Media Dinamika Global

Senin, 23 Maret 2026

Praktisi Hukum Desak Kapolsek Obi Segera Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Desa Sambiki


Mediadinamikaglobal.id|HALMAHERA SELATAN – Aksi pengeroyokan brutal dilaporkan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Obi, tepatnya di Desa Sambiki pada Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIT.

 Insiden ini mengakibatkan dua pemuda asal Desa Anggai, Wahyu dan Ikmal, mengalami luka-luka serius dan pembengkakan parah di bagian wajah.

Menurut keterangan yang dihimpun, terduga pelaku utama berinisial K (Kasman) beserta rekan-rekannya diduga secara bersama-sama melakukan kekerasan fisik terhadap kedua korban tanpa alasan yang jelas. Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam perawatan untuk memulihkan luka lebam dan trauma yang dialami.

Desakan Penegakan Hukum Merespons kejadian tersebut, praktisi hukum Halek munui Am.T.SH angkat bicara dan mendesak jajaran Polsek Obi untuk bertindak cepat. Mereka meminta pihak kepolisian segera melakukan penangkapan terhadap Kasman dkk guna mencegah adanya potensi konflik antar-desa yang lebih luas.

"Kami meminta Kapolsek Obi tidak menunda-nunda proses hukum ini. Identitas pelaku sudah jelas, bukti luka fisik pada korban Wahyu dan Ikmal juga sangat nyata. Penangkapan harus segera dilakukan demi keadilan bagi korban dan menjaga kondusivitas di Desa Sambiki maupun Desa Anggai," ujar perwakilan praktisi hukum dalam keterangannya.

Ancaman Pidana Secara hukum, tindakan pengeroyokan ini dapat dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan di muka umum secara bersama-sama terhadap orang atau barang, dengan ancaman pidana penjara di atas 5 tahun.

Masyarakat berharap pihak kepolisian segera memberikan kepastian hukum dan mengamankan para pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban sedang berupaya melengkapi hasil visum sebagai alat bukti tambahan untuk memperkuat laporan polisi.dan sudah mengantongi vidio kejadian

Tim///////

Momen Haru Ketua MIO NTB Feryal MP Nikahkan Adiknya, Lanjutkan Persahabatan Dua Ayah yang Telah Tiada


Dompu-NTB, Media Dinamika Global – Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti prosesi pernikahan Adela Fitratunnisa dengan Muhammad Akbarur Rizal yang digelar di Gedung Samakai, Dompu, Senin (23/3/26).

Pernikahan ini bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga menjadi simbol kelanjutan persahabatan erat dua keluarga yang telah terjalin sejak lama.

Adela Fitratunnisa merupakan putri ketiga dari Abdul Azis (Almarhum), sementara Muhammad Akbarur Rizal adalah putra kedua dari Haerul Zaman (almarhum). Semasa hidup, kedua orang tua mempelai diketahui merupakan sahabat dekat yang kerap menghabiskan waktu bersama, termasuk pergi memancing. 

Meski kini keduanya telah tiada, ikatan persahabatan itu seolah tetap hidup melalui pernikahan anak-anak mereka.

Prosesi akad nikah berlangsung khidmat dan lancar. Ketua DPW Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi NTB, Feryal MP, yang juga kakak kandung mempelai perempuan, bertindak sebagai wali nikah menggantikan sosok sang ayah. 

Dengan penuh tanggung jawab, ia menjalankan amanah tersebut dengan baik. Lafal ijab kabul pun terucap sekali, tegas, dan tanpa hambatan.

Namun, momen sakral itu tak kuasa menahan haru. Tangis pecah, baik dari Feryal MP maupun mempelai pria. Perasaan bahagia dan sedih bercampur menjadi satu. 

"Ya, bahagia karena prosesi pernikahan berjalan sukses, sekaligus sedih karena kedua orang tua yang seharusnya mendampingi di pelaminan kini telah tiada," ujar Feryal. 

Acara pernikahan ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Dompu, Kepala ULP PLN Dompu, Sekda Dompu, serta keluarga besar dari kedua mempelai. 

Keluarga mempelai perempuan hadir dari berbagai daerah di NTB, mulai dari Ampenan Lombok hingga Sape, Kabupaten Bima. Begitu pula keluarga besar mempelai laki-laki yang turut memeriahkan acara.

