Angin Kencang Terjang Desa Mpili, 28 Rumah Warga Rusak, Roboh Rata dengan Tanah di Kec, Donggo
Donggo NTB, Media Dinamika Global.id.// 28 rumah warga di Desa mpili, Kecamatan donggo, mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang, Jum'at 23 Januari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi tiba tiba Tanpa kita tahu. Saat itu, angin kencang datang secara tiba-tiba dan langsung menerjang kawasan desa mpili warga kecamatan Donggo.
Terjangan angin yang cukup kuat membuat sejumlah bagian rumah warga tidak mampu bertahan dan mengalami kerusakan.
Kepala Desa mpili, Sahrir mengatakan, meski angin kencang menyebabkan kerusakan pada 28 rumah warga, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun demikian, akibat kerusakan yang dialami, para pemilik rumah terdampak terpaksa harus meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu.
Warga memilih mengungsi ke rumah keluarga, tetangga, maupun teman terdekat demi keselamatan.
Sahrir menjelaskan, kerusakan rumah umumnya terjadi pada bagian ruang tamu.
Selain itu, atap rumah dilaporkan terangkat akibat terpaan angin, sementara plafon rumah juga jatuh dan mengalami kerusakan, roboh, rata dengan tanah.
“Ruang tamunya rusak, atap terangkat, plafon juga jatuh rata dengan tanah,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, saat kejadian terdapat dua orang yang berada di dalam salah satu rumah yang terdampak angin kencang.
Beruntung, keduanya berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami luka.
Sebagai langkah penanganan awal, pemerintah desa bersama pihak kecamatan telah memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak.
“Sudah saya kasih tenda sementara, bantuan dari kecamatan,” imbuh Sahrir selaku kepala desa mpili.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material yang dialami para korban ditaksir mencapai sekitar Rp35 juta.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, mengatakan kejadian angin kencang tidak hanya terjadi di Desa mpili, Kecamatan donggo.
Peristiwa serupa juga dilaporkan terjadi di Desa mpili Kecamatan donggo.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD kabupaten bima telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa mpili dan pihak terkait di lokasi kejadian.
“Kami sudah melakukan koordinasi, sekaligus mendata korban yang terdampak,” imbuhnya .
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba. (Sekjend MDG)














