Media Dinamika Global

Jumat, 05 Juni 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Komsos, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kerukunan


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id,Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di desa binaan masing-masing pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat sekaligus memberikan edukasi terkait keamanan, ketertiban, dan kerukunan sosial.

Di Desa Boke, Kecamatan Sape, Serda Asnaidin melaksanakan Komsos bersama warga pada pukul 08.30 WITA. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari serta menjaga hubungan dan komunikasi yang baik antarwarga. Ia juga mengingatkan agar masyarakat menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan maupun pertengkaran yang berpotensi merusak keharmonisan hidup bermasyarakat. Apabila terjadi permasalahan, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat atau pemerintah setempat untuk diselesaikan secara bijak.

Sementara itu, di Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Koptu Makmun melaksanakan Komsos pada pukul 09.00 WITA. Dalam arahannya, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menjauhi berbagai barang terlarang seperti minuman keras, narkoba, dan sejenisnya. Ia juga menegaskan pentingnya menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang benar dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.



Pada waktu yang sama, Serka Khairuddin yang bertugas sebagai Babinsa Desa Lanta, Kecamatan Lambu, melaksanakan Komsos dengan warga binaannya. Ia mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Menurutnya, komunikasi yang baik, saling menghormati, menghargai, dan memaafkan menjadi kunci terciptanya suasana yang aman dan nyaman di tengah masyarakat. Warga juga diminta segera melaporkan setiap permasalahan yang terjadi agar dapat ditangani dengan cepat oleh pemerintah desa.

Di Desa Parangina, Kecamatan Sape, Serda Aladin melaksanakan kegiatan Komsos bersama warga pada pukul 09.00 WITA. Pertemuan tersebut membahas pentingnya komunikasi sosial yang rutin antara Babinsa dan masyarakat guna memantau perkembangan situasi di wilayah desa binaan. Melalui komunikasi yang intensif, upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dapat dilakukan lebih cepat sehingga permasalahan yang muncul dapat segera diselesaikan.

Melalui kegiatan Komsos ini, para Babinsa Koramil 1608-03/Sape terus berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif di wilayah binaan masing-masing.(Team.MDG.03)

Pemotongan Sapi Idul Adha Di Lampung Tembus 24.986 Ekor, Antusiasme Berkurban Meningkat.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Semangat masyarakat Provinsi Lampung dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi menunjukkan tren yang semakin positif. Hal ini tercermin dari meningkatnya jumlah pemotongan hewan kurban, khususnya sapi yang mencapai 24.986 ekor, tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain meningkatnya jumlah pemotongan, aktivitas perdagangan ternak kurban juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Berdasarkan data penjualan ternak kurban antar provinsi dan antar kabupaten/kota, penjualan sapi pada tahun 2026 mencapai 60.429 ekor, naik 40,15 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 43.116 ekor.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, drh. Lili Mawarti, M.Si., IPU, mengatakan bahwa pelaksanaan kurban tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah hewan yang dipotong maupun pergerakan penjualan ternak kurban.

Secara rinci, peningkatan jumlah pemotongan hewan kurban terjadi pada seluruh komoditas utama. Pemotongan sapi pada tahun 2026 tercatat sebanyak 24.986 ekor atau meningkat 7,86 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 23.166 ekor. 

Dari seluruh kabupaten/kota, Lampung Timur tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemotongan sapi terbanyak, yakni 4.397 ekor, disusul Lampung Tengah sebanyak 4.189 ekor, Lampung Selatan sebanyak 3.163 ekor, dan Kota Bandar Lampung sebanyak 2.413 ekor.

Kenaikan yang lebih tinggi terjadi pada pemotongan kerbau yang mencapai 109,21 persen, dari 76 ekor pada tahun 2025 menjadi 159 ekor pada tahun 2026. 

Sementara itu, kambing tetap mendominasi jumlah hewan kurban dengan volume pemotongan mencapai 89.681 ekor atau naik 15,02 persen dari 77.973 ekor pada tahun sebelumnya. 