Doa dan harapan mengalir dari para tamu undangan, mengiringi langkah baru pasangan yang akrab disapa Dela dan Rizal tersebut. Pernikahan ini menjadi bukti bahwa cinta tidak hanya menyatukan dua hati, tetapi juga mampu menjaga dan melanjutkan kisah persahabatan yang telah terjalin lintas generasi.

Redaksi ||

Waspada Gangguan Kamtibmas, Personil Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae Gelar Patroli Cipkon


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Personil Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae Jajaran Kodim1608-01/Rasana'e melaksanakan Patroli Cipta Kondisi bersama dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Wilayah Teritorial Koramil-01 Rasanae Kota Bima. Senin, (23/03/26)

Patroli yang dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Ntobo Serka Abdul Manan bersama 5 orang Personil Babinsa lainnya berjalan mulai pukul Pukul 21.05 Wita yang di awali dengan kegiatan apel pengecekan bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya berbagai tindakan dinilai melanggar hukum.

Adapun sejumlah Wilayah yang menjadi sasaran kegiatan Anggota Koramil 1608-01/Rasanae kali ini adalah.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabangodu utara

3. Kelurahan Penaraga

4. Kelurahan Pena toi

5. Kelurahan Manggemaci 

6. Kelurahan Dara


Usia pelaksanaan kegiatan Apel pengecekan Personil Patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kel Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Pukul 21.15 Wita' Anggota patroli menghingbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan kebisingan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selain himbauan juga melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, serta menghimbau agar tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Usai melaksanakan Patroli pada Pukul 21,45 wita, Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01/ Rasanae', dan kegiatan patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman,tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Kericuhan Antar Warga Pecah di Pagutan, Polresta Mataram Bergerak Cepat Redam Situasi


Mataram-NTB, Media Dinamika Global – Gerak cepat jajaran Polresta Mataram dan Polsek Mataram berhasil meredam kericuhan antarwarga yang sempat terjadi di wilayah Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, Minggu malam (22/03/2026).

Insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman di jalan raya yang kemudian berkembang menjadi konflik antar kelompok warga dari dua lingkungan berbeda.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK.,MH., didampingi Para Kasatnya turut berada di lokasi menjelaskan bahwa peristiwa berawal sekitar pukul 17.50 WITA, saat seorang warga Lingkungan Petemon tengah mengendarai sepeda motor bersama istrinya di Jalan Bung Karno, Kelurahan Pagutan Timur.

Dalam perjalanan, pasangan tersebut diduga dipepet oleh dua orang pemuda. Tidak terima dengan kejadian itu, pengendara kemudian menghentikan laju kendaraannya dan menegur pemuda tersebut. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berujung pemukulan menggunakan helm.

“Peristiwa awal dipicu kesalahpahaman di jalan. Terjadi cekcok hingga pemukulan. Namun persoalan tidak berhenti di situ,” ujar Kapolresta.

Situasi memanas saat pemuda yang merasa tidak terima kemudian menghadang korban sekitar pukul 19.00 WITA di perbatasan Lingkungan Presak dan Petemon. Di lokasi tersebut, korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh beberapa orang.

Kejadian ini memicu reaksi dari warga kedua lingkungan hingga berpotensi menimbulkan kericuhan lebih luas.

Baca juga: https://www.mediadinamikaglobal.id/2026/03/wujud-kepedulian-brimob-polda-ntb.html

Mendapat laporan, Polresta Mataram dan Polsek Mataram langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

“Begitu menerima informasi, anggota langsung turun ke lapangan. 6 orang yang diduga terlibat berhasil kami amankan untuk mencegah situasi semakin meluas,” tegas Kapolresta.

Tak hanya melakukan pengamanan, polisi juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dari kedua lingkungan guna meredam emosi warga. Upaya mediasi kemudian difasilitasi di Mapolsek Mataram dengan menghadirkan perwakilan kedua belah pihak.

“Kami mengedepankan penyelesaian secara mediasi agar persoalan tidak berkepanjangan. Ini murni kesalahpahaman yang seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi,” jelasnya.

Namun demikian Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, termasuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Ia meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan Kepolisian untuk menangani permasalahan tersebut. 

“Kami minta masyarakat menahan diri dan tidak terpancing emosi. Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena bisa memicu gangguan kamtibmas,”tambahnya.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Ke-enam terduga selanjutnya dibawa ke Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Mataram untuk di tangani lebih lanjut. 

