Media Dinamika Global

Jumat, 14 Agustus 2026

Sebanyak 9 Desa, Camat Wawo Lepas Karnaval Pawai Budaya Penutup HUT RI Ke-81

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Puncak sekaligus penutup rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berlangsung sangat meriah dan kental nuansa tradisional yang dipenuhi oleh masyarakat disepanjang Jalan, mulai dari star di Lapangan Desa Kambilo sampai di finis Lapangan Umum Wawo. Karnaval pawai budaya yang diikuti perwakilan dari 9 desa se-kecamatan ini secara resmi dilepas oleh Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos, Jumat (14/8/2026). 

Turut hadir dan menyertakan pelepasan Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo, Ismail, S.Pd, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 7 Koramil 1608-06/Wawo Ny. Rinah Armansyah beserta rombongan koramil 1608-06/Wawo, Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH beserta ibu bhayangkari dan anggota, Ketua PPK Kecamatan Wawo Samsuryati, A. Md. Keb, para kades, Panitia HUT RI Ke-81, anggota Polsek Wawo, Kasi Trantib Satpol. PP Kec. Wawo Ahmad, S. Siswa, anggota Satpol. PP, Dishub Kab. Bima, para kepala sekolah, UPT se-Kecamatan Wawo, TK/PAUD, para mahasiswa KKN baik dari Unswa, Unmbo, STKIP Tamsis dan masyarakat luas.

Foto : Pawai budaya dari 9 Desa
se-Kec. Wawo

Keistimewaan pawai kali ini terlihat dari penampilan seluruh peserta yang mengenakan pakaian adat daerah yang khas dan berwarna-warni. Selain itu, pola keikutsertaan diatur secara menyatu: seluruh instansi serta sekolah yang ada di wilayah ini tergabung dalam kontingen masing-masing desa. Hal ini memperkuat ikatan kebersamaan antara unsur pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat di tingkat desa.

Barisan pawai berjalan tertib dan memukau sepanjang rute, menampilkan kekayaan budaya lokal yang dipadukan dengan semangat kebangsaan. 

Setiap desa menampilkan atraksi unggulan yang memukau warga yang menyaksikan: kontingen Desa Raba menghadirkan atraksi PSHT yang gagah; Desa Maria Makatu'a menampilkan tari seni serta Mpa'a Manca atau tarian adu pedang yang memukau, sementara Desa Maruta juga menyuguhkan atraksi tarian adu pedang yang penuh semangat  dari anak-anak SDN Inpres Ntori. Ada juga penampilan drumband dari dari SMAN 1 Wawo, drumband dari Guru SDN Inpres Kawae, dan siswa SMP N 1 Wawo. 

Foto : Penampilan atraksi tarian budaya
kesenian Daerah Bima. 

Di samping kemeriahan pawai, momen istimewa tercipta ketika Camat Wawo memberikan apresiasi khusus kepada Desa Pesa. Desa ini dinobatkan sebagai satu-satunya desa di Kecamatan Wawo yang berhasil membangun Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, bahkan telah memiliki aset berupa kendaraan roda tiga dan truk. Prestasi ini dinilai selaras dengan program yang diamanahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Foto : Unit Kendaraan roda tiga yang 
Dimiliki oleh Kopdes Merah Putih
Di Desa Pesa. 

Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, menyampaikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan persatuan yang ditunjukkan. Ia menegaskan bahwa pawai budaya ini menjadi simbol persatuan sekaligus penutup yang manis dan berkesan untuk perayaan kemerdekaan tahun ini. "Semoga semangat persaudaraan dan cinta budaya ini terus kita pelihara ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Korwil Dikbudpora Kec. Wawo Ismail, S.Pd menilai kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Wawo.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kegembiraan, menutup serangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini dengan kesan yang sangat mendalam dan berkesan.

