Sebanyak 9 Desa, Camat Wawo Lepas Karnaval Pawai Budaya Penutup HUT RI Ke-81 - Media Dinamika Global

Jumat, 14 Agustus 2026

Sebanyak 9 Desa, Camat Wawo Lepas Karnaval Pawai Budaya Penutup HUT RI Ke-81

BIMA,Mediadinamikaglobal.id – Puncak sekaligus penutup rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berlangsung sangat meriah dan kental nuansa tradisional yang dipenuhi oleh masyarakat disepanjang Jalan, mulai dari star di Lapangan Desa Kambilo sampai di finis Lapangan Umum Wawo. Karnaval pawai budaya yang diikuti perwakilan dari 9 desa se-kecamatan ini secara resmi dilepas oleh Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S.Sos, Jumat (14/8/2026). 

Turut hadir dan menyertakan pelepasan Korwil Dikbudpora Kecamatan Wawo, Ismail, S.Pd, Danramil 1608-06/Wawo Kapten Inf. Armansyah didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 7 Koramil 1608-06/Wawo Ny. Rinah Armansyah beserta rombongan koramil 1608-06/Wawo, Kapolsek Wawo Iptu Iksan, SH beserta ibu bhayangkari dan anggota, Ketua PPK Kecamatan Wawo Samsuryati, A. Md. Keb, para kades, Panitia HUT RI Ke-81, anggota Polsek Wawo, Kasi Trantib Satpol. PP Kec. Wawo Ahmad, S. Siswa, anggota Satpol. PP, Dishub Kab. Bima, para kepala sekolah, UPT se-Kecamatan Wawo, TK/PAUD, para mahasiswa KKN baik dari Unswa, Unmbo, STKIP Tamsis dan masyarakat luas.

Foto : Pawai budaya dari 9 Desa
se-Kec. Wawo

Keistimewaan pawai kali ini terlihat dari penampilan seluruh peserta yang mengenakan pakaian adat daerah yang khas dan berwarna-warni. Selain itu, pola keikutsertaan diatur secara menyatu: seluruh instansi serta sekolah yang ada di wilayah ini tergabung dalam kontingen masing-masing desa. Hal ini memperkuat ikatan kebersamaan antara unsur pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat di tingkat desa.

Barisan pawai berjalan tertib dan memukau sepanjang rute, menampilkan kekayaan budaya lokal yang dipadukan dengan semangat kebangsaan. 

Setiap desa menampilkan atraksi unggulan yang memukau warga yang menyaksikan: kontingen Desa Raba menghadirkan atraksi PSHT yang gagah; Desa Maria Makatu'a menampilkan tari seni serta Mpa'a Manca atau tarian adu pedang yang memukau, sementara Desa Maruta juga menyuguhkan atraksi tarian adu pedang yang penuh semangat  dari anak-anak SDN Inpres Ntori. Ada juga penampilan drumband dari dari SMAN 1 Wawo, drumband dari Guru SDN Inpres Kawae, dan siswa SMP N 1 Wawo. 

Foto : Penampilan atraksi tarian budaya
kesenian Daerah Bima. 

Di samping kemeriahan pawai, momen istimewa tercipta ketika Camat Wawo memberikan apresiasi khusus kepada Desa Pesa. Desa ini dinobatkan sebagai satu-satunya desa di Kecamatan Wawo yang berhasil membangun Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, bahkan telah memiliki aset berupa kendaraan roda tiga dan truk. Prestasi ini dinilai selaras dengan program yang diamanahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Foto : Unit Kendaraan roda tiga yang 
Dimiliki oleh Kopdes Merah Putih
Di Desa Pesa. 

Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos, menyampaikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan persatuan yang ditunjukkan. Ia menegaskan bahwa pawai budaya ini menjadi simbol persatuan sekaligus penutup yang manis dan berkesan untuk perayaan kemerdekaan tahun ini. "Semoga semangat persaudaraan dan cinta budaya ini terus kita pelihara ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Korwil Dikbudpora Kec. Wawo Ismail, S.Pd menilai kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Wawo.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh kegembiraan, menutup serangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini dengan kesan yang sangat mendalam dan berkesan.

(MDG05) 

Comments