Media Dinamika Global

Rabu, 04 Februari 2026

BAZNAS Kota Bima Terus Memberikan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Tidak Mampu


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Sejak mulai beroperasi pada Februari 2025, RSB menjadi salah satu garda terdepan Baznas Kota Bima dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

RSB Kota Bima didukung oleh tenaga medis profesional dengan sistem dokter jaga, yakni dr. Nurfathonah Aryana sekaligus sebagai Direktur RSB dan dr. Neneng Miratunisa.

Pelayanan kesehatan umum dibuka setiap hari Senin hingga Jumat dan dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah. Selain layanan umum, RSB juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan ibu dan anak melalui layanan USG gratis bagi ibu hamil yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat, dengan persyaratan membawa KTP serta mengisi formulir pendaftaran.

Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran RSB terus meningkat. Tidak hanya melayani pasien di dalam gedung, RSB juga aktif melakukan pelayanan jemput bola setiap hari Jumat dengan membagikan formulir pendaftaran dan melaksanakan pelayanan kesehatan terjadwal ke kelurahan-kelurahan, termasuk pengobatan di luar gedung untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses.

Dalam rangka mendukung program nasional pencegahan stunting, RSB Kota Bima di tahun 2025 telah melaksanakan pemberian makanan bergizi kepada anak selama tiga bulan, serta pemberian multivitamin bagi ibu hamil setiap minggu selama tiga bulan. Program ini diharapkan mampu membantu meningkatkan status gizi anak dan kesehatan ibu hamil di wilayah Kota Bima. Tidak hanya itu, RSB Kota Bima juga menyelenggarakan pemeriksaan mata gratis dan pembagian kacamata gratis kepada 200 siswa pesantren dengan menggandeng organisasi optik IROPIN Kota Bima.

Program kesehatan daerah lainnya yang turut dilaksanakan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis bersamaan dengan moment program pembagian sembako bagi masyarakat yang membutuhkan oleh Baznas Kota Bima.

Melalui berbagai program tersebut, Rumah Sehat Baznas Kota Bima diharapkan dapat terus menjadi solusi nyata bagi kebutuhan kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.(Sekjend MDG)

Serma Syamsuriza Pimpin Apel pengecekan Personil Patroli Cipkon


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Dalam rangka melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi di wilayah teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, Babinsa Kelurahan Tanjung Serma Syamsurizal pimpin apel pengecekan Personil yang bertempat di Posramil Rasanae Timur Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae' Timur Kota Bima. Rabu, (04/02/26)

Apel pengecekan Personil tersebut di hadiri oleh 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae yang sekaligus akan melaksanakan Patroli di sejumlah Kelurahan.

Ada enam Kelurahan yang menjadi sasaran Patroli Cipta Kondisi yang akan dilaksanakan yaitu :

1. Kelurahan kumbe 

2. Kelurahan Rabangodu Utara 

3. Kelurahan Penaraga 

4. Kelurahan Manggemaci 

5. Kelurahan paruga

6. Kelurahan Dara

Berdasarkan jadwal yang ditentukan, pelaksanaan kegiatan dimulai pada Pukul 20.30 Wita, personil patroli melaksanakan Apel pengecekan, dan tepat pada Pukul 20.45 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling, Star dari Kelurahan Kumbe menuju sepanjang Jln. Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua"

Selang beberapa waktu sekitar Pukul 21.05 Wita' Anggota patroli memberikan himbauan kepada masyarakat, dalam himbauanya dijelaskan bahwa, Kami dari Koramil 01 Rasanae’ mengajak seluruh masyarakat yang berada di sepanjang Jalan Soekarno Hatta agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, ujar salah satu Personil.

Lanjutnya, Patroli ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, seperti balap liar, perkelahian, penggunaan knalpot racing, dan aktivitas yang dapat meresahkan warga.

Disisi lain dalam kegiatan tersebut Anggota juga berpesan kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya, khususnya pada malam hari, supaya tidak berkeliaran tanpa tujuan yang jelas.

Juga disampaikan agar masyarakat dapat bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman, dan pesan selanjutnya bahwa, apabila melihat hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau aparat setempat agar dapat segera dilakukan pencegahan atau penanganan.


