dengan harga pembelian gabah ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram. Total gabah yang berhasil diserap dalam kegiatan ini mencapai 1.232,1 kilogram.



Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Gudang Bulog, Babinsa Desa Parangina, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sangia, serta anggota Kelompok Tani So Tolo Mba'a.

Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan proses pembelian berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai ketentuan, sekaligus memberikan jaminan kepada petani terkait stabilitas harga hasil panen mereka.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan dalam kondisi aman. Diharapkan kegiatan ini dapat terus mendukung penyerapan hasil panen petani serta memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat di wilayah Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

(Team.MDG.03)

Sentuhan Kapolda Riau: Personel Brimob Rayakan Ulang Tahun dengan Menanam Harapan


Pekanbaru – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan apel gabungan yang dilaksanakan oleh personel Satuan Brimob Polda Riau, Kamis (09/04/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Lapangan Hijau Satuan Brimob Polda Riau dan dihadiri oleh Danyon A Pelopor AKBP Jhon Firdaus, A.Mk., S.H., Danden Gegana AKBP Franky Tambunan, S.T., para Kasi serta seluruh personel.


Apel gabungan ini dipimpin oleh Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., yang diwakili oleh Kabag Ops Satbrimob Polda Riau, AKBP Rivana Wahdi, S.H., yang dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas, disiplin, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Menariknya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program inovatif dari Kapolda Riau, yakni pemberian bibit pohon kepada personel yang sedang berulang tahun. Program ini tidak hanya menjadi bentuk perhatian institusi kepada anggotanya, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.


Dalam suasana penuh kehangatan, para personel yang berulang tahun menerima bibit pohon sebagai simbol harapan, pertumbuhan, dan kontribusi positif bagi alam. Diharapkan, bibit tersebut dapat ditanam dan dirawat sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.


AKBP Rivana Wahdi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Program Green Policing ini merupakan wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap personel sekaligus mengajak seluruh anggota untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.


“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kebersamaan yang lebih erat sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan. Setiap personel memiliki peran penting, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.


Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat jiwa korsa serta meningkatkan motivasi personel dalam menjalankan tugas sehari-hari, sekaligus menjadi inspirasi dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan lestari

Rabu, 08 April 2026

Babinsa Desa Soro Koramil 1608-03/Sape Gelar Sosialisasi dan Pemasangan Bendera Merah Putih Bersama Warga


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Soro, Serka Masykur, melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus pemasangan Bendera Merah Putih bersama warga binaan di RT 008 RW 004, Dusun Panta Paju, Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Kamis (9/4) pukul 09.00 WITA.



Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat juang serta memperkuat rasa cinta tanah air dan nasionalisme masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam pelaksanaannya, Serka Masykur mengajak warga untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan menghormati simbol negara sebagai wujud penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.

Warga setempat tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, termasuk dalam pemasangan Bendera Merah Putih di lingkungan tempat tinggal mereka. Hal ini menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa semakin meningkat, serta semangat nasionalisme terus terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat. (Team.MDG.03)

Babinsa Kowo Koramil 1608-03/Sape Hadiri Penyaluran Bantuan Sembako untuk Penurunan Stunting


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Babinsa Desa Kowo, Sertu Sahfundi yang merupakan anggota Koramil 1608-03/Sape, menghadiri kegiatan penyaluran bantuan sembako kepada warga penerima manfaat dalam rangka mendukung program penurunan angka stunting di Desa Kowo, Kecamatan Sape, Kamis (9/4).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini diselenggarakan oleh kader Posyandu sebagai upaya pencegahan stunting melalui peningkatan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.



Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kowo, Babinsa Desa Kowo, pendamping kesehatan Kecamatan Sape, Ketua PKK Desa Kowo, serta para pengurus Posyandu Desa Kowo. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan aparat kewilayahan dalam menangani persoalan stunting.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Acara kemudian selesai pada pukul 10.23 WITA.

Partisipasi Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan serta percepatan penurunan angka stunting di wilayah.

(Team.MDG.03)

Sertu Jafar Koramil 1608-03/Sape Sosialisasikan Pemasangan Bendera Merah Putih di Desa Binaan


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Dalam rangka menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air, Sertu Jafar dari Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus pemasangan Bendera Merah Putih bersama warga binaannya.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (9/4) pukul 09.00 WITA di RT 06 RW 03 Dusun Singi, Desa Melayu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Sosialisasi ini bertujuan untuk memupuk semangat juang masyarakat serta meningkatkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



Dalam kegiatan tersebut, Sertu Jafar mengajak masyarakat untuk selalu menghormati simbol negara serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Warga setempat tampak antusias mengikuti kegiatan dan turut berpartisipasi dalam pemasangan bendera di lingkungan masing-masing.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. (Team.MDG.03)

Nama Sekda Lotim Terseret di Sidang Tipikor Mataram, Aktivis NTB Desak Semua Aktor Diungkap

Aktivis NTB saat Gelar Aksi Simbolik, (Ist/Surya)

Mataram, Media Dinamika Global — Gelombang tuntutan keadilan terkait skandal korupsi di Lombok Timur terus menguat. Hari ini, Konsorsium Aktivis Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Aliansi Pemuda dan Aktivis (ALPA) NTB menggelar aksi simbolik di depan Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Mataram. Massa menuntut pengusutan tuntas hingga ke akar-akarnya atas dugaan keterlibatan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur dalam proyek bermasalah.

Koordinator Konsorsium Aktivis NTB, Fidar Khairul Diaz, menegaskan bahwa penegakan hukum dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook dan proyek Dermaga Labuhan Haji tidak boleh berhenti pada pejabat teknis semata.

​"Hukum harus menyentuh akar masalah. Jangan sampai yang ditindak hanya pelaksana lapangan atau 'bidak kecil', sementara otak dari dugaan korupsi ini masih bebas tidak tersentuh. Kami meminta Jaksa tidak ragu mengejar aktor intelektualnya," tegas Fidar di sela-sela aksi.

Di tempat yang sama, Direktur ALPA NTB, Herman, secara khusus menyoroti integritas jalannya persidangan. Ia mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap majelis hakim yang menangani perkara ini.

​"Mengingat besarnya kerugian negara yang mencapai miliaran dan keterlibatan banyak pihak, kami meminta Komisi Yudisial (KY) melalui Penghubung KY wilayah NTB untuk memantau sidang ini secara langsung. Ini penting untuk memastikan hakim tetap independen dan tidak terintervensi oleh kekuatan politik mana pun," ujar Herman.

Kasus korupsi pengadaan Chromebook di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur tahun anggaran 2022 ini telah menyeret enam orang terdakwa ke meja hijau. Mereka terdiri dari mantan Sekretaris Dikbud (AS), Pejabat Pembuat Komitmen (A), serta empat orang dari pihak rekanan swasta (S, MJ, LH, dan rekan).

​Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), proyek senilai lebih dari Rp32 miliar tersebut diduga direkayasa melalui sistem e-katalog, yang mengakibatkan kerugian negara ditaksir sebesar Rp9,27 miliar.

Nama Sekda Lombok Timur sendiri mulai mencuat secara spesifik dalam fakta persidangan akhir tahun 2025 lalu. Hal inilah yang memicu desakan publik agar aparat penegak hukum segera menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru untuk mendalami peran sang pejabat tinggi tersebut.

​"Kami tidak akan berhenti mengawal kasus ini. Publik berhak tahu siapa saja yang menikmati uang rakyat secara ilegal. Jika fakta persidangan sudah menyebut nama, maka tidak ada alasan bagi aparat untuk menunda pengembangan perkara, semua aktor harus di hukum" tutup Fidar.

Redaksi |