“Jika korban nantinya tetap ingin melanjutkan ke Proses Hukum, maka kita akan lakukan proses sesuai aturan berlaku, “tegasnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan konflik susulan, sejumlah personel kepolisian masih disiagakan di lokasi kejadian. Langkah- langkah persuasif dan komunikasi terus dilakukan untuk menghimbau masyarakat. 

“Kami pastikan situasi tetap aman. Personel akan terus berjaga untuk mencegah terjadinya kericuhan lanjutan, terlebih dalam suasana Idul Fitri yang harusnya penuh kedamaian,” pungkasnya. 

Berkat respons cepat aparat kepolisian dan sinergi dengan tokoh masyarakat, situasi di wilayah Pagutan kini berangsur kondusif dan terkendali.

Redaksi |

Lapangan KSOP Pelabuhan Bima Pelaksanaan Solat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.-- Kota Bima, Ribuan jamaah tumpah ruah memenuhi halaman hingga meluber ke ruas jalan di lapangan KSOP pelabuhan bima dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H (Sabtu, 21 Maret 2026). Suasana khidmat menyelimuti pagi yang penuh kemenangan itu, diiringi gema takbir yang menggema dari berbagai penjuru, menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam sekaligus reflektif.

Di hadapan lautan jamaah tersebut, memadati Lapangan KSOP bima khatib ustadz Mizan Qudsyah M.A, imam ustadz Sholahuddin dihadiri staf ahli walikota bidang hukum, kadis perikanan, kadis sosial, DPPKAD, sekcam rasane barat. menyampaikan khutbah yang menggugah kesadaran kolektif umat Islam, terutama dalam menghadapi tantangan besar di era disrupsi sosial dan teknologi.

Dalam khutbah bertajuk “Menjadi Muslim Rahmatan lil ‘Alamin di Era Disrupsi Sosial dan Teknologi”, ia menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar ritual tahunan yang berulang, melainkan momentum strategis untuk melakukan transformasi diri secara menyeluruh.

“Idul Fitri adalah gerbang implementasi nilai-nilai Ramadan. Kita baru saja lulus dari madrasah spiritual selama sebulan penuh. Pertanyaannya, apakah nilai-nilai itu akan kita bawa dalam sebelas bulan ke depan, atau justru kita tinggalkan begitu saja?” ujarnya dengan nada tegas.

Menurutnya, keberhasilan ibadah puasa tidak berhenti pada dimensi ritual semata, tetapi harus melahirkan perubahan karakter yang nyata.

“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih kita mengendalikan hawa nafsu—menahan ego, menahan amarah, menahan ambisi berlebihan. Inilah kemenangan sejati, bukan sekadar menjadi viral atau dikenal banyak orang,” tegasnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ustadz Mizan Qudsyah M.A menyoroti realitas kehidupan modern yang dipenuhi arus informasi tanpa batas. Ia menyebut bahwa umat Islam saat ini hidup dalam situasi yang paradoks: informasi melimpah, tetapi kebijaksanaan justru semakin langka.

“Kita hidup di era ketika informasi datang tanpa jeda, tetapi tidak semua informasi membawa kebenaran. Hoaks, fitnah, dan manipulasi opini bertebaran di media sosial, bahkan masuk ke ruang-ruang privat seperti grup keluarga,” katanya.

Dalam konteks tersebut, ia mengingatkan pentingnya prinsip tabayyun atau verifikasi sebagai fondasi etika bermedia.

“Al-Qur’an telah memberikan kita ‘algoritma’ paling canggih sepanjang masa, yaitu tabayyun. Jangan mudah menekan tombol ‘share’ sebelum kita tahu kebenarannya. Sebab satu informasi yang salah bisa menjadi sumber penyesalan panjang, bahkan dosa yang terus mengalir,” ujarnya.

Ia juga mengkritik fenomena sosial di mana ukuran keberhasilan seseorang sering kali ditentukan oleh jumlah pengikut dan tingkat popularitas di dunia digital. “Hari ini banyak orang merasa sukses ketika kontennya viral. Padahal dalam perspektif Islam, kemenangan sejati adalah ketika seseorang mampu memperbaiki dirinya dari hari ke hari. Allah tidak melihat seberapa terkenal kita, tetapi seberapa tulus dan bersih hati kita,” ungkapnya.