(MDG05) 

Dari pusat kota hingga pulau terluar, pendidikan Indonesia terus dibenahi


Pulau Miangas, Media Dinamika Global.id.-- Setelah hampir lima dekade, sekolah yang berada pulau terluar Nusantara, Pulau Miangas, akhirnya mendapatkan revitalisasi.. SD Negeri Miangas dan SMP Negeri 2 Nanusa kini dibenahi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk ruang belajar dan rumah dinas guru. Kehadiran fasilitas yang lebih layak diharapkan dapat membuat siswa semakin nyaman belajar dan para guru semakin tenang menjalankan tugasnya.

Di bawah Pemerintahan Presiden Prabowo, perhatian terhadap pendidikan terus didorong hingga menjangkau daerah-daerah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Karena masa depan Indonesia tidak hanya dibangun di pusat kota, tetapi juga dari ruang-ruang kelas di pulau terluar seperti Miangas.

28 Pelajar Lolos Paskibraka Provinsi NTB 2026, Ini Daftar Lengkap per Kabupaten / Kota


Mataram. Media Dinamika Global.Id.- 28 Pelajar Lolos Paskibraka Provinsi NTB 2026, Ini Daftar Lengkap per Kabupaten / Kota. Pemerintah Provinsi NTB resmi mengumumkan 28 pelajar terbaik yang lolos seleksi jadi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026. Mereka terdiri dari 15 putra dan 13 putri yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di NTB.

Dan para calon Paskibraka ini akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Provinsi NTB pada 6 sampai 19 Agustus 2026 sebelum bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berikut daftar Calon Paskibraka Provinsi NTB 2026 berdasarkan daerah:

