Media Dinamika Global

Selasa, 27 Januari 2026

Rapat di Pimpin langsung Oleh Kepala Sekolah SDN 21 Tolomundu Terkait Informasi Persiapan TKA


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Kepala SDN 21 Tolomundu Kota Bima Ibu Sulami S.Pd. memimpin langsung rapat persiapan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2026 yang digelar di lingkungan SDN 21 Tolomundu Kota bima, Rapat ini menjadi langkah strategis madrasah dalam menyongsong pelaksanaan TKA sebagai bagian dari kebijakan nasional evaluasi capaian pembelajaran peserta didik pada jenjang pendidikan dasar. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terencana guna memastikan seluruh tahapan TKA dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, jadwal, dan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah, Senin 26 Januari 2026.

Rapat persiapan ini dihadiri oleh seluruh wali kelas VI, guru bidang studi Matematika dan Bahasa Indonesia, serta tim kepanitiaan TKA yang telah ditetapkan oleh madrasah. Kehadiran unsur pendidik dan kepanitiaan secara lengkap mencerminkan keseriusan SDN 21 Tolomundu dalam membangun koordinasi yang solid antar semua pihak yang terlibat. Melalui forum ini, setiap unsur diberikan ruang untuk memahami peran, tugas, serta tanggung jawab masing-masing demi kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan TKA Tahun 2026.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara komprehensif lini masa pelaksanaan TKA Tahun 2026 sebagaimana tercantum dalam flayer resmi. Tahapan yang disampaikan meliputi pendaftaran peserta didik 2026, pelaksanaan simulasi TKA, gladi bersih, hingga pelaksanaan utama TKA sesuai jenjang. Selain itu, madrasah juga mempersiapkan tahapan pelaksanaan susulan, pengolahan hasil, serta pengumuman hasil TKA, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sistematis, terukur, dan tidak keluar dari jadwal nasional yang telah ditetapkan.

Kepala SDN 21 Tolomundu, S.Pd. dalam arahannya menegaskan bahwa Tes Kompetensi Akademik bukan hanya menjadi sarana evaluasi akademik semata, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen untuk memotret kemampuan literasi dan numerasi peserta didik secara objektif. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya kesiapan teknis, pemahaman prosedur, serta pembinaan berkelanjutan kepada siswa agar mereka dapat mengikuti TKA dengan kondisi psikologis yang baik dan penuh rasa percaya diri.

Lebih lanjut, Ibu Sulami selaku kepala sekolah SDN 21 Tolomundu, juga menekankan pentingnya peran wali kelas dan guru mata pelajaran dalam memberikan pendampingan akademik yang terarah dan berkelanjutan. Ia mendorong agar proses pembelajaran di kelas terus diarahkan pada penguatan kompetensi dasar peserta didik, khususnya pada mata pelajaran yang diujikan, tanpa mengabaikan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan integritas. Sinergi antar pendidik dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif menjelang pelaksanaan TKA.

Melalui rapat persiapan ini, SDN 21 Tolomundu Kota bima menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam bidang evaluasi pendidikan serta memastikan pelaksanaan TKA Tahun 2026 berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Diharapkan, dengan perencanaan yang matang dan kerja sama seluruh unsur madrasah, pelaksanaan TKA di SDN 21 Tolomundu dapat berlangsung lancar dan memberikan gambaran capaian pembelajaran yang akurat, sekaligus menjadi pijakan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah ke depan.

Kegiatan rapat yang disampaikan oleh ibu kepala sekolah mengenai informasi persiapan TKA, pembagian tugas untuk pembinaan ISOC. Bapak/Ibu Guru dan tenaga kependidikan ikut serta dalam rapat ini.(Sekjend MDG)

Pimpin Apel Rutin Zona 1, Staf Ahli Bonefasius Wungo Tekankan Disiplin dan Percepatan Pelaporan Kinerja


TAMBOLAKA SBD, Media Dinamika Global.id. – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya pada Rabu pagi (28/01/2026). Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Bonefasius Wungo, S.Sos, hadir memimpin apel rutin yang diikuti oleh para Asisten, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Setda SBD, serta para ASN.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya kini menerapkan kebijakan pembagian lokasi apel dalam tiga zona berbeda. Apel yang berlangsung di halaman kantor bupati ini merupakan titik kumpul bagi aparatur yang masuk dalam Wilayah Zona 1.

