Media Dinamika Global

Selasa, 24 Februari 2026

Berkeliling ke Pasar Tanjung Lombok Utara, Gubernur Miq Iqbal Pastikan Stabilitas Harga Bapok Selama Puasa dan Langkah Antisipasi Jelang Lebaran


Lombok Utara, Media Dinamika Global.Id.-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama jakaran OPD terkait berkeliling ke Pasar Tanjung,; Kabupaten Lombok utara, Rabu (25/2/2026). 

Hal itu dilakukan dalam upaya memastikan kondisi harga-harga bahan pokok di Pasar, serta mengamati perkembangan harga terutama di bulan puasa, hingga mengantisipasi kondisi harga-harga menjelang lebaran.

“Setelah kita kunjungi, walau cabai relatif di sini masih tinggi, di atas harga HET, tetapi relatif stabil di angka 100 ribu, ada yang 90 ribu," jelasnya.

Sebagai intervensi harga selain melakukan sidak harga bersama tim Satgas Pangan, Pemprov NTB juga melaksanakan pasar murah disejumlah titik lokasi di kabupaten kota.

“Yang jelas kita juga bikinkan pasar murah untuk intervensi pasar, barang-barang yang memang dari Bulog, itu ada beras, minyak kemudian ada gula. Kita jual dengan harga standar supaya bisa ikut mempengaruhi pasar,” jelas Miq Iqbal sapaan karib Gubernur NTB.

Lebih lanjut, Gubernur Miq Iqbal mengatakan, salah satu penyebab pasang surutnya harga bapok terutama cabai dikarenakan masalah cuaca yang mengakibatkan permintaan lebih tinggi dibanding produksi.

“Kondisi cuaca juga berpengaruh, Demandnya lebih tinggi daripada suplay yang jelas ada kelangkaan sehingga harga naik," ungkap Miq Iqbal. 

Direktur Penganeka Ragaman Konsumsi Pangan, Badan Pangan Nasional Rinna Syawal,

Mengatakan, adanya Perbedaan harga karena perbedaan pasokan, dimana ketika ada yang pasokannya cukup, akan kemudian terdistribusi ke pedagang tercukupkan.

Rinna juga menambahkan selain pasokan berbeda juga ada pengaruh dengan rantainya panjang, seperti lombok tengah kita menemukan ada fakta.

“Cabai yang diproduksi di Lombok Tengah ternyata tidak langsung ke pasar, tapi dijual dulu ke Lombok Timur, Lombok Timur balik lagi ke Lombok Tengah, sehingga harganya lebih tinggi,” jelas Rinna. 

Redaksi ||

Gerak Cepat Pemkab Tulang Bawang, Sekdakab Tinjau Dapur MBG Pasca Insiden, Pastikan Evaluasi Total Dan Penguatan SOP.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id ||  Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang terus menunjukkan langkah cepat dan responsif pasca insiden dugaan keracunan MBG. Setelah Bupati Qudrotul Ikhwan meninjau korban di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Ir. Ferli Yuledi, S.P., M.M., M.T., selaku Ketua Satgas MBG Kabupaten Tulang Bawang, langsung meninjau lokasi dapur MBG di Kecamatan Menggala Selatan dan Menggala Tengah, Rabu 25 Februari 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan, kebersihan dapur, kualitas bahan baku, serta sistem distribusi berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Tim Satgas melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pengecekan penyimpanan bahan makanan dan standar sanitasi.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdakab Ferli Yuledi menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam penyediaan bahan makanan. Ia menghimbau seluruh pengelola dapur MBG agar lebih teliti dalam memilih, menyimpan, dan mengolah bahan pangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pengawasan harus diperketat. Pastikan bahan yang digunakan benar-benar layak dan aman dikonsumsi. Jangan sampai ada kelalaian yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Langkah evaluasi total ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam menjaga keamanan pangan serta meningkatkan kualitas pelayanan pemenuhan gizi. Pemerintah daerah memastikan pembenahan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Dengan penguatan pengawasan dan kedisiplinan dalam penerapan SOP, diharapkan pelayanan MBG di Kabupaten Tulang Bawang dapat berjalan lebih optimal, aman, dan terpercaya.