Mari kita jaga bersama lingkungan kita agar tetap aman, nyaman, dan tertib masyarakat agar selalu menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Sekitar Pukul 21.15 Wita Anggota patroli melaksanakan pemeriksaan salah Satu warga yang menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, 

Dan diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas. Kegiatan kita ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Koramil 01/Rasanae, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bima.

Setelah melaksanakan Patroli keliling Pukul 20.30wita' Anggota patroli tiba di Kantor Koramil 01 Rasana'e, dan Pukul 20.45 Wita' kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

Pena Dan Buku, Tajam Pada Pikiran, Beban Bagi Hati 

Gambar Pixabay

Bima-Media Dinamika Global.Id.-Jangan menyalahgunakan pena dan buku, sebab ia bisa tajam melebih pedang dan lembut melebihi sutra 

Indonesia kembali di hebohkan dengan kabar duka dari seorang siswa SD inisial YBR di Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur yang ditemukan meninggal dunia usai diduga bunuh diri karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis sekolah, sebelum meninggal siswa tersebut menuliskan surat untuk ibunya. 

Adapun isi surat YBR kepada ibunya ialah sebagai berikut: 

"Surat untuk mama Reti, Mama pelit sekali, Mama baik sudah. Kalau saya meninggal mama jangan menangis. Mama saya meninggal, jangan menangis serta jangan cari saya. Selamat tinggal." 

"Kertas Tii Mama Reti, Mama Galo Zee, Mama molo Ja'o Galo mata Mae Rita ee Mama. Mama jao Galo Mata Mae woe Rita ne'e gae ngao ee. Molo Mama". 

Setelah Kita melihat kejadian tersebut, Mama Reti sebagai perwakilan orang tua yang hidup susah dan anak-anak Indonesia yang stres dan frustasi dikarenakan kebutuhan pendidikan baik berupa alat tulis maupun pembayaran sekolah, malah pemerintah memprioritaskan kebutuhan yang tidak pokok berupa Makanan Bergizi Gratis (MBG) 

Sedangkan kebutuhan pokok biaya pendidikan dan fasilitas sekolah malah dibebankan kepada orang tua dan siswa hal tesebut bertentangan dengan amanat konstitusi Amandemen Keempat UUD 1945 BAB XIII Mengenai Pendidikan dan Kebudayaan 

Pada Pasal 31 UUD 1945 tentang pendidikan mengatur sejumlah ketentuan berikut. 

Ayat (1) yang berbunyi: "Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan". 

Ayat (2) yang berbunyi: "Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya". 

Ayat (3) yang berbunyi: "Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang". 

Ayat (4) yang berbunyi "Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan negara dan daerah". 

Ayat (5) yang berbunyi: "Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia". 

Jika merujuk pada pasal dan bunyi ayat di atas maka kita bisa mengatakan bahwa pemerintah mulai dari pusat sampai ke desa telah gagal melaksanakan kewajibannya untuk memberikan keadilan dan kesejahteraan pada masyarakat. 

Dari pondasi awal sekolah dasar saja pemerintah belum mampu memberikan kenyamanan dan ketentraman, bagaimana mau membangun sumber daya manusia yang berkualitas sampai ke universitas dalam memajukan negeri ini. 

Harapan penulis kepada semua, jika pemerintah tidak mampu mendata angka kemiskinan dan tidak mau melihat kekurangan warganya, maka kita sesama masyarakat, warga sekitar atau setempat jika memiliki kelebihan maka bantulah semasih itu untuk kehidupan yang baik dan melangsungkan kehidupannya, itu adalah kewajiban manusia.

Yakinlah bahwa apa yang engkau berikan kepada orang lain akan kembali kepada anda atau keluarga anda nantinya, kalau bukan dari orang yang anda bantu dan kasihi datangnya pengembalian tersebut, mungkin akan ada orang lain yang akan membantu anda dan kalaupun tidak datang dari orang lain maka yakinlah bahwa Tuhan akan mengatikan berlipat ganda. 

Manusia hidupnya saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya, tidak akan mampu hidup menyediri dalam waktu lama, maka dari itu kita harus berlomba-lomba pada kebaikan. Oleh; Abd Khalik Syam.

Sepuluh Jemaah Jadi Korban. Polda Lampung Ungkap Penipuan Umrah.


Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung bertindak tegas terhadap oknum penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang tidak berizin (ilegal). 