Adapun peningkatan tertinggi secara persentase tercatat pada komoditas domba yang melonjak 147,80 persen, dari 1.067 ekor pada tahun 2025 menjadi 2.644 ekor pada tahun 2026.

Secara keseluruhan, jumlah pemotongan hewan kurban di Provinsi Lampung pada tahun 2026 mencapai 117.470 ekor, meningkat 14,85 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 102.282 ekor. ( Fs/Red) 

Pemprov Lampung Gelar Pertemuan dengan Forum CSR Lampung, Dorong Program yang Disusun Terarah, Berkelanjutan dan Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat kolaborasi dengan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Lampung guna mengoptimalkan kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Forum CSR Lampung yang berlangsung di Ruang Kerja Sekdaprov Lampung, Kantor Gubernur Lampung, Jum'at 05 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa peran sektor swasta melalui program CSR memiliki arti penting dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung. 

Karena itu, ia mendorong agar program-program CSR disusun secara terarah, berkelanjutan, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Gubernur Mirza berpendapat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar berbagai program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga berharap Forum CSR Lampung dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan perusahaan sehingga pelaksanaan program lebih tepat sasaran dan berdampak nyata.

Gubernur Mirza turut menekankan pentingnya dukungan CSR pada sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pembangunan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen membangun tata kelola CSR yang lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel. 

Menurutnya, forum CSR harus menjadi wadah kolaborasi yang mampu menyatukan program-program perusahaan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

"Kita ingin pola kerja yang jelas, terintegrasi dari kabupaten/kota hingga provinsi. Program-program yang diusulkan nanti akan dikonsolidasikan dan dipetakan sesuai prioritas pembangunan sehingga manfaatnya lebih optimal," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat kelembagaan Forum CSR melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur. 

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, Marindo mendorong pengembangan sistem digital dan dashboard CSR yang memungkinkan seluruh program perusahaan terdokumentasi dan dapat dipantau secara terbuka.

"Dengan dashboard ini, seluruh program CSR bisa dipantau. Gubernur dapat melihat perkembangan program secara langsung dan masyarakat juga bisa mengetahui kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah," katanya.

Ketua Forum CSR Lampung Veronika Saptarini menyambut baik dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penguatan Forum CSR. 

Menurutnya, keberadaan forum tersebut penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dan perusahaan mengenai arah pelaksanaan CSR.

Ia menjelaskan bahwa CSR tidak seharusnya dipandang sebagai beban perusahaan, melainkan sebagai investasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan usaha sekaligus kesejahteraan masyarakat.

"CSR bukan beban. CSR adalah investasi. Ketika perusahaan menjalankan CSR dengan baik, manfaatnya kembali kepada perusahaan dalam bentuk keberlanjutan usaha, hubungan yang baik dengan masyarakat, dan peningkatan reputasi perusahaan," ujarnya.

Veronika juga menilai diperlukan konsolidasi yang lebih kuat di antara perusahaan agar program CSR dapat berjalan secara terarah dan mendukung agenda pembangunan daerah. Selain itu, Forum CSR siap membantu memetakan program perusahaan sesuai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas pentingnya pembentukan forum CSR yang kuat hingga tingkat kabupaten/kota, penyusunan panduan pelaksanaan CSR, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna memastikan program yang dijalankan dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi langkah lanjutan dari komitmen bersama yang telah dibangun antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Forum CSR Lampung untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung terwujudnya Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.( Fs/Red) 

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PT Menamas Bakti S. Luddin Tandatangani Kesepakatan Bersama Studi Kelayakan Kawasan Industri Energi Katibung.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PT Menamas Bakti S. Luddin menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Studi Kelayakan Pembangunan Multiklaster pada rencana Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Jumat 05 Juni 2026.

Kesepakatan tersebut merupakan langkah awal percepatan pengembangan kawasan industri energi terintegrasi.