Sumber: Diskominto Tuba

Gerakan Zakat NTB, Gubernur Tekankan Momentum Penguatan Komitmen Optimalisasi Pengelolaan Zakat


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Gubernur Nusa Tenggara Barat menghadiri kegiatan NTB Berzakat yang dirangkaikan dengan Talk Show Gerakan Zakat NTB yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) NTB. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah. Selasa (24/2/26).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia berdasarkan World Giving Index. Capaian tersebut menunjukkan kuatnya budaya berbagi dan semangat filantropi yang telah mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

“Setiap kegiatan charity di Indonesia hampir selalu dipenuhi antusiasme dan dukungan donasi yang besar. Ini bukan hal yang mudah ditemukan di banyak negara lain. Semangat berbagi ini harus terus kita jaga dan perkuat,” ujar Gubernur.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap Gerakan Zakat NTB, Gubernur NTB menyerahkan infak pribadi sebesar Rp30 juta. Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur NTB juga turut menyerahkan infak sebesar Rp20 juta. Kontribusi tersebut diharapkan dapat menjadi teladan serta memotivasi berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan zakat di NTB.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB, serta berbagai mitra strategis seperti NTB Syariah, DPR, Jamkrida, dan GNE. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penguatan peran zakat bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan dukungan penuh terhadap upaya memasyarakatkan zakat melalui berbagai inovasi program yang inklusif. Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan acara ini yang dinilai unik karena menghadirkan isu zakat, infak, dan sedekah di ruang publik yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.

“Zakat tidak boleh menjadi isu yang eksklusif. Zakat harus menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Ketika zakat menjadi budaya bersama, maka dampaknya akan sangat besar bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.

Melalui kegiatan NTB Berzakat dan Talk Show Gerakan Zakat NTB ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat semakin meningkat, sehingga pengelolaan zakat di NTB semakin optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, MA, memaparkan capaian pendistribusian dan pendayagunaan zakat tahun 2025 dalam kegiatan NTB Berzakat.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, BAZNAS NTB telah menyalurkan manfaat zakat kepada 38.612 jiwa di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.

Jumlah tersebut mencakup bantuan konsumtif bagi fakir dan miskin sesuai ketentuan delapan asnaf, sekaligus penguatan program pendayagunaan dan pemberdayaan ekonomi. BAZNAS NTB mendorong mustahik untuk bertransformasi menjadi pelaku usaha melalui program ultra mikro dan mikro. 

“Hingga saat ini, hampir 400 mustahik telah diberdayakan melalui program ekonomi produktif berbasis zakat,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa komunikasi dan sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) terus diperkuat, sehingga NTB memperoleh dukungan berbagai program nasional seperti lumbung pangan, Z-Mart, hingga beasiswa bagi mahasiswa.

“Seluruh dana yang dihimpun, tegasnya, dikelola dan disalurkan secara amanah dan penuh tanggung jawab, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat NTB,” tutupnya.

Redaksi ||

Bupati Tulang bawang Qudrotul Ikhwan Tinjau Kondisi Korban Pasca Keracunan MBG Di Menggala.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang. Pasca terjadinya dugaan keracunan MBG yang menimpa guru, wali murid, murid, serta balita, Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., meninjau langsung kondisi para korban di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala, Selasa 25 Februari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang serta Direktur RSUD Menggala guna memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan medis secara cepat dan optimal.

Berdasarkan data terbaru dari pihak rumah sakit, jumlah korban tercatat sebanyak 34 orang, dengan rincian 5 balita, 15 anak-anak, 1 lansia, 13 orang dewasa.

Seluruh korban saat ini dalam penanganan tim medis dan terus dipantau perkembangannya.