Dalam press release yang digelar hari ini, Polda Lampung mengumumkan penetapan tersangka terhadap Direktur PT Barokah Wisata Mandiri (Basma Tour) berinisial BW atas dugaan penipuan jemaah umrah di wilayah Lampung Tengah.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, didampingi Wadir Krimsus Polda Lampung, AKBP Yusriandi Yusrin, menjelaskan bahwa praktik ilegal ini telah merugikan banyak masyarakat yang berniat melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah jemaah melaporkan adanya ketidakpastian keberangkatan sejak Desember 2024. 

Tersangka BW melalui perusahaannya menawarkan paket umrah dengan harga menggiurkan dan telah menerima setoran uang dari para jemaah.

“Tersangka mengumpulkan uang dari masyarakat, namun hingga waktu yang ditentukan, jemaah tidak kunjung diberangkatkan. Tersangka secara berulang kali memberikan janji palsu dan menunda waktu keberangkatan dengan berbagai alasan,” ungkap Kombes Pol Yuni Iswadari.

Berdasarkan hasil penyidikan dan koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, terungkap fakta bahwa PT Barokah Wisata Mandiri tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang sah.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 10 orang jemaah menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp299.000.000. 

Jumlah ini dikhawatirkan masih bisa bertambah seiring dengan pengembangan penyidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Tersangka kini terancam hukuman berdasarkan Pasal 124 jo Pasal 117 subsider Pasal 122 jo Pasal 115 UU RI No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang telah diubah dengan UU RI No. 6 Tahun 2023.

Wadir Reskrimsus Polda Lampung, AKBP Yusriandi Yusrin, menghimbau masyarakat agar lebih waspada dalam beraktivitas di ruang digital dan tidak mudah tergiur dengan tawaran umrah murah

"Kami meminta masyarakat untuk selalu mengecek legalitas travel umrah melalui aplikasi resmi Kementerian Agama dan tidak sembarang membagikan konten pribadi kepada siapapun di media sosial guna menghindari pemerasan," tegasnya. (Fs/Red) 

Tekan Inflasi, Pemkot Bima terus Gelar Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Melayu


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Pemerintah Kota Bima menggelar Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bima sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kamis(05/02/26).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Santi dan disambut antusias oleh masyarakat setempat yang memanfaatkan momentum ini untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga di bawah pasaran menjelang Bulan Ramadhan.

Pemerintah Kota Bima dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Asisten II Setda Kota Bima Drs. Supratman yang didampingi oleh seluruh Tim Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima serta Lurah Melayu.

Dalam operasi pasar ini, sejumlah komoditas pangan disediakan dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP sebanyak 1.500 Kg seharga Rp57.000 per 5 kilogram, Beras Premium sebanyak 500 Kg dengan harga Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng 300 Liter dengan harga Rp19.500 per liter, serta gula Manis Kita sebanyak 100 Kilogram seharga Rp17.500 per kilogram.


Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kota Bima berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta menekan laju inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan strategis.

Pemerintah Kota Bima juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pro rakyat yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.(Sekjend MDG)

Presiden Prabowo Tegaskan Diplomasi Realistis dan Prinsip Kehati-hatian Indonesia dalam Board of Peace


Jakarta, Media Dinamika Global.id.// Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penjelasan mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya terkait keikutsertaan dalam Board of Peace (BoP) dan upaya penyelesaian konflik Palestina, dalam pertemuan bersama tokoh diplomasi, akademisi, serta pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (04/02/2026).

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal menilai Presiden Prabowo memiliki pandangan yang realistis bahwa saat ini BoP merupakan satu-satunya opsi yang tersedia untuk mengawal transisi di Gaza. Dino mengapresiasi sikap Presiden yang memahami potensi tantangan dan risiko geopolitik yang ada, serta tetap menjaga opsi untuk menarik diri apabila proses tersebut nantinya terbukti bertentangan dengan prinsip dasar dan kepentingan nasional Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda menyoroti bahwa keputusan Indonesia bergabung dalam BoP diambil setelah melalui rangkaian konsultasi intensif dengan negara-negara berpenduduk mayoritas Islam. Delapan negara Islam yang terlibat diharapkan dapat menjadi kekuatan penyeimbang dalam pengambilan keputusan guna memastikan proses yang berjalan tetap sejalan dengan tujuan kemanusiaan dan membantu rakyat Palestina.(Sekjend MDG)



Akselerasi Eliminasi Malaria, Bupati Ratu Wulla Galang Kekuatan Lintas Sektor di SBD


TAMBOLAKA, Media Dinamika Global.id. — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kini tengah berpacu dengan waktu untuk mewujudkan ambisi besar: mencapai status eliminasi malaria pada tahun 2026. Langkah strategis ini ditegaskan Bupati SBD, Ratu Ngadu B. Wulla, ST, saat membuka Forum Sinergi Lintas Sektor di Aula Bupati SBD, Rabu (04/02/2026).