1. Kabupaten Bima:

I. Nasrullah – SMAN 1 Lambu (Putra)

II. Muhammad Kaisar Pamungkas – SMAN 1 Sape (Putra)

III. Ainun Jariyah – SMAN 1 Madapangga (Putri)

2. Kota Bima:

I. Athallah Khairy Dzakwan – SMAN 1 Kota Bima (Putra)

II. M. Rifqi Mubarak – MAN 2 Kota Bima (Putra)

III. Danissa Humaira Syawal – SMAN 1 Kota Bima (Putri)

3. Kabupaten Dompu:

I. Muh. Adahil Akbar – SMAN 1 Dompu (Putra)

II. Siti Sufratun Syafirrah Salman – SMA 1 Dompu (Putri)

4. Kabupaten Sumbawa:

I. Ghilbert Halomoan Sinurat – SMAN 1 Sumbawa Besar (Putra)

II. G.P. Widhi Antara – SMAN 2 Sumbawa Besar (Putra)

III. Shafa Nur Aini – SMAN 3 Sumbawa Besar (Putri)

5. Kabupaten Sumbawa Barat:

I. Wira Kamandaka Wibawa – SMAN 1 Poto Tano (Putra)

II. Jhasmine Avara Agustine – Amman Academy (Putri)

6. Kabupaten Lombok Timur:

I. Ardika Maulana Saputra – MAN 1 Lombok Timur (Putra)

II. Muhammad Fatih Nandana Maulana – SMAN 1 Aikmel (Putra)

III. Fitri Fadhila Putri Andini – MAN 1 Lombok Timur (Putri)

IV. Akifa Naila Khaerani – SMA 1 Selong (Putri)

7. Kabupaten Lombok Tengah:

I. Aizar Ahmad Syuja – SMAN 1 Praya (Putra)

II. Lalu Deni Rahman – SMAN 1 Batukliang (Putra)

III. Tsamara Ufaira Azka – SMAN 1 Praya (Putri)

8. Kabupaten Lombok Utara:

I. I Kadek Ngurah Sindhu Maendra Wijaya – SMAN 1 Gangga (Putra)

II. Khansa Iwana Sharikha – SMAN 1 Pemenang (Putri)

9. Kota Mataram:

I. Muhammad Gilang Ramdani – SMAN 9 Mataram (Putra)

II. Ni Komang Anindya Prasista Satya Dewi – SMAN 1 Mataram (Putri)

III. Baiq Aliza Nur – MAN 1 Mataram (Putri)

10. Kabupaten Lombok Barat:

I. Wira Aji Anugrah – SMKN 1 Lingsar (Putra)

II. Zahsya Amira Calystha – SMAN 1 Narmada (Putri)

III. Ni Kadek Oktaviani Putri – SMAN 1 Gunungsari (Putri)

Dari total 28 calon Paskibraka Provinsi NTB 2026, Kabupaten Lombok Timur menjadi daerah dengan wakil terbanyak, yakni empat orang. Sementara Kota Bima, Kabupaten Bima, Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kabupaten Sumbawa masing-masing mengirimkan tiga wakil. Adapun Kabupaten Sumbawa Barat, Dompu, dan Lombok Utara masing-masing diwakili dua pelajar.

Seorang Jamaah Umrah Asal Saneo II Dompu, Diduga Ditelantarkan Oleh PT BSU Travel


Saneo Dompu. Media Dinamika Global.Id.-Seorang Jamaah Umrah Asal Saneo II Dompu, Diduga Ditelantarkan Oleh PT BSU Travel, kini Keluarganya menuntut agar Pemilik Travel Bertanggung jawab terhadap Dugaan Penelantaran Salah satu Jamaah yang merupakan Keluarga dari Dusun Saneo tersebut.

Seorang jamaah umroh asal Dusun Saneo II, Desa Saneo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu diduga ditelantarkan oleh penyelenggara perjalanan ibadah Haji dan Umrah PT Buana Sentosa Utama (BSU) Travel saat sakit di tanah suci. Keluarga kini menuntut pertanggungjawaban travel tersebut.

Jamaah yang diduga ditelantarkan tersebut ialah Jarwan Nuhu (70) asal Desa Saneo. Ia berangkat pada 13 Juli 2026 bersama sekitar 46 jamaah asal Kabupaten Dompu dengan biaya paket Rp46 juta perorang.

Hal ini, disesalkan oleh Beberapa Keluarga Jamaah yang ikut Umrah pakai Travel ini, setidaknya pihak Travel Harus melakukan pengawasan, dan kontrol terhadap Jamaah apalagi tidak tau kemana harus pergi, lagi pula di Negeri Orang. Kesalnya.

Kami, tidak berangkat secara gratis ke tanah suci tersebut tetapi menggunakan Uang yang nilainya sangat banyak yakni mencapai Puluhan Juta rupiah. Meskipun Kepergiannya itu adalah Ibadah tetapi juga PT Travel tersebut minimal bisa melakukan pengawasan terhadap Jamaah agar tidak telantar seperti ini. Tuturnya.(Nas).

Terobos Rumah Pakai Parang, 2 Residivis Curas di Lombok Tengah Ditangkap URC Puma Polda NTB


Mataram, Media Dinamika Global - Unit Reaksi Cepat Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB yang dipimpin Kanit Puma Polda NTB AKP Agus Eka Arta, S., S.H. berhasil menangkap dua residivis yang diduga terlibat pencurian dengan kekerasan (curas) di Lombok Tengah. Dalam penangkapan itu, polisi terpaksa melumpuhkan salah satu pelaku di bagian betis setelah melawan petugas.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan, dua terduga pelaku masing-masing berinisial RP (34) dan LF (26). Keduanya ditangkap pada Kamis (30/7/2026) di wilayah Barabali dan Masbagik.

"Tim Puma Jatanras melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait dugaan pencurian dengan kekerasan. Dari hasil pendalaman, petugas mengarah kepada dua pelaku yang sudah kami amankan," jelas Kombes Pol Arisandi.

Aksi curas tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu, korban Baiq Aprilia Anggriani dan Tiyas Nurmaningrum sedang tidur di rumah orang tua Lalu Jasmiadi di wilayah Lombok Tengah.

Tiba-tiba seorang pria masuk ke kamar setelah membobol jendela menggunakan parang. Korban yang terbangun melihat pelaku berada di dalam kamar.