Gubernur Mirza mengatakan studi kelayakan menjadi tahapan penting untuk memastikan pengembangan kawasan strategis tersebut berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan seluruh pihak harus menjaga ketelitian dan sinergi dalam setiap proses pengembangan.

" Tentunya dalam pelaksanaannya harus dilaksanakan dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat bagi Lampung serta Indonesia," ujar Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menambahkan Pemerintah Provinsi Lampung akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mendukung percepatan realisasi, yang kedepannya akan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung.

"Pemprov Lampung siap mendukung secara profesional agar investasi ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," jelasnya.

Direktur Utama PT Menamas Bakti S. Luddin menyatakan persiapan teknologi, pendanaan, dan pemasaran proyek telah siap. Menurutnya, rencana tersebut juga mendapat perhatian dari sejumlah perusahaan energi internasional.

Selain itu, proyek tersebut disebut mendapat dukungan pendanaan dari perusahaan Samko Holdings Luxembourg Ltd.

Katibung dipilih sebagai lokasi proyek karena memiliki pelabuhan alami dengan kedalaman mencapai sekitar 24 meter. Kondisi itu memungkinkan kapal tanker berukuran sangat besar atau Very Large Crude Carrier (VLCC) bersandar langsung di pelabuhan tanpa proses bongkar muat di tengah laut sehingga dapat menekan biaya logistik.

Dalam tahap awal, kawasan tersebut akan dibangun kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari.

Kilang itu dirancang menghasilkan berbagai produk energi, seperti LPG, nafta, bensin, bahan bakar pesawat (jet fuel), aspal, dan fuel oil.

Proyek tersebut juga akan mengintegrasikan fasilitas produksi bioethanol. Produk bioetanol nantinya akan dicampurkan dengan bahan bakar minyak untuk menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan dan berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 60 persen.
(Fs/Red) 

Aksi Heroik Anggota Polres Tulang Bawang Selamatkan Sopir Dari Kecelakaan Fatal.

Tulang Bawang, Lampung – Mediadinamikaglobal.Id || Sebuah aksi berani dan heroik ditunjukkan oleh anggota Sat Samapta dan Sat Lantas Polres Tulang Bawang saat menyelamatkan seorang sopir yang mengalami rem blong di tanjakan curam kawasan Cakat Raya Menggala, Jumat 05 Juni 2026.
 
Kejadian menegangkan itu bermula ketika sebuah kendaraan berat tiba-tiba kehilangan fungsi rem saat melaju menuruni tanjakan. Sopir kendaraan tersebut panik dan berusaha mengendalikan laju kendaraan yang meluncur tak terkendali ke arah padat lalu lintas.
 
Melihat situasi berbahaya tersebut, anggota kepolisian yang sedang bertugas di lokasi langsung bertindak cepat. Tanpa ragu, mereka mengerahkan segala upaya untuk menghentikan kendaraan tersebut dan mencegah tabrakan yang bisa menelan korban jiwa maupun kerugian materiil besar.
 
Berkat ketangkasan, kecepatan respon, dan kerja sama tim yang solid, para anggota berhasil mengamankan kendaraan dan menyelamatkan nyawa sang sopir serta pengendara lain yang ada di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden beruntung ini, berkat kehadiran dan tindakan sigap aparat kepolisian.
 
Warga yang menyaksikan kejadian itu pun memuji dedikasi dan keberanian petugas polisi yang tidak berpikir panjang demi keselamatan masyarakat.
 