Forum yang mempertemukan pemangku kebijakan, aparat keamanan, hingga sektor swasta ini menjadi saksi penguatan komitmen kolektif. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah SBD, Drs. Etmundus N. Nau, jajaran Forkopimda, Komisi I DPRD SBD, para kepala OPD, serta pimpinan Yayasan Marta Care dan Yayasan Marta Peduli Sumba.

Dalam Sambutanya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa masalah kesehatan, khususnya malaria, tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh Dinas Kesehatan semata. Ia mengapresiasi dukungan dari Yayasan Marta Care dan Marta Peduli sebagai bentuk kolaborasi nyata multisektor.

"Forum ini adalah wadah untuk menginventarisasi hambatan di lapangan sekaligus merumuskan solusi awal yang komprehensif. Prioritas utama kita adalah eliminasi malaria, namun tanpa mengesampingkan isu krusial lain seperti stunting, HIV/AIDS, kependudukan, hingga kebencanaan," tegas Bupati Ratu Wulla di hadapan peserta forum.

Data menunjukkan progres yang menantang. Pemerintah menargetkan angka kesakitan malaria turun drastis dari angka di atas 15 menjadi 6,19 per 1.000 penduduk pada tahun 2025. Meski target telah dipatok, Bupati secara jujur memaparkan sejumlah batu sandungan yang masih menghantui.

"Kita masih berhadapan dengan rendahnya cakupan Penyelidikan Epidemiologi (PE). Selain itu, dominasi infeksi Plasmodium vivax dan pola pengobatan pasien yang seringkali tidak tuntas menjadi ancaman serius bagi keberhasilan eliminasi ini," tambahnya.

Bupati mendesak seluruh lini pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, untuk bersinergi memastikan setiap temuan kasus segera ditangani secara tuntas. Melalui sinkronisasi data dan program yang dihasilkan dalam forum ini, Pemkab SBD optimis target "Bebas Malaria 2026" bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah transformasi kesehatan bagi masyarakat Loda Wee Maringi Pada Wee Malala, " Salam Sumba Barat Daya Maringina, maringina, maringina ".(Sekjend MDG)



Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di Ikuti 4.011 Peserta dari Berbagai Instansi



Bogor Jawa barat, Media Dinamika Global.id.// RapatKoordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diikuti oleh 4.011 peserta dari berbagai instansi dan jajaran pemerintahan, resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Senin, 2 Februari 2026, di Sentul International Convention Center (SICC), Kab. Bogor, Jawa Barat.

Indonesia, menurut Presiden dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga seluruh pemimpin wajib mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan bangsa dan negara. 

“Negara ini yang sekarang, saudara-saudara, yang sekarang ada dalam kendali kita, dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa adanya kita adalah untuk berbakti, mengabdi kepada rakyat kita. Ini hal yang selalu mudah kita ucapkan, tapi harus kita buktikan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi, dan menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata. Pemerintah pun akan segera memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini.

Selain pengelolaan sampah, Presiden Prabowo juga memperkenalkan gagasan proyek “gentengisasi” sebagai bagian dari upaya memperindah lingkungan permukiman. Presiden menilai penggunaan atap seng yang meluas membuat kawasan menjadi panas dan kurang estetis. 

Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan arah besar pembangunan nasional melalui strategi transformasi bangsa. Strategi ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju modern dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat.(Sekjend MDG)

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Gane Barat Turut Serta Dalam Penanaman Jagung Di Desa Moloku, Kec. Gane Barat Utara.


Mediadinamikaglobal.id|Humas Polres Halsel – Dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam bidang ketahanan pangan, Pemerintah Desa Moloku, Kec. Gane Barat Utara, Kab. Halsel laksanakan penanaman perdana jagung hibrida oleh kelompok tani Desa Moloku.