Disiplin Kerja dan Percepatan Administrasi

Dalam amanatnya, Bonefasius Wungo menekankan bahwa disiplin adalah urat nadi birokrasi. Beliau menginstruksikan seluruh ASN untuk meningkatkan disiplin masuk kantor dan disiplin kerja guna memastikan pelayanan publik tetap prima.

Selain itu, beliau memberikan perhatian khusus pada beberapa agenda administratif mendesak, di antaranya:

Percepatan RUP dan Realisasi: OPD diminta segera mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) untuk mempercepat realisasi anggaran tahun 2026.

Pelaporan Dokumen: Penuntasan dokumen penting seperti LKPJ, LPPD (sebelumnya disebut LPDP), Laporan Keuangan OPD, serta Laporan Kinerja (LKjIP) harus diselesaikan tepat waktu sesuai regulasi.

Bupati dan Wakil Bupati Akan Berkantor di OPD

Sebuah terobosan baru juga disampaikan dalam apel tersebut. Bonefasius mengumumkan rencana Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya yang akan berkantor langsung di setiap OPD. Langkah ini bertujuan untuk memperpendek jarak birokrasi, melakukan evaluasi langsung di lapangan, serta memastikan program strategis menyentuh masyarakat dengan tepat sasaran.

Apresiasi untuk Tim Evakuasi Kodi Balaghar

Menutup arahannya, Staf Ahli menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada tim gabungan kemanusiaan.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BASARNAS, BPBD, DAMKAR, serta rekan-rekan TNI dan Polri yang saat ini sedang bekerja keras melakukan evakuasi korban tenggelam di Kodi Balaghar. Semoga upaya tim di lapangan berjalan lancar dan keluarga korban diberikan ketabahan," ujar Bonefasius.(Sekjend MDG)


Temuan Terbaru LBC STIT Sunan Giri Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Di tengah jutaan perguruan tinggi di Indonesia, STIT SUNAN GIRI BIMA tampil sebagai kampus yang peduli terhadap kebutuhan nyata masyarakat, termasuk keluhan ibu-ibu dapur di seluruh dunia. Kepedulian ini dibuktikan melalui riset mahasiswa UKM Lbima Crafts Stit Bima yang berhasil menemukan formulasi cairan pembersih piring kotor yang efektif dan inovatif.

Produk tersebut bukan sekadar solusi atas masalah noda membandel di peralatan dapur "makhluk terkuat di muka bumi", tetapi juga menjadi simbol keberhasilan kampus dalam membina mahasiswa agar lebih mandiri, kreatif, dan progresif. 

Inovasi ini mengisyaratkan bukti komitmen STIT-Bima sebagai lembaga perguruan tinggi Islam di Kota Bima yang mengedepankan pendekatan "entrepreneurship", sekaligus menegaskan perannya dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tuntutan zaman kebijakan ekonomi dunia dengan status "tidak ada kepastian" dengan karya nyata.

Kita semua berharap tempat kita menimba ilmu dapat memberikan solusi dalam bentuk apa saja bagi kebutuhan orang banyak. Tidak mengklasifikasikan tempat belajar berdasarkan poster semata tapi bisa lebih selektif lagi melihatnya dengan nilai dan visi yang jauh lebih matang dan visioner.

Saya pikir STIT-Bima punya gambaran masa depan yang jelas dan patut di berikan apresiasi karena telah membuktikan jargonnya sebagai perguruan tinggi Islam entrepreneursip. 