"Kejadian ini membuktikan bahwa keberadaan kami di jalan raya bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, melainkan menjadi benteng perlindungan bagi masyarakat. Anggota kami bertindak sesuai tugas dan panggilan hati nurani, demi mencegah musibah yang lebih besar. Keselamatan nyawa manusia adalah prioritas utama kami, dan kami selalu siap siaga kapan pun dibutuhkan oleh warga."Ungkap Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.I.K, M.H
 
"Kami mengapresiasi semangat dan dedikasi anggota Sat Samapta dan Sat Lantas yang telah menunjukkan pelayanan prima dan sikap kepolisian yang humanis. Ini adalah bukti nyata Polri hadir, melayani, dan melindungi masyarakat di setiap situasi dan kondisi." Ujar perwira melati dua di pundaknya

Babinsa Desa Rasabou Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Imbau Warga Jaga Kamtibmas dan Hindari Narkoba


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Koramil 1608-03/Sape melaksanakan kegiatan Patroli Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di wilayah Desa Rasabou, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Jumat (5/6/2026) malam.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA tersebut dipimpin oleh Babinsa Desa Rasabou, Serda Abdul Hafid, bersama satu anggota Koramil lainnya. Patroli turut melibatkan tiga aparat desa dan lima warga masyarakat setempat.

Patroli dilakukan dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan, di antaranya kawasan permukiman warga dan tempat-tempat yang sering dijadikan lokasi berkumpul anak muda.

Setibanya di Desa Rasabou pada pukul 20.20 WITA, personel Koramil langsung melakukan pemantauan situasi wilayah untuk memastikan kondisi keamanan tetap kondusif. Selain itu, petugas juga memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Dalam arahannya, Babinsa mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran mengingat saat ini telah memasuki musim kemarau. Warga juga diminta menghindari perselisihan yang dapat berujung pada pertengkaran maupun perkelahian, terutama yang dipicu oleh konsumsi minuman keras.



Selain itu, generasi muda diimbau untuk menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang lainnya karena dapat merusak masa depan serta membawa dampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga. Masyarakat juga diajak untuk menghindari pergaulan bebas dan aktivitas negatif yang berpotensi menimbulkan masalah sosial.

Petugas turut mengingatkan para pengguna kendaraan bermotor agar selalu membawa identitas diri, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak berkendara secara ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Setelah melanjutkan pemantauan di wilayah desa binaan, seluruh rangkaian kegiatan Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.15 WITA. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.

Patroli Siskamling ini merupakan bagian dari upaya Koramil 1608-03/Sape dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu.(Team.MDG.03)

Hari Kedua Selasa Menyapa Ambalawi, Bupati Tinjau Sejumlah Stand Pelayanan

BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Rangkaian Kegiatan hari kedua Selasa Menyapa di Kecamatan Ambalawi Kamis (4/6) dimanfaatkan oleh Bupati Bima Ady Mahyudi untuk melakukan peninjauan kegiatan pelayanan publik di sejumlah stand yang disiapkan oleh perangkat daerah terkait.

Bupati Bima yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, dan para pejabat Eselon II dan III lingkup Pemkab Bima, pengurus organisasi wanita, masyarakat dan siswa yang berada di desa Rite dan Desa Kole, mengawali rangkaian kegiatan pada hari kedua Selasa Menyapa Kecamatan Ambalawi dengan mengikuti Senam Sehat yang dihelat di lapangan desa Rite.

Bupati dan rombongan kemudian melakukan peninjauan gotong-royong rabat gang bersama masyarakat di dusun Sonco Kahoro Desa Rite.

Beberapa saat kemudian, Bupati bersama rombongan bertolak menuju stand pelayanan, terdiri dari Pelayanan Kesehatan, Posyandu, Pelayanan KB Gratis, sunatan massal gratis. 

Selain itu juga terdapat pelayanan dari Dinas Sosial berupa Pengusulan BPJS, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), serta pengaduan bantuan sosial, yang berada di SDN Inpres 2 Rite. 

Di Lapangan Perjuangan Rite, dilaksanakan penanaman pohon secara simbolis dari total 240 pohon tersebar di desa Rite dan kole. Pelayanan lainnya mencakup pembuatan barcode rekomendasi BBM bersubsidi bagi para petani, pelayanan akun siap kerja, pelayanan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan pengaduan dan konsultasi Hubungan industrial dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima serta Gerakan Pangan Murah (GPM) dari Dinas Ketahanan Pangan.