Turut hadir dan terlibat langsung dalam giat tersebut Kapolsek Gane Barat, Ipda Ruslan Anwar Bersama Personel Polsek Gane Barat. Kehadiran Polsek Gane Barat sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap Program ketahanan pangan.

Dengan gotong royong antara kelompok tani Desa Moloku dan Polsek Gane Barat, Sebanyak 5 Kg Benih Jagung Hibrida Syngenta NK306 berhasil ditanam dilahan Tani Seluas 1 Ha (Hektar) milik Desa Moloku.

Kepala Desa Moloku Kecamatan Gane Barat Utara Bpk. Yahya Asagaf melalui ketua kelompok Tani Desa Moloku memaparkan, dengan perawatan yang baik diperkirakan hasil panen dapat menyentuh angka 3 Ton dengan estimasi waktu panen Bulan Juni 2026. 


Kapolsek Gane Barat, Ipda Ruslan Anwar menjelaskan, seluruh Personel Polsek Gane Barat dilibatkan dalam kegiatan tersebut ini sebagai bentuk dukungan penuh program ketahanan pangan Persiden Prabowo.

“Semua anggota saya libatkan dalam proses penanaman jagung hibrida di Desa Moloku, kami hadir di tengah masyarakat untuk mendukung Program Swasembada Pangan, baik dalam hal Penanaman, Pengawasan maupun Pendampingan”. Ungkap Kapolsek Gane Barat.




Lik////

Sumber Gaji PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bima


Bima NTB, Media Dinamika Global.id.// Sebanyak 13.970 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bima telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Meski demikian, besaran gaji yang akan diterima belum bersifat final.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima memproyeksikan rentang gaji PPPK Paruh Waktu berada di kisaran Rp. 300 ribu hingga Rp. 2 juta per bulan. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Bima, Suryadin.

“Skema penggajian masih dibahas. Nanti setelah final akan disampaikan ke Bupati untuk disetujui. Proyeksi sementara, ada yang Rp. 300 ribu sampai Rp. 2 juta per bulan,” ujar Suryadin beberapa hari yang lalu.

Ia menjelaskan, sumber anggaran gaji PPPK Paruh Waktu berbeda-beda, tergantung pada bidang dan status sebelumnya. PPPK yang sebelumnya berstatus tenaga pegawai tidak tetap (TPU) dengan SK Bupati akan digaji melalui APBD.

Sementara itu, gaji tenaga guru bersumber dari dana BOS, dan tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas akan digaji melalui dana BLUD.

“Seperti itu skema penggajiannya,” jelas pria yang akrab disapa Yan tersebut.

Sebelumnya, Bupati Bima Ady Mahyudi mengapresiasi ribuan tenaga honorer yang kini resmi diangkat menjadi ASN PPPK Paruh Waktu. Menurutnya, pengangkatan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas pengabdian para honorer.

“Ini bukti bahwa pengabdian tidak pernah sia-sia. Negara melalui pemerintah daerah hadir memberikan pengakuan dan kepercayaan,” kata Bupati Ady di hadapan belasan ribu penerima SK.

Ia menegaskan, perubahan status ini bukan sekadar administratif, melainkan membawa tanggung jawab dan makna baru. “Dari menunggu menjadi dipercaya, dari berharap menjadi bertanggung jawab, dan dari mengabdi dalam senyap menjadi pengabdian dalam kehormatan,” ujarnya.

Bupati Ady juga berpesan agar seluruh PPPK Paruh Waktu dapat bekerja dengan penuh dedikasi dan melayani masyarakat dengan hati nurani.

“Layani masyarakat dengan hati nurani,” tegasnya.

Berdasarkan data BKD dan Diklat Kabupaten Bima, jumlah awal penerima SK PPPK Paruh Waktu tercatat sebanyak 14.077 tenaga honorer, terdiri dari 7.007 guru, 5.672 tenaga teknis, dan 1.400 tenaga kesehatan.

Namun, setelah verifikasi akhir, 104 orang tidak mengisi daftar riwayat hidup (DRH) dan tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sehingga jumlah akhir tenaga honorer yang menerima SK PPPK Paruh Waktu menjadi 13.970 orang.(Tim MDG)