Membuat temuan-temuan seperti ini tidaklah mudah jika tidak dibarengi dengan dukungan laboratorium dan alat-alat canggih. Cukup mustahil! Tapi ini nyata bahwa istilah "kecil-kecil cabe rawit" itu mamang ada.(Sekjend MDG)

Mahasiswa STIT Sunan Giri Bima Hasilkan Sabun Cuci Piring Inovatif Berbasis Jeruk Nipis


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.– Mahasiswa STIT Sunan Giri Bima menunjukkan bukti nyata bahwa hasil riset dapat langsung diwujudkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini ditunjukkan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Laskar Bima Craft (LBC) bersama mahasiswa penerima KIP Kuliah, melalui penciptaan sabun cuci piring berbahan alami berbasis jeruk nipis.

Sebagai agen perubahan (agent of change), mahasiswa tidak hanya fokus pada karya ilmiah seperti makalah, jurnal, atau skripsi, tetapi juga berperan aktif dalam menghasilkan inovasi yang aplikatif dan berdampak sosial. Dengan pendekatan riset terapan, mereka memanfaatkan bahan lokal yang mudah diperoleh di sekitar lingkungan, kemudian diolah menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.

Proses penelitian dan produksi sabun ini dibimbing langsung oleh Adi Haryanto, M.Pd, Pembina Laskar Bima Craft. Produk hasil karya mahasiswa ini dinamai LBC Fresh dan telah diproduksi secara rutin, kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Bima.

Setiap pekan, mahasiswa LBC secara konsisten melakukan produksi untuk memenuhi permintaan konsumen. Berdasarkan tanggapan pengguna, LBC Fresh memiliki kualitas yang memuaskan, antara lain menghasilkan busa melimpah, efektif menghilangkan bau peralatan makan, dan lembut di tangan saat digunakan. Selain itu, harga yang terjangkau membuat produk ini mudah diterima masyarakat luas.

Kegiatan ini menegaskan bahwa STIT Sunan Giri Bima sebagai perguruan tinggi keagamaan swasta, tidak hanya menekankan penguatan akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa mengasah kemampuan non-akademik. Kampus memfasilitasi lahirnya karya nyata yang dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan ekonomi kreatif.

Adi Haryanto, M.Pd, menjelaskan bahwa setiap tahunnya mahasiswa LBC ditargetkan menghasilkan produk unggulan. “Pada akhir 2025, mahasiswa kami berhasil menghadirkan sabun cuci piring yang mendapat respons positif dari pimpinan kampus maupun masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi menambahkan bahwa inovasi mahasiswa tidak berhenti pada satu produk. “Insya Allah, ke depan akan lahir berbagai produk baru seperti sabun mandi, sabun cuci, dan varian produk sabun lainnya sebagai kelanjutan kreativitas dan riset mahasiswa,” tutupnya.

Kegiatan LBC Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT Sunan Giri) Bima : Menumbuhkan Semangat Kemandirian, Kreativitas, Serta Jiwa Kewirausahaan Anggotanya


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.// Hari libur bukan menjadi alasan bagi mahasiswa LBC untuk bermalas-malasan. Sebaliknya, waktu luang mereka dimanfaatkan dengan kegiatan produktif seperti ini. Sejak pagi hingga malam hari, mahasiswa LBC tampak fokus mengolah jeruk nipis menjadi sabun cuci piring yang siap dipasarkan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LBC dalam menumbuhkan semangat kemandirian, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan anggotanya. Dengan memanfaatkan bahan alami berupa jeruk nipis, dan bahan-bahan lainnya, mahasiswa belajar mengolah potensi sederhana menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

Proses pembuatan sabun cuci piring dilakukan secara bertahap dan teliti. Mulai dari persiapan bahan, pencampuran, hingga pengemasan, semuanya dikerjakan langsung oleh tangan-tangan mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga mengasah kesabaran, kerja sama team, serta rasa tanggung jawab nya.