Untuk memberikan kemudahan dalam pengurusan dokumen kependudukan, Dinas Dukcapil kabupaten Bima menggelar pelayanan administrasi kependudukan baik e-KTP, kartu keluarga, maupun dokumen kependudukan lainnya di Kantor Desa Rite dan Kole. 

Seluruh rangkaian Selasa Menyapa di Desa Rite dan Desa Kole Kecamatan Ambalawi diakhiri dengan pemasangan Prasasti Selasa Menyapa di Kantor desa tersebut. (MDG05) 

Babinsa Koramil 1608-03/Sape Intensifkan Patroli "Kongkow-Kongkow", Ajak Warga Jaga Kamtibmas


Bima.NTB.Media Dinamika Global.id, Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1608-03/Sape terus meningkatkan pembinaan teritorial melalui kegiatan patroli dan komunikasi sosial atau yang dikenal dengan "kongkow-kongkow" di wilayah desa binaan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (5/6/2026) malam tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan sosial di lingkungan warga.

Pada pukul 19.15 WITA, Babinsa Desa Rato, Sertu Wahyudin, melaksanakan patroli sambil berdialog dengan warga binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau khususnya para remaja untuk senantiasa menjaga keamanan lingkungan serta menghindari penggunaan barang-barang terlarang yang dapat merusak masa depan diri sendiri maupun keluarga.

Selanjutnya, pada pukul 19.40 WITA, Babinsa Desa Jia, Serma Nasruddin, melakukan patroli dan pemantauan situasi wilayah desa binaan. Selain memperkuat komunikasi sosial dengan warga, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendeteksi dan mencegah secara dini berbagai potensi gangguan keamanan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengaktifkan ronda malam guna mengantisipasi tindak kriminalitas yang dapat merugikan warga.

Pada pukul 20.00 WITA, Babinsa Desa Buncu, Serka Khaeruddin, melaksanakan patroli bersama warga setempat. Dalam arahannya kepada para remaja, ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dengan tidak berkeliaran hingga larut malam, menghindari konsumsi minuman keras, serta tidak terlibat dalam tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan. Ia juga mengingatkan agar setiap permasalahan diselesaikan melalui jalur hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.



Sementara itu, pada pukul 20.30 WITA, Babinsa Desa Lambu, Serka Bambang, melaksanakan kegiatan kongkow-kongkow bersama para pemuda desa binaan. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan edukasi dan nasihat agar generasi muda menjauhi berbagai perilaku negatif, seperti penggunaan knalpot racing yang mengganggu ketertiban umum, konsumsi minuman keras, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri dan masyarakat, tetapi juga bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Melalui kegiatan patroli dan komunikasi sosial yang rutin dilaksanakan, Babinsa Koramil 1608-03/Sape berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di seluruh wilayah binaan.(Team.MDG.03)

Siap Berlaga di MTQ NTB, Bupati Bima Lepas 85 Kafilah


BIMA,Mediadinamikaglobal.id - Sebanyak 85 orang peserta yang merupakan qori, qariah dan para ofisial, panitia dan pendamping Jumat (5/6) dilepas secara resmi oleh Bupati Bima Ady Mahyudi di ruang rapat utama Kantor Bupati Bima.

Para kafilah yang dilepas tersebut akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-31 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 di Kabupaten Lombok Tengah selama sepekan mulai tanggal 9 hingga 16 Juni 2026.

Bupati Bima yang didampingi Sekretaris Daerah yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, SE, Inspektur Kabupaten Bima, Iwan Setiawan, SE para kepala Perangkat Daerah, Plt. Kabag Kesra, H. Ahyani, S.Ag dalam sambutannya menaruh harapan besar kepada kafilah agar dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh rasa percaya diri di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

"Kepada para pelatih dan official, saya titipkan amanah untuk terus mendampingi, membimbing, dan memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar dapat tampil secara optimal.