Bupati Qudrotul Ikhwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang akan melakukan evaluasi menyeluruh serta penguatan pengawasan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulang Bawang. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kita pastikan seluruh korban tertangani dengan baik, serta dilakukan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin aman dan berkualitas,” tegas Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yang saat ini tengah melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Dengan langkah cepat dan responsif ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan, kesehatan, dan pelayanan publik yang prima bagi seluruh masyarakat.(Fs/Red) 

Pengurus Komisariat PMII STIKES Yahya Bima Mengucapkan


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.-- Pengurus Komisariat PMII STIKES Yahya bima 

Selamat hari lahir (HARLAH) Ke-18 STIKES Yahya bima, 24 Februari tahun 2026.

Razia Perang Sarung, Polsek Kota Agung Amankan 6 Alat Pemukul Berisi Kawat


Tanggamus - MediaDinamikaGlobal.id Aparat kepolisian dari Polsek Kota Agung menggelar patroli dan razia gangguan Kamtibmas guna mengantisipasi aksi perang sarung yang kerap terjadi usai salat tarawih di bulan Ramadan.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 22.50 WIB hingga selesai, dengan lokasi patroli di area dermaga 2 Pelabuhan Kota Agung, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus.

Dalam kegiatan tersebut, petugas yang terdiri dari Aiptu Triyono Badri, Aiptu Putra Alam, dan Aiptu Dedi Irawan melakukan patroli dialogis serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para remaja.

Kapolsek Kota Agung, AKP Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan, patroli tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Kota Agung.

"Dari hasil razia, kami mengamankan 6 alat pemukul yang telah dimodifikasi, di antaranya sarung yang diisi kawat serta cambuk yang di bagian ujungnya dipasangi kawat besi," kata AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Rabu 25 Februari 2026.

Kapolsek menyebut, pihaknya juga mengamankan seorang anak berinisial R (13), warga, Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung. 

"Setelah dilakukan pembinaan dan pendataan, anak tersebut diserahkan kembali kepada pihak keluarganya dalam keadaan sehat jasmani," ujarnya.

Kapolsek menegaskan bahwa perang sarung yang telah dimodifikasi dengan benda berbahaya seperti kawat sangat berisiko menimbulkan luka serius dan dapat berujung pada proses hukum. 

"Kami mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari setelah pelaksanaan ibadah tarawih," tutupmya. (Umar.MDG)

Kapolsek Dompu Bersama Bhayangkari Berbagi Takjil, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat


Dompu, Media Dinamika Global.Id– Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Kapolsek Dompu IPTU Ade Helmi, S.H., bersama Bhayangkari dan anggota Polsek Dompu melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 16.30 Wita di depan Mako Polsek Dompu.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Adapun takjil yang dibagikan terdiri dari 50 gelas es, 50 gelas kacang hijau, 50 gelas kolak pisang, dan 50 porsi buah salak.

Kapolsek Dompu IPTU Ade Helmi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang bermanfaat.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat. Semoga apa yang kami berikan dapat membantu dan membawa keberkahan bagi kita semua. Ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Polsek Dompu dan masyarakat,” ujar IPTU Helmi.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial, mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga, khususnya pengguna jalan saat menjelang waktu berbuka.

Kegiatan pembagian takjil berakhir sekitar pukul 17.00 Wita dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polsek Dompu dalam melaksanakan kegiatan sosial tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil kepada pengguna jalan merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka, juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap kegiatan sosial seperti ini terus dilaksanakan sebagai wujud Polri yang humanis dan peduli,” ungkap IPTU Nyoman.

Melalui kegiatan ini, Polsek Dompu berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Dompu selama bulan Ramadan.

Redaksi ||

Jelang Buka Puasa, Biddokkes Polda NTB Tebar Takjil untuk Ojol


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Menjelang waktu berbuka puasa, suasana depan Mako Biddokkes Polda NTB, Ahad (23/2/2025) sore, tampak lebih ramai dari biasanya. Personel Biddokkes turun langsung membagikan takjil, kepada pengemudi ojek online serta pengendara yang melintas.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 17.00 Wita. Paket takjil dibagikan satu per satu, kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur tersebut. Senyum dan sapaan hangat mewarnai aksi sosial itu.

Pengendara yang menerima takjil tampak antusias. Sejumlah ojol bahkan menyempatkan diri mengucapkan terima kasih, sebelum kembali melanjutkan perjalanan mencari penumpang.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M., menyebut kegiatan berbagi tersebut jadi bentuk kepedulian di bulan Ramadhan.

“Momentum Ramadhan kami isi dengan aksi sederhana namun penuh makna. Berbagi takjil ini wujud kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat, khususnya rekan-rekan ojol dan pengguna jalan,” ujar Kombes Kholid.

Ia berharap kegiatan seperti itu mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kehadiran anggota di tengah masyarakat bukan hanya saat penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial, yang membawa manfaat langsung,” ucapnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga menjelang berkumandangnya adzan Maghrib.

Redaksi |

Kapolda NTB Kunker ke Lombok Utara, Cek Pembangunan hingga Serahkan Bansos


Mataram, Media Dinamika Global.Id.— Memasuki hari ketujuh bulan Ramadhan 1447 Hijriyah, Selasa (24/2/2026), Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Polres Lombok Utara. Tiba Gumi Tioq Tata Tunaq pukul 15.30 Wita, Kapolda menerima sambutan jajar kehormatan di halaman Mapolres Lombok Utara.

Agenda berikutnya, Kapolda NTB menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat, di sekitar wilayah hukum Polres Lombok Utara pada pukul 16.00 Wita. Warga tampak antusias menyambut kehadiran orang nomor satu di Polda NTB tersebut.

“Bantuan ini kami harapkan bisa membantu masyarakat, dan mempererat kedekatan Polri dengan warga,” ungkap Irjen Pol. Edy Murbowo.

Sekitar pukul 16.20 Wita, Kapolda NTB melakukan pengecekan pembangunan Gedung Pamapta, serta sarana dan prasarana pendukung di Polres Lombok Utara. Peninjauan itu difokuskan pada kesiapan fasilitas, guna mendukung tugas personel di lapangan.

Kegiatan berlanjut dengan silaturahmi dan audiensi bersama Forkopimda Lombok Utara pada pukul 16.30 Wita. Pertemuan berlangsung hangat, membahas penguatan sinergi menjaga stabilitas keamanan daerah.

Menjelang pukul 17.00 Wita sore, Kapolda NTB memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Lombok Utara. Ia menekankan disiplin, soliditas, serta pelayanan humanis saat menjalankan tugas.

“Jaga profesionalisme, tingkatkan kekompakan, dan terus hadir memberi rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kapolda NTB.

Kunjungan tersebut memperlihatkan komitmen Polda NTB, dalam memperkuat pelayanan publik, pembangunan sarana pendukung, serta kolaborasi lintas sektor di kabupaten termuda tersebut.

Redaksi ||

Akademisi Sesalkan Sikap Arogan Katimker Penyuluh Pertanian Kabupaten Bima NTB


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Salah seorang Akademisi dalam Perguruan Tinggi Institut Pendidikan Nusantara Global dan Institut Elkatarie Lombok Timur Hafid Musa, S. PD.S.Ak. SE.SH.MH Sesalkan Sikap Arogan salah seorang Ketua Team Koordinator (Kateam) Penyuluh Pertanian Kabupaten Bima NTB. Pasalnya selama Beberapa Bulan ini terus berbuat ulah dengan cara melakukan Rotasi dan Mutasi Penyuluh tanpa Mempertimbangkan hal-hal yang emergency. Rabu, 25-02-2026

Alumni PTS di Lombok Timur dan Malang ini menyesalkan sikap seorang yang benar-benar telah menunjukkan sikap Arogansi kekuasaan untuk melakukan tindakan semena-mena terhadap para Penyuluh yang jumlahnya Ratusan Orang yang ada di 191 Desa se-kabupaten Bima bahkan Informasinya dilakukan dengan lebih banyak ke unsur Politiknya.

Sikap tersebut mencerminkan kepribadian yang sangat buruk dalam menata dan mengelola Sistem Kepegawaian Dinas terkait sehingga terkesan tidak mempertimbangkan Proporsionalitas, Profesi dan Jabatan serta kariernya. Dengan dasar inilah Seorang Pemimpin harus memperhatikan dan mempertimbangkan secara matang sebelum melakukan Rotasi dan Mutasi Pegawai yang serampangan.

" Akibatnya Warga Petani atau Kelompok Tani yang sudah nyaman menjadi Kesal atau tidak nyaman dengan Sistem pergantian yang dianggap Inprosedural itu". Maka dengan kondisi ini, tentu yang menjadi Pijakannya adalah Adanya Rotasi dan Mutasi Penyuluh Pertanian Kabupaten Bima di setiap Desa tersebut.

Implikasi dari Perpindahan Penyuluh yang serampangan seperti itu, Warga Tani pun sulit beradaptasi dengan Penyuluh yang Baru sehingga akan berdampak pada Ketidak stabilan Pandangan Masyarakat dengan Instansi Pemerintahan tersebut, sebab yang menjadi barometernya adalah Warga Petani merasa Nyaman dengan Penyuluhnya di masing-masing Desa dalam setiap Program itu.

Apalagi saat ini, seringkali Para Pemangku Kebijakan di atas yang Notabenenya Jabatan Fungsional tetapi jika Jabatan tersebut diintervensi dengan Nuansa Politik maka akan terjadi hal-hal buruk yang di lakukan oleh Oknum Ketua Team Koordinator Penyuluh  Wilayah Kabupaten Bima.

Belum lagi saat ditanya ke Warga atau Kelompok Tani misalnya di setiap Kecamatan, mereka pasti menjawab bahwa kami sudah nyaman Penyuluh A, atau B. Tetapi disaat yang sama, kemudian ada Rotasi dan Mutasi yang dianggap Cacat Prosedural seperti ini. Maka kami sebagai Masyarakat pun merasa sangat Keberatan dengan adanya kegiatan seperti ini.

Bang Hafid Panggilan Akrabnya juga menyesalkan adanya Oknum PLH di salah satu Kecamatan yang melakukan Rotasi dan Mutasi Penyuluh Pertanian Kabupaten Bima dengan cara serampangan atau melanggar Prosedur Hukum padahal
Berdasarkan peraturan kepegawaian di Indonesia, Pelaksana Harian (Plh) tidak berwenang untuk memutasi, mengangkat, atau memberhentikan pegawai, termasuk penyuluh pertanian. 

Karenanya, Saya akan menjelaskan Berikut adalah rincian penjelasannya:

Larangan Mutasi: Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa Plh (maupun Pelaksana Tugas/Plt) dilarang mengambil keputusan atau tindakan yang bersifat strategis, salah satunya adalah aspek kepegawaian seperti pemindahan (mutasi) pegawai.

Fungsi Plh: Plh hanya bertugas melaksanakan tugas rutin dari pejabat definitif yang berhalangan sementara.

Dampak Hukum: Mutasi yang dilakukan oleh pejabat yang tidak berwenang (dalam hal ini Plh) dapat dianggap tidak sah. 

Kesimpulan:
Jika ada mutasi penyuluh pertanian yang ditandatangani oleh Plh, tindakan tersebut menyalahi aturan BKN dan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan. Mutasi harus dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang definitif (misalnya Kepala Dinas definitif, Bupati/Wali Kota/Gubernur sesuai kewenangannya). 

Sementara itu, para pihak masih menunggu Konfirmasi hingga berita ini disiarkan.(Team).