Baiq Aprilia kemudian berteriak meminta pertolongan. Pelaku langsung membacok tangan Baiq Aprilia dan Tiyas masing-masing satu kali sebelum kabur membawa tiga unit handphone. Akibat serangan itu, Baiq Aprilia mengalami luka robek pada jari telunjuk tangan kiri. Sedangkan Tiyas mengalami luka robek pada lengan tangan kanan.

"Pelaku masuk dengan cara membobol jendela. Saat aksinya diketahui korban, pelaku membacok tangan korban dan temannya menggunakan parang, kemudian melarikan diri membawa sejumlah barang," ungkap Kombes Pol Arisandi.

Polisi mulai mengendus keberadaan pelaku setelah salah satu handphone korban, Realme C53, terdeteksi berada di Barabali. Perangkat tersebut diketahui dikuasai seseorang berinisial D. Dari pemeriksaan awal, D mengaku mendapat handphone itu dari RP dan LF. Tim kemudian melakukan pemetaan hingga berhasil mengamankan LF di wilayah Barabali. LF mengaku terlibat bersama RP. Polisi lalu memburu RP yang diketahui berada di wilayah Masbagik.

Saat hendak diamankan, RP disebut melawan petugas. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, tetapi tidak diindahkan.

"Petugas sudah memberikan tembakan peringatan. Karena pelaku tetap melakukan perlawanan, anggota mengambil tindakan tegas dan terukur hingga mengenai betis kaki kanan pelaku," jelasnya.

Dari pemeriksaan, RP mengakui masuk ke rumah korban, membacok dua korban, lalu mengambil tiga handphone. Dua perangkat lain disebut sudah dijual di lokasi berbeda.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit Realme C53 milik korban, satu unit iPhone 13, motor Honda Beat Street yang diduga dipakai saat beraksi, satu unit Oppo A16 milik teman pelaku, serta jaket abu-abu yang dipakai saat melakukan aksi.

Kedua pelaku bersama barang bukti kini diamankan di Subdit III Ditreskrimum Polda NTB untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Kami masih melakukan pengembangan terkait barang bukti lain dan pihak-pihak yang menerima atau membeli barang hasil kejahatan tersebut," tegas Kombes Pol Arisandi.

atas kejadian tersebut Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, terutama pada jam-jam rawan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan diri dan keamanan lingkungan. Pastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, terutama di malam hari," ujar Kombes Pol Mohammad Kholid.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas layanan darurat kepolisian yang telah disediakan demi mempercepat penanganan tindak kejahatan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

"Apabila melihat, mendengar, atau mengalami tindakan kriminal maupun hal yang mencurigakan, masyarakat bisa memanfaatkan layanan call center 110. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam untuk mempermudah serta mempercepat pelaporan kepada pihak kepolisian terdekat," pungkasnya.

Redaksi |

Diduga Curi, AF Warga Desa Parado Kuta, diamankan Personel Polsek Woha


Woha Bima. Media Dinamika Global.Id.- AF (25), warga Desa Parado Kuta, diamankan personel Polsek Woha setelah diduga melakukan pencurian di Toko Mister DIY, Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Kamis (13/8/2026) malam.

Sejak awal, gerak-gerik AF telah dicurigai pegawai toko. AF sempat naik ke lantai dua, kemudian kembali ke lantai bawah dan berada di sekitar area kasir sekitar pukul 20.10 WITA.

Pegawai kemudian menanyakan barang yang diduga disembunyikan di balik pakaian AF. Terduga pelaku selanjutnya membuka pakaiannya untuk diperiksa.

Dari pemeriksaan tersebut, pegawai menemukan sebuah senter serta senjata api rakitan yang disebut lengkap dengan amunisi dan disembunyikan di bagian selipan celana. Selain itu, ditemukan pula sebuah dompet yang diduga diambil dari dalam toko.

AF kemudian diamankan personel Polsek Woha untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Nas)

Tegang, Penggeledahan Kantor Desa Tekasire, Kec Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB, oleh Tim penyidik Kejari Dompu


Manggelewa. Media Dinamika Global.Id.-Tegang, Penggeledahan Kantor Desa Tekasire, Kec Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB, oleh Tim penyidik Kejari Dompu berujung tegang.