Dalam khutbahnya, ustadz Mizan Qudsyah turut menyinggung krisis adab yang semakin tampak di ruang digital. Ia menyayangkan maraknya ujaran kebencian, perundungan, dan saling hujat yang bahkan terjadi antar sesama Muslim. “Fenomena yang paling menyedihkan hari ini adalah hilangnya adab. Orang merasa bebas mencaci karena bersembunyi di balik akun. Padahal Rasulullah mengajarkan bahwa seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencela, melaknat, atau berkata kotor,” tegasnya.

Ia mengajak jamaah untuk menjadikan media sosial sebagai sarana dakwah yang menyejukkan, bukan ruang konflik yang memperkeruh keadaan.

“Jadikan akun media sosial kita sebagai taman kebaikan—menyebarkan inspirasi, motivasi, dan nilai-nilai kebaikan. Itulah makna menjadi Muslim rahmatan lil ‘alamin, menghadirkan kedamaian di tengah dunia yang penuh kegaduhan,” ujarnya.  

Dalam bagian reflektif, ia mengangkat keteladanan Imam Bukhari sebagai simbol integritas intelektual dan moral dalam menyaring informasi.

“Imam Bukhari mengajarkan kepada kita bahwa integritas lebih utama daripada kecepatan, dan kebenaran lebih penting daripada popularitas. Jika beliau hidup hari ini, beliau pasti menjadi orang yang paling hati-hati dalam menyebarkan informasi,” tuturnya.

Pesan tersebut, menurutnya, sangat relevan di tengah budaya digital yang serba instan dan cenderung mengabaikan verifikasi. Di akhir khutbah, ustadz Mizan Qudsyah M.A mengajak jamaah untuk tidak hanya membangun kesalehan digital, tetapi juga memperkuat kesalehan sosial, terutama dalam lingkungan keluarga.

“Kesalehan di media sosial tidak ada artinya jika kita masih lalai terhadap orang tua. Setelah shalat ini, jangan hanya mengirim pesan maaf lewat gawai. Datangi, peluk, dan mintalah maaf secara langsung kepada orang tua kita. Ridha Allah bergantung pada ridha mereka,” pesannya dengan penuh haru. Ia menutup khutbah dengan ajakan menjadikan Idul Fitri sebagai momentum restorasi spiritual total—membersihkan hati dari kebencian, memperbarui iman, dan menghapus sifat-sifat buruk yang selama ini mengotori diri.

“Jadikan Idul Fitri ini sebagai titik balik. Upgrade iman kita, perbaiki akhlak kita, dan hadirkan Islam sebagai rahmat bagi semua. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, hanya dengan iman dan akhlak kita bisa tetap teguh,” pungkasnya.

Khutbah tersebut pun disambut penuh kekhusyukan oleh jamaah, yang sejak pagi telah memadati area kampus, bahkan hingga meluber ke jalan raya. Momentum Idul Fitri tahun ini tidak hanya menjadi perayaan kemenangan, tetapi juga panggilan moral untuk kembali pada nilai-nilai keislaman yang substansial di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. (Sekjend MDG)

Babinsa Desa Naru Monitoring Kehadiran Dandim 1608/Bima pada Resepsi Pernikahan di Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Babinsa Desa Naru, Sertu Syarif Hidayat yang merupakan anggota Koramil 1608-03/Sape, melaksanakan monitoring kegiatan Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima dalam rangka menghadiri undangan resepsi pernikahan di wilayah Kecamatan Sape, Senin malam (23/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 19.45 WITA di Gedung Serba Guna Dusun Kalende, Desa Naru. Dandim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., hadir bersama istri untuk memenuhi undangan resepsi pernikahan Pdt. Steven Kondora, S.Th. dengan Devi Ivana Tanri.



Dalam pelaksanaan tugasnya, Babinsa melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan berjalan dengan tertib serta memberikan rasa aman bagi para tamu undangan yang hadir.

Acara resepsi berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat, serta dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan undangan lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 20.40 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(Team.MDG.03)

Dandim 1608/Bima Hadiri Halal Bihalal di Koramil Sape


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Komandan Kodim (Dandim) 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc., menghadiri kegiatan halal bihalal yang berlangsung di Kantor Koramil 1608-03/Sape, Senin (23/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.20 WITA tersebut turut dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVII Kodim 1608/Bima, Ny. Risky Julita Limbongan, serta Danramil 1608-03/Sape, Kapten Inf Ruslin bersama istri.