Kebersamaan, kekompakan dan semangat saling mendukung menjadi modal penting dalam mencapai hasil yang terbaik". Ungkap Ady Mahyudi.

‎Sementara itu, Plt. Kabag Kesra Setda Kabupaten Bima, H. Ahyani, S.Ag., dalam laporan menyampaikan bahwa Kabupaten Bima akan mengikuti 8 cabang lomba yang dipertandingkan pada MTQ Tingkat Provinsi NTB XXXI Tahun 2026.

Mata lomba tersebut antara lain: Cabang Tilawah, Cabang Qira’at Saba’ah, Cabang Hifzil Qur'an 1 Juz & 5 Juz Tilawah, Cabang Hifzil Qur'an 10, 20, & 30 Juz, Cabang Tafsir Al-Qur'an, Cabang Fahmil dan Syahril, Cabang Khath Al-Qur'an dan Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ).(MDG05) 

Dumas Tower Bongancina Masuk Polda Bali, Warga Soroti Dugaan Pembangunan Sebelum Izin Lengkap


BULELENG, Media Dinamika Global – Polemik pembangunan tower telekomunikasi di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, kini masuk ke Polda Bali. Pengaduan Masyarakat (Dumas) dilayangkan Senin (18/5/2026), dengan permohonan perlindungan serta kepastian hukum terkait dugaan pelanggaran prosedur pembangunan tower tersebut.

Pendumas, I Dewa Made Mertayasa kepada awak media, Jumat (5/6/2026), menilai aktivitas pembangunan sudah berjalan meski izin utama yang menjadi dasar hukum proyek diduga belum terbit. Di lapangan, pekerjaan konstruksi disebut terus berlangsung dengan berbekal rekomendasi Perbekel Bongancina serta surat persetujuan dari Plt Camat Busungbiu saat itu.

"Kami tidak menghalangi investasi maupun pembangunan. Tetapi prosedurnya harus benar. Kalau masyarakat diam dianggap tidak peduli, kalau menyampaikan keberatan juga dianggap menghambat pembangunan. Karena itu kami meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka mekanisme dan legalitas pembangunan tower ini," kata Dewa Mertayasa.

Mertasa yang juga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bongancina menyoroti alur perizinan proyek tersebut. Menurutnya, tahapan administrasi terkesan tidak berjalan sesuai urutan karena pembangunan lebih dulu berlangsung, sementara dokumen perizinan masih diproses.

Dalam dokumen Dumas, Dewa memaparkan kronologi pembangunan tower yang disebut mulai dikerjakan pada awal Mei 2026. Saat pekerjaan dimulai, pihak perusahaan disebut hanya mengantongi surat rekomendasi Perbekel Bongancina tertanggal 16 Desember 2025 serta surat persetujuan Plt Camat Busungbiu tertanggal 20 Januari 2026.

Persoalan itu kemudian disampaikan ke sejumlah instansi terkait, mulai Ketua DPRD Buleleng, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), hingga Satpol PP Kabupaten Buleleng.

Saat melakukan klarifikasi langsung ke instansi terkait, Dewa mengaku memperoleh informasi yang berbeda dari kabar yang beredar di masyarakat.

"Saya datang langsung ke Kominfo. Dijelaskan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan izin tower. Semua proses perizinan sekarang terintegrasi melalui DPMPTSP," ujarnya.

Selain aspek perizinan, Dewa menyebut sebagian warga sekitar lokasi pembangunan juga mempertanyakan kesesuaian tata ruang serta proses sosialisasi kepada masyarakat terdampak. Sejumlah pertanyaan tersebut kini diminta mendapat penjelasan terbuka dari pihak-pihak terkait agar tidak memunculkan polemik berkepanjangan.

Melalui Dumas yang telah masuk ke Polda Bali, Dewa berharap seluruh proses dapat ditelaah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan lengkap terkait legalitas proyek sehingga masyarakat memperoleh kepastian informasi secara jelas dan transparan.

Redaksi |