Sekitar ratusan warga mendatangi & kepung kantor desa ketika penyidik menggeledah ruangan. Penggeledahan tersebut berkaitan dgn penyelidikan dugaan korupsi pengadaan tanah utk lapangan sepak bola Desa Tekasire tahun anggaran 2024.

Kedatangan warga terjadi secara spontan, & mereka memprotes langkah kejaksaan dan Inspektorat yg mempersoalkan proses pengadaan tanah tersebut.

Warga beralasan tanah yang menjadi objek pengadaan itu nyata & selama ini digunakan masyarakat sebagai lapangan sepak bola. & ketegangan meningkat ketika sejumlah penyidik hendak keluar dari kantor desa.

Saat keluar kantor desa, jaksa mbawa sebuah boks berwarna putih yang diduga berisi dokumen hasil penggeledahan. Namun, boks tersebut kemudian direbut warga.

Penyidik sempat berupaya mempertahankan boks tersebut. Akan tetapi, jumlah warga yang lebih banyak membuat boks itu akhirnya dikuasai massa.

Warga kemudian mbuka boks & mengeluarkan sejumlah berkas. Sebagian dokumen dilaporkan dihamburkan, bahkan ada yang disobek.(Nas)

Ketua Fraksi Perindo Lobar Syamsuriansyah Ajak Masyarakat Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Memperkuat Persatuan

Assoc.Prof. Dr. Syamsuriansyah, (Ist/Surya)

LOMBOK BARAT, Media Dinamika Global - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Assoc.Prof. Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes., CELM., CHRM, menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat.

Syamsuriansyah yang merupakan Ketua Fraksi Perindo DPRD Lombok Barat sekaligus Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Lombok Barat mengatakan, peringatan HUT ke-81 RI bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita jadikan momentum kemerdekaan ini untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, serta bersama-sama membangun Indonesia yang semakin maju, adil dan sejahtera,” ujar Syamuriansyah.

Menurutnya, kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar oleh para pahlawan harus diisi dengan karya, pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, toleransi serta semangat persaudaraan di tengah berbagai tantangan zaman.

“Semangat kemerdekaan harus kita terjemahkan dalam tindakan nyata. Dengan persatuan dan kebersamaan, kita mampu menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan cita-cita Indonesia yang lebih baik,” katanya.

Syamsuriansyah juga berharap peringatan HUT ke-81 RI dapat menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat Lombok Barat dan NTB untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan, latar belakang maupun pandangan politik tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

“Mari kita rawat Indonesia dengan persatuan, kita isi kemerdekaan dengan prestasi, dan kita bangun daerah dengan semangat gotong royong. Merdeka!” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Syamsuriansyah menyampaikan ucapan:

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. Nusantara Baru, Indonesia Maju. Mari terus bergerak bersama untuk Indonesia yang lebih kuat, bermartabat dan sejahtera.”

Redaksi | Surya Post

Gubernur Miq Iqbal Ajak Ciptakan Musorprov KONI Damai, Satukan Energi Positif Menuju PON 2028


Mataram, Media Dinamika Global - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengajak seluruh masyarakat dan insan olahraga menjaga suasana tetap tenang dan sportif menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang akan menentukan Ketua KONI NTB periode 2026–2030. Menurutnya, dinamika pergantian kepemimpinan harus menjadi energi positif untuk mempersiapkan NTB menghadapi tanggung jawab besar sebagai tuan rumah PON 2028.

Miq Iqbal mengatakan tingginya perhatian masyarakat terhadap proses pemilihan Ketua KONI NTB merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan olahraga daerah. Namun, antusiasme tersebut perlu dikelola secara dewasa agar tidak berkembang menjadi ketegangan yang justru dapat mengganggu soliditas insan olahraga NTB.

“Tidak ada yang perlu diperdebatkan, tidak ada yang perlu membuat kita harus naik tensi. Kita jalani ini dengan kalem, kita jalani ini dengan tenang,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Jumat (14/8).