Kedatangan Dandim beserta rombongan disambut langsung oleh Danramil 1608-03/Sape. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan halal bihalal yang berlangsung di ruang transit Koramil.

Suasana kebersamaan tampak hangat dalam kegiatan tersebut, yang menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran Kodim 1608/Bima dengan Koramil di wilayah Sape.

Usai kegiatan halal bihalal, Dandim bersama Ketua Persit KCK Cabang XXVII Kodim 1608/Bima dan Danramil 1608-03/Sape melaksanakan sesi foto bersama.

Sekitar pukul 19.40 WITA, rombongan Dandim meninggalkan Koramil 1608-03/Sape untuk melanjutkan agenda menghadiri acara pemberkatan nikah dan resepsi di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Setelah menghadiri acara tersebut, Dandim beserta rombongan kembali ke kediaman. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan selesai pada pukul 20.40 WITA dalam keadaan aman dan lancar.

(Team.MDG.03)

Babinsa Desa Sangia Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Situasi Wilayah Terpantau Aman dan Kondusif


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Sangia, Sertu Syaifullah bersama satu orang anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan patroli siskamling pada Senin (23/3/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA ini bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli tersebut turut melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya dua anggota Koramil, satu aparat desa, dua warga masyarakat, serta dua tokoh pemuda.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak muda.



Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 20.00 WITA saat anggota Koramil menuju Desa Sangia. Setibanya di lokasi pada pukul 20.30 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan situasi wilayah.

Pada pukul 20.45 WITA, anggota Koramil memberikan imbauan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, warga diingatkan untuk menghindari konsumsi minuman keras yang kerap memicu emosi dan perkelahian, khususnya di kalangan anak muda. Selain itu, masyarakat juga diajak menjauhi narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya yang dapat berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga.

Petugas juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca serta potensi bahaya seperti pohon tumbang, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Anak-anak muda pun diimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan keributan atau konflik antar kelompok.

Setelah memberikan imbauan, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga pukul 21.30 WITA. Seluruh rangkaian patroli siskamling berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

(Team.MDG.03)

Wujud Kepedulian, Brimob Polda NTB Distribusikan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas


Sumbawa-NTB, Media Dinamika Global— Satuan Brimob Polda NTB melalui Batalyon B Pelopor melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026, di Dusun Sawo, Desa Kalimango, Kecamatan Alas.

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 31 unit rumah warga, menyebabkan puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Menyikapi kondisi tersebut, Brimob Polda NTB bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wadanyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTB, AKP Nurdin, S.A.P., M.M. Inov, yang didampingi oleh Wadanki 1 Kompi 1 Yon, IPDA Suprapto, serta Danton 1, IPDA Inka Rifandani, S.A.P. Mereka turun langsung ke lokasi kejadian guna meninjau kondisi para korban sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan lancar.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan sandang, antara lain 300 kilogram beras, 50 dus air mineral, 50 dus mie instan, serta pakaian layak pakai bagi masyarakat yang terdampak kebakaran.

Selain itu, kendaraan angkutan milik Brimob juga diberdayakan untuk membantu mengangkut dan mendistribusikan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana, guna meringankan beban para korban.

AKP Nurdin menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu warga yang sedang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran, serta memberikan semangat agar mereka tetap kuat dan bangkit kembali,” ujarnya.


Baca juga: https://www.mediadinamikaglobal.id/2026/03/alumni-sltpn-5-dompu-angkatan-2000.html

Sementara itu, Camat Alas, Usman, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh jajaran Brimob Polda NTB. Ia mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan sangat membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat musibah kebakaran tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Brimob Polda NTB yang telah cepat tanggap turun langsung membantu masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terdampak, dan kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin dalam membantu masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Brimob Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca musibah kebakaran di wilayah tersebut.

Redaksi |

PSSI Kota Bima Juarai Liga PTS dan Mitra Bima Dompu di UM Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Kompetisi yang rutin diadakan Universitas Muhammadiyah Bima di akhir pekan (Sabtu) memasuki babak final. Dalam perhelatannya, PSSI Kota Bima sebagai tim promosi terlalu tangguh untuk dikalahkan dan berhasil menjadi Jawara.

Apresiasi Ketua PSSI Kota Bima terhadap Bapak Rektor UM Bima yang telah menyelenggarakan serta memasyarakatkan sepakbola di lingkup organisasi dan kampus di Bima.(Sekjend MDG)