Kemudian yang membanggakan, hasil produksi sabun cuci piring ini tidak hanya digunakan secara internal, tetapi juga dipasarkan kepada masyarakat Se-Kota Bima maupun luar kota. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa karya mahasiswa LBC mampu bersaing dan memiliki peluang ekonomi.

Pemanfaatan hari libur untuk kegiatan produktif ini menunjukkan bahwasanya mahasiswa LBC tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga aktif mengembangkan keterampilan hidup (life skill) yang bermanfaat bagi masa depan.

Melalui kegiatan ini, LBC terus berupaya melahirkan generasi muda yang kreatif, mandiri, serta berdaya saing. Kegiatan mengolah jeruk nipis menjadi sabun cuci piring ini menjadi salah satu contoh nyata, dari tangan mahasiswa lahir karya-karya sederhana yang luar biasa. Soo, mereka sungguh keren.(Sekjend MDG)



Polda Riau Gandeng Satbrimob Bangun 26 Jembatan Merah Putih Presisi Demi Keselamatan Rakyat

Pekanbaru – Polda Riau membangun dan merenovasi 26 jembatan di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Riau melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. 


Program ini merupakan bentuk operasi kemanusiaan Polri untuk menjamin akses pendidikan, ekonomi, dan keselamatan masyarakat, khususnya di daerah terpencil.


Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers pembangunan jembatan di Satwil jajaran Polda Riau dengan tema “Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan Melalui Jembatan Merah Putih Presisi”, yang digelar Selasa (27/1/2026).


Konferensi pers tersebut dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, didampingi Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dir Polairud Polda Riau, serta Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra.


Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi mengatakan, pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI terkait pembangunan ribuan jembatan di seluruh Nusantara, terutama di wilayah terpencil, yang kemudian diimplementasikan oleh Kapolri melalui pembentukan Satgas Darurat Pembangunan Jembatan.


“Di Riau, jembatan bukan sekadar penghubung. Jika akses ini terputus, maka akses hidup masyarakat ikut terganggu. Anak-anak kesulitan sekolah, warga terhambat beribadah, berkebun, hingga beraktivitas ekonomi,” ujar Hengki.


Ia mencontohkan kondisi ekstrem di sejumlah daerah, seperti di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, di mana anak-anak sekolah harus menyeberangi sungai yang bahkan berisiko adanya buaya.


Berdasarkan hasil verifikasi dan asesmen lapangan bersama masyarakat dan tokoh setempat, Polda Riau menetapkan pembangunan dan renovasi 26 jembatan, terdiri dari:


17 jembatan baru, termasuk jembatan lama yang rusak berat dan tidak memungkinkan untuk direnovasi 9 jembatan direnovasi

Total panjang jembatan yang dibangun mencapai sekitar 700 meter. 


Sejumlah jembatan bahkan telah rampung dan mulai dimanfaatkan masyarakat.


Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menjelaskan, jembatan tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota, dengan rincian antara lain: 


Kampar: 2 jembatan, Rokan Hulu: 2 jembatan,Rokan Hilir: 3 jembatan, Indragiri Hulu: 4 jembatan

Indragiri Hilir: 2 jembatan, Siak: 2 jembatan, Pelalawan: 2 jembatan

Dumai: 1 jembatan, Kuantan Singingi: 2 jembatan, Kepulauan Meranti: 3 jembatan, Pekanbaru: 1 jembatan, dan Bengkalis: 2 jembatan.


Jenis jembatan bervariasi, mulai dari beton, jembatan gantung, hingga konstruksi kayu, disesuaikan dengan kondisi geografis.


Ditempat yang sama, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto menambahkan, prioritas pembangunan diberikan pada jembatan yang menjadi urat nadi pendidikan dan perekonomian masyarakat, salah satunya di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir.


“Di lokasi tersebut, anak-anak sekolah masih menggunakan perahu kecil yang sangat berisiko. Ini soal keselamatan generasi masa depan,” tegasnya.


Selain jembatan, Polda Riau juga akan merenovasi fasilitas sekolah, seperti SD Negeri 020 di Inhil, yang menjadi satu-satunya sekolah di wilayah tersebut.


Pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan sekitar 250 personel Polri, terdiri dari personel Polda Riau, Satbrimob, Ditpolairud, Polres jajaran, serta masyarakat setempat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan.


Pendanaan pembangunan bersumber dari kolaborasi multipihak, melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan media sebagai bentuk sinergi untuk memastikan keberlanjutan program.


Seluruh pembangunan dan renovasi jembatan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan dan akan segera diresmikan untuk digunakan masyarakat.


“Ketika jembatan rusak, masyarakat tidak punya banyak pilihan. Negara melalui Polri hadir untuk memastikan masyarakat bisa hidup, belajar, dan beraktivitas dengan aman,” tutup Wakapolda.

Pengarahan DPL Kepada Mahasiswa STIT Sunan Giri Bima Program Studi PAI dan PGMI Peserta PPL


Kota Bima NTB, Media Dinamika Global.id.– Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima secara resmi menggelar pelepasan mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2025–2026 pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam menyiapkan calon pendidik yang profesional, berkarakter, dan siap menghadapi dinamika dunia pendidikan.

Prosesi pelepasan berlangsung di halaman kampus STIT Sunan Giri Bima dan dihadiri oleh unsur pimpinan, dosen, serta mahasiswa peserta PPL. Wakil Ketua I STIT Sunan Giri Bima, Ahmad Syagif HM., M.Pd., mewakili Ketua STIT Sunan Giri Bima, secara resmi melepas mahasiswa untuk melaksanakan tugas akademik di sekolah-sekolah mitra.

Dalam sambutannya, Ahmad Syagif menekankan bahwa PPL merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan kompetensi pedagogik dan karakter calon pendidik. Mahasiswa diingatkan untuk senantiasa menjaga etika, kedisiplinan, serta profesionalitas selama menjalankan tugas di lapangan.

“Mahasiswa tidak hanya membawa pengetahuan akademik, tetapi juga membawa nama baik institusi. Oleh karena itu, sikap, tanggung jawab, dan integritas harus menjadi prioritas selama pelaksanaan PPL,” ujarnya.

Mahasiswa peserta PPL akan ditempatkan di sejumlah satuan pendidikan di Kota Bima, di antaranya MA Ash-Shiddiqiyah, MA Darul Hikmah, MIS Yasim Mande, dan MIS Hamzanwadi NW. Penempatan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran nyata dalam mengintegrasikan teori perkuliahan dengan praktik pendidikan di lapangan.

Pelaksanaan PPL dijadwalkan berlangsung mulai 12 Januari hingga 28 Maret 2026.Melalui program ini, STIT Sunan Giri Bima berharap mahasiswa mampu tumbuh sebagai pendidik yang kompeten, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Bima dan sekitarnya.(Sekjend MDG)

Qudrotul Ikhwan Bupati Tulang Bawang Terima Audiensi Jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tulang Bawang.


Tulang Bawang -  Mediadinamikaglobal.Id || 
Bupati Drs. Qudrotul Ikhwan., M.M. menerima langsung audiensi dari jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Kerja Bupati setempat, Selasa 27 Januari 2026.

Adapun tujuan digelarnya audiensi ini salah satunya koordinasi membahas terkait keberadaan Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Kabupaten Tulang bawang.

Sekaligus membahas persiapan dan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang akan digelar beberapa bulan mendatang.

Melalui pertemuan ini, Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bahkan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan haji melalui sinergi lintas sektor demi pelayanan yang optimal.

"Hal tersebut sejalan dengan semangat Tulang Bawang Udang Manis (Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, Sejahtera)," tandasnya.

Selain Bupati, hadir juga pada kesempatan itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah H. Zainal Arifin beserta jajaran. Asisten I, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan, dan Kabag Protokol. (Fs/Red) 

Beri Rasa Aman Bagi Warga,Babinsa Buncu Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling


Sape.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Buncu Koramil 1608-03/Sape, Sertu Buyung, bersama satu orang anggota melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) pada Selasa malam, 27 Januari 2026.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 19.30 WITA tersebut bertujuan untuk memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli Siskamling ini melibatkan berbagai unsur, antara lain dua personel Koramil, tiga aparat desa, tujuh orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. Sinergi lintas unsur ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga dan sejumlah tempat tongkrongan anak muda yang dinilai rawan terhadap potensi gangguan keamanan.



Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 20.00 WITA dengan keberangkatan anggota Koramil 1608-03/Sape menuju Desa Buncu. Sekitar pukul 20.15 WITA, tim patroli tiba di lokasi dan langsung melakukan pemantauan situasi wilayah.

Pada pukul 20.30 WITA, Babinsa memberikan imbauan kepada warga Desa Buncu agar menghindari kegiatan negatif, khususnya yang berkaitan dengan konsumsi minuman keras dan penyalahgunaan narkoba. Babinsa juga menekankan pentingnya pengendalian emosi di kalangan generasi muda serta mengajak masyarakat untuk menjauhi segala bentuk barang terlarang yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, warga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor mengingat saat ini telah memasuki musim hujan. Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri apabila terjadi permasalahan di desa dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib.

Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 21.30 WITA. Kegiatan Patroli Siskamling tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.

(Team.MDG.03)

Tim Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Bima (UMB) Gelar Sosialisasi dan Koordinasi Dengan Koordinator MABA 2026, di Kantor Kementerian Agama Kota Bima


Kota Bima, Media Dinamika Global.id. – Tim Pascasarjana (TPS) Universitas Muhammadiyah bima menggelar Rapat Sosialisasi dan Koordinasi Koordinator Mahasiswa Baru (MABA) pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat jejaring kerja sama serta mendukung proses penerimaan mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana Tahun Akademik 2026, di kantor kementerian agama kota Bima.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid, luring, dan, daring ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus temu kangen bagi para koordinator MABA dari berbagai periode, mulai tahun 2008 hingga 2026. Rapat diikuti oleh Wakil Rektor III, Dekan kuliah Pascasarjana, Ketua Program Studi, staf pengelola Pascasarjana, serta para koordinator dan mitra dari berbagai daerah.

Dekan Tim Pascasarjana Universitas Muhammadiya bima, mennyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara koordinator lama dan calon koordinator baru, termasuk alumni mahasiswa magister (S2) yang bersedia berkontribusi dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperpanjang silaturahmi yang telah terjalin sejak tahun 2004 hingga sekarang. Selain itu, kami juga mengajak alumni S2 untuk turut berperan sebagai calon koordinator mahasiswa baru kuliah Pascasarjana,” ujarnya.

Melalui forum ini, pihak Tim Pascasarjana juga menyampaikan gambaran terkini terkait sistem pengelolaan akademik, pola kerja sama, serta standar operasional prosedur (SOP) yang akan menjadi acuan bersama dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Diskusi yang berlangsung diharapkan mampu menghasilkan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif bagi pengembangan Sekolah Pascasarjana ke depan.

Sementara itu, Wakil Rektor UM bima, menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama yang saling menguntungkan antara universitas dan para mitra. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga penguatan jejaring dan kontribusi nonmaterial bagi institusi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi universitas kepada para mitra dan koordinator yang selama ini berperan dalam penerimaan mahasiswa baru. Kami terbuka terhadap berbagai masukan agar bersama-sama dapat memberikan yang terbaik bagi Universitas Muhammadiya bima,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi ini, Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiya bima (UMB) berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara institusi, alumni, dan mitra, sehingga mampu meningkatkan kualitas serta daya saing penerimaan mahasiswa baru pada tahun akademik mendatang.

Silaturahmi dan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (MABA) Program Pascasarjana Tahun 2026 Oleh Tim Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Bima Di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima.(Sekjend MDG)