Gubernur memastikan komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk menjaga proses transisi kepemimpinan KONI NTB berjalan kondusif. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua KONI NTB Mori Hanafi, KONI Pusat, serta pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh tahapan berlangsung secara baik dan sesuai dengan semangat olahraga.

“Saya terus berkomunikasi dengan Pak Haji Mori Hanafi, dengan KONI Pusat, dan semua pihak. Kita sepakat bahwa proses ini harus berjalan dengan damai, baik, dan lancar,” tegasnya.

Menurut Miq Iqbal, NTB saat ini memiliki agenda yang jauh lebih besar daripada sekadar pergantian kepemimpinan organisasi. Bersama Nusa Tenggara Timur dan Daerah Khusus Jakarta, NTB akan menjadi tuan rumah PON 2028 yang membutuhkan kesiapan panjang, kerja sama lintas pihak, serta soliditas seluruh pemangku kepentingan olahraga.

Karena itu, suasana internal dunia olahraga harus dijaga sejak awal. Persiapan PON 2028 membutuhkan energi, konsentrasi, dan kolaborasi, bukan konflik yang menguras perhatian.

“Kita ingin memasuki persiapan PON 2028 dengan suasana hati yang senang, damai, karena kita punya beban moral yang sangat berat untuk memastikan PON 2028 berlangsung dengan baik,” katanya.

Di tengah dinamika menjelang Musorprov, Gubernur juga mengajak masyarakat mengarahkan perhatian pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, momentum kemerdekaan merupakan kesempatan untuk merefleksikan capaian sekaligus memperkuat kebersamaan sebelum menghadapi berbagai agenda besar daerah.

“Mari sementara waktu kita fokus ke persiapan HUT RI. Ini momen yang sangat penting buat kita untuk merefleksikan apa yang sudah kita lakukan dan apa yang ingin kita capai ke depan,” ujarnya.

Miq Iqbal menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya maju dan terpilih memimpin KONI NTB diyakini memiliki niat dan komitmen untuk memajukan olahraga daerah. Karena itu, proses pemilihan harus ditempatkan sebagai bagian dari mekanisme organisasi, bukan alasan untuk memecah persaudaraan.

“Tetap tenang, tetap sportif. Semua punya keinginan dan komitmen yang sama untuk melihat NTB lebih baik dalam semua hal, termasuk di dunia olahraga,” tegasnya.

Bagi Gubernur, Musorprov adalah bagian dari proses demokrasi organisasi, sedangkan PON 2028 adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin KONI NTB diharapkan dapat segera merangkul seluruh kekuatan olahraga dan mengubah seluruh dinamika hari ini menjadi energi bersama untuk satu tujuan: mengharumkan nama NTB di PON 2028.

Redaksi |

SMPN 5 Sape Siapkan Empat Regu Terbaik untuk Lomba Gerak Jalan Indah HUT RI ke-81


SAPE.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id — SMP Negeri 5 Sape siap ambil bagian dalam lomba Gerak Jalan Indah tingkat SMP se-Kecamatan Sape dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Dalam ajang yang akan digelar Sabtu, 15 Agustus 2026, SMPN 5 Sape akan menurunkan empat regu terbaik yang telah dipersiapkan secara khusus melalui latihan intensif.

Kepala SMPN 5 Sape (Jufrin.S.Pd)

Keempat regu tersebut mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari para guru pembina SMPN 5 Sape. Persiapan dilakukan secara serius untuk memastikan para peserta tampil maksimal, kompak, disiplin, serta mampu menunjukkan kreativitas dalam gerakan.

Partisipasi SMPN 5 Sape dalam lomba Gerak Jalan Indah ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat perjuangan kepada para siswa.

Dengan persiapan yang matang serta dukungan dari para guru pembina, SMPN 5 Sape optimistis empat regu yang diturunkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik sekolah dalam semarak peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kecamatan Sape.(Team.